NovelToon NovelToon
Between Kook & V

Between Kook & V

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / BXB / Teen School/College / Diam-Diam Cinta
Popularitas:946
Nilai: 5
Nama Author: Axeira

Berisi kumpulan cerita KookV dari berbagai semesta. Romantis, komedi, gelap, hangat, sampai kisah yang tak pernah berjalan sesuai rencana.

Karena di antara Kook dan V,
selalu ada cerita yang layak diceritakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Axeira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 RIVAL WITH CRUSH

📍 Aula Tari, Sore Hari

Di dalam aula, Hoseok sedang latihan. Gerakannya ringan, energik, dan… keren banget, tentu saja.

Lisa berdiri tak jauh, mengamati sambil tersenyum.

“Gerakan kamu tuh... kayak matahari lagi nari,” puji Lisa sambil melompat kecil.

Hoseok tertawa. “Lo selalu punya cara aneh buat muji.”

“Tapi lo suka, kan?”

“Hehe... ya, lucu sih.”

Dan di saat itulah, pintu aula terbuka keras.

Jimin masuk.

Dengan baju olahraga, keringat di dahi, dan tatapan no mercy.

Lisa melirik. “Eh, kamu mau ikut nari juga?”

Jimin balas senyum manis. “Enggak. Aku cuma mau... ngambil Hoseok.”

Hoseok: “Hah?”

Lisa: “Ngambil? Kayak... makanan?”

Jimin menatap Hoseok. “Lo janji bantu gue review gerakan tari tradisional buat presentasi lusa.”

Hoseok bingung. “Emang iya? Gue lupa...”

Jimin menyambar tangan Hoseok. “Sekarang. Lo ikut gue.”

Lisa menahan. “Tunggu. Dia masih latihan sama aku.”

Jimin menyipitkan mata. “Hoseok bukan barang rebutan, Lisa.”

Lisa tersenyum. “Tapi lo rebut, kan?”

Oooooohhh...

Murid-murid yang sedang lewat di lorong mulai melambat. Beberapa pura-pura buka botol air... padahal nguping.

Jimin mendekat. “Gue nggak rebut. Tapi gue juga nggak bakal diem kalau ada yang sok mendekat tanpa tahu apa-apa.”

Lisa menantang. “Lo pikir cuma lo yang tahu Hoseok? Lo pikir lo istimewa?”

Hening. Semua menunggu jawaban.

Tapi sebelum Jimin sempat balas... Hoseok angkat tangan.

“Oke. Berhenti. Dua-duanya.”

“Gue... nggak bisa milih kalau kalian kayak gini.”

“Tapi satu hal gue tahu—gue suka cewek atau cowok yang nggak ngelihat gue kayak trofi.”

Jimin terdiam.

Lisa menunduk pelan.

Hoseok berjalan keluar, meninggalkan dua orang yang sama-sama menatap punggungnya.

🎭 Malam harinya…

Jimin duduk sendiri di ruang musik. Lampu redup, suasana tenang.

Yoongi datang. “Lo baik-baik aja?”

Jimin mendesah. “Gue pikir... gue nggak harus bilang apa-apa. Tapi ternyata diem juga nyakitin.”

Yoongi duduk di sebelahnya. “Lo suka dia?”

Jimin mengangguk pelan.

“Terus?”

Jimin menggigit bibir. “Gue nggak tahu harus gimana.”

Yoongi berpikir sejenak, lalu bicara dengan suara rendah:

“Kadang... lo nggak butuh jawaban. Lo cuma butuh keberanian buat ngakuin apa yang lo rasain.”

Jimin menatap Yoongi.

Dan untuk pertama kalinya, Jimin berkata:

“Gue suka Hoseok. Banget. Dari lama.”

“Tapi dia terlalu cerah buat gue yang gelap.”

Yoongi tersenyum. “Gue bisa jadi saksi... kalau lo justru jadi terang buat orang yang tepat.”

📨 Sementara itu...

Hoseok duduk di rooftop sekolah, membuka buku catatan kecil yang sering dia bawa. Di sana, ada coretan kecil:

“Dia selalu marah tiap gue deketin Lisa.

