NovelToon NovelToon
Bagaimana Dengan Ku?

Bagaimana Dengan Ku?

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:321.7k
Nilai: 5
Nama Author: Shan_Neen

⚠️Ngapak Alert⚠️
Novel ini terdapat beberapa part percakapan bahasa derah, terlebih di part-part awal🙏jadi mohon bersabar bacanya ya😊kalau pusing, bagian itu silakan di skip aja👉

💐selamat membaca💐

Ayu Anindita, seorang gadis desa, yatim piatu, yang dibesarkan oleh sang Nenek. Mencoba mandiri demi bertahan hidup hingga rela kehilangan masa kecil dan remajanya. Hingga suatu hari, Ayu memutuskan merantau ke kota demi sang Nenek. Namun sayang, Ayu justru kehilangan saat-saat terakhirnya bersama neneknya.

"Kamu harus bahagia, Yu!" pesan Nenek.

"Selamat jalan, Mbah! Tenang di sana ya. Ayu di sini akan baik-baik saja," batin Yudi.

"Aku janji akan selalu melindungimu. Walaupun, kita sama-sama tahu, tidak ada cinta di antar kita," ucap Elang.

Akankah Ayu bahagia? Siapakah yang akan mewujudkan permintaan Nenek?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shan_Neen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesan

Tak berselang lama, Ayu sudah kembali dari kamar Caca. Nenek Hera sengaja membelikan gaun sederhana yang pas untuk pakai.

Gaun dengan lengan sepundak, panjang selutut, dengan warna peach segar. Serta tambahan hiasan bordiran bunga di bagian pinggang ke bawah, dan dipadukan dengan sepatu dengan warna senada.

Rambut hitam dan panjangnya, dia ikat satu keatas, dengan poni se alis, menambah kesan segar dan pas dengan usia Ayu.

“Nek, maaf tadi Mbok Yem ngambilinnya yang ini,” Kata Ayu yang merasa risi dengan penampilannya.

“Nggak papa, cantik kok!” Kata Nenek Hera sambil menggandeng Ayu.

“Cucu Nenek nggak marah bajunya aku pakai?” tanya Ayu, yang memang tidak tau kalau gaun itu memang untuk dia.

“Mggak kok, lagian baju dia udah banyak,” Kata Nenek Hera.

Mereka pun sampai diruang tengah, dengan sofa santai dan TV flat besar di depannya.

Tak berapa lama, Clara pun bergabung dengan Ayu dan nenek Hera.

“Adek belum dateng, Nek?” tanya Clara sesampainya di ruang tengah.

Dia duduk tepat di sofa samping Ayu yang menghadap ke arah ruang tamu.

Ayu duduk diapit nenek Hera dan juga Clara, menghadap ke TV yang terpasang di dinding ruang tengah itu.

“Belum, Ra. Oh...iya, kenalin ini Ayu.” Kata Nenek Hera memberi kode agar Clara menyapa Ayu.

“Oh...hai! Aku Clara. Cucu sulung Nenek Hera!” Kata Clara mengulurkan tangannya.

“Saya Ayu, Non!” Jawab Ayu canggung sambil menyalami Clara.

“Kok Non sih?” kata Nenek Hera.

“Eh...trus manggilnya siapa, Nek?” tanya Ayu yang masih bingung.

“Kamu kalo Nenek nggak salah lihat, seumuran sama cucu bungsu Nenek. Jadi kenapa nggak panggil kakak atau mbak?” kata Nenek Hera.

“m....mbak aja boleh kepada Clara?” tanya Ayu yang masih canggung.

“Iya nggak papa kok!” Kata Clara.

“Ayu ini yang udah masak makan malam kita hari ini, lho!” Kata Nenek Hera.

“Oh...pinter masak ya kamu!” Tanya Clara sambil memencet tombol On di remot TV.

“I...iya mbak, sudah jadi pekerjaan saya,” Jawab Ayu dengan cengiran yang kaku.

“Ra, Nenek mau panasin makanan dulu ya. Kayanya bentar lagi adek mu sampe,” Kata Nenek Hera.

“Oke, Nek!” Kata Clara.

“Biar Ayu aja, Nek!” Tawar Ayu.

“Nggak usah, Cuma manasin kok. Kamu santai dulu aja disini, ditemenin Clara, Ya!” Kata Nenek Hera.

Ayu hanya bisa pasrah dengan kecanggungan yang ada diantara dirinya dan Clara.

“Kamu kenal Nenek dimana?” tanya Clara yang sesekali mengalihkan pandangannya kearah monitor TV.

“Waktu itu Nenek ada di taman deket tempat kerja saya. Dan pas itu, Nenek sedang kerepotan membawa belanjaan.” Jawab Ayu

“Emangnya kamu kerja dimana?” tanya Clara

"Di apartemen green field," jawab Ayu.

“Apartemen? Sebagai apa memangnya?” tanya Clara

“Sa...saya asisten rumah tangga, Mbak,” Jawab Ayu.

