NovelToon NovelToon
Salah Nikah

Salah Nikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:389.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Novi wu

Di balik suami yang posesif, menyimpan sebuah rahasia besar!

Alan akan selalu melempar benda-benda yang terdekat dengannya ketika ia kecewa dengan Nesa, ia memang tidak pernah memukul istrinya—pria itu akan menumpahkan kekesalannya pada barang-barang di rumahnya.

Nesa sebenarnya tidak tahan lagi, tapi hanya demi Ribi—putri semata wayangnya dirinya bersabar menghadapi perangai buruk suaminya yang tempra mental. Tapi bencana itu datang, saat Nesa mengetahui jika sang suami tidur dengan wanita lain hanya satu kalimat yang terucap.


"Mari kita cerai!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi wu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 3

Bagian 3

Selesai sudah Ribi berbelanja jajanan yang ia suka, dengan lucu dan polosnya ia berlari hingga tidak tahu ada batu cukup besar menghalangi langkahnya dan membuatnya terpelanting dan jatuh, lutut gadis kecil itu lecet dan mengeluarkan darah, karena perih Ribi menangis luar biasa kencang membuat Nesa kebingungan. Ia menggendong sang putri dan menyambar platik putih berisi jajanan yang tadi Ribi beli.

"Ibu obati di rumah ya, Nak. Ribi diem, cup ... cup ...." ucapnya menenangkan sang putri. Ia cepat-cepat menaruh putrinya di belakang, lalu menyalakan motor agar segera sampai ke rumah.

Sesampainya di rumah, benar saja. Ribi masih tetap menangis dengan kencang karena luka yang ia rasakan di lututnya. Nesa menggendong sang putri untuk masuk ke dalam rumah. Dan meletakkan tubuh mungil itu di kursi tamu, ia berlari ke dalam kamar guna mengambil kotak P3K. Dengan cepat Nesa mengobati luka putrinya agar ia tenang dan tidak menangis lagi. Setelah Ribi lelah dengan tangisannya gadis kecil dengan rambut di kepang dua itu tampak terlelap tidur dengan—masih memakai seragam. Kini Nesa membopong tubuh kecil itu yang hanya seberat lima belas kilogram masuk ke dalam kamarnya dan membiarkannya istirahat.

Tiba-tiba ponselnya berdering mengagetkan Nesa yang masih sedikit panik. Nama suaminya terpampang jelas di layar ponsel Nesa, cepat-cepat ia menggeser layar ponselnya dan menjawab panggilan itu.

"Halo ...."

"Lama banget sih, angkatnya? Kamu ngapain aja?!" ujar Alan dengan mendengus kesal.

"A–aku lagi ngurus Ribi, Mas. Barusan dia jatuh," jelas Nesa terbata.

"Jatuh? Kok bisa?! Mata kamu kemana? Jaga anak satu aja nggak becus kamu!" ucap Alan setengah membentak.

"Maaf, Mas."

"Jangan minta maaf ke aku! Minta maaf ke Ribi sana!" Alan menutup panggilannya.

Seketika Nesa bersandar di dinding, saat mendengar kata-kata Alan yang memang tidak pernah lembut kepadanya.Ia bisa lima sampai sepuluh kali telepon dalam sehari hanya untuk memastikan apakah Nesa berada di rumah atau tidak. Batin Nesa memang tersiksa, tapi ia mencoba kuat saat ia menatap kembali anaknya yang masih butuh sosok seorang ayah.

*** 

Sore harinya saat Alan pulang dari kantor, mendengar deru suara motor ayahnya. Ribi langsung berhambur keluar dan langsung meminta gendong kepada ayahnya.

"Ayah ...."

Alan menangkap tubuh putrinya dan langsung membopongnya.

"Ah ... putri Ana sudah besar, berat nih," keluhnya pada putri semata wayangnya.

"Loh ... kok Ana! Ribi tu Ratu Elsa!" hardik Ribi dengan mulut manyunnya.

"Loh ... udah ganti lagi, ya?" tanya Alan lembut, lalu mengecup pipi sang putri, dan menurunkannya. Ia menyerahkan tas yang ia bawa kepada sang istri.

