NovelToon NovelToon
Who Is My Husband

Who Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: sky tulip

Nella sudah jadi istri, ini ajaib.
Tidak terima dan kecewa adalah kesan pertama tapi, karena ini keputusan keluarganya ia harus terima dengan terpaksa dan siapa suaminya sekarang Nella sama sekali tak kenal.
Kehidupannya berubah drastis saat memilih menerima suaminya menjadi sah untuk dirinya bersamaan dengan rasa kecewa itu.
Selama waktu berjalan Nella akhirnya tahu suami yang menikahi dirinya bahkan seluruh kekurangannya adalah orang yang sama sekali tak pernah Nella bayangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nella tidak bisa menjawab

Baru ingat ia kalo punya hutang penjelasan Nella harap kalo Javier lupa tapi ia yang ketiduran sehabis makan buahpun akhirnya bangun sore dan segera mandi dan saat selesai melakukan semuanya, tidak ada pekerjaan lagi dan lumayan bagus cuaca sore ini bagaimana kalo menengok kebun di rumah kaca sederhana sekarang.

Langkah kaki yang riang Nella di tapaki setiap vaping halaman yang mengarah kerumah kaca.

"Tuan, anda terus terlihat begitu mencintai Nyonya, apa tak masalah kalo nyonya akan terus bersikap kurang ajar pada anda."

"Aku suka Seam. Bukan hal yang perlu di permasalahkan.. Tenang lah."

Nella diam di tempatnya ia harus bersembunyi.

Javier diam di tempatnya memegang semprotan air vitamin untuk tanaman.

"Kau tidak paham apa yang aku lakukan padanya adalah hal yang menarik unik dan aku rasa ini kesenangan baru, kau tau biasanya aku akan tetap marah dan kesal walaupun melihat ibuku aku memilih menjauh untuk menghilangkan amarah yang meledak-ledak itu, dan saat marah itu aku melihatnya yang ketakutan dan gemetar justru khawatir dan amarahku hilang entah kemana pun aku tak tahu bahkan tak aku pikirkan lagi, dan saat melihat Kayla aku ingat lagi rencana pembunuhannya dan disitulah aku melampiaskannya pada Charlie waktu itu itu... Nella unik, aku bahkan tak bisa marah atau kasar, jika aku marah dan kesal aku akan merasa sangat bersalah sampai gila rasanya."

Berbalik badan Javier menatap Seam.

"Jadwal pertunangan anda dan Nona Renata di ulang lagi dan ganti di hari lain, kurasa Tuan besar dan Nyonya tidak akan menyerah..."

"Mereka suka itu biarkan, aku juga akan tetap membangkang biarkan mereka sibuk dengan hal percuma."

Mengangguk Seam.

"Lalu pesan Nona Maila yang menginginkan untuk bertemu dengan anda ini sudah ke limapuluh kali ia mengirim pesan bahkan pesan resmi bahkan lewat pos semua cara dan bahkan sempat datang kemari tapi, tak bisa masuk karena Daman menghalanginya."

Menghela nafas Javier lelah mendengar usaha Maila mengambil perhatiannya lagi.

Di sela pembicaraan mereka ponsel Seam berbunyi.

"Saya permisi Tuan."

Seam yang balik pergi melihat ponselnya membaca sesuatu tiba-tiba berhenti melihat Nella yang berdiri di sana.

Isyarat jari nya untuk diam.

Seam mengangguk lalu pergi.

"Makasih." Bisiknya.

Diam-diam Nella memperhatikan Javier yang pakai kemeja putih lalu celana hitam panjang lengan yang di gulung sampai sikut dan jas di sampirkan asalan.

"Kerja lagi dia, kemana lagi bukannya dia sudah tak ada pertemuannya." Berbisik sendiri.

Javier yang asik dengan tanaman dan juga pemandangan indahnya didepan tiba-tiba merasa ada seseorang berjalan di belakangnya, wajah ya berubah datar.

