NovelToon NovelToon
Mahkota Duri Dinasti Yang Terluka

Mahkota Duri Dinasti Yang Terluka

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Pelakor / CEO / Hamil di luar nikah / Dark Romance / Balas Dendam
Popularitas:67
Nilai: 5
Nama Author: JulinMeow20

"Di dunia yang dibangun di atas emas dan darah, cinta adalah kelemahan yang mematikan."
Kenzo Matsuda adalah kesempurnaan yang dingin—seorang diktator korporat yang tidak mengenal ampun. Namun, satu malam penuh kegilaan di bawah pengaruh alkohol dan bayang-bayang masa lalu mengubah segalanya. Ia melakukan dosa tak termaafkan kepada Hana Sato, putri dari wanita yang pernah menghancurkan hatinya.
Hana, yang selama ini hidup dalam kehampaan emosi keluarga Aishi, kini membawa pewaris takhta Matsuda di rahimnya. Ia terjebak dalam sangkar emas milik pria yang paling ia benci. Namun, saat dinasti lama mencoba meruntuhkan mereka, Hana menyadari bahwa ia bukan sekadar tawanan. Ia adalah pemangsa yang sedang menunggu waktu untuk merebut mahkota.
Antara dendam yang membara dan hasrat yang terlarang, mampukah mereka bersatu demi bayi yang akan mengguncang dunia? Ataukah mahkota duri ini akan menghancurkan mereka sebelum fajar dinasti baru menyingsing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JulinMeow20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: PERMAINAN KUCING DAN TIKUS DI KEDALAMAN

Di mata Kenzo dan Hana, Renji adalah mahakarya. Ia adalah putra yang patuh, yang setiap malam membungkuk hormat sebelum tidur dan menunjukkan rasa sayang yang tulus—meski dalam bentuk yang kaku dan mekanis. Renji sangat menyayangi orang tuanya; ia melihat mereka sebagai arsitek dunia, dewa yang harus ia lindungi kenyamanannya. Justru karena kasih sayang itulah, Renji memutuskan untuk "membereskan" sisa-sisa kotoran seperti Miyu tanpa membebani pikiran Kenzo dan Hana.

Bagi Renji, membiarkan ayahnya terus mengotori tangan dengan menyiksa Miyu adalah ketidakefisienan. Ia ingin orang tuanya tetap berada di puncak kemuliaan, sementara ia—sang pewaris—menjadi algojo yang bekerja di balik bayangan paling gelap.

Di fasilitas Deep Sea Prison, sel isolasi Miyu adalah sebuah sangkar kaca dan baja yang tergantung di tengah tekanan air laut yang menghimpit. Miyu, yang sudah hancur secara mental, meringkuk di sudut sel yang gelap. Tiba-tiba, lampu indikator di atas pintunya berkedip hijau. Suara mekanisme hidrolik mulai meraung, dan sangkarnya perlahan-lahan ditarik naik menuju permukaan.

"Sistem... gagal?" bisik Miyu parau. Sebuah layar di dalam sel menyala, menampilkan kode akses yang teretas. Sebuah pesan teks muncul: 'Aku akan membawamu keluar. Kenzo tidak boleh tahu.'

Miyu merasakan secercah harapan yang menyakitkan. Ia mengira ada faksi pemberontak yang berhasil menyusup, atau mungkin—dalam delusinya—Renji memiliki sedikit rasa kemanusiaan yang tersembunyi. Saat sangkar itu mencapai platform observasi rahasia yang tersembunyi dari pantauan sistem utama Kenzo, pintu sel terbuka.

Miyu merangkak keluar, kakinya lemas. Di depan sana, berdiri sosok kecil Renji yang membelakangi cahaya. "Renji... kau membantuku?" tanya Miyu dengan tangis yang pecah.

Renji berbalik, memegang sebuah tablet kontrol. Wajahnya yang tenang tampak hampir suci di bawah lampu remang. "Aku tidak bisa melihat Ayah menjadi monster karena kau, kakak Miyu," kata Renji dengan suara lembut yang menenangkan. "Ayo, lewat jalur evakuasi ini."

Miyu tertatih mengikuti Renji menuju sebuah kapsul penyelamat. Namun, tepat saat Miyu melangkah masuk, Renji berhenti di ambang pintu. Senyumnya tidak berubah—tetap sopan dan manis—namun matanya tetap sedingin es.

"Kau tahu, kakak? Harapan adalah katalisator terbaik untuk rasa sakit," bisik Renji.

Secara tiba-tiba, tangan mekanik dari dalam kapsul mencengkeram bahu Miyu, menyuntikkan cairan yang membuat seluruh ototnya kaku namun saraf sensoriknya menjadi seratus kali lebih sensitif. Renji tidak melepaskan kapsul itu ke permukaan. Ia justru menekan tombol "Manual Override" yang mengunci kapsul tersebut di ruang antara, di mana tekanan udara mulai dimainkan secara ekstrem.

"Ayah dan Ibu sudah cukup menghukummu secara fisik," kata Renji sambil duduk di kursi lipat di depan kapsul, seolah sedang menonton pertunjukan edukasi. "Tapi aku ingin mempelajari batas ketahanan psikis manusia saat mereka dikhianati oleh harapan yang mereka ciptakan sendiri."

Selama berjam-jam, Renji melakukan eksperimen kejam. Ia menyalakan oksigen hingga batas maksimal, lalu menariknya kembali hingga Miyu hampir mati lemas, hanya untuk memberinya udara lagi di detik terakhir. Ia memutar rekaman suara palsu tentang Hana dan Kenzo yang sedang tertawa merayakan kematian Miyu, lalu menggantinya dengan keheningan yang memekakkan telinga.

Renji melakukan semua ini dengan sangat rapi. Ia telah menghapus log aktivitas di Matsuda-Sato Deep Sea Operations sehingga Kenzo hanya melihat laporan bahwa "Subjek Miyu dalam kondisi koma stabil."

"Kenapa... kau melakukan ini?" rintih Miyu dari balik kaca kapsul.

"Karena aku menyayangi orang tuaku," jawab Renji sambil merapikan jas kecilnya. "Dan aku tidak ingin mereka terganggu oleh kebisinganmu. Kau akan tetap di sini, dalam siklus harapan dan kehancuran yang tidak pernah berakhir, sampai otakmu benar-benar mencair. Ini adalah hadiah rahasiaku untuk kedamaian mereka."

Malam itu, Renji kembali ke menara utama tepat waktu untuk makan malam keluarga. Ia mencium pipi Hana dan memeluk Kenzo dengan hangat. "Bagaimana harimu di akademi, Sayang?" tanya Hana lembut.

"Sangat menyenangkan, Ibu," jawab Renji dengan senyum tulus yang membuat siapa pun tidak akan percaya bahwa beberapa jam lalu, ia baru saja merobek sisa-sisa kewarasan seorang wanita di dasar laut. "Aku belajar banyak tentang cara menjaga sesuatu agar tetap abadi."

BERSAMBUNG...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!