NovelToon NovelToon
Dua Pergi Satu Bertahan

Dua Pergi Satu Bertahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa / Idola sekolah
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tatie Hartati

Ada tiga remaja putri bersahabat mereka adalah Tari, Tiara , dan Karin mereka mempunyai pasangan masing-masing. dan pasangan mereka adalah sahabatan juga termasuk geng brotherhood pasangan Tari adalah Ramdan, pasangan Tiara adalah Bara dan pasangan ketiga ada Karin sama Boby.. karena ada sesuatu hal ketiga cowok itu membuat pasangan mereka kecewa dengan kejadian yang berbeda - beda namun dia antara 3 pasangan itu hanya Tari dan Ramdan yang bertahan karena Tari memberikan kesempatan kembali kepada Ramdan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tatie Hartati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3 Tari Kecewa bagian 2

Hari semakin sore langit semakin mendung seolah semesta ikut merasakan apa yang di rasakan Tari saat itu. Namun Ramdan belum terlihat batang hidungnya. Dengan langkah yang pasti Tari terus aja melangkah, gerimis pun seketika turun. Tapi Tari tidak berhenti begitu saja, dia terus aja berjalan menyusuri sepinya trotoar. Karena jarak dari toko buku ke basecamp brotherhood itu lumayan dekat jadi dia bermaksud untuk menuju ke basecamp brotherhood saja mungkin di sana nanti siapa tahu ada yang bisa bantuin. Kurang lebih 30 menit Tari berjalan dari toko buku ke basecamp brotherhood akhirnya Tari pun sampai dengan selamat hanya saja baju seragamnya basah kuyup dia mulai kedinginan. Tari tekan tombol bel nya dan pintu terbuka ternyata yang membukakan pintu adalah Alvin. Alvin kaget melihat yang datang itu Tari dalam keadaan basah kuyup dan menggigil

" Vin , apakah Ramdan ada di sini? Tanya Tari dengan suara bergetar dan serak

" Lho kok kamu Tar ? Ayo masuk tenang di dalam ada Kak Bela sama Kak Elza kok jadi kamu jangan takut" Kata Alvin

" Hah Kak Bela temannya kak Arga itu? Yang suka sama Ramdan kan?" Tanya Tari tenang namun ada rasa cemburu yang tersimpan

" Iya kak Bela temannya Kak Arga. Ternyata Kak Bela itu sepupunya Elang, dia kesini mau jemput Elang. Ya udah yuk masuk biar kamu ganti baju dulu " Jelas Alvin panjang lebar soalnya takutnya Tari salah paham sama Bos nya.

Tari pun masuk ke dalam dan ternyata di dalam Ramdan lagi tidur di atas sofa dan disebelahnya ada Bela.

" Lho Bela ngapain kamu duduk di sana? kan tadi kamu duduk di dekat Elza" Kata Alvin

" Biarin dong Vin,kan aku pingin liat muka gantengnya si wakil ketua OSIS. Lagian kan Tari sama Ramdan hanya temenan biasa jadi santai aja dong Vin " Kata Bela

" Eh Tari, itu baju kamu basah banget mendingan sekarang kamu ganti baju , tuh di lemari Ramdan ada baju kaos panjang dan juga celana panjang pasti ada yang cocok buat kamu " Kata Alvin

" Iya Vin, nanti aja dulu " kata Tari sambil duduk dan tatapan matanya tidak lepas ke arah Ramdan dan Bela

" Eh Tari, ini ada air jahe hangat ayo di minum dulu soalnya kamu tuh kedinginan gitu" Kata Elang sambil memberikan satu gelas minuman hangat

" Makasih banyak ya Kak " Kata Tari datar

" Eh Bela bisa pindah gak kamu duduknya?" perintah Elang

" Ish Elang ih aku kan pingin deket - deket sama Ramdan, masa gak boleh " Kata Bela

" gak boleh Bela, cepat pindah " Perintah Elang sekali lagi

Akhirnya Bela pun pindah duduknya dan ternyata Ramdan pun bangun. Dengan mata masih sedikit ngantuk Ramdan pun duduk

