NovelToon NovelToon
GAURI, PENGANTIN PILIHAN DEVAN

GAURI, PENGANTIN PILIHAN DEVAN

Status: tamat
Genre:Dokter / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Romantis / Cintamanis / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:895.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Devan kaget saat tiba-tiba seseorang masuk seenaknya ke dalam mobilnya, bahkan dengan berani duduk di pangkuannya. Ia bertekad untuk mengusir gadis itu, tapi... gadis itu tampak tidak normal. Lebih parah lagi, ciuman pertamanya malah di ambil oleh gadis aneh itu.

"Aku akan menikahi Gauri."

~ Devan Valtor

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis aneh itu ...

Di tempat lain, Agam, dokter tampan dengan tatapan mata memukau itu tidak ada waktu lagi untuk marah-marah pada para suster yang bertugas menjaga Gauri di rumah sakit, karena harus segera mencari gadis itu.

Bagaimana Agam tidak marah coba kalau selesai ia mengoperasi pasien dan mengecek Gauri di kamar khusus, gadis itu sudah menghilang. Padahal telah berkali-kali ia memperingatkan mereka untuk memantau Gauri setiap waktu. Mereka sendiri tahu keadaan Gauri yang sewaktu-waktu bisa kambuh. Gadis itu bisa pergi kemana saja dan melakukan apa saja kalau sampai dia kambuh. Masih baik kalau pergi ke sekolah sebelah rumah sakit, Agam tidak akan kesulitan mencari karena di sana rata-rata kenal gadis itu. Tapi ini, pria itu tak tahu Gauri pergi kemana. Di sekolah tidak ada, ia sudah memeriksa.

Agam mengusap wajahnya kesal. Sambil menyetir, pandangannya terus menengok kanan kiri, berharap segera menemukan Gauri.

"Kamu di mana Gauri," gumam Agam menyebut nama gadis itu.

Saat melirik ke kiri, pandangannya berhenti pada seseorang yang berdiri di pinggir jalan. Agam menyipitkan mata terus menatap ke depan sana. Saat mengenal siapa yang dilihatnya, ia lalu menghentikan mobilnya dengan cepat dan berlari keluar menghampiri gadis itu. Astaga, kenapa Gauri bisa berdiri di jalan raya. Dan, dia menangis?

"Gauri!" seru Agam kini memegangi bahu Gauri kuat-kuat. Matanya memeriksa gadis itu. Tidak ada yang terluka pada badannya, Gauri hanya menangis.

Agam menghembuskan nafas lega lalu memeluknya. Tadi ia sangat takut kalau terjadi apa-apa pada Gauri. Kondisi gadis itu sekarang tidak begitu baik.

"Kamu kenapa keluar sembarangan, hemm? Kan kakak udah bilang jangan keluar rumah sakit sembarangan kalau kakak nggak ada. Kalau mau main batasnya sampai area sekolah aja, kamu udah tahu kan? Untung kamu perginya masih nggak jauh dari rumah sakit." katanya kemudian. Tangisan Gauri sudah berhenti sejak dirinya datang.

"Gauri mau beli permen," balas gadis itu sambil memilin-milin bajunya.

Agam menghela nafas, tangannya terangkat mengusap kepala Gauri.

"Terus kenapa nangis?" ia ingin tahu apa penyebab gadis itu menangis.

"Tadi Gauri di tinggal sama kakak yang di mobil, kakak itu marah-marah." Gauri menjawab dengan wajah sedih. Agam mengernyit bingung. Kakak di mobil? Brengsek. Siapa yang berani meninggalkan Gauri sendirian di jalanan sepi begini. Harusnya mereka bisa mengerti hanya dengan sekali melihat kondisi gadis ini.

Gauri berbeda dengan kebanyakan orang dewasa lainnya. Sejak kecelakaan tragis yang menimpa seluruh keluarganya dua tahun lalu, Gauri berubah. Beberapa tahun ini ia sering bertingkah seperti anak kecil. Para dokter sudah berusaha melakukan yang terbaik, namun tidak mendapatkan hasil yang pasti.

