NovelToon NovelToon
Sweet After Divorce

Sweet After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:194.6k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Mereka pikir, bercerai adalah pilihan terbaik untuk mengakhiri pernikahan yang terasa jauh dan hambar tanpa rasa. Namun siapa menyangka, Jika setelah pahit perceraian justru terbitlah madunya pernikahan... rasa rindu yang berkepanjangan, kehilangan, rasa saling membutuhkan, dan manisnya cinta?

Sweet after divorce...manis setelah berpisah.

"Setelah berpisah, kamu jadi terlihat menawan dimataku."

"Setelah berpisah, kamu jadi manis terhadapku."

"Mau rujuk?"
.
.
.
Cover by Pinterest and Canva

Dear pembaca, bijaklah memilih bacaan. Jika hanya ingin mampir dan tidak berniat membaca sampai akhir, maka jangan berani membuka ya 🤗 kecuali kalau sudah tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Perlahan hilang

Setelah berhasil menolak Ibas dan membuat lelaki itu kecewa, Anye masuk ke dalam rumah.

"Ibas sudah pulang, Nye?" tanya ibu, lebih tepatnya sih....kok tumben ngga pamit?

"Udah Bu. Capek kayanya sampe lupa pamit." Anye mengelus lengan ibu, dan diluar kesadaran ia justru memeluk ibunya, "pengen peluk ibu..."

"Oalah, kenapa to?" tanya ibu tumben-tumbenan sekali putrinya ini begitu. Putri yang selama ini menjadi garda terdepannya, putri yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya minta dipeluk. Ia yang selalu kuat, bahkan ketika menghadapi persidangan.

Kalo aku banyak salah, aku minta maaf ya Bu...

Kalo kedepannya aku bakalan bikin ibu nangis, please jangan benci aku ya Bu...marahin aja aku....

Aku emang putri ibu yang bandel...

Huffftt... Anye membuang kasar nafasnya, demi bisa meluruhkan rasa sedih dan kecewanya pada diri sendiri. Matanya tak bisa ditahan untuk tak berkaca-kaca. Sebenarnya ia ingin menangis saat ini, menangis sampai sesenggukan tapi ia tak mau lebih membuat ibu curiga 'tuk saat ini... Iya, dirinya harus menyiapkan mental, padanan kata yang tepat untuk bicara dengan ibu, mencari suasana hati ternyaman dan terbahagia ibu demi menyampaikan kabar yang pastinya akan menghantam hati seorang ibu.

Sejenak ia menyeka ekor mata, lalu..."Anye capek Bu, pengen istirahat."

Ibu sedikit mengernyit melihat gelagat aneh dan wajah yang sendu terlebih pucat, "sakit neng?" ia menempelkan punggung tangannya di kening Anye, "rehat dulu dari kantor, kerjaan kasih ke karyawan. Buat apa punya karyawan kalo kamu harus berat sendiri?"

Anye mengangguk, kali ini ia tak mau membantah ibu lagi.

Ia merapat ke sisi terpojok kasur, melipat kaki dan mengeluarkan sesuatu dari tas, "kita berjuang berdua sekarang ya...tolong temani mama, jadilah partner yang kuat." Monolog Anye pada foto hitam dengan bulatan bulatan menyerupai gelembung dan biji.

Ia menaruh foto itu di dompet, lalu tiga alat tes kehamilan itu, ia selipkan ke dompet kecil berisi ATM, kartu nama dan sebagainya. Surat keterangan dokter ia lipat lalu berhasil masuk ke laci, sementara plastik kecil yang berisi kartu provider baru itu .....Anye membelinya tadi.

Anye mengaktifkan nomor barunya. Kini, setelah kejadian hari ini....ia memutuskan hal gila lainnya yang ia anggap sebagai gebrakan masa depan.

Berusaha menjauhi Ganesha, memberikan ruang dan waktu untuk Ganesha dan Fiqah bersama.

Cintai aku Nesh....

