NovelToon NovelToon
Mitsuki Di Dunia MHA (My Hero Academia)

Mitsuki Di Dunia MHA (My Hero Academia)

Status: sedang berlangsung
Genre:Murid Genius / Naruto / Dunia Lain / Persahabatan
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: I am Bot

Mitsuki mengerjapkan matanya yang berwarna kuning keemasan, menatap gumpalan awan yang bergeser lambat di atas gedung-gedung beton yang menjulang tinggi. Hal pertama yang ia sadari bukanah rasa sakit, melainkan keheningan Chakra. Di tempat ini, udara terasa kosong. Tidak ada getaran energi alam yang familiar, tidak ada jejak Chakra dari Boruto atau Sarada.

A/N : karena ini fanfic yang ku simpen sebelumnya, dan plotnya akan sama dan ada sedikit perubahaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I am Bot, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gravitasi Seepuluh Juta

Keheningan yang mencekam menyelimuti stadion setelah Present Mic mengumumkan perolehan poin untuk lomba kedua: Cavalry Battle (Pertempuran Kavaleri). Peraturan poin yang berlipat ganda berdasarkan peringkat sebelumnya membuat Izuku Midoriya, sang juara pertama, memiliki nilai fantastis sebesar sepuluh juta poin.

Detik itu juga, suasana berubah. Ribuan pasang mata di lapangan yang tadinya adalah teman sekelas dan rekan seperjuangan kini menatap Izuku seolah ia adalah seekor mangsa yang sangat lezat.

Izuku gemetar hebat, keringat dingin mengucur di pelipisnya. Ia menoleh ke kiri dan ke kanan, namun hampir semua orang memalingkan muka, tidak ingin bergabung dengan tim yang akan menjadi target seluruh peserta.

"Sepuluh juta..." gumam Mitsuki, berdiri di samping Izuku dengan ekspresi tenang yang kontras. "Dalam dunia ninja, ini disebut Bounty (Imbalan). Kepalamu sekarang adalah yang paling berharga di pulau ini, Izuku."

"M-Mitsuki-kun! Apa yang harus aku lakukan?" tanya Izuku panik.

"Sederhana," Mitsuki tersenyum tipis, matanya kuning keemasannya berkilat. "Kita hanya perlu memastikan tidak ada seorang pun yang cukup dekat untuk menyentuh ikat kepalamu. Aku akan menjadi fondasimu."

Pembentukan Tim: Fondasi Bayangan

Ochaco Uraraka segera bergabung karena kesetiaannya pada Izuku. Namun, mereka butuh satu orang lagi. Tiba-tiba, seorang gadis dari Departemen Pendukung dengan kacamata mekanik dan berbagai penemuan aneh di tubuhnya, Mei Hatsume, menawarkan diri untuk bergabung demi memamerkan "bayi-bayinya" (penemuannya).

Formasi Tim Midoriya:

Rider (Penunggang): Izuku Midoriya (Pemegang 10 juta poin).

Front (Depan): Mitsuki (Pusat kendali dan pertahanan utama).

Left (Kiri): Ochaco Uraraka (Mobilitas dan pengurangan beban berat).

Right (Kanan): Mei Hatsume (Penyedia peralatan taktis).

"Rencana kita bukan menyerang," ucap Mitsuki saat mereka memasang ikat kepala. "Rencana kita adalah menghilang. Izuku, gunakan Sensory Perception yang aku ajarkan. Jangan lihat musuh dengan matamu, rasakan niat mereka."

Pertempuran Dimulai: Tarian di Tengah Badai

"START!!!" teriak Present Mic.

Tanpa menunggu instruksi kedua, hampir seluruh tim di lapangan melesat menuju Tim Midoriya. Serangan datang dari segala arah.

"Sisi kanan, Izuku!" perintah Mitsuki.

Mitsuki tidak hanya berlari; ia menggunakan Chakra di telapak kakinya untuk mencengkeram tanah, memungkinkan tim mereka melakukan manuver belokan tajam yang tidak mungkin dilakukan manusia biasa tanpa terjatuh. Saat Tim Hagakure mencoba menyergap dari bawah, Mitsuki memanjangkan lengannya secara elastis, mencengkeram tiang lampu di pinggir lapangan dan menarik seluruh tim mereka menjauh dari kerumunan dalam sekejap.

"Luar biasa!" teriak Uraraka. "Rasanya seperti terbang!"

"Itu hanya penggunaan momentum," jawab Mitsuki datar.

Mendekati menit-menit terakhir, jalan mereka terhenti. Shoto Todoroki, dengan tim yang terdiri dari Iida, Yaoyorozu, dan Kaminari, telah memojokkan mereka di sudut lapangan.

"Midoriya," ucap Todoroki, suaranya sedingin es yang mulai merambat di kakinya. "Aku akan mengambil sepuluh juta itu sekarang."

"Todoroki-kun..." Izuku memasang kuda-kuda.