Kondisi tubuh Gauri memang baik, hanya saja kondisi mentalnya berubah total. Alasannya adalah Gauri belum bisa menerima keadaan yang menimpa keluarganya. Karena otaknya tidak mampu menanggung semua itu, ia jadi sering bertingkah seperti anak-anak.

Hanya Agam satu-satunya kerabat dekat Gauri yang tersisa. Bisa dibilang kakak ipar. Karena almarhumah kakak perempuan Gauri adalah tunangannya. Namun sudah ikut meninggal bersama kedua orangtuanya dalam kecelakaan maut itu. Gauri satu-satunya yang hidup.

Sejak saat itu, Agam berjanji akan menjaga Gauri dengan baik, demi tunangan tercintanya, demi kedua orangtua Gauri, juga demi dirinya sendiri. Setidaknya ia merasa lebih baik dengan adanya Gauri yang selalu di dekatnya. Sekarang Gauri adalah adiknya. Ia tidak akan berhenti mencari cara sampai gadis itu sembuh dan kembali normal seperti dulu lagi.

"Ya sudah, kalo gitu kita pulang sekarang ya." gumam Agam membimbing Gauri masuk mobil. Seperti biasa, Gauri selalu patuh pada pria itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Di rumah Devan, laki-laki itu membanting dirinya ke kasur besar mewah miliknya sambil menerawang ke langit-langit kamar. Pekerjaan hari ini melelahkan. Namun lebih melelahkan saat dirinya bertemu dengan perempuan aneh tadi.

Siapa gadis aneh itu?

Devan bangun berjalan ke dekat meja dan duduk di kursi putar lalu memijit pelipisnya sambil mendesah pelan. Ingatannya kembali pada kejadian siang tadi kemudian memegangi bibirnya yang menurutnya sudah tidak suci lagi karena ciuman gadis tadi. Pria itu berdecak kesal. Berani-beraninya ada perempuan yang berbuat tidak senonoh pada seorang Devan.

Tapi ...

Rasa bibir gadis itu manis. Ia yakin kalau dirinya tidak menolak, ia pasti akan menikmati ciuman itu. Sekarang ia tahu kenapa banyak pasangan suka sekali berciuman.

Tadi itu pengalaman pertamanya. Makhlum kalau ia baru tahu rasa berciuman itu seperti apa. Memang dirinya sudah sering sekali melihat orang berciuman, bahkan melihat orang yang paling dekat dengannya bercumbu dengan orang lain. Tapi biasa saja baginya.

Emosi Devan kembali naik saat mengingat mamanya dan laki-laki brengsek itu berbuat mesum di rumah mereka dulu. Ah, sialan. Pria itu mengepal tangannya kuat-kuat. Sampai sekarang dirinya tidak pernah mau bertemu wanita yang melahirkannya itu lagi karena jijik. Papanya sudah meninggal tak lama setelah bercerai dari mamanya. Semenjak itu Devan membuat keputusan tinggal dengan kakeknya, ayah dari papanya. Ia tidak pernah mau melihat mamanya lagi. Dirinya masih remaja waktu menjadi saksi perselingkuhan sang mama. Mamanya sendiri pun tidak pernah peduli padanya.

Sebuah ketukan di depan pintu kamarnya terdengar.

"Masuk." ujar Devan dari dalam. Tak lama kemudian Gino muncul sambil memegang berkas di tangannya dan duduk di sofa kamar itu.

"Ini dokumen yang kau butuhkan. Mulai besok kau sudah bisa mengajar di sekolah itu." Gino menyerahkan dokumen di tangannya ke Devan,  pria itu membacanya.

"Agam sudah tahu aku telah kembali?" Devan bertanya. Devan memang baru saja kembali dari luar negeri sekitar satu minggu yang lalu. Ia sibuk menyelesaikan studi S3-nya di sana.

"Aku rasa belum. Aku belum menghubunginya. Dia sangat sibuk beberapa hari terakhir ini. Banyak pasien yang sedang dia urus." ujar Gino.

Devan, Gino dan Agam sudah berteman semenjak SMA. Hubungan persahabatan mereka cukup dekat sampai sekarang. Tapi karena Devan dan Gino berkuliah di luar negeri, mereka jarang ketemu langsung dengan Agam. Biasanya hanya berkomunikasi lewat sosial media saja.

