kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tempat berbahaya
🎵Bokutachi wa samayoi nagara
Ikite yuku doko made mo
Furikaeru
Michi wo tozashi
Aruiteku eien ni
Tachisukumu koe mo naku
Ikite yuku eien ni🎵
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
"prok...prok...prok...."
"hebat....,,,manis sekali..,,
"siapa gadis itu..??
Sorak-sorak orang-orang yang menikmati live musik dalam bar selalu memenuhi telinga tsukisima.
"apa manager mempekerjakannya ? Tumben sekali dia menerima seorang gadis.
"hei...tsuki...bagaimana gadis itu ? Lumayan kan ??
Datang seorang wanita yang memakai pakaian sexy dan riasan yang tebal menghampiri tsuki yang sedang menuangkan minuman untuk pelanggang di meja barnya.
"dia akan jadi sainganmu nanti,apa kau tidak khawatir yuka?
"eemm...."yuka menggelengkan kepalanya.
"kenapa kau begitu yakin.??
"kau mau taruhan denganku ??gadis lugu sepertinya ditempat seperti ini ??dia akan menangis nanti...,,hahaha....,,
"memang benar,,disini bukan tempatnya orang baik-baik, lalu mengapa manager menerimanya ??"gumam tsuki.
"hah...tsuki...kau membosankan sekali,kau selalu saja memasang wajah seperti itu, dimana naoya ??
"bukan urusanku...,,!!
"keeuhh....sungguh pria yang kaku sekali,bagaimana kau menjalani hidupmu ??
"permisi....,,,
Seketika perseteruan anatara tsuki dan yuka berhenti setelah kedatangan seorang gadis diantara mereka.
"oohh...runa kan..??
"iya...,,,maaf nona yuka,,apa aku bisa menggunakan ruang ganti..??
"haa....kenapa ??
"aku merasa tidak nyaman...,,
Runa menutup-nutupi rok yang terlalu pendek baginya.dan membawa pakaiannya sendiri.
"kau bisa gunakan ruangan diujung sana...!!tsuki menunjukan arah pada runa.
"terimakasi-....,,hiiiks....,,
hanya ingin menatap wajah tsukisima saja membuat runa merasa takut dan merinding,
"apa aku salah masuk kandang ??tempat yang sangat asing bagiku begitu juga orang-orangnya...,"gumam runa
"huhuhu....,,,"yuka menyeringai melihat ekspresi runa saat melihat wajah tsukisima.
"kau bisa pergi sendiri kan...??
"tolong temani aku...,,,
"eeehh....,,baiklah...,,
"hupp....
Yuka turun dari kursi bar dan berjalan didepan runa dengan elegan dan penuh percaya diri.
"wah....dia sangat cantik dan sempurna,percaya diri sekali,,andaikan aku memiliki semua itu...,,,"
Yuka melirik kearah belakang yang merasa sedang diperhatikan oleh runa sambil menyeringai.
"apa kau masih SMA...??
"bukan...,,aku sedang mengerjakan skripsiku...,,
"suaramu lumayan,,apa kau mengikuti less..??dari mana kau bisa memainkan musik ?
Dengan pertanyaan yang bertubi-tubi yuka merasa akan mendapatkan saingan baru dalam pekerjaannya.
"hanya otodidak,saat SMA aku ikut eskul musik sampai kuliah,,
"heeh...apa kau seorang jenius..?
"tidak...anda berlebihan nona yuka,,
"hem...sampai...,,,kau boleh berganti disana..,,
"Terimakasih sudah mengantarku..,,"runa memasuki ruangan sendirian sedangkan yuka menunggu didepan ruangan.
"hah...merepotkan juga...,,seperti sedang mengasuh bayi saja..,,,
"kak yuka...,,sedang apa kau disana...??
"naoya....,,aku merindukanmu...,,
Dengan langkah yang manja yuka menghampiri naoya yang baru keluar dari ruangan sebelahnya,
"ceg....,,,
"apa kau tidak merindukanku ??
Yuka menarik naoya kedalam pelukannya.
"woo....apa ini..,,apa dia sedang bergairah..,,"gumam naoya..,,
"apa kau gemetar saat aku sentuh ??
"haa....bagaimana mungkin,,,memangnya kenapa..??
"kau seperti anak kemarin sore naoya..,,apa kau tidak berpengalaman ?
"heee....kau mengejeku ya...,,
Dengan tatapan sayu yuka menggoda naoya yang terlihat sangat lugu baginya,
"nah....sekarang apa ?apa kita akan berciuman ?"gumam naoya.
Naoya memejamkan matanya dan yuka mulai mendorong kepala naoya dengan perlahan mendekati bibirnya,,
"dug..dug..dug...
"gawat...aku harus kemana aku izin pada bibi untuk menginap tapi...,,,
Langkah kaki runa terhenti karena tidak sengaja melihat pemandangan yang kurang enak baginya.
"haa...maaf...maaf....,,
"eeh...kau sudah selesai,,"ucap yuka sambil melepaskan naoya
"sial...siap dia !!! Mengganggu saja..,,,hampir saja kami berciuman !! Dasar gadis pengganggu...!!!