Tiba-tiba, Iida menggunakan teknik rahasianya, Recipro Burst. Dalam kecepatan yang melampaui penglihatan manusia, Tim Todoroki melesat maju. Tangan Todoroki hanya berjarak beberapa sentimeter dari ikat kepala Izuku.

"Izuku, sekarang!" seru Mitsuki.

Mitsuki tidak menggunakan kekuatannya untuk menyerang Todoroki. Sebaliknya, ia melakukan sesuatu yang tak terduga. Ia melepaskan sedikit Chakra elemen angin dari telapak kakinya ke arah tanah, menciptakan bantalan udara instan yang mengangkat seluruh tim mereka beberapa inci ke atas. Di saat yang sama, Uraraka mengaktifkan Zero Gravity.

Tim Midoriya melayang tepat di atas Tim Todoroki yang melesat cepat. Tangan Todoroki hanya menangkap udara kosong.

"Apa?!" Iida terkejut karena targetnya tiba-tiba menghilang ke atas.

Namun, pertempuran belum berakhir. Bakugo tiba-tiba meluncur dari udara menggunakan ledakannya, wajahnya terlihat sangat mengerikan seperti setan. "DEKUUUU! BERIKAN ITU PADAKU!"

Mitsuki bereaksi dengan insting predatornya. Ia melepaskan ikatannya sebagai "kaki" sejenak, memanjangkan tubuhnya ke atas untuk memblokir jalan Bakugo di udara.

Plak!

Mitsuki menangkap pergelangan tangan Bakugo. "Kau terlalu berisik, Bakugo-kun. Kau mengganggu konsentrasi Matahariku."

Mitsuki memutar tubuh Bakugo di udara dan melemparkannya kembali ke arah timnya sendiri. Detik berikutnya, peluit panjang berbunyi.

"TIME UP!!!"

Izuku menyentuh kepalanya. Ikat kepala sepuluh juta itu masih di sana. Ia jatuh terduduk, menangis karena lega yang luar biasa. Mitsuki mendarat di sampingnya, sedikit mengatur napasnya. Penggunaan energi alam di depan ribuan orang tanpa terlihat mencolok ternyata cukup menguras fokusnya.

Di ruang pengawas, Aizawa menatap rekaman gerak lambat saat Mitsuki mengangkat timnya dengan tekanan angin.

"Nezu," panggil Aizawa pelan. "Lihat gerakan kaki Mitsuki. Dia tidak memicu Quirk-nya di bagian tangan, tapi tekanan udaranya muncul dari telapak kakinya. Dan dia melakukan itu sambil tetap menjaga keseimbangan tiga orang di atasnya."

"Benar-benar kontrol yang menakutkan," jawab Nezu sambil menyesap tehnya. "Tapi yang lebih menarik adalah... dia seolah-olah tahu ke mana Iida akan melesat sebelum Iida sendiri mengaktifkan mesinnya."

Sementara itu, di lorong stadion yang sepi, Shoto Todoroki berdiri mematung. Ia menatap tangannya yang tadi hampir menyentuh Izuku. Di pergelangan tangannya, ada bekas memar kecil berbentuk sidik jari yang sangat dingin.

Kapan dia menyentuhku? pikir Todoroki. Ia sadar, saat mereka melayang tadi, Mitsuki sempat menyentuh titik nadi di pergelangan tangannya, menghentikan aliran darahnya selama sepersekian detik sehingga tangannya mati rasa dan gagal menarik ikat kepala itu.

"Mitsuki..." desis Todoroki. "Siapa kau sebenarnya?"

1
N—LUVV
setiap penjelasan penuh dengan hal hal ilmiah atau berhubungan dengan bidang perhitungan
N—LUVV
cerita Mitsuki yang berkeliling ke semesta anime !! bukan dunia my hero academia
N—LUVV: semangat kak..
total 3 replies
Lyonetta
udh di revisi juga cuxmay lah
Lyonetta
diupdateny lama bgt si (alan)
Lyonetta
sedang revisi/Frown//Frown/, bab 57 akan ada penjelasan
(⁠ノ⁠◕⁠ヮ⁠◕⁠)⁠ノ⁠*⁠.⁠✧
extra chapternya Thor gw mau liat reaksi Orochimaru sama masa depan mereka seperti apa !!
(⁠ノ⁠◕⁠ヮ⁠◕⁠)⁠ノ⁠*⁠.⁠✧
aku like kok
Derai
mitsuki sepertinya terlalu op untuk dunia bnha 😅
Lyonetta: yupp, mangkanya aku masukin mitsuki/Casual//Casual/
total 1 replies
Derai
Oooh, kayaknya seru. Biasanya aku ngehindarin baca fanfic indo krn entah mengapa cringe. Tapi ini kayaknya enggak deh.
Udah gitu nggak ada typo yang mendistraksi. Kereen
Lyonetta: aku juga pas nulis agak krinj juga sih soalnya mitsuki tipikal filosofi nyeleneh untuk sifatnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!