HARAP BIJAK PILIH BACAAN, CERITA INI MENGANDUNG KONFLIK KEHIDUPAN MAFIA. HARAP BERKOMENTAR YANG SOPAN, TERIMA KASIH BAGI YANG MAMPIR🙏
Yivone Shin 23 tahun merasa kecewa karena mendapati pacarnya berselingkuh dengan wanita lain dan di saat yang sama tanpa di sadari olehnya dia telah menarik perhatian seorang pria yang tidak lain adalah Ketua mafia berdarah dingin
Karena satu alasan Yivone dipaksakan bekerja di kediaman Ketua mafia tersebut
Apakah niat Ketua mafia yang berdarah dingin itu dengan sengaja membuat gadis itu tinggal di sisi nya??
Jack Anderson Ketua mafia yang tampan berusia 37 tahun yang memiliki banyak musuh yang ingin membunuhnya, dia di kenal sadis tanpa ampun pada setiap lawannya, Jack juga tidak tertarik pada wanita yang selalu ingin mendekatinya
Akan tetapi di suatu saat hati Jack telah tertarik pada Yivone yang di kenal dengan sifat polosnya dan lembut membuat Jack selalu ingin melindungi nya..
Karena suatu insiden membuat mereka terpisah selama bertahun-tahun,apakah Jack akan setia mencari sang pujaannya itu atau menerima cinta dari wanita yang dia kenal di masa kecilnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jack kembali
"Nona, apa masakan Bibi rasanya ada yang kurang? kenapa Nona makan sedikit saja?" Tanya Sandra dengan khawatir
"Tidak, masakan Bibi sangat enak, hanya Yivone yang sudah kenyang" Jawab Yivone sambil berdiri dan meninggalkan ruang makan..
Sandra bisa melihat dengan jelas bahwa Yivone sedang tidak dalam keadaan baik, hanya saja Sandra tidak berani bertanya.
Kemudian Yivone ingin keluar rumah akan tetapi langkahnya di hentikan oleh Rocky
"Nona, ingin kemana ?" Tanya Rocky yang berdiri di hadapan Yivone
"Aku ingin keluar sebentar saja, kalian tidak perlu mengikuti ku" Ujar Yivone dengan berjalan melewati Rocky
"Nona, biar kami hantar" Kata serentak para anggota Jack
"Tidak perlu, aku hanya sebentar saja, hanya ingin mencari udara" Balas Yivone dengan menoleh ke arah mereka
"Nona, jika Nona keluar sendirian Ketua akan khawatir" Ucap Rocky
"Dia bukan khawatir keselamatan ku, tapi khawatir ku akan kabur, tenang saja aku tidak akan menyusahkan kalian, aku juga tidak membawa apa apa jadi mana mungkin aku kabur" Jawab Yivone yang masih kecewa dengan berita Jack bersama wanita lain..
"Sudahlah, kalian tidak perlu ikut, aku juga tidak punya tujuan sama sekali" Lanjut Yivone dengan meninggalkan mereka
Apa ini akan baik-baik saja?" Tanya salah satu anggota Jack
"Aku rasa tidak masalah, kondisi Nona masih tidak bagus maka nya dia ingin cari udara segar di luar" Jawab Rocky dengan menatap Yivone yang berjalan jauh.
Yivone yang sedang berjalan menenangkan pikiran nya sambil melamun, tanpa di sadari dia di ikuti pria asing yang mulai mendekati nya dari belakang. saat Yivone merasakan keanehan dia langsung menoleh ke belakang
"Kau siapa?" Teriak Yivone yang melihat pria asing yang memegang pisau di tangannya
"Cantik, aku hanya ingin kau menemani ku main, jangan coba-coba berteriak jika tidak ingin mati" Ancam pria asing itu dengan memajukan langkahnya..
Sementara Yivone yang ketakutan memundurkan langkahnya.
Tak..tak..tak...
Yivone lalu berlari dari pria itu...
"Hei..berani sekali kau melarikan diri" Teriak pria itu sambil mengejarnya.
Akan tetapi di saat pria itu mengejar Yivone tiba-tiba saja muncul seseorang pria di hadapan nya, dengan menodongkan senjatanya ke arah pria itu sehingga membuatnya berhenti mengejar
"Ka- kau siapa?" Tanya pria dengan gemetar
"Siapa yang mengutus mu?" Tanya pria bersenjata itu
"Apa hubungannya dengan mu?"
"Mau mati atau hidup?"
"Aku hanya utusan orang, jika kau ingin bunuh maka bunuh saja wanita itu."
"Wanita mana?"
"Kimi Shin, dia memberikan 1 miliyar jika aku meniduri wanita tadi itu selama tiga hari tiga malam,." Jawab pria ini dengan gemetar
"Baiklah, kalau begitu kau mati dulu baru wanita itu nyusul." Jawab pria bersenjata yang menembak ke arah kepala pria yang mengejar Yivone tadi
Dor...