Tapi dia juga selalu senyum kalau gue kasih perhatian.

Gimana caranya... supaya gue tahu dia juga suka?”

___

Langit malam di Seoul gelap dan tenang. Jam sudah menunjukkan pukul 23.37. Tapi grup chat geng masing-masing masih aktif.

GENG JUNGKOOK – “Bad Boyz But Cute”

GENG TAEHYUNG – “Pretty But Petty”

Masing-masing geng tiba-tiba sepakat untuk Video call tengah malam, dengan alasan mulia: "Bahas rencana latihan bareng". Tapi seperti biasa… obrolannya ngalor-ngidul dan berujung drama hati.

🎧Geng Jungkook – Kamar Hoseok

Namjoon duduk di lantai sambil baca buku, Yoongi tiduran sambil dengerin musik, Jungkook pegang HP tapi ngelamun, Hoseok mondar-mandir.

Hoseok:

"Kenapa sih... orang susah banget bilang 'gue suka lo'?"

Namjoon:

"Karena takut ditolak."

Yoongi:

"Atau... takut diterima. Terus harus serius."

Jungkook: (pelan)

"Atau takut... itu bakal bikin semuanya berubah."

Semua hening.

Namjoon menutup bukunya. "Gue tahu kita lagi bahas Hoseok, tapi... itu barusan terlalu personal, Jungkook."

Jungkook nyengir. “Nggak ah. Cuma nanya buat... riset karakter drama.”

Yoongi mengangguk. “Sure, riset. Sama kayak surat misterius yang lo simpan di laci, kan?”

Hoseok berhenti mondar-mandir. “Lo masih nyimpen surat itu?”

Jungkook pelan mengangguk. “Setiap surat. Dan... kayaknya gue tahu siapa penulisnya.”

Namjoon menatapnya tajam. “Taehyung?”

Jungkook tidak menjawab. Tapi senyumnya cukup jadi jawaban.

🎀 Geng Taehyung – Kamar Seokjin

Jimin duduk bersila di kasur, Taehyung rebahan sambil pegang sketchbook, Seokjin maskeran sambil ngemil buah.

Seokjin:

“Oke. Tadi Lisa ngirimin DM panjang ke gue. Katanya dia mundur. Tapi dia juga bilang... dia tahu siapa yang Jimin suka.”

Taehyung: (cepat)

“Hoseok?”

Jimin: (kaget)

“YA AMPUN! Kok lo tahu?!”

Seokjin:

“Bro... kita gak buta. Lo yang denial.”

Jimin:

(sambil nutup muka pakai bantal)

“Gue... suka dia. Tapi... dia terlalu bersinar. Dan gue takut jadi bayangan.”

Taehyung duduk. “Kalau dia suka lo balik, lo masih takut?”

Jimin berpikir. Lalu pelan-pelan menggeleng.

Seokjin:

“Udah deh. Lo ngaku sekarang, Taehyung. Surat buat Jungkook itu dari lo, kan?”

Taehyung tertawa pelan. “Dari awal, ya?”

Jimin:

“Lo nggak jenuh nulis kata-kata puitis tapi nggak pernah ngaku?”

Taehyung:

“Gue cuma... mau tahu apakah dia suka gue karena gue… atau karena surat itu.”

Seokjin mengangguk. “Saatnya lo dua-duanya jadi satu. Lo dan surat itu.”

__

📞 Midnight Confessions: Voice Call Dimulai

Kedua geng, tanpa sengaja, call bareng di grup sekolah.

Semua tampak awkward... sampai Hoseok nyeletuk:

“Eh... kalau kita semua naksir orang dari geng sebelah, kenapa masih jadi rival, ya?”

Jungkook: “Karena kita goblok?”

Yoongi: “Setuju.”

Taehyung: “Tapi... goblok bareng itu romantis, nggak sih?”

Semua tertawa.

Dan malam itu... mereka semua tahu.

Hubungan ini gak bisa lagi disebut sekadar ‘rival’—tapi juga bukan yang udah selesai.

Masih ada babak akhir.

1
elleaa_
kapan lanjut lagi kakkk? aku menunguuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!