Kalimat itu masih terngiang-ngiang di telinganya saat ini. Bahkan terakhir, sumpah Fiqah untuknya adalah bentuk kalimat kecewa yang mendalam Fiqah untuknya.

+628636480162

Desti, ini nomor baru saya

Anyelir...

Bukan lagi menitipkan pesan, tapi Anye sudah bicara banyak dengan Desti sang asisten.

"Hanya kamu dan ibu saya yang punya nomor ini. Semua yang bersangkutan dengan pekerjaan, harus melalui kamu dulu, baru ke saya...saya percaya kamu."

Lalu...

"Jangan pernah memberikan nomor saya pada siapapun termasuk anak Imaginary."

"Siap Bu..." jika dalam mode begini, bahkan Desti sendiri tak berani bertanya, padahal sejak tadi benaknya sesak dengan keheranan dan ribuan pertanyaan yang siap meluncur.

/

Ganesha berkali-kali menghubungi Anye, tapi hasilnya nihil...ia justru mendapati nomor Anye kini tak aktif.

Ia hampir membanting ponselnya jika tak ingat untuk apa. Mungkin besok lusa, ia akan menyempatkan diri untuk mampir ke rumah Anye.

Ia berpenampilan seperti biasa, tapi tak dapat dipungkiri wajah Ganesha telah kusut sejak pagi.

Terlebih ketika Dewa datang menggebrak kewarasannya setelah selesai rapat tertutup bersama beberapa jajaran dewan direksi.

Yahya keluar dari ruangan Ganesha, menyisakan ketiga pewaris Jilo corp itu di dalam.

"Pinter banget lagi an jing, modusnya dibawa istirahat karena mabok!" tawa Dewa tak tanggung-tanggung meluruskan kakinya di sofa sambil meneguk soda. Mulutnya itu sudah gatal sekali sejak kejadian perayaan kecil itu. Beberapa orang tau meski tak sampai tau apa yang terjadi pada keduanya. Namun Dewa dan Lendra....jangan harap ada informasi atau kejadian yang ter-skip, oh tentu saja Yahya.

Lendra menepuk dadanya bak superhero, "kenalin, gue duda modus."

Dewa tergelak.

Dan masih banyak lagi cibiran serta sindiran yang Ganesha dapatkan secara terang-terangan dari keduanya itu, tapi ia sudah tak aneh, justru...

"Pergi Lo berdua, kalo cuma mau berisik." Usir Ganesha, tapi tak ada yang angkat pan tat dari sana, justru Lendra dan Dewa semakin nyaman saja disana.

"Lo emang emejing Nesh...udah iket lagi aja Anye. Bilang... Nye, akhirnya sekarang mata gue udah ngga rabun lagi, hati gue juga udah ngga busuk buat ngerasain cinta, rujuk yuk...gue butuh temen ranjang...begitooo! Lagian Lo demen banget nyimpen cinta sama almarhumah...giliran sekarang ditinggal Anye, Lo nyesel..." Lendra menunjuk udara dan membuat Dewa tertawa lagi dan lagi.

"Astaghfirullah, kalo kata mertua gue itu haram Nesh...jangan begitu lah..."

"Yang meleset ke haram itu emang lebih enak kan?" jawabnya breng sek demi membalas kekurangan ajaran abangnya dan Lendra itu.

"An jing sialan. Laki-laki pendiem lebih bahaya, Wa!"

Dewa menggeleng menunjuk-nunjuk Ganesha yang duduk di kursinya sambil menikmati soda dari tempatnya, "gue lapor momy. Bisa Lo bayangin ngga bakalan kaya apa dunia? Anak kalemnya ternyata jelmaan Dajjal?" Dewa benar-benar sarkas menegur sang adik yang sejak dulu diam diam mematikan itu.

"Gue terima resikonya." Jawab Ganesha, tanpa Dewa dan Lendra bicara begitupun ia sudah memulai usahanya sejak kemarin, tapi ia cukup mendapatkan kesulitan menghadapi sifatnya sendiri dan Anye.

