NovelToon NovelToon
Perjodohan Bumi Dan Bulan

Perjodohan Bumi Dan Bulan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elvani Rosita Dewi

Bumi dan Bulan bukanlah sebuah nama planet dan satelit dalam tata surya melainkan nama seorang pria dan wanita yang saling membenci tapi dipersatukan dalam ikatan pernikahan. Perjodohan mereka telah direncanakan sejak mereka kecil oleh kedua orang tua mereka. Bagaimana kisah selanjutnya? Selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvani Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar buruk untuk Bulan

Tiba disebuah rumah makan Reno turun dari mobil bersamaan dengan Bulan. Mereka mencari tempat duduk kosong karena kebetulan tempat itu sangat ramai pada jam makan siang. Reno memegang tangan Bulan untuk pertama kalinya dan menariknya menuju meja makan yang ada disudut ruangan itu. Reno menarik kursi dan mempersilahkan Bulan duduk terlebih dahulu dan setelah Bulan duduk barulah Reno ikut duduk saling berhadapan dengannya.

"Silahkan duduk nona muda." Ucap Reno sambil tersenyum.

Ya ampun apa dia seromantis ini kepada orang lain juga..? Semoga saja dia masih jomblo.

"Terima kasih pak."

"Reno." Ucap Reno kembali mengingatkan Bulan untuk tidak memanggil namanya.

"Maaf, aku belum terbiasa." Jawab Bulan malu.

"Mau pesan makanan apa?"

"Aku mau lihat daftar menunya dulu pak, Reno maksudku." Ucap Bulan dan mengambil daftar menu makanan yang ada diatas meja. Tapi Bulan tidak konsentrasi kerena sejak tadi Reno terus menatap matanya.

"Yang ini saja pak, nasi goreng dan jus sirsak." Ucap Bulan.

"Hanya itu?"

"Iya pak."

"Berikan aku 2 porsi nasi goreng dan dua gelas jus sirsak." Ucap Reno kepada pelayan yang sedang berdiri disamping mereka.

"Kamu memesan makanan yang sama sepertiku?" Ucap Bulan.

"Apa yang kamu sukai maka aku akan menyukainya juga." Ucap Reno dan tanpa terasa tangan Bulan sudah dipegang oleh Reno.

"Bulan.?" Panggil Reno dengan lembut dan terdengar sangat syahdu ditelinga Bulan.

"Iya Ren.?" Jawab Bulan sambil tersenyum manis menunggu kelanjutannya.

"Bulan, Handphonemu berdering."

"Ha..? Oh iya." Bulan kembali salah tingkah didepan Reno.

Bulan berjalan sedikit menjauh dari Reno.

"Halo ma." Ucap Bulan dipanggilan telponnya.

"Kamu pulangnya agak cepat yah, karena pertunangan kalian akan dilangsungkan nanti malam."

"Kok kesannya terburu-buru ma, bukannya nanti 2 minggu lagi acara pertunangannya?"

"Lebih cepatkan lebih baik. Tanggal 20 Januari adalah tanggal yang baik untuk melangsungkan pernikahan kalian."

"Ma.. itukan minggu depan? katanya pernikahannya bulan depan?" Bulan langsung terlihat lesu mendengar kabar dari mamanya.

"Pokoknya cepat pulang..! Kita akan membicarakan dirumah acara pertunangan kalian akan yang dilangsungkan malam ini..!"

"Ma? Aku mau memilih calonku sesuai dengan keinginanku. Bukan pernikahan seperti ini yang aku inginkan."

Tut..tut..tut.. mamanya langsung memutuskan panggilan telponnya.

Rasa-rasanya Bulan ingin berteriak ditempat itu dan mengeluarkan semua rasa kecewanya kepada orang tuanya.

"Are you okay?" Reno berdiri disampingnya sambil melingkarkan tangannya dipinggang Bulan.

"Yes i'm Okey." Jawab Bulan dan kembali berjalan ditempat duduknya.

Makanan sudah berada diatas meja tapi Bulan tidak kelihatan berselera padahal tadi dia sangat bahagia tapi sekarang dadanya terasa panas menahan amarah.

"Bulan, kamu sakit?" Reno meletakkan punggung tangannya dijidat Bulan memastikan suhu tubuhnya meningkat atau tidak.

"Aku baik-baik saja. Ayo makan." Bulan berusaha tersenyum kembali sambil menyantap makanan yang sudah terasa tawar baginya.

"Kamu tidak suka jalan denganku?" Ucap Reno karena melihat wajah Bulan yang tidak bersemangat sejak menerima telpon tadi."

"Oh tidak pak, aku menyukainya bahkan sejak lama aku menantikan kesempatan bisa jalan bersama anda."

Oh astaga apa yang telah aku ucapkan? bodoh bodoh kenapa kamu begitu polos Bulan.

"Hehehe kamu lucu juga yah, lain kali aku boleh jalan bersamamu lagi? Nge date ditempat yang lebih romantis sepertinya lebih bagus."

"Nge date pak?"

Aku tidak yakin dengan hal itu Reno. Andai kamu lebih awal datang kerumah orang tuaku pasti aku akan bahagia karena akan menikah denganmu.

"Oh ya nge date, maukan?" Ucap Reno.

"Iya pak, mau." Bulan menjawab sambil menelan salivahnya bahkan dia belum tahu nasibnya seperti apa selanjutnya.

1
kalea rizuky
gimna rasanya bumi orang yg qm cinta ma orang lain kapok deh lu
kalea rizuky
entah g trima q bulan baik virgin dpet bumi bekasi jalang
™•~•zira Kanaya°•°
🤮 weelkk jijik aku ternyata teu celup gratis 🤢🤢
Thata Ojob'e Allyy'exsogo
masih pemula ya bulan🤣🤣🤣
Thata Ojob'e Allyy'exsogo
cerita mulai memanas
seru kayaknya🥰
Thata Ojob'e Allyy'exsogo
menarik ceritanya, semoga tidak membosankan🥰
Thata Ojob'e Allyy'exsogo
dan itu bikin aku penasaran🤭🤣🤣🤣
Thata Ojob'e Allyy'exsogo
semoga menarik buat ku baca ya thor,
Anonymous
cerita nya Bagus
dina_naibaho18
bagaikan bulan dan bumi aku dan engkau selamanya takkan pernah bisa terpisahkan walau banyak cara ide kalian berdua.😃😃😃
asekkk udah berubah judul lagu kita🙆🙆
Elisabeth Heppy S
para bucin akut
Elisabeth Heppy S
cinta ini membunuhku🤣🤣🤣
Erni Fitriana
nyimak
Devina Areta
merinding disco maszeeehh...
Devina Areta
ntar juga dibuat bucin kalian tuh..
iya kan thoorrt...
Devina Areta
wkwkwkwkwkwk
Arya Al-Qomari@AJK
gk dihina bumi, dirimu juga sudah HINA
Arya Al-Qomari@AJK
q kok jadi emosi sama bumi & orang tuanya bulan.
Adelia
.
Adelia
u
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!