Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tuduhan
.
.
Prajurit kepercayaan Raja Yan dan juga Piyu datang membawa tabib yang berhasil di tangkap oleh Kaisar Liu Che, kedua tangan tabib itu di ikat dengan rantai besi yang sangat kuat , wajahnya di penuhi dengan lebam .
" berlutut lah " ucap salah satu prajurit Raja Yan mendorong dengan kasar tabib itu kehadapan Raja Yan
Raja Yan wajahnya sangat datar melihat tabib yang kini sudah berlutut di hadapannya itu . Mentri kehakiman melangkah maju dengan wajah yang tidak bisa di tebak .
" siapa yang menyuruhmu melakukan semua nya kepada pangeran Liu Yuning ? " tanya mentri kehakiman itu dengan tatapan datarnya.
tabib itu masih menunduk tapi sudut matanya ia melirik kearah Ratu Diaon Chan yang berdiri tidak jauh dari nya , wanita paruh baya itu menatap nya dengan tanpa ekspresi dengan mata yang masih berkaca-kaca .
" Mentri pertahanan sedang bertanya kepadamu .... Katakan yang sebenernya atau Raja akan memberikan hukuman yang sangat berat kepadamu dan juga keluarga mu " ucap salah satu prajurit Raja Yan dengan nada suara yang sangat tegas
Mei Lian ia tersenyum tipis melihat kearah tabib itu ia sudah nebak apa yang akan terjadi selanjutnya " cara bermain mu sangat lah kuno Ratu Diaon Chan " gumam Mei Lian
dan benar apa yang ada di dalam pikiran Mei Lian Ratu Diaon Chan diam-diam menarik tusuk kondenya dan melangkah kearah tabib itu dengan tatapan tajamnya dan
Jjlleeebbbb
Ratu Diaon Chan menusuk perut tabib itu menggunakan tusuk kondenya dan tentu saja apa yang di lakukan nya saat ini membuat semua orang syok melihat nya .
Raja Yan ia langsung berdiri melihat apa yang sedang di lakukan oleh Ratunya itu , sedangkan Kaisar Liu Che ia ingin melangkah untuk menghampiri mereka tapi Mei Lian menahan nya .
" diam lah disini dan kita lihat drama apa yang akan terjadi selanjutnya " ucap Mei Lian ia menatap Kaisar Liu Che dengan tersenyum smirk .
" aaaarrrrrggggggghhhhh..... dasar kau ... Kau pembunuh kau meracuni putraku .... Aaaarrrrrggggggghhhhh ...." Ratu Diaon Chan berteriak seraya memberikan tusukan kedua di perut tabib itu
dan dengan cepat dua orang prajurit Raja Yan menghentikan Ratu Diaon Chan yang seperti sudah kehilangan akal nya saat ini .
" hentikan Ratu .... Anda tidak boleh seperti ini " ucap salah satu dari prajurit Raja
" lepaskan ... Dia pembunuh dia ingin membunuh putraku .... sebagai seorang ibu aku rela melakukan apapun demi untuk melindungi anak-anak ku .... termasuk membunuh tabib sialan ini " ucap Ratu Diaon Chan matanya memerah menatap tabib yang sudah terbaring tidak berdaya di atas lantai aula istana.
" tenangkan diri anda Ratu .... " ucap prajurit itu lagi
Ratu Diaon Chan ia berdiri dengan napas yang terengah-engah, tangannya di penuhi dengan darah tabib itu , Mei Lian ia kembali tersenyum tipis melihat apa yang sedang di lakukan oleh Ratu Diaon Chan saat ini .
" cukup menarik ... tapi sayang nya kurang sadis " gumam Mei Lian
tabib itu masih belum meninggal ia masih mempunyai sedikit kesadaran dengan tatapan datar nya Kaisar Liu Che melangkah kearah tabib yang terbaring dengan darah yang terus keluar dari perut nya .
Perlahan Kaisar Liu Che ia berjongkok di samping tabib itu " katakan siapa yang menyuruhmu ... " tanya Kaisar Liu Che
wajah Ratu Diaon Chan kembali memucat tapi dengan cepat ia menepis kegugupan nya itu , dengan emosi yang masih menggebu-gebu Ratu Diaon Chan menghampiri Kaisar Liu Che.
