NovelToon NovelToon
Getting Married On The Rebound

Getting Married On The Rebound

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Nikah Kontrak / Balas Dendam
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jee Jee

*merried for revenge

bukan ajang perlombaan ini hanya sekedar balas dendam , balas dendam antar saudara yang tak kunjung padam.

liyan menatap nanar HP yang baru saja di banting hingga berserakan di lantai. emosi nya memuncak dan tak terkendali karena sang kekasih meninggalkan liyan demi memilih bertunangan dengan musuh bebuyutannya.

"5 tahun kita pacaran kau malah memilih laki laki sialan itu karena dia di pewaris. " umpat nya tertahan di antara rahang yang sudah mengeras

"brengsek!! "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

....

.....

"Harusnya kamu bertanya kenapa!? Bukan malah arogan di depan ku.."

"Kamu menyalahkan aku yang meninggalkanmu,"

"Kamu bilang demi warisan.." kekehan lembut terdengar lagi

"Liyan seharusnya kamu sadar diri, kenapa aku memutuskanmu!?" Penuh penekanan disetiap kata yang diucap kannya

"Aku menunggu 5 tahun Liyan,! Bahkan aku sudah terbiasa dengan sikap dinginmu memaklumi semua kesalahanmu.."

"Selama 5 tahun adakah kamu serius dengan ku!?"

"Tidak, sama sekali tidak.. kamu tidak pernah memanjakan ku,! Kamu terlalu sibuk..! Bahkan tidak pernah sekalipun membahas pernikahan bersama ku"

"Katakan apa yg harus aku tunggu dari mu!?"

Liyan terdiam mendengar setiap kata yang terucap di bibir wanita itu. Apakah benar ini salah nya begitulah yang dia pikirkan sekarang.

Ternyata memang benar uang saja tidak cukup untuk menahan wanita,.

____

Hari ini zheya resign, setelah mengantar surat pengunduran diri dari HRD, Zheya kembali bekerja dia adalah gadis yang kompeten cerdas dan  disiplin.

"Hugh.." helaan nafas berkali kali dihembuskannya. Seraya mengingat sejak kejadian itu Zheya tidak pernah lagi bertemu dengan Leon bahkan leon juga tidak mencarinya.

Miris bukan jika Zheya berharap dicari laki laki itu. Tidak berharap tapi rasanya aneh biasanya disetiap saat ada aja yang membuat Zheya bekerja lebih lama di dekat sang boss.

Lamunannya tersentak ketika mendengar gebrekan pelan dan ekspresi dingin wanita  yang tengah menatap tajam kearahnya.

Brakkkkk

 "....." Zheya hanya diam mengangkat sebelah alisnya heran dengan perempuan yang tiba tiba mengebrak meja nya

"Narumi Zheya.." penekanan kata menandakan perempuan itu sedang mengintruksi nya.

Perempuan itu seakan mendominasi ruangan nya, orang orang yang berada disana memandang ke arah mereka. Tapi tidak ada yang berani bertanya.

"Ada perlu apa mencari saya.."  Zheya berekspresi datar dan mulai mengeluarkan hawa dingin yang kentara.

Dia heran, sebenarnya tidak mengerti sama sekali situasi apa yang tengah ia hadapi. Alis nya terangkat smirk nya tersungging begitu saja. Menanda kan tidak ada yang boleh mendominasi nya. Zheya terlihat angkuh menghadapi wanita Arogan didepannya

"Apa hubunganmu dengan Leon..!?"

Jederrrrr...

pertanyaan Tampa basa basi dari perempuan itu mampu membuat ekspresi nya sedikit berubah. Persekian detik Zheya kembali menampilkan ekspresi datar Tampa minat ke arah perempuan itu

"Hubungan apa yang kamu tanya  nonaa... Bukan kah sudah jelas..." Zheya menyunggingkan senyuman tipis atau terlihat seperti sedang menyeringai

Membuat perempuan dihadapannya mematung merasa terintimidasi dan kembali berusaha menguasai dirinya.

"A....." Ucapannya terputus

"Hahh.. bukan kah sudah jelas saya kariawan dan pak Leon  bossnya.." dengan kekehan yang terdengar seperti ditujukan kepada sahabatnya

"Kamu harusnya sadar diri. Kamu cuma kariawan berani sekali bersikap se arogan itu."

"Harusnya kamu berhenti bekerja saya bisa meminta Leon memecatmu.."

"Ahhh.. kamu bilang hubungan kariawan dan boss!??. ""

"Ataukah kamu kariawan yang menjelma menjadi jalang."

"Hehh.. dengar apapun alasannya Leon akan segerah menjadi milik ku seutuhnya. Lebih baik kamu sadar diri.." perempuan itu meluapkan semua isi hatinya.

Melihat Zheya akan berbicara Adeline kembali mengatakan uneg uneg yang sebenarnya

"Mengapa ada foto kamu berdua sama Leon?? Mengapa Leon punya banyak foto foto kamu!??"

"Kalau memang bukan kamu jalang yang menggoda calon suami saya."

Mata Zheya menyipit memikirkan ucapan apa yang akan di lontarkan kepada nona angkuh yang sudah kurang ajar mengatainya jalang..

" Jalang...?"

"Nonaa jaga ucapan mu nona..!"

"Tidak perlu berteriak di sini dengan mulut yang tidak ada attitude nya.."

"Bagian mana yang membuat nona memanggil saya jalang..""

"..ahhh foto itu? Harusnya nona tanyakan kepada calon suami nona..!! Apakah perlu kita perkenalaan dulu nona?? Biar nona tau siapa saya.."

Zheya tidak terima tuduhan yang ditudingkan kepadanya

"Oh iya.. Soal kerja saya sudah resign hari ini.!!"

