Arsenio Rizky Reynaldi merupakan ketua mafia yang berkedok ceo ARR corp sekaligus penguasa dunia bawah dan klan nya selalu berjaya dibawah kepemimpinan nya dalam berperang
Aurora xiena xavier si gadis cantik dan jenius pewaris tunggal kerajaan bisnis sang ayah xavier corp dan rumah sakit sang ibu, dan banyak yang ingin menjatuhkan nya!
Dan bagaimana kisah mereka saat jatuh cinta pada pandangan pertama!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 5
Saat sedang memandang aurora tergerak seperti akan bangun lalu arsen pun pura pura tertidur kembali.
Saat aurora membuka mata dia kaget karena wajah arsen sangat dekat dengan wajah nya, hingga suara nafas arsen yang tenang terdengar oleh nya.
Dalam pikiran aurora
"seperti nya semalam aku tertidur di kursi, kenapa bangun aku ada disini?"sambil belum melepaskan pelukan nya.
"aku tau, aku ini tamvan sambil tersenyum. Sampai kapan kamu mau memelukku? Kamu berat tau" ucap arsen dengan nada bercanda
aurora pun kaget, ternyata arsen sudah bangun lebih dahulu dan aurora melepaskan pelukan nya kemudian turun dengan bersemu malu dan wajah memerah dia berlari keluar kamar tanpa kata kata.
Kemudian masuklah mami xiena.
"selamat pagi nyonya" ucap arsen
"panggil bibi saja nak, bagaimana keadaan nak arsen sekarang" ucap mami xiena
"sudah lebih baik bi, terima kasih sudah menolong arsen semalam" ucap arsen
"sama sama nak, ke depan lebih hati hati saja" ucap mami xiena
"baik bi"
"bagaimana tidur semalam?"
"sangat nyenyak bi"
"bagaimana tidak nyenyak tidur sambil ada yang meluk"
Wajah arsen pun memerah lalu tertunduk malu karena ketahuan dia tidur sambil memeluk aurora.
"apakah nak arsen menyukai putri bibi?" ucap mami xiena
arsen mengangguk
"aku sudah menyukai aurora saat pertama kali bertemu bi"
Kemudian mami xiena tersenyum lalu memberikan nampan sarapan untuk arsen.
"terima kasih bi, maaf merepotkan" ucap arsen
"ah tidak merepotkan sama sekali nak" mami xiena
"kalo begitu bibi turun dulu, di habiskan dan ini obat nya biar nanti lebih baik" mami xiena
"baik bi" ucap arsen
Sedangkan di kamar aurora
Dia sedang menetralkan nafas nya, sambil mengingat kejadian saat dia bangun tadi."apa yang kau pikirkan aurora tidak mungkin kan aku tertidur sambil merangkak naik dan tertidur di samping arsen.
Mami xiena mengetuk pintu lalu masuk
"loh sayang kamu sudah, kenapa tidak turun untuk sarapan?" mami xiena
"aku baru bangun mi" aurora dengan wajah yang masih memerah
"kenapa wajahmu memerah? Kamu sakit sayang?" mami xiena
"ah tidak mi, rora baik baik saja mi mungkin kamar rora sedang terasa panas saja" ucap rora
Padahal mami xiena tau itu alasan saja, mami xiena pun tidak bertanya lagi karena tidak mau membuat putri jadi gugup karena malu.
"nih sarapan dulu sayang" mami xiena
"makasih mami sambil mencium pipi sang maminya" aurora
"sama sama sayang, mami turun dulu" mami xiena
Siang hari pun
Arsen dan reyhan berpamitan untuk pulang dan tak lupa arsen dan aurora sudah bertukar nomor
Di dalam mobil saat perjalan pulang
"tuan yang menyerang anda semalam adalah mafia black lion atas titah paman anda" reyhan
"sudah mulai berani tua bangka itu, persiapkan pasukan rey kita akan menghancurkan black lion" arsen
"tapi tuan muda bagaimana dengan luka anda?" reyhan
"luka seperti ini bukan apa apa bagiku"
"baik tuan muda saya akan memberi tahu markas untuk mereka bersiap" reyhan
"perintahkan pengawal bayang untuk menjaga aurora dari kejauhan" arsen
" baik tuan muda" reyhan
"aku takut tua bangka itu akan mengincar nya jika tau aku deket dengan nya" arsen
"pengawal bayangan sudah berangkat melakukan tugas mereka tuan muda" reyhan
"bagus rey, sekarang kita pergi ke markas!" arsen