NovelToon NovelToon
JANJI CINTA SELAMANYA

JANJI CINTA SELAMANYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Teen Angst / Romansa / Slice of Life / Konflik etika
Popularitas:699
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Vanya adalah putri kesayangan Hendra, seorang pria kaya yang memuja status sosial dan kasta di atas segalanya. Hidup Vanya terjepit dalam aturan emas ayahnya yang kaku, hingga sebuah tabrakan di pasar mengubah dunianya selamanya.

Arlan adalah pemuda liar, mandiri, dan hanya berbakti pada ibunya, Sujati. Sebagai seorang peternak dan penjual susu, Arlan dianggap "sampah" oleh Hendra. Namun, Arlan tidak pernah menundukkan kepala. Ia justru menantang dunia Vanya yang palsu dengan kejujuran dan cinta yang membara.

Saat cinta mulai tumbuh di antara perbedaan kasta, Hendra menyiapkan rencana keji untuk memisahkan mereka. Perpisahan tragis, pengorbanan nyawa, hingga munculnya Rayhan, seorang tentara gagah yang menjadi bagian dari cinta segitiga yang menyakitkan, akan menguji janji mereka.

Ini bukan sekadar cerita cinta biasa. Ini adalah tentang janji yang ditulis dengan air mata. Apakah Arlan dan Vanya bisa memenuhi Janji Cinta Selamanya mereka di tengah badai kasta dan rahasia masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20: IBU YANG HILANG DAN RUMAH PENUH DURJA

BAB 20: IBU YANG HILANG DAN RUMAH PENUH DURJA

Pagi di kediaman Vashishth tidak pernah terasa sesunyi ini. Setelah badai emosi semalam saat Rayhan menemukan foto ayahnya bersama ibu Arlan, suasana rumah menjadi sangat tegang. Rayhan tidak bicara pada ibunya, Suman, sementara Vanya fokus sepenuhnya merawat Arlan di paviliun belakang.

Namun, ada satu pertanyaan besar yang menghantui pikiran Vanya: Di mana Ibu Sujati?

Vanya ingat betul, di malam pengeroyokan itu, Ibu Sujati diseret oleh anak buah Hendra. Vanya mengira Ibu Sujati aman, tapi hingga detik ini, tidak ada kabar dari wanita malang itu. Vanya tidak tahu bahwa saat ini, Ibu Sujati sebenarnya berada sangat dekat, namun tersembunyi di dalam sebuah ruangan bawah tanah yang gelap di pinggiran kota Delhi, dijaga oleh orang-orang suruhan Suman yang bekerja sama dengan Hendra secara rahasia.

Di paviliun, Arlan sedang asyik bermain dengan pesawat kertas yang dibuatkan oleh Rayhan. Ia tampak bahagia, tertawa lepas setiap kali pesawat itu menabrak dinding. Namun, tiba-tiba Arlan berhenti. Ia menjatuhkan pesawat kertasnya dan menatap pintu dengan pandangan kosong.

"Ibu..." bisik Arlan. Suaranya berubah menjadi sangat sedih. "Di mana Ibu? Ibu Sujati... Arlan lapar, Arlan ingin peluk Ibu."

Vanya yang sedang merapikan tempat tidur langsung berlari ke arah Arlan. "Arlan? Kau ingat Ibu Sujati?"

Arlan menatap Vanya dengan mata yang mulai berkaca-kaca. "Ibu ada di tempat gelap, Kakak Cantik. Ada pria jahat yang memegang rantai. Ibu menangis... Ibu memanggil namaku." Arlan mulai gemetar hebat. Ia meringkuk di lantai, menutup telinganya. "Jangan pukul Ibu! Jangan!"

Vanya memeluk Arlan erat-erat. Hatinya hancur. Ia menyadari bahwa meski Arlan kehilangan ingatannya, ikatan batinnya dengan ibunya masih sangat kuat. "Rayhan! Rayhan, kemari!" teriak Vanya.

Rayhan masuk dengan tergesa-gesa. Ia melihat kondisi Arlan yang sedang histeris. Vanya menatap Rayhan dengan tajam. "Rayhan, kita harus mencari Ibu Sujati. Arlan bisa merasakannya. Dia dalam bahaya! Jika kau benar-benar ingin menolongnya, kau harus menemukan ibunya!"

Rayhan mengangguk tegas. "Aku sudah mengerahkan intelijen militerku untuk melacak keberadaan Nyonya Sujati sejak semalam, Vanya. Dan aku baru saja mendapatkan laporan... ada sebuah gudang tua milik relasi bisnis ayahmu, Hendra, di dekat bandara. Aku akan ke sana sekarang."

Sementara itu, di sebuah gudang lembap dan berbau apek, Ibu Sujati terduduk lemas dengan tangan terikat. Wajahnya pucat, rambutnya acak-acakan. Ia belum makan selama dua hari. Tiba-tiba, pintu gudang terbuka. Seseorang masuk dengan langkah yang angkuh. Itu bukan Hendra, melainkan Suman.