Tembakan menembus kepala pria itu dan pada akhir nya pria itu tewas di tempat.
Setelah itu pria bersenjata itu mengikuti Yivone, Yivone yang ketakutan akibat kejadian tadi membuatnya lari yang sudah jauh jaraknya.
Setelah sampai di keramaian Yivone pun berhenti dan melihat sekeliling.
"Seharusnya dia tidak sampai ke sini" Gumam Yivone dengan nafas terengah-engah..
"Aneh siapa pria tadi itu kenapa tiba-tiba saja? apakah hanya kebetulan saja?" Gumam Yivone dengan heran, lalu dia pun memanggil taksi untuk kembali ke kediaman .
Sesaat kemudian Yivone selamat sampai di kediaman, pria bersenjata itu mengikuti Yivone hingga ke kediamannya, setelah melihat Yivone masuk ke dalam rumah, pria itu pun pergi meninggalkan tempat itu..
"Nona sudah kembali" Sapa David
"David, panggil saja aku nama."
"Eh..iya, Nona dari mana saja ? kenapa aku melihat Nona seperti kecapean?" Tanya David dengan khawatir
"Tidak apa-apa, aku hanya berlari saja untuk olah raga, aku ingin mandi dulu" Jawab Yivone langsung meninggalkan David yang ruangan depan
"Apa ada sesuatu yang terjadi kenapa kelihatannya dia sangat ketakutan" Gumam David dengan penuh penasaran
Malam hari...
Saat itu Jack telah tiba ke kediamannya. dia di sambut oleh David, Sandra dan Mark serta 5 anggota
"Tuan" Sapa serentak David, Sandra dan Mark
"Ketua" Sapa serentak 5 anggota itu
"Mana Yivone ?" Tanya Jack dengan dingin
"Nona ada di kamar Tuan." Jawab Mark dengan menunduk
Jack langsung menuju ke kamar Yivone.
Klek.....
"Yivone" Suara Jack yang memanggil gadis itu alhasil tidak ada jawaban sama sekali
Jack yang khawatir langsung masuk ke kamar gadis itu dan melihat gadis itu terlelap di sofa empuknya dengan perlahan Jack berjalan mendekati Yivone yang dia rindukan selama di luar negeri
"Sangat lelap," Kata Jack dengan senyum
Lalu Jack pun mengendong gadis itu ke kasur empuk nya dan menutupi tubuh Yivone dengan selimut
"Apa yang terjadi sehingga kau menangis selama dua jam? aku akan menyelidiki nya, maaf Yivone ini salah ku jika saja aku membawamu bersama ku maka kau tidak akan menderita, aku berjanji jika aku keluar negeri lagi aku akan membawa mu bersama" Gumam Jack sambil menatap gadis itu dengan mengelus wajah polos Yivone yang tanpa make up.
Jack menatap lama ke arah gadis itu yang sedang tidur nyenyak, tanpa beralih pandangan sama sekali, lalu Jack mencium wajah mulus Yivone dengan lembut.
Di saat Jack ingin berdiri tangannya di tarik Yivone yang sedang mengingau
"Jangan pergi" Ujar Yivone dengan menarik tangan Jack
"Paman, kenapa tega menyakiti Yivone?" Kata Yivone yang mengigau
"Yivone tidurlah, tidak ada yang bisa menyakiti mu, tidur dan bermimpi indah" Kata Jack yang lalu mencium kening Yivone.
"Pa, Yivone ingin menyusul mu'' Ngigau Yivone dengan mengeluarkan air mata
Jack yang mendengar perkataan itu merasa perih di hatinya, dia menyadari jika Yivone sangat tersakiti sehingga tidak ingin hidup. Jack menatap lama dengan mengelus kepala Yivone.
"Yivone, apa yang terjadi pada mu sehingga kau ingin pergi menyusul ayah mu? apa kau tahu sini adalah rumah mu kediaman ku ini adalah tempat mu dan aku ingin kau bergantung pada ku selamanya." Kata Jack dengan menatap sedih ke arah Yivone
Jack memegang tangan gadis itu dan duduk di samping kasur semalaman sambil menatapnya.
Di sisi lain Kimi Shin yang merencanakan kejahatan ini mengira jika rencana nya itu telah berhasil, dia tidak menyadarinya jika rencananya telah di gagalkan seseorang.
Ting...tong...
Bunyi bell dari luar rumah Kimi
Klek.....
Kimi membuka pintu melihat ke semua arah tapi tidak ada sesiapa pun kemudian dia melihat ke arah lantai terdapat sebuah box besar di hadapan nya. lalu dia pun membawa masuk dan membuka nya. saat buka box itu dia ketakutan sehingga mata nya membulat besar.
Aarrgghhtt." Teriakan Kimi memenuhi satu rumahnya.