" Lho Tari??? Kamu kesini sama siapa?sejak kapan kamu di sini?"Tanya Ramdan

" Sama siapa aja terserah aku yang penting aku gak sama cowok kok" Kata Tari tenang namun ada sedikit kesal

" Ish Tari beneran lho kamu kesini sama siapa? kenapa ga telpon aku sih?" kata Ramdan

" Makanya kalau punya Hp coba di cek tuh udah berapa kali aku panggil kamu berapa ratus kali chat yang aku kirim ke kamu. Asal kamu tahu aku kesini jalan kaki dari pada aku berdiri terus di pinggir jalan mana gelap, hujan lagi, nungguin yang mau jemput ga datang terus pegel aku berdiri terus di sana sampai akaran kali kaki aku ini " Kata Tari meluapkan kekesalannya

" Maaf tadi aku ketiduran, Alvin ga bangunin aku lagi" Kata Ramdan

" Aslinya aku lupa Ndan. Padahal tadi di sekolah aku dengar kalau kamu mau jemput Tari ke toko buku " Kata Alvin

" Iya gapapa Vin, " kata Tari

" Ya udah kamu ganti baju dulu sana di kamar aku ada kok baju di lemari, nanti kamu masuk angin lagi. Udah gitu nanti kita pulang sambil cari makan di jalan" Kata Ramdan

" Kamu ketiduran di sini atau emang kamu janjian sama Kak Bela di sini biar ada yang nemenin gitu, apalagi yang nemeninnya cantik dan seksi " Kata Tari sedikit cemburu dia tidak bisa kontrol emosi. Tari tidak berpikir kalau misalnya nanti Kak Bela akan curiga dengan mereka

"Seriusan Tari, tadi aku ketiduran di sini, lagian pas aku datang Kak Bela belum ada kok" Kata Ramdan

" Bela datang mau jemput aku dan dia datang pas Ramdan udah tidur " Jelas Elang. Sebenernya Elang tidak enak sama Tari karena di sangkanya Ramdan selingkuh sama Bela.

" udah sana kamu ganti baju dulu" Kata Ramdan

" Ya udah aku mau ganti baju dulu tapi juga udah gitu kita langsung pulang " Kata Tari

" Iya , ayo kamu ganti baju dulu aku mau ke toilet dulu" Kata Ramdan

Ramdan pun langsung pergi ke toilet sedangkan Tari langsung pergi ke kamar pribadi Ramdan. Tari membuka lemari bajunya Ramdan. Tari sedikit terpana karena tumpukan bajunya sangat rapi sekali.Tari mengambil baju kaos tangan panjang dan celana jeans panjang sayangnya Tari terpaksa pakai kerudungnya yang sedikit basah. Setelah selesai ganti baju Tari pun keluar dari kamar.

" Ndan yuk aku mau langsung pulang,kamu mau anterin aku gak?" Tanya Tari

" Oh ya jelas dong aku anterin kamu " kata Ramdan

" Ya udah hayu kita jalan " ajak Ramdan

"Vin, Kak Elang kita pulang duluan ya" Pamit Tari

" Vin , Lang gue cabut duluan ya " kata Ramdan

" Iya Bos , semoga baik-baik saja ya" Kata Alvin

" Hati-hati Bos di jalannya, fokus bawa motornya " pesan Elang

" Thanks " ucap Ramdan

Tari dan Ramdan pun pulang karena memang waktu sudah jam 19.30

Di perjalanan Tari diam seribu bahasa tidak seperti biasanya kalau dia sama Ramdan suka bawel tapi sekarang diam . Tari benar-benar kecewa sama Ramdan

" Tari kita makan dulu yah" ajak Ramdan

" enggak kok mau makan, aku maunya pulang Ndan" Kata Tari

"Tapi kamu nanti sakit, kamu udah kedinginan gitu " Kata Ramdan

" Ga apa-apa aku sakit juga, toh ga ada yang peduli ini " Kata Tari membuat hati Ramdan panas

