NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Selingkuh?

Salahkah Aku Selingkuh?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" kakak ipar, kamu baik baik saja?"
" menurut mu apa aku masih bisa baik-baik saja setelah melihat suami ku tidur dengan wanita lain?"
~~~~~
" jika kakak berselingkuh kenapa kakak ipar juga tidak melakukan hal yang sama biar adil?"
" apa kamu mau menjadi selingkuhan ku?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 3

Langkah Haruka terhenti, tubuhnya terpaku, matanya menatap terkejut pada pemandangan di depannya.

Di sana, di dalam toilet wanita. 2 orang berbeda gender sedang berciuman dengan panas. Bahkan baju keduanya sudah berantakan.

" daiky" gumam Haruka di dalam hati.

Hatinya terasa begitu sakit saat melihat secara langsung bagaimana ganasnya daiky menciumi wanita lain. bahkan tangan nya bergerak aktif di aset berharga wanita itu. Padahal saat bersama nya daiky selalu menolak.

cekleek!

Brak!

daiky membuka salah satu pintu toilet lalu membawa haru masuk kedalamnya tanpa melepaskan ciuman mereka. Setelah itu dia segera menutup pintu kembali.

air mata Haruka menetes keluar tanpa di izinkan. Tangan Haruka terkepal kuat menahan semua rasa sakit di hatinya. dia menggigit bibirnya sendiri menahan isakan yang siap untuk keluar.

Tanpa menunggu apapun lagi, dia segera berbalik dan pergi dari sana. moodnya hancur, sama seperti hatinya yang hancur tanpa bisa di perbaiki lagi.

" kak ipar! Kak ipar" panggil Naoki membuka setiap pintu toilet yang tidak terkunci. Kecuali pintu toilet yang berisi kedua manusia setan itu.

" stt!" ujar daiky menutup mulut haru agar tidak mengeluarkan suara. Daiky memasang perdengarkan nya dengan baik ingin memastikan apa dia tidak salah dengar?

" kenapa berhenti? aku hampir sampai" rengek haru yang kecewa karena daiky berhenti di Tengah tengah jalan. Padahal sebentar lagi dia akan pelepasan.

" aku tidak bisa melanjutkan nya" ujar daiky lalu mencabut kembali miliknya yang berada di dalam milik haru.

" apa maksud mu sayang? Kita belum sampai" ujar haru tidak ingin menyudahi permainan mereka yang belum selesai.

Daiky tidak menghiraukan rengekan haru. Dia merapikan pakaiannya lalu keluar dan berdiri di depan cermin untuk memastikan penampilan nya baik baik saja.

" sayang kamu kenapa sih?" tanya Haru yang menyusul keluar setelah memperbaiki pakaiannya yang kusut dan berantakan.

" aku harus pulang, kamu pulang saja dengan taxi" ujar daiky dingin lalu segera pergi begitu saja.

Perasaannya tiba tiba tidak enak. Tadi dia merasa seperti mendengar suara Naoki yang memanggil Haruka. Apakah mereka ada di sana dan melihat dia sedang bersama haru? Daiky harus memastikan nya.

" Naoki!" panggil hito saat melihat Naoki datang dengan wajah marah bercampur gelisah dan cemas karena tidak menemukan Haruka " Haruka barusan keluar, ada jiro di luar yang menjaga Haruka. kamu cepat susul" ujar hito.

Tanpa mengucapkan sepatah kata mu, Naoki segera berlari menyusul Haruka. Dan benar saja, saat dia tiba di parkiran dia dapat melihat jiro yang berdiri tidak jauh dari mobilnya. Jiro menatap Naoki memberi isyarat agar Naoki segera masuk ke mobil.

Cekleek

Brak

Naoki membuka pintu mobil lalu masuk dan menutupnya kembali. dia dapat melihat Haruka yang sedang duduk di kursi samping kemudi dengan mata sembab seperti habis menangis. Bahkan ujung hidung nya pun berwarna pink.

" kakak ipar baik Baik saja?" tanya Naoki dengan lembut.

" menurut mu? apa aku masih bisa baik baik saja setelah melihat suami ku berhubungan dengan wanita lain?" tanya Haruka lirih sambil menatap Naoki.

" maaf, apa kakak ingin pulang? Atau pergi ke suatu tempat yang bisa membuat kakak ipar tenang?" tanya Naoki.

" pulang " jawab Haruka singkat.

Tanpa bertanya apapun lagi, Naoki segera menjalankan mobilnya menuju rumah milik daiky dan Haruka.

