NovelToon NovelToon
In Between

In Between

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Cellestinee

Krystal dinikahkan dengan seorang pengacara muda oleh kakeknya sendiri tanpa sepengetahuannya. Ketika pernikahannya sudah sah dan terdaftar secara legal, suaminya datang dan membawanya pergi dari kediaman pamannya. Tidak ada pilihan lain bagi Krystal selain menerima pernikahan ini. Lalu apa jadinya jika sang suami menuntut Krystal untuk memberinya keturunan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestinee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesona

Tok tok tok.

"Klee? Kamu nggak pa pa kan di dalam?" suara Kai manggil-manggil gue dari luar. Sudah satu jam lebih gue berdiam di kamar mandi.

"Bentar" jawab gue asal. Duh! Gimana ini. Gue ga berani keluar. Berbagai macam spekulasi terbesit di pikiran gue. Apa yang akan terjadi setelah gue keluar dari sini? Gue perempuan dan dia laki-laki, kita sama-sama dewasa, cuma berdua dalam satu kamar, dan di kamar ini cuma ada satu ranjang. Sementara, kita sudah sah menjadi suami istri. Aduuhhh... gue ga siap.

Gak, gue ga boleh panik. Oke, let's think, Klee. Gue menarik nafas panjang mencoba menenangkan diri. Apa gue pura-pura pingsan aja? Tapi kalau nanti dia malah ambil kesempatan gimana? Atau mengendap-endap keluar lalu kabur? Hmm, gue ga bawa uang sepeserpun, mau nggelandang di jalan apa. Haduh gue harus gimana..?? Ayo dong Klee, pikir Klee.

Gue masih gelisah mondar mandir di dalam kamar mandi ketika suara Kai terdengar lagi dari luar. "Klee kalau kamu nggak segera keluar aku dobrak pintunya".

Mampus! Dengan perasaan was-was gue buka perlahan pintu kamar mandi. Sebotol parfum Bvlgari Man milik lelaki itu yang gue temuin di kamar mandi tergenggam erat di tangan gue. Attack on the eye! Hanya itu langkah pertama pertahanan diri yang bisa gue pikirkan kalau nanti Kai berbuat macam-macam.

Setelah membuka pintu, gue liat dia, bersandar di tempat tidur dengan satu tangan memegang buku dan tangan lainnya menggerakkan pena. Menyadari kehadiran gue, dia tutup buku itu dan menaruhnya di sebelah nakas. "Kamu kenapa diem di situ? Ga mau tidur?"

"Gue ga mau tidur sama lo!"

"Kenapa?"

"Gak mau ya ga mau"

"Ya udah terserah" Dia pun berbaring membelakangi gue, menyingkap selimut putih itu dan menutup separuh tubuhnya.

Gue pandangi sekeliling, tidak ada sofa, hanya ada kursi kecil di depan meja rias. Setelah meletakkan botol parfum di atasnya, perlahan gue mendekat ke arah pintu. Gue putar handlenya berharap  bisa keluar dan mendapat tempat untuk tidur di ruang lain. Tapi sial. Pintunya terkunci. Dasar brengsek.

Gue berbalik melihat Kai yang masih bergeming pada posisinya. Ego gue terlalu tinggi untuk merangkak ke tempat kosong yang tersedianya di sisinya itu. Akhirnya gue memilih tidur di lantai. Bodo kalau sekujur tubuh gue bakalan sakit-sakitan besok pagi.

Dinginnya lantai langsung menusuk setiap inchi tubuh gue. "Hatchuuu.... hatchu...." gue bener-bener ga bisa nahan buat ga bersin. Walaupun sudah payah mencoba untuk memejamkan mata, tetap saja tidak bisa tertidur.

Gue merasakan pergerakan seseorang yang mendekat. Seketika membuka mata, tubuh gue sudah berada di dalam rengkuhan Kai. Dia mengangkat gue dan menjatuhkan gue ke kasur. Sial! Kenapa parfumnya harus gue tinggalin tadi. Belum sempat gue berteriak memprotes, kedua lengan kekarnya memenjarakan gue, tubuhnya tepat di atas gue, dan wajahnya sangat dekat sehingga deru nafas hangatnya menyapu kulit gue. Gue tercekat. Dia sangat dekat dan menawan. Ya, harus gue akui dia punya pesona yang luar biasa. Pesona yang dapat membuat otak gue berhenti bekerja  hanya karena ditatap sedekat ini. Gue bisa lihat wajahnya dengan jelas. Rambutnya yang masih agak basah menjuntai menutup dahinya, matanya yang hitam kelam menenggelamkan kesadaran gue, dan bibirnya.. ohh, bibirnya yang tebal itu sungguh sangat menggoda. Belum lagi wangi maskulin yang menyeruak dari tubuhnya. Gue benar-benar terhipnotis.

Di tengah keadaan gue yang masih hanyut dalam pesonanya, Kai memecah keheningan dengan berkata, "Jangan tidur di lantai. Aku ga akan ngapa-ngapain kamu malem ini. Jadi tidurlah yang tenang di sini." Kai bangkit dari posisinya, menutup  separuh tubuh gue dengan selimut, kemudian kembali berbaring membelakangi gue. Sementara gue masih mematung dalam posisi yang sama. Sial.

Sadar Klee..!! Lo ga boleh lengah.

1
Anonymous
kai yg merdeka...🤭
Syarah Syafira
Luar biasa
Hank Hank
sad bangetttt
indy
i
indy
b
indy
f
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
seruuu
indy
vv
dalla.dalla
🤣🤣🤣🤣
dalla.dalla
kek merek mobil ya namanya 😂😂
dalla.dalla
😂😂😂😂
Nita Ayu
bagus kak...gak ngebosenin tulisannya
Ani Ani
mampus lo kisrytal, mkn tu krs kepala
Faylan Laurantica
kehamilan simpatik ini mah wkwkw
Faylan Laurantica
hamil kek nya dia Sola nya sensi banget Ama mawar juga suka jail yg tiba² wkwkwk
Faylan Laurantica
Kai Oneng Krystal koplak😂
Efvi Ulyaniek
ini apa sih menganggu bgt lho
Vlink Bataragunadi 👑
idiiiih seenaknya bilang Krystal egois, lah dia punya trauma, ciba aj lu di posisinya dia, menyaksikan sendiri kematian ortu lu, gara2 seseorang, eh org yg nyebabin ortu lu meninggal skrg malah jd suami lu
Vlink Bataragunadi 👑
ya ampuuuun Kleeee, dosa apa luu bisa ketiban sial nyaksiin mereka bercinta wkwkwk
Vlink Bataragunadi 👑
ih keren bgt sih kata2nya Chelsea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!