"Nikahin Anye, Nesh. Ngga ada salahnya rujuk, Lo ngga akan hina, kadar ke breng sekan Lo ngga berkurang kok, tenang aja..." angguk Dewa dengan muka yang serius bak psikolog.

Wkwkwkwkwk! Kini Lendra yang tertawa sampai menyemburkan soda dari mulutnya, "lagian Lo ngga mikir kalo sampe Anye hamil?"

Ganesha menggeleng meskipun ia ragu juga, "Anye KB, sejak menikah sama gue." Dan rasa bersalah itu timbul...mengingat kebersamaan mereka selama setahun itu, yang menimbulkan luka terkhusus untuk Anyelir.

"Yakin banget kayanya, lo..." tembak Lendra lagi.

"Gue yang nyuruh dulu." Ganesha benar-benar mengakuinya.

Dewa sudah benar-benar menggeleng dibuat tak paham, "sakit nih orang emang. Gue cuma berharap Anyelir adalah tipe wanita pemaaf, tapi kalo bisa Lo mesti berdarahhh-da rah dulu lah kalo emang Lo mau minta rujuk...." Dewa sudah bangkit dari tempatnya.

"Dahlah, gue balik ke kantor." Lendra ikut beranjak.

Ganesha kembali meraih ponselnya, dimana pesannya yang terakhir pada Anye tak jua centang dua. Bahkan saat ia kembali menelfon Anye, nomor itu masih tak aktif.

"Ck."

Sebuah pesan baru terlihat menghampiri emailnya, lalu Ganesha melihat itu.

Sebuah tayangan iklan yang saat ini sudah tayang di beberapa sosial media dan linimasa.

Alis tebalnya mengernyit, "bukan Anye?"

Ganesha menghubungi Yahya, "Ya, ke ruangan saya sekarang."

.

.

.

.

1
Nia nurhayati
astogehhhh benarkah ibas pelaku nya??
Iccha Risa
licik juga nih org, memanfaatkan keadaan buat berita bohong. ga sadar sama umur, ya ampun mas Ibas ngancurin diri sendir itu mah...
dahlah mw nyemangatin bang Ganesh buat berjuang ngeyakinin Anye bahwa dia tuh pantas dan mw merubah sifat jeleknya buat Anye... moga Anye nerima
Miko Celsy exs mika saja
tetep aja ada bau2nya ngelawak lo wa🤭🤭
Dewi
apakah Ibas thor 😲
Denok 82
ya Allah nggk nyangka ya ibas....
stnk
SELAMAT BERJUANG NESH...💪💪💪🔥🔥😍
Muhammad Hasby
sya suka smua karya othor...🥰🥰
Nur Wakidah
waduh2 , , , gimana Anye gk pingsan kah ntar klo tau Mas Ibas yg bikin skandal 🤣🤣🤣
Turwaty suketi
si kibas kibas gak jelas
cinta di tolak fitnah bertindak
Nia nurhayati
selamat berkacau ria deh elo nesss gimana rasa nya elo di tinggalin orang teekasih juga calon baby mu pasti mewek kejeerr loo neshh
Miko Celsy exs mika saja
ayo saatnya km berjuang nesh,cr smpai ke lobng semut smpai ketemu
mama_im
jalan mu salah mas ibas. pasti semua kecewa 😤😤
Miko Celsy exs mika saja
js penasaran siapa dalangnya
Miko Celsy exs mika saja
pokoknya mah klo ada powernya mah aman,,,,
Zayyin Arini Riza
Ibas terlalu naif.... salah cari musuh...
Miko Celsy exs mika saja
lm telat datang nesh
stnk
cinta di tolak fitnah bertindak...😄
Tuty Ismail
salah pilih lawan kamu Baskoro.....yang ada justru kamu yang hancur sekarang......
isni afif
🥰🥰😘😍😘😘🥰🥰..
isni afif
lanjut...teh...selamat berjuang ganesh....🤗🤗🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!