Tapi mulai sekarang sepertinya mereka akan rajin ketemu. Karena Agam bekerja di rumah sakit milik kakeknya, dan mulai besok dia juga akan mengajar di sekolah samping rumah sakit itu. Mereka bisa menjadwalkan makan siang sesekali.

"Oh ya, aku bingung. Kenapa kau ingin jadi guru? Kenapa tidak tidak ambil alih rumah sakit kakekmu saja? Kakekmu sudah tua, sebentar lagi dia mungkin akan menyuruh mengelola rumah sakit itu." Gino bertanya lagi.

Tapi tidak ada jawaban dari Devan. Laki-laki itu hanya tampak berpikir, entah apa yang dia pikirkan.

1
Al Fatih
Ceritanya bagus...,, alurnya menarik...,,ga terlalu banyak konflik,, yang ad sering bikin senyum2 liat tingkahnya gauri dan kak Devan. Agak kaget juga,, lho koq sudah abis 🤭,, happy ending utk Gauri dan kak Devan.
Makasih othor Mae utk karyanya
Linda Othman
😭
Neng Tuti
aah jd pengeen🤭
Neng Tuti
iih gauri mah kaya aku suka mainin burung🤭🤭
Neng Tuti
naha ari si diana bet panas da lain kabogoh mas devan manehna teh sok aneh aneh wae
Ayiek Sundoro
Setiap cerita yang bagus selalu ga rela ketika udah tamat
Semangat berkarya Mae, semoga makin banyak lagi kisah² bagus & seru yang diciptakan.
🥰🥰🥰💕💕💕
Siti Nurjanah
Luar biasa
Ayiek Sundoro
Devan pernah memberikan parfum pada wanita yang menolongnya dan wanita itu adlh mama Gauri 🤔🤔
Anonim
Gauri senang melihat Agam mulai bisa tersenyum lagi. Menurut Gauri, Agam cocok dengan Sari yang bisa bikin suasana hidup.

Gauri mau kasih kejutan romatis untuk Devan - sambil memberitahu kalau dirinya hamil.

Tak tahunya Devan menemukan test hasil tes kehamilan Gauri.

Agam, Gino, dan Sari mendekati mereka berdua. Ikut senang dan bahagia.

Gino kapan melepas masa jomblonya, kalau sebentar lagi giliran Agam dan Sari.

Kebahagiaan untuk Devan dan Gauri bertambah dengan kedatangan Papa Devan dan mama tirinya. Keluarga besar Agam datang bersama Ares.

Gino selalu paling heboh berseru Gauri hamil ketika ada yang bertanya ada apa.

Semua bahagia.

Terima kasih Author ceritanya bagus. Sehat selalu dan Berkat melimpah dariNya.
Anonim
Gauri mau jagung yang agak hangus, tidak boleh sama Devan.

Sari yang sejak tadi menunduk terkejut sampai tersedak ludah sendiri ketika Agam bertanya - kamu suka yang hangus juga.

Gino yang menjawab seperti menggoda Sari. Sari malu dan kesal dengan Gino.

Agam sepertinya juga ikut menggoda Sari.

Jagung sudah mateng, Devan memberikan jangung untuk istri tercinta.

Sari yang baru melihat keromantisan Devan untuk istrinya, kaget ketika Agam menyodorkan jagung bakar yang sudah matang.
Anonim
Sampai di rumah Devan dan Gauri, Gino menarik tangan Sari untuk di bawa ke taman belakang. Disambut teriakan Gauri menyebut nama Sari.

Ternyata Agam ada, sedang duduk di dekat bakaran jagung. Bersama Devan membakar jagung.

Gauri menarik Sari duduk di dekat bakaran. Menunggu suaminya dan Agam selesai membakar jagung.

Gino menikmati kekesalan Sari yang merasa dibohongi. Sambil merekam diam-diam.
Anonim
Gino ke rumah Sari mau di ajak ke rumah Gauri dan Devan yang akan BBQ an.

Gino punya rencana untuk mendekatkan Sari dan Agam. Sari selalu curhat sama Gino kalau suka Agam.