"Nanti aku mau pergi main ke rumah teman!" pungkasnya, tanpa menatap istrinya yang sedang mencium tangannya.

Nesa hanya terdiam dan memeluk tas hitam milik Alan, kemudian masuk untuk membuatkan kopi. Kali ini ia harus hati-hati karena takut jika lemparan gelas yang seperti tadi pagi Alan lakukan akan dilihat oleh Ribi.

Alan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, dan meninggalkan begitu saja ponselnya di atas meja makan.

Saat Alan sedang mandi, ponselnya menyala. Ia sekilas melihat pesan dari teman Alan yang bernama Hendra, ia juga teman sekantor suaminya dan sesama anggota club motor gede. Jadi Nesa pikir mungkin mereka akan kumpul untuk membicarakan tentang touring. Tapi ada yang aneh dengan isi pesan.

(Lan, aku tunggu di hotel Indah Alam, ya)

Nesa sedikit mengerutkan kening, kenapa pertemuannya di hotel? Biasanya di basecame mereka. Tapi Nesa belum berpikir macam-macam. Ia tetap positiv thinking. Tiba-tiba Alan keluar, membuat Nesa hampir terjingkat kaget, lelaki itu menyambar ponselnya dan menatap melotot ke arah istrinya.

"Kenapa kamu lihat-lihat?!" tanyanya dengan nada ketus.

Nesa hanya menggelengkan kepala, lalu menyajikan kopi yang ia buat tadi untuk suaminya. Saat Alan menyeruput kopi hitam itu, tiba-tiba ia berdesis pelan, "Kopi apa ini? Lebih enak buatan warung dari pada buatan tanganmu yang nggak becus itu!" Alan meletakkan kopi itu dengan begitu kasar. Membuat kedua kaki Nesa lemas, ketika ia dibandingkan dengan mbak-mbak penjual kopi warung.

Bersambung

1
kalea rizuky
kok g lanjut
kalea rizuky
keluarga nendra baik semua
kalea rizuky
Nessa bloon booddoh inget anak km mau anak mu kena HIV oh bloon
kalea rizuky
blooon cak
Muhammad Afif
tulis tu jangan lame lame
IG __NoviWu: maaf bapak, penulisnya memang hiatus. Sedikit tidak tahu diri memang 🙏
total 1 replies
Widi Widurai
bersyukur aja cepet ketauan. dan slama itu alan ga mau jamah. bisa bisa kamu ketularan dia. ikut apes iy
Adiba Shakila Atmarini
lnjut up..
🌻Ruby Kejora
Karyanya luar biasa kak
Eswida Primaningrum
,
Eswida Primaningrum
,
Red Velvet
Kalau Nendra mau ikutin Nessa dan keluarganya Nendra ikhlas ya gak papa Nes meski awalnya gak seiman.
Red Velvet
Pelan2 aja Nendra, pepet aja terus si Nessa dan keluarganya. Dgn ctt "seiman" biasanya org tua langsung merestui dan Nessa gak akan bisa berkutik lagi karena restu sdh ditangan😁😁😁
Red Velvet
Adnan kalau memang suka sama Nessa ya harus diyakinkan dlu mamanya itu mau menerima Nessa. Karena sulit membina rumah tangga tp mertua gak suka sama kita, yg suka aja biasanya ada konflik apalagi yg gak suka begini bisa2 tekanan batin Nessa nikah sama Kau🤨
Red Velvet
akhirnya dilanjut lagi... jd penasaran dgn siapakah nanti Nessa akan berlabuh🤔
Erbanana
Nesa ingat kamu dan Nendra beda keyakinan.
Red Velvet: sulit memang jika keyakinan yg jd penghalang. Semoga saja kisah ini gak akan terlalu rumit, kasian Nessa🥺
total 1 replies
Yunia Afida
Alhamdulillah up lagi, semangat terus💪💪💪💪💪,
arandita olivia
di tunggu kelanjutannya kak... semangat bagus bget ceritanya
Deriana Satali
Kirain crtnya berakhir tnp ujung tp ternyata di sambung lg semangat upnya thor
Sunariyah Sunariyah
ceritanya bagus bgt
suka bgt
mudah2 Han author nya GX lama2 up ny
Fitriyah Fino
semangat up kakak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!