" berdiri lah putraku .... Biar ibunda berbicara kepada nya " ucap Ratu Diaon Chan dengan nada suara yang selembut mungkin
Kaisar Liu Che ia mengangkat tangan nya meminta Ratu Diaon Chan untuk diam " katakan siapa yang menyuruh mu . ? " tanya Kaisar Liu Che lagi
dengan tangan yang gemetaran tabib itu perlahan mengangkat tangan nya dan menunjuk kebelakang tubuh Kaisar Liu Che , Ratu Diaon Chan yang menyadari itu segera menggeser tubuhnya nya dengan cepat .
Kaisar Liu Che menoleh melihat kemana tabib itu menunjuk dan ia melihat Piyu yang berdiri di belakang nya dan seketika semua orang melihat kearah pria itu, tentu saja Piyu ia langsung syok ditatap seperti itu .
Kaisar Liu Che ia kembali melihat kearah tabib itu tapi tabib itu sudah meninggal napasnya sudah tidak berhembus lagi .
" Piyu .... Jadi... jadi kau yang melakukan semua ini " ucap Ratu Diaon Chan ia menatap tajam Piyu yang berdiri dengan kaku akibat mendengar tuduhan yang tidak benar itu .
Piyu ia semakin syok mendengar apa yang dikatakan oleh Ratu Diaon Chan kedua tangan nya ia angkat di samping kepalanya " Ampun Ratu hamba tidak pernah melakukan kejahatan seperti apa yang di tuduhkan oleh tabib itu ..... " ucap Piyu
Kaisar Liu Che ia berdiri dan menatap prajurit kepercayaan nya itu dengan tatapan datarnya ia juga tidak percaya dengan tuduhan yang di katakan oleh tabib itu .
" tapi jelas-jelas tabib itu menunjuk dirimu ..... Prajurit bawa pria ini kedalam penjara .... Dia harus mendapatkan hukuman yang sangat berat ...dia sudah mencoba melenyapkan pangeran Liu Yuning dengan cara meracuninya " ucap Ratu Diaon Chan menunjuk Piyu
Raja Yan ia diam tapi tatapan nya sangat tajam , dengan jelas ia juga melihat tabib itu menunjuk kearah Piyu dan setelah nya tabib itu menghembuskan napas terakhir nya .
" tunggu ... sepertinya disini ada yang salah .... " ucap Mei Lian ia melangkah maju dan berdiri di samping Piyu , ia menatap Ratu Diaon Chan dengan tersenyum tipis .
" mohon maaf Raja .... tapi sepertinya disini ada ke salah pahaman .... Apa masuk akal jika Piyu yang tak lain adalah orang kepercayaan Kaisar dan selalu ikut ke medang perang bersama dengan kaisar melakukan pengkhianatan ... Sedangkan dia mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi kerjaan " jelas Mei Lian
" saya setuju dengan pendapat Putri Mei Lian ayah handa .... selama ini Piyu selalu bersamaku dan saya percaya sepenuhnya kepadanya jika bukan dia yang melakukan semua ini , kemungkinan ada seseorang yang sengaja menjadikan nya sebagai kambing hitam " jelas Kaisar Liu Che
" ampun suamiku .... Tapi jelas-jelas tabib itu menunjuk kearah nya dan tidak ada orang lain selain Piyu yang berada di belakang putraku Kaisar Liu Che " ucap Ratu Diaon Chan
Mentri pertahanan menatap kearah Raja Yan " saya sarankan kepada anda Raja untuk sementara waktu ini menahan Piyu demi untuk melanjutkan penyelidikan ini " ucap menteri pertahanan .
Raja Yan ia kembali duduk di kursi kebanggaan nya seraya menghela napasnya dengan kasar " untuk memastikan bukan Piyu yang melakukan semua ini .... sebaiknya untuk sementara waktu Piyu di tahan sampai ada bukti yang menunjukkan jika bukan dia yang melakukan pengkhianatan ini " ucap Raja Yan
Ratu Diaon Chan ia tersenyum tipis mendengar apa yang dikatakan oleh Raja , sedangkan Mei Lian dan juga Kaisar Liu Che ia mengepalkan kedua tangannya nya dengan kuat .
" bukan hamba yang mulia Raja ... Hamba tidak lah berani melakukan pengkhianatan itu hamba sangat setia kepada kaisar Liu Che " ucap Piyu saat dua orang prajurit Raja melangkah kearah nya dan langsung mengikat kedua tangan nya dengan rantai besi .
Mei Lian ia menghela napasnya dengan panjang seraya ia melangkah kearah Piyu " pergi lah .... Dan akan aku pastikan penjahat yang sesungguhnya akan di tangkap dengan cepat " bisik Mei Lian dengan suara yang terdengar sangat datar .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