Gauri pasti senang Sari datang.

Sari menolak diajak Gino - malu kalau ada Agam. Padahal Sari ingin sekali bertemu Gauri.

Gino heran Sari malu sama Agam.

Sari menceritakan kejadian yang memalukan semalam.

Gino tertawa keras sampai Sari kesal. Sudah pernah dibilangin Gino, kalau mabuk jangan sampai mabuk di depan laki-laki yang kau sukai.

Sari akhirnya mau dipaksa ikut Gino yang mengatakan Agam gak ada, lagi sibuk operasi.
Gheya Giyani
babang Agam gmn ini Mae,,,
Anonim
Jadi Sari minum sama teman kantornya sehabis mendengar cerita dari Nino.

Jadi berakhir mabuk, ngoceh fakta dirinya yang menyukai Agam. Lalu konser di depan Agam - menyanyi, lalu ngoceh yang bikin Agam tertawa lebih keras.

Sari benar-benar tak sadar sampai tidur di atas batu.

Cinta Sari terhadap Agam - cinta terpendam.
Sari senang ketika melihat Agam bahagia. Ikut sedih ketika melihat Agam sedih.

Sari diantar Agam pulang ke rumahnya.

Agam merasa terhibur - oleh ulah Sari yang mabuk.
Anonim
Agam dalam perjalanan usai mengunjungi makam Irina - ketemu seorang perempuan yang sedang ngomel sambil menunjuk-nunjuk kucing yang duduk santai.

Agam ketawa melihat adegan itu walau tak tahu perempuan itu bicara apa pada kucing.

Agam menepikan mobil - pintu di buka, suara perempuan itu makin jelas. Baru tahu perempuan itu Sari.

Sari berteriak melengking suaranya sebut nama Agam. Sampai kucing kabur.

Melihat Sari berjalan sempoyongan ke arahnya, Agam tahu Sari mabuk.

Dalam kondisi mabuk, Sari jujur bicaranya di depan Agam. Ada kata-kata yang bikin Agam tertawa kecil.

Sari mendengar dari Nino tentang penyebab kecelakaan keluarga Gauri, Sari jadi sedih. Sari merasa malu dan merasa bersalah.
Anonim
Gauri dalam pelukan Devan mengungkapan perasaannya - senang karena bisa sembuh dan ungkapin semuanya

Gauri resmi ambil alih perusahaan. Gauri merasa masih muda, menyerahkan pada Devan untuk ambil alih.

Rena tak mau jatuh miskin, dia kini berada di ruangan Gauri dan Devan. Memohon untuk dikasihani.

Enak saja - Rena minta Ibnu tidak di penjara, jangan ambil sahamnya. Widiiiih nglunjak ini Rena, maunya saham diberikan dirinya dan mamanya.

Rena diingatkan Devan - masih punya hutang maaf pada istrinya.

Bagi Gauri maafnya Rena terlambat.

Saham itu milik ayah Gauri, jadi sekarang milik Gauri.

Rena di tarik keluar dua bodyguard keluar ruangan.
Anonim
Ibnu Pratama saudara tiri papanya Gauri mengaku pemilik perusahaan orangtua Gauri.

Bukti-bukti kejahatan Ibnu sudah berada di tangan kuasa hukum Gauri - Andra Pradipta. Andra sudah membuat laporan resmi.

Ibnu masih saja menyalahkan Gauri. Menghina Gauri pula.

Setelah semua keluar ruangan, kini tinggal Gauri dan Devan.

Gauri tak kuasa membendung air matanya - menangis.

Betapa sedihnya Gauri ketika melihat video - Ibnu sengaja memotong rem mobil yang akan di kendarai papa, mama, kakak, juga dirinya. Kecelakaan terjadi, Gauri sendiri yang masih hidup.
astr.id_est 🌻
akhirnya selesai juga kisah gauri dan devan 😍😍😍
Vie
ih aku baru baca lagi karena banyak hal... eh kaget pas baca the end.... gak berasa banget udahan aja kak....
RiriChiew🌺
eh udh tamat aja inii , pdahal Agam dan sari belum tuntass kak maeee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!