"Kamu kerja lagi?" Mengusap jas yang di sampir di atas kursi.

"Hanya pertemuan di luar jam kerja urusan di luar, bukan selingkuh."

Nella terdiam berhenti menguap jas Javier.

"Terserah mu mau selingkuh atau tidak bukan urusan ku."

"Kau rela?"

"Tidak, eh.. Ya terserahlah, kau sedang apa?"

Javier bergeser memperlihatkan hasil bonsainya.

"Kamu hanya mengurus tanah mereka tidak perduli ranting daun dan juga kebutuhan lainnya."

"Kan emang yang di butuhin taneman cuman tanah yang sehat tempat nyaman aja, lah kamu semprot apa ?"

"Ehem, yaa bener juga gak salah sih tapi, lebih bagus beri mereka perhatiaan." Senyuman Javier benar-benar manis bahkan rambut yang berantakan ini tidak membuatnya kesal.

"Ganteng banget sih, haaah!"

"Kamu juga cantik dan manis banget."

"Hihi iya makasih, eh eh bukan itu!"

Nella berdehem Javier pergi ke kursi taman duduk nyaman menepuk sebelahnya. Nella tidak mau duduk tapi, berjalan mendekat.

Di tarik pelan dan berakhir duduk di pangkuan Javier.

"Ceritakan Maila tanpa menatapku kamu pasti bisa."

"Bilang aja nagih penjelasan?" Terkekeh sambil tangan mengusap rambut Nella dan sesekali memeluk pinggulnya dari samping mengecup lengan Nella.

"Cuman mau liat dia beneran baik gak kalo cuman ketemu aku tanpa kamu... Aku salah dia ternyata lebih buruk terus aku di katainya tapi, aku balik mengatainya dengan fakta kalo dia itu suka bermain laki-laki lalu mengugurkan kandungan dengan sengaja..."

"Udahhh..."

"Ya sudah aku mau memelukmu dari samping dari sekarang aku butuh ketenangan."

"Aku gak nyaman." Melepasnya, Nella langsung bergeser duduk di sebelah Javier dan seketika itu di tarik tangan Nella di peluknya, menaruh kepalanya di bahu Nella.

"Enak..."

"Berat kepalamu!"

"Gak papa sebentar aja aku suka."

"Aku enggak!"

"Kamu suka uang dan wajahku sayang."

"Apaan, enggak banget!"

"Gak papa sayang aku aja yang percaya diri."

"Aku juga gak matre !"

"Iyaa kamu anak baik."

"Aku udah besar!"

"Iyaa percaya kamu udah dewasa bahkan bisa buat anak, kenapa kamu minum obat pencegah kehamilan, dan pasang alat pencegah kehamilan juga, segitunya kamu tak mau hamil anakku."

Diam Nella.

Tangan Javier bermain di telapak tangan Nella.

"Kamu mau lebih dekat dan mengenalku, apa yang mau kamu tahu dariku sayang, aku akan jawab dengan mudah aku tulus dan benar-benar tidak mau kehilangan kamu, aku suka perempuan lain itu adalah anak kita yang wajahnya benar-benar mirip denganmu... Aku suka dan aku menginginkanmu untuk diriku yang tidak sempurna, itu harapanku... Kalo kamu tidak mencintaiku pun aku tidak masalah, karena aku lebih suka memberikan segalanya untukmu, hanya untukmu."

Nella diam. Tidak ada apapun yang bisa di bilang atau apapun yang bisa Nella bela dari dirinya yang mencegah kehamilan ini, masalah mengenal Javier Nella mau tapi, kalo sudah tau apa Nella akan tetap menerima atau pergi karena Javier saja menyembunyikannya sangat rapat, tentang kehidupan pribadi atau pekerjaannya saja baru ini Javier berikan.

Tapi, jika pun ia akan pergi sebenarnya Nella juga bingung kemana ia akan pergi, sialan semua serbah salah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!