Dalam hati naoya ingin berteriak dan memaki-maki runa namun tetap menjaga harga dirinya karena ada yuka disampingnya,
"siapa dia..??
"bukankah manager terlalu jahat kepadaku ?? Hanya cuti beberapa hari saja dia sudah mencari penggantiku...,,
"apa...!!! benarkah begitu ??
"benar naoya....,,
"kasihan sekali kak yuka...,,
"benar kan..,,,
"aaahh...bukan maksudku begitu..,,,
"kenapa jadi seperti menyalahkanku..??gumam runa.
Didalam lorong yang gelap terdengar suara langkah kaki yang berat dan sangat pelan dengan suaranya saja sudah memberi tekanan yang sangat keras bagi orang disekitarnya.
"kau....!!! Jika kau sudah selesai perform bantu tsuki didepan..!!!
"siapa yang dia maksud...??"gumam runa
"sial...aku tidak bisa menatapnya,,"gumam naoya.
"apakah manager memerintahku ??
"kau anak baru...,,,kenapa tidak menatap orang yang sedang bicara padamu ?!!
"maaf pak...maafkan aku..,,
"pergilah...,,,
"baik....,,,
"kalian kembali bekerja dengan benar...,,
"baik manager...,,
Dengan rasa ketakutan runa melangkah dengan cepat menuju meja bar tempat tsukisima stay.
"haaaa....tempat apa ini ? Kenapa aku bertemu dengan monster mengerikan,tidak disana tidak disini...,,semua sama saja.,apa aku akan mati kali ini ??sial....,,,
"anu....
"aku sudah dengar dari manager, silahkan...
"yang penting aku tidak menatap matanya saja,,atau aku akan melakukan kesalahan karena ketakutan,,"gumam runa.
"apa yang harus aku lakukan ?aku tidak tau tentang ini semua...,,,
"lihat aku....,,,
Dengan nada yang santai tsukisima mengajari runa cara membuat minuman dengan meracik beberapa bahan dan tidak mudah untuk pertama kali,namun runa menikmati prosesnya dan dia berusaha belajar dengan mengesampingkan perasaan takutnya.
"sudah mulai ya...."kata tsuki lirih.
Lantunan lagu yang merdu telah dimainkan oleh yuka bersama pemain musik lainnya disudut ruangan luas tersebut dan beberapa orang yang duduk santai menikmatinya.
Runa tidak tahu maksudnya dan menatap tsuki dengan leluasa yang sedang menatap ke arah panggung kecil,
"kau melihat apa ??
"maaf...maaf...,,
"gawat....hampir saja...,,"gumam runa.
"suaramu bagus,,,
"haa...??ucap runa merasa bingung,
"maaf...,,terimakasih...,,apa anda sudah lama bekerja disini ??
"2 tahun,
"wah...hebat,pasti anda sangat ahli...,,
"panggil aku tsuki...,,
"oh...iya namaku runa,,terimakasih atas bantuannya mas tsuki,,"
"ternyata bisa diajak bicara orang ini,dan tidak terlalu menakutkan ketimbang manager,yosh...aku akan menyesuaikan diri,,"
"berapa usiamu...?
"22 tahun,,
"berarti kau sudah bisa minum,cobalah..,,disini nol alkohol,kau tidak akan mabuk,,
"apa boleh ??
Tsuki memberikan segelas minuman racikannya dan dengan senang hati runa mencicipinya..,,
"gluk....,,
"wah...segar..,,,manis dan seperti ada rasa mint' nya...,,
"kau suka ??
"iya..ini menyegarkan,,ngomong-ngomong kak yuka memiliki suara yang sangat khas dan merdu,apa dia sudah lama bekerja disini ??
"oi....tsuki...sepertinya kau sudah punya teman baru..."
Tiba-tiba naoya datang mengganggu suasana akrab tsuki dan runa yang baru terjalin.
"hei kau anak baru..!!kau sudah mengganggu kesenanganku..,,jadi bertanggung jawablah !!
Naoya menarik-narik baju runa yang sedang bersama dengan tsuki di dalam wilayahnya.
"aku tidak sengaja dan sudah minta maaf kenapa kau memaksa,memangnya kau siapa ??
"haaa.....apa kau tidak lihat wajahku ??pria paling tampan diwilayah ini...,,hahaha....,apa kau tidak tertarik padaku ??kau buta ya..??
Dengan memasang wajah yang sangat muak melihat naoya sampai rasanya ingin muntah,runa bergeming.
"alamak najisnya...,,,"
"apa kau bilang !!!!"
"eh...apa dia mendengarku..?"
"pfff....,,
Mata naoya yang tertuju pada runa seketika beralih pada tsuki yang menahan tawa mendengar jawaban runa.
"sial...kalian berdua sangat menyebalkan,awas kau tsuki, jangan lupakan besok ya...!!!"ucap naoya sambil meninggalkan meja.
"memangnya dia siapa...??tanya runa dengan penuh penasaran
"hanya orang gila....,,"
"heeh...."
Dengan rasa bingung runa mencoba tidak mencampuri urusan orang lain dan hanya berfokus untuk mencari nafkah saja.