Zheya berdiri dari tempat duduknya mengulurkan tangan dengan ekspresi yang lebih angkuh dari perempuan di hadapannya

"Perkenalkan Narumi Zheya. Mantan  dari calon suami nona.." sangat arogan memang

"Nonaa model terkenal.. saya tidak menyangka attitude anda begitu mencerminkan betapa rendah nya harga diri anda.."

Jangan tanyakan bagaimana ekspresi orang orang yang berada disana. Mereka tau kejam mulut seorang Zheya saat terintimidasi. Tapi mereka tidak menyangka Zheya begitu berani menghadapi model terkenal dari keluarga terpandang.

"Kurang ajar.." umpat Adeline dan melayangkan tamparan yang tidak sempat mengenai pipi gadis itu

"Jangan main main nonaa.. saya tidak suka di intimidasi.. " ujarnya sambil menghempaskan tangan Adeline yang hampir saya mengenai pipi mulus nya

Zheya pergi dari kantor dengan perasaan dongkol,

Dia pergi begitu saja mengabaikan banyak mata yang memandangnya bahkan panggilan Dea tidak terdengar saking emosi sudah memuncak..

__

Ditempat lain

"Hmm..." Berdehem dan terdengar kekehan kecil di mulut pria  di dalam ruangan VVIP club mewah di daerah Jakarta Selatan

"Menarik!!.."

"Apa yang harus di lakukan lagi liyan!?"  Khen mengkat satu alis membaca pikiran bossnya itu

"lu tau apa yang harus di lakukan.. dan gw tidak menerima kesalahan apapun.."

Khen meneguk minuman nya mendengar instuksi dari si boss. Rencana si boss agak gila tapi dia tidak bisa tidak menurutinya atau dia berakhir setahun di Afrika

*

"Cckk.."

Liyan berdecak pasalnya hari ini sepupunya menikah dengan kekasih, maksudnya mantan kekasih

" Khen siap kan segalanya kita akan hadir ke pesta sahabat kita bukann... Kkkk" kekehan dan smirk liyan yang mirip dengan psikopat

"Yakin lu Dateng nih..?"

Ujar Khen tidak percaya

"Hmmpp.. mari kita buktikan, dengan merebut Margaret tidak mempengaruhi gw sama sekali.."

Laju mobil kencang menuju hotel tempat resepsi pernikahan mewah milik sepupunya

*

"Lu yakin zhee ikut..?"

"Iya De gpp juga kan. Buat buktiin mereka ga ada artinya bagi gw"  ucap Zheya tertawa pelan

"syukurlah.. kalau begitu."

"Yuhhuuu... Jangan galau galau clup ya gayss!!.." imbuh Cherry dengan ekspresi konyolnya, berhasil mengalihkan atensi Renata dan Zheya ke arah nya

"Iya benar.. laki laki yang punya K****l bukan Leon aja.." yg ngomong gitu si Clara otaknya agak ngenes dikit

"ck.. mulut" tegur dea

___

Tamu undangan mulai berdatangan. pestanya sangat meriah. Mereka bagaikan pangeran dan Cinderella di pelaminan, tampan dan cantik begitulah kata para tamu memandang mereka.

Zheya berjalan menuju  ke pelaminan berniat memberi selamat dengan gaya angkuh dan arogannya. Mengingat sang mempelai wanita pernah melabraknya waktu itu membuatnya sedikit memamerkan ekspresi datar yang sebisa mungkin mempesona. Yang nyatanya emang sangat mempesona

Dari kejauhan seseorang menatap Zheya dan memperhatikan gadis itu.

" Aduhh, selamat yaaa....."  Ucapnya tampah beban

" Semoga  langgeng dan di jauhin dari masalah.. "

"Samawa ya nona dan pak bos.." dia tersenyum seolah dialah paling bahagia melihat mereka menikah.

Benar benar pandai bukan?kalau jadi artis mungkin lemari kaca di rumah penuh dengan penghargaan.

Berbeda dengan Leon yang menatapnya dengan ekspresi yang terlihat sendu dari sorot matanya. Hatinya yang merasa sakit, bagai mana tidak wanita itu terlihat baik baik saja dan bahagia padahal kekasih nya telah menjadi suami orang.

Leon harusnya sadar dia yang merasa kehilangan bukan Zheya.

Setelah memberikan kado Zheya dan kawan-kawan lebih memilih menikmati kue kue yang berjejer rapi memanjakan mata dan Lidah.

" Nona minum.." tawar pelayan memberikan gelas wine

Zheya tidak suka alkohol untuk kali ini tidak ada salah nya bukan? bahkan sahabatnya telah meminum beberapa tegukan wine yang di berikan pelayan pelayan tersebut.

" Hmpp.. terima kasih."  Setelah menerima wine dan meneguknya seteguk

"Hmmm... Rasanya tidak terlalu buruk.. meski terasa sengatan menjalar di lidahnya.

1
memei
wooy Leon playing victim sama kakeknya dan curiga gak sih yg bunuh gebi si chelin
memei
belum up lagi kak
memei
siapakah calon Dea ,apa teman liyan leon
memei
liyan ayo minta jatah zheya
memei
crazy up
memei
hati hati Zee siang di kasih nafkah lahir tar malamnya di kasih nafkah batin ..persiapkan dirimu zeee
memei
di ulang ulang kalimatnya😂
jhiee: maaf kak, kadang keyboard nya eror😭
total 2 replies
memei
keren tapi kok sepi
memei
sudah kayak suami takut istri beneran nih liyan🤣
falea sezi
lanjut donk thor
falea sezi
hahah kasian adel cegil di. lawan malu gk tuh /Curse//Curse//Curse/
falea sezi
pasti sibangsat Leon mau nikah adeline karena pengen lian sakit hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!