Ramdan langsung mengerem motornya dan langsung memarkirkan ke pinggir jalan

" Tari tolong dengerin aku, aku tadi beneran ketiduran dan Alvin lupa bangunin, please Tari kamu jangan marah terus kayak gini dong aku bener - bener gak sanggup kalau harus di diemin sama kamu" Kata Ramdan

"Udah ayo jalan, aku mau pulang. Aku udah bener-bener capek Ndan " Kata Tari

Ramdan bukannya nurut, dia malah pergi ke salah satu penjual minuman hangat, tak berapa lama Ramdan kembali dengan membawa 1 Cup minuman hangat dan memberikan sama Tari

"Nih buat kamu air jahe hangat di minum biar kamu gak kedinginan juga jangan lupa nih pake jaket aku " Kata Ramdan sambil membuka jaketnya dan memberikan pada Tari

"Aku gak mau pake Ndan" Kata Tari

" Tari please ya jangan ngebantah . Oke aku salah tapi tolong kamu pake jaket ini aku gak mau kamu kedinginan terus kamu sakit , karena itu akan menjadi double rasa salahku" Kata Ramdan

" Tapi Ndan kamu juga nanti kedinginan kalau jaketnya aku pake" Kata Tari

" Aku gak masalah Tari, aku cowok aku harus kuat" Kata Ramdan

Akhirnya Tari pun memakai jaket yang Ramdan berikan. Ramdan pun melanjutkan lagi perjalanannya menuju ke rumah Tari.

Sesampainya di rumah Tari, Ramdan langsung parkirin motornya di depan gerbang rumah Tari

" Aku ngantuk, aku mau langsung tidur. Udah sana kamu pulang hati - hati bawa motornya. Fokus nyetir jangan mikirin cewek cantik yang ada di basecamp" Kata Tari

" Mulai lagi deh, tahu ga kamu tadi marah di basecamp kayak gitu apa kamu gak kepikiran kalau misalnya nanti Kak Bela akan curiga sama kita dan menyebarkan gosip di sekolah apa kamu siap untuk go publik?" Kata Ramdan tenang namun ada sedikit penekanan

" Entahlah. Habisnya aku benar-benar kecewa sama kamu. Ya udah sana kamu pulang udah malam ini" Kata Tari

" Iya deh aku pulang soalnya udah di usir , Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh " Pamit Ramdan

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh " Jawab Tari lirih

Ramdan pun pulang dengan membawa beban pikiran yang berat. Ia menyalahkan dirinya sendiri kenapa bisa tadi ia tidur lama banget. Tari langsung masuk kedalam rumah. Ia sedikit kecewa karena sikap Ramdan yang janjinya mau jemput tapi malah gak jemput dan gak ngasih kabar sama sekali. Meskipun sebenarnya Tari percaya sama Ramdan kalau dia tidak akan mengkhianatinya. Tari berharap Ramdan akan selalu menjaga tulusnya cinta mereka ya meskipun mereka belum go publik.

1
yanzzzdck
semangat yaa
Tati Hartati: makasih kak
total 1 replies
yanzzzdck
semangat
yanzzzdck: iya aman aja
total 2 replies
kalea rizuky
lanjut
Tati Hartati: siap kak...
total 1 replies
kalea rizuky
q ksih bunga deh biar makin bagus ceritanya
Tati Hartati: makasih banget ya kakak
total 2 replies
kalea rizuky
moga bagus ampe end dan gk bertele tele ya thor
Tati Hartati: makasih kak dukungannya
total 1 replies
yanzzzdck
semangat💪
Tati Hartati: Terimakasih banyak atas supportnya... semangat juga ya kakak..
total 1 replies
yanzzzdck
semangat aku bantu like semua, kalo bisa like balik ya, kalo gbisa gpp🙏
Tati Hartati: sama sama... insyaallah nanti aku kalau udah santai pasti mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!