“Asisten rumah tangga di taman lagi ngapain dong?” tanya Clara lagi.

“Wa...waktu itu, sa...saya sedang free. D....dan kebetulan, saya sedang duduk-duduk sendiri di taman. Dan nggak sengaja saya lihat Nenek Hera sedang kerepotan membawa belanjaan,” Jawab Ayu.

“Dan malah Nenek kesenggol orang lewat, belanjaannya jatuh semua. Sa...saya Cuma kasihan lihat orang tua susah. Jadi saya bantu pungutin dan bawain sampai ke lobi apartemen.” Lanjutnya lagi.

“Nenek saya kemana-mana sama supirnya terus, lho. Kenapa bisa kesenggol orang lewat?” tanya Clara.

“Saya kurang tau. Yang saya tau, mobil dan supir Nenek, sudah nunggu di lobi pas kami sampai,” Jawab Ayu.

“Oh...tadi kamu bilang kasihan ya, waktu pertama kamu ketemu Nenek?” tanya Clara

“I...iya” jawab Ayu

“Kamu tau nggak? Padahal, Setahu aku, Nenek itu kalau dandan, segala Brand ada di badan dia lho. Kasihan dari mana nya?” tanya Clara.

“Maaf mbak, Tapi pas saya ketemu Nenek waktu itu, penampilan Nenek, nggak jauh beda dengan nenek-nenek pada umumnya," jawab Ayu yang sudah mulai tidak nyaman dengan pertanyaan Clara.

"Dan kalau pun bajunya bermerek, saya juga nggak tau, karena saya memang nggak paham soal merek-merek pakaian,” tambahnya.

“Assalamualaikum...” sapa seseorang dari arah ruang tamu yang memotong pembicaraan antara Ayu dan Clara.

“ Waalaikumsalam....” jawab isi rumah itu bersamaan.

“Nek, Adek dah dateng!” kata Clara yang kemudian menghampiri Elang.

Ayu menggunakan kesempatan itu untuk pergi ke dapur dan menghampiri nenek Hera.

“Pas banget, baru juga masakannya selesai diangetin. Makan dulu yuk!” Ajak Nenek Hera kepada ke tiga anak muda itu.

“Wah....masakannya bikin laper banget, Nek. Mbok Yem apa Nenek nih yang masak?” tanya Elang sambil bergelayut manja di pundak neneknya.

“Eh...bukan, Den.” Jawab Mbok Yem

“Ayu, sini Nak!” Panggil Nenek.

“Iya, Nek!” Jawab Ayu yang keluar dari dapur membawa sepiring ayam serundeng ke meja makan.

“Ini siapa, Nek?” tanya Elang saat melihat Ayu.

“Ini Ayu, yang sudah masak makan malam kita!” Jawab nenek Hera.

“Ayu, ini Elang. Cucuk tengah Nenek.” Lanjut Nenek Hera.

“Elang!” kata Elang sambil mengulurkan tangannya.

“A...Ayu!” jawab Ayu membalas uluran tangan Elang.

“Kaya seumuran Caca ya, Nek. Tadi aku kira malah Caca.” Kata Elang.

“Ma...maaf, saya juga ini pakai bajunya mbak Caca,” Kata Ayu

“Baju Caca? Emang caca beli baju itu dimana?” tanya Elang yang seketika disikut perutnya oleh sang Nenek.

“Udah ... makan yuk. Nenek udah laper ini!” Kata Nenek Hera tersenyum.

Dan acara makan malam pun berlangsung tenang. Hanya saja mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Clara, selama acara makan malam, selalu memantau gerak gerik Ayu. Bukan tanpa alasan, Clara hanya ingin tau betul siapa Ayu sebenarnya.

Dia tidak ingin jika neneknya menjadi korban orang jahat yang pura-pura polos, demi untuk mendapatkan keuntungan.

Setelah selesai makan malam, Ayu yang memang sudah tidak betah disitu, segera pamit kepada nenek Hera untuk segera pulang ke rumah.

Awalnya Nenek bersikeras agar Ayu bisa diantar Elang. Namun rupanya, cucuk kesayangannya itu terlalu lelah, sehingga terpaksa nenek meminta Ridwan, sang supir, untuk mengantar Ayu pulang.

“Nek, Ayu pamit dulu ya. Triamaksih sudah bolehin Ayu ikut makan malam di sini,” Kata Ayu dengan senyum manisnya.

“Iya, kapan-kapan, mau ya makan bareng kita lagi?” Kata Nenek Hera.

“Insya Allah, Nek,” Jawab Ayu sambil mencium punggung tangan Nenek Hera.

“Mbak Clara, saya pamit dulu!” Kata Ayu

“Iya, hati-hati ya!” Kata Clara yang di balas senyum oleh Ayu.

Sepeninggal Ayu, Elang yang baru selesai mandi, bergabung dengan kakak dan neneknya di ruaang tengah.