Suman berdiri di depan Sujati dengan tatapan penuh kebencian. "Lihat dirimu sekarang, Sujati. Dulu kau adalah wanita yang dicintai suamiku. Kau pikir kau bisa merebut segalanya dariku? Sekarang, putramu sudah menjadi gila, dan kau akan membusuk di sini."

Sujati mendongak, meski lemah, matanya tetap memancarkan keberanian. "Kau bisa mengikatku, Suman. Kau bisa menyakiti tubuhku. Tapi kau tidak akan pernah bisa menghapus kenyataan bahwa Arlan adalah putra kandung suamimu. Dia memiliki darah yang sama dengan Rayhan. Suatu hari, mereka akan saling mengenali."

"Diam!" Suman menampar Sujati dengan keras. "Rayhan adalah putraku satu-satunya! Arlan hanyalah kesalahan masa lalu yang harus dihapus! Aku akan mengirimmu jauh dari sini, ke tempat di mana kau tidak akan pernah melihat matahari lagi!"

Suman memerintahkan anak buahnya untuk memindahkan Sujati ke sebuah van hitam. Namun, saat mereka baru saja keluar dari gudang, suara sirene militer meraung-raung dari kejauhan. Beberapa mobil jeep militer dengan lampu berputar mengepung gudang tersebut.

Rayhan melompat keluar dari jeep sebelum mobil itu berhenti sempurna. Dengan pistol di tangannya, ia memimpin pasukannya merangsek masuk.

"Jangan bergerak! Militer!" teriak Rayhan.

Anak buah Suman ketakutan dan langsung menjatuhkan senjata mereka. Rayhan melihat van hitam itu dan segera membukanya. Di sana, ia menemukan Sujati yang hampir pingsan.

"Nyonya Sujati?" Rayhan memotong tali di tangan Sujati dengan pisau militernya. Ia memegang bahu Sujati dengan sangat hormat. "Saya Rayhan. Saya di sini untuk membawa Anda kepada Arlan."

Sujati menatap wajah Rayhan. Ia tertegun. Wajah Rayhan sangat mirip dengan pria yang dulu ia cintai di Simla. "Kau... kau putra Suman?"

"Ya," jawab Rayhan singkat, ada nada getir dalam suaranya. "Tapi saya juga seseorang yang ingin meluruskan segala kesalahan ini. Mari, Nyonya. Arlan sedang menunggu Anda."

Saat Rayhan membawa Sujati kembali ke kediaman Vashishth, suasana di rumah itu berubah total. Suman yang sudah pulang lebih dulu, berdiri di depan pintu dengan wajah pucat pasi. Ia melihat putranya membawa musuh terbesarnya masuk ke dalam rumah mereka.

"Rayhan! Apa yang kau lakukan?! Beraninya kau membawa wanita itu ke sini!" teriak Suman histeris.

Rayhan berhenti di depan ibunya. Ia menatap Suman dengan pandangan yang penuh kekecewaan mendalam. "Ibu... aku selalu menghormatimu sebagai pahlawan dalam hidupku. Tapi hari ini, aku menyadari bahwa kau adalah orang yang bertanggung jawab atas penderitaan wanita ini dan Arlan. Mulai hari ini, Nyonya Sujati dan Arlan akan tinggal di sini, di bawah perlindunganku. Jika Ibu keberatan, maka aku yang akan keluar dari rumah ini bersama mereka."

Suman terdiam seribu bahasa. Ia tidak pernah melihat Rayhan semarah ini.

Sujati berlari menuju paviliun belakang. Di sana, Arlan sedang duduk di tangga, memainkan pesawat kertasnya. Saat Arlan melihat Sujati, ia menjatuhkan pesawatnya. Matanya yang polos tiba-tiba dipenuhi air mata.

"Ibu...?" ucap Arlan lirih.

"Arlan! Putraku!" Sujati memeluk Arlan dengan sangat erat, tangisnya pecah memenuhi taman.

Arlan membenamkan wajahnya di pundak ibunya, menangis seperti anak kecil. "Ibu... Arlan takut. Arlan ingin susu. Jangan pergi lagi, Ibu."

Vanya berdiri di dekat mereka, menangis bahagia melihat persatuan ibu dan anak itu. Namun, kebahagiaan itu terusik saat ia melihat Rayhan berdiri di kejauhan, sendirian, menatap pemandangan itu dengan hati yang hancur. Rayhan menyadari bahwa dengan membawa Sujati dan Arlan ke sini, ia telah menghancurkan martabat ibunya sendiri dan mungkin, menghancurkan masa depan pernikahannya dengan Vanya.

Hendra, yang memantau dari kejauhan melalui telepon genggam Gani, mengepalkan tangannya. "Sialan! Rayhan justru menjadi pelindung mereka! Aku harus melakukan sesuatu sebelum Arlan mendapatkan ingatannya kembali."

1
falea sezi
mending bawa pergi jauh deh arlan
falea sezi
ksian bgt arlan knp semua novel mu isinya sedih teros kapan bahagia nya q baca semua nya tp isinya menderita trs jd g mood baca pdhl mau ksih hadiah jd males
falea sezi
menyimakkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!