" jika kakak ipar capek tidur saja" ujar Naoki.

" hmm" gumam Haruka lalu menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi dan memejamkan matanya.

Setelah beberapa menit akhirnya mereka tiba di rumah. Naoki menatap Haruka yang sudah tertidur. Dia ingin membangunkan nya namun dia tidak tega. Jika Haruka terbangun dia pasti akan kembali teringat pada kejadian tadi.

" lebih baik aku gendong saja" gumam Naoki lalu keluar dari mobil dan memutari bagian depan mobil lalu mengambil Haruka yang tertidur di kursi depan.

Naoki membawa Haruka masuk menaiki anak tangga satu persatu hingga mereka tiba di lantai 2. Begitu tiba di sana dia segera membawa Haruka masuk ke kamar dan menidurkan nya di atas ranjang.

" good night kak ipar" ujar Naoki lirih lalu segera keluar dari kamar tersebut.

Tidak lama setelah Naoki tiba di kamarnya. Terdengar suara mobil daiky yang baru pulang. Naoki kita daiky tidak akan pulang karena akan menghabis seluruh malamnya dengan wanita itu.

" ah biarkan saja, itu urusan rumah tangga mereka" gumam Naoki lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur barunya.

Sedangkan di sisi lain. Daiky segera memasuki kamar. Dia bernafas lega kala menemukan Haruka yang sedang tertidur nyenyak. Itu tandanya perasaannya tadi salah.

" bagian mana mungkin Naoki ada di sana, dia pasti capek dan sekarang sedang istirahat" gumam daiky " Haruka juga bukan tipe wanita yang sudah ke bar" lanjutnya menatap istrinya yang sedang tertidur.

Tidak ingin ambil pusing, daiky segera berjalan ke kamar mandi untuk bersih-bersih lalu dia segera menyusul untuk tidur.

" morning guys " sapa Naoki yang baru saja turun untuk sarapan. Sedangkan di meja makan sudah ada Haruka dan daiky yang saling diam Diaman.

" ayo sarapan" ajak Haruka pada Naoki.

" oke kakak ipar" jawab Naoki.

Mereka pun segera memulai acara sarapannya. daiky sudah siap dengan baju untuk ke kantor. Seperti biasanya daiky selalu pergi ke kantor setiap paginya.

daiky menyelesaikan sarapan nya lebih dulu. Dia menatap Haruka yang sedang fokus pada sarapannya. entah ini hanya perasaan nya atau memang benar sedang terjadi. Haruka terlihat berubah dari biasanya. Pagi ini dia terlihat lebih dingin dari biasanya.

Daiky berdiri dari duduknya dan berjalan pergi. Dia sengaja melambatkan langkah nya menunggu respon Haruka yang biasanya selalu bertanya dan mengantarkan nya setiap ingin pergi bekerja.

" *kenapa dia tidak bertanya apapun? Bahkan dia tidak perlu repot repot mengantarkan ku keluar*" batin daiky binggung.

" ah! Sudahlah!" ujarnya lalu mempercepat langkah nya.

" hey kak ipar" sapa Naoki

" kenapa?" tanya Haruka menatap Naoki.

" jika kak daiky selingkuh lalu kenapa kak ipar tidak ikut selingkuh saja? Biar adil" tanya Naoki.

Benarkah sarannya? Mata di balas mata, masa mata di bayar biarin aja. tidak adil dong.

" kalo begitu apa kamu mau menjadi selingkuhan ku?" tanya Haruka.

Naoki terkejut mendengar pertanyaan tersebut. Matanya membulat lebar, mulutnya terbuka. Apa dia tidak salah dengar? kakak iparnya meminta dirinya untuk menjadi selingkuhan nya?

" hahaha, kakak ipar pasti bercanda kan?" ujar Naoki sambil tertawa. Namun tawanya langsung terhenti kala mendapati Haruka menatapnya dengan serius.

" aku dengar kau adalah anak keluarga niky yang paling bodoh dan malas. aku dengar juga kau itu pengangguran yang hanya bisa menghabiskan uang" ujar Haruka " jika kau mau aku bisa membiayai hidup mu. Kamu tinggal mengikuti apa kata ku.

1
euryzaa momeena
ceritanya bagus ka 😍
Clarissa19: terimakasih kk
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Clarissa19: Ok kk, terimakasih
total 1 replies
euryzaa momeena
😍
euryzaa momeena
🤭
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani: sama2👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!