“Lho, Ayu nya mana?” tanya Elang

“Udah pulang. Barusan aja.” Jawab Clara

“Kenapa, El. Kok nyariin Ayu.” Tanya Nenek dengan senyum penuh makna.

“Oh...itu, aku mau nanya, kok masakannya kaya nggak asing buat aku ya?” Kata Elang.

“Nggak asing gimana?” tanya Clara

“Ya...kaya aku sering banget makan masakan dia gitu!” Jawab Elang.

“Ya mungkin kebetulan masakannya sama kaya masakan Mbok Yem, atau koki restoran favorit kamu kali, Dek!” Kata Clara.

Nenek Hera yang mendengar penuturan cucunya itu hanya tersenyum.

“Kamu malam ini nginep disini kan El?” tanya Nenek Hera.

“Iya Nek, udah malam juga, dah capek kalau pulang ke apartemen!” Jawab Elang

“Oh iya, Nek. Nenek kenal Ayu di mana?” tanya Elang.

“Kenal di jalan” jawab nenek Hera.

“Lho, kok?” tanya Elang.

“Dia udah nolong Nenek dua kali!” Jawab Clara.

“Iya, El. Dia anak yang baik, lho. Cantik lagi!” Kata Nenek Hera.

“Iya cantik, tapi aku masih penasaran sama masaknnya itu. Bener-bener nggak asing!” Kata Elang yang hanya di balas dengan senyum oleh Nenek Hera.

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐

**hai readers...jangan lupa tinggalkan jejak kalian di bawah ya😊

trimakasih🙏**

1
Pensil Keajaiban
halo kak 😁
Pensil Keajaiban: siap kak 😁
total 2 replies
Nur Ahmadsaefudin
aq mampir ki.. tag jajal ceritane apek ra.. aq seneng boso jowone... he he.. ws tamat iki, mak..?
🐌KANG MAGERAN🐌: wis mbak yu, iki novel pertama dadi pasti oakeh salahe lan amburadul🤭tp nek alure kayane apik🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Rita Rusdiana
kasihan Yudi. nasib Elang dan Yudi ada di tangan author
🐌KANG MAGERAN🐌: sabar kak🤧
total 1 replies
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Goo semangat up-nya
Janah
Alhamdulillah
Janah
😭😭😭😭
Janah
oke semangat Thor 💪😘😘❤️ ❤️❤️
VBEAR
semangat terus kak 💪🤗
Askadina
trimakasih,tapi saya gakpunya IG ,cuma WA aja, no wa saya 085246023229 🙏🙏
🐌KANG MAGERAN🐌: oke kak, nunggu yg lain dulu ya🙏
total 1 replies
Novita Sari
terima kasih kak,tapi cara nya gmn ya😀
Novita Sari: kak, terima kasih pulsanya semoga sukses selalu 🙏😍
total 5 replies
VBEAR
kembali membaca secara perlahan 😄
Askadina
ceritanya seru,gak terlalu berbelit belit
lanjutin donk ceritanya,😘😘😘
Novita Sari
yah kok tamat sih,lanjut kisah Bianca kak, 😍
Irna Mairani
sy telat bacanya jd gk dpt pulsa geratisanya 😭 tp ceritanya ok bangett
Prapti Handayani
Alhamdulillah...akhirnya...seneng deh kalau semua bahagia.tinggal nunggu yudi dan Bianca nikah ni.
adakah season 2 buat Adiba potrinya Elang dan Ayu.Dan klnjtan hub Yudi dn Bianca😀
Kutunggu deh thor💪
Mey
Alhamdulillah... akhirnya dibalik kesusahan ada kemudahan..dibalik kesedihan ada bahagia yg menanti..ikut bahagia aq Thor ..❤️itu hikmah yg bisa ku ambil dr baca ceritamu..makasih pembelajaran nya..🙏👍
semoga kamu makin kreatif ya Thor.. ditungguin cerita lainya yg pasti sarat dgn pembelajaran hidup..😘😘🌹🌹❤️❤️
1 lg..jangan lupa ngopiiii....☕😁💪
Siti Balqis
bagus ceritanya Thor tambah bonus ya biar tambah seru
Mey
yud..buruan dihalalin aja Bianca..biar bebas sosornya..gak dosa..🤭🤭
lanjy Thor..💪😍
🐌KANG MAGERAN🐌: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
Prapti Handayani
Perasaan kok hri ini upnya dikit amat y thor???
🐌KANG MAGERAN🐌: sama kok kak😭😭😭😭1000k lebih ini🤔mungkin karena terlalu asik baca kali ya🤭✌
total 1 replies
Mey
selamat ya mas Elang n ayu..menjadi ayah n bunda.. selamat datang di dunia n hadir di keluarga Airlangga baby Adiba..😘😘❤️
🐌KANG MAGERAN🐌: makasih Onty
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!