NovelToon NovelToon
KUBALAS PERBUATAN SUAMI & KELUARGANYA

KUBALAS PERBUATAN SUAMI & KELUARGANYA

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:434.6k
Nilai: 5
Nama Author: Noona Rara

Selama empat tahun pernikahan, Laras menjadi mesin ATM bagi keluarga suaminya. Sebagai wanita karier dengan posisi mapan dan gaji besar, ia tidak hanya menafkahi rumah tangganya sendiri, tetapi juga menanggung gaya hidup mewah ibu mertua dan adik iparnya, sementara suaminya, Arga, lepas tangan dengan alasan gajinya yang kecil.
Puncak kesabaran Laras habis ketika ia menyadari bahwa kebaikannya tidak pernah dihargai dan justru dianggap sebagai kewajiban mutlak. Laras memutuskan untuk melakukan "pemogokan finansial". Ia memotong uang bulanan secara drastis, berhenti membayar cicilan mobil sang adik ipar, dan mulai menikmati hasil jerih payahnya untuk dirinya sendiri.
Keputusan Laras memicu "perang" dalam keluarga besar. Arga yang manipulatif, serta ibu mertua dan adik ipar yang parasit, mulai melakukan berbagai cara untuk menekan Laras, mulai dari intimidasi, adu domba dengan keluarga besar, hingga ancaman perceraian. Namun, Laras yang kini lebih berdaya tidak lagi bisa ditindas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Rara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidur di kamar Laras

Jamuan makan malam di kediaman mewah itu baru saja usai. Namun, aroma masakan seolah kalah oleh atmosfer ambisi yang memenuhi ruang keluarga. Di sana, Bu Ajeng dan Tiara tampak begitu sumringah. Di mata Tiara, Angel adalah segalanya yang tidak dimiliki Laras. Cantik, glamor dan yang paling penting, royal.

Tiara mematut dirinya di depan cermin, mengagumi potongan gaun bermerek yang baru saja diberikan Angel. "Mbak Angel menginap di sini, kan?" tanya Tiara, suaranya naik satu oktav karena antusias.

Angel hanya tersenyum simpul, sebuah senyum yang dipoles sedemikian rupa agar terlihat elegan namun menyimpan maksud. "Iya, Mbak menginap kok."

"Nanti tidur di kamarku saja ya, Mbak? Kita pillow talk."  seru Tiara lagi.

Angel tidak langsung menjawab. Ia melirik Arga, memberi kode melalui tatapan matanya yang manja. Arga yang paham maksud kekasih gelapnya itu segera berdehem mencoba mengendalikan situasi.

"Angel tidur di kamarku saja Tiara. Kamu tidur sendiri." potong Arga tegas. "Mumpung Laras tidak ada, ini kesempatan Angel untuk menyesuaikan diri dengan suasana kamar itu. Biar nanti kalau sudah sah jadi istriku, dia tidak kaget lagi."

Tiara mengangguk-angguk paham, seolah logika kakaknya itu adalah kebenaran mutlak. Sementara di dalam hatinya, Angel bersorak penuh kemenangan. " Siapa juga yang mau tidur dengan remaja berisik sepertimu? Aku datang ke sini untuk Arga."

Arga berdiri dengan pongah, seolah dialah raja di rumah itu. Ia lupa, atau mungkin sengaja melupakan, bahwa rumah ini adalah milik Laras, hadiah ulang tahun dari Pak Harun, mertuanya yang merupakan juragan cengkeh terkaya di wilayah mereka. Selama ini, Arga membangun narasi bohong kepada keluarganya bahwa rumah ini adalah hasil jerih payahnya sebagai karyawan di perusahaan besar dan ternama. Dan Laras dengan segala kelembutannya memilih diam demi menjaga harga diri suaminya.

**

Di teras depan, asap rokok mengepul ke udara malam yang dingin. Rangga suami Maya, tampak gelisah. Ia menoleh ke arah Dimas, kakak tertua Arga yang terlihat masa bodoh.

"Mas Dimas, apa Mas tidak berniat menasihati Arga?" tanya Rangga pelan namun penuh penekanan. "Ini tidak benar, Mas. Arga masih suami sah Laras. Kalau memang dia sudah tidak cinta, selesaikan dulu baik-baik. Bukan membawa perempuan lain ke kamar istrinya sendiri."

Dimas menyesap rokoknya dalam-dalam  lalu mengembuskannya dengan santai. "Biarkan sajalah, Rangga. Arga sudah dewasa, dia tahu apa yang dia lakukan. Lagipula, Angel itu anak orang kaya. Kalau mereka menikah, siapa tahu nasib kita juga ikut terangkat, kan?"

Rangga beristighfar dalam hati. Ia tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya. "Mas, Laras itu sudah terlalu banyak berkorban untuk keluarga ini. Dia yang membiayai kuliah Tiara, dia yang membelikan mobil itu, bahkan kebutuhan ibu juga setiap bulan.....itu semua uang Laras. Aku tidak sengaja mendengar percakapan Maya dan Ibu di telepon tempo hari."

Rangga selama ini mengira istrinya Maya yang menyokong keluarga besar mereka. Ternyata, selama ini Laras lah sang penyokong di balik layar.

"Ya memang Laras yang bayar, lalu kenapa?" sahut Dimas enteng. "Gaji dan bonusnya di kantor itu puluhan juta. Sudah sewajarnya dia berbakti pada mertua. Aku sendiri masih punya utang dua puluh lima juta padanya, tapi aku tidak berniat membayar. Laras juga diam saja, kan? Dia punya banyak uang, tidak akan miskin karena uang segitu."

Rangga hanya bisa mengelus dada. Ia teringat istrinya sendiri juga pernah meminjam lima belas juta pada Laras. "Aku sudah minta Maya mengembalikan uang lima belas juta yang dia pinjam. Terserah kalian, Mas. Tapi kalau nanti badai datang menimpa Arga, jangan cari aku."

Di dalam rumah, Maya diam-diam merasa tersindir. Ia memang belum mengembalikan uang itu pada Laras, meski ia berbohong pada Rangga bahwa semuanya sudah lunas.

**

Malam semakin larut. Keheningan mulai merayap di lorong rumah, namun tidak di kamar utama.

Angel berdiri di depan lemari kaca milik Laras. Ia hanya mengenakan lingerie tipis yang sangat provokatif, sengaja ia bawa untuk memastikan Arga tidak bisa berpaling. Jemarinya yang lentik menyentuh deretan tas dan sepatu bermerek milik Laras.

"Mas, aku suka kamar ini. Nanti kalau kita sudah menikah, aku mau merombak semuanya." ucap Angel manja.

Arga mendekat, hanya mengenakan boxer, lalu memeluk Angel dari belakang. "Tentu, Sayang. Semuanya akan jadi milikmu."

"Termasuk barang-barang ini? Tas dan sepatu ini pasti kamu yang belikan, kan? Berarti ini hakku juga." cecar Angel.

Arga tertegun sejenak. Tenggorokannya terasa kering. Ia tahu persis semua barang itu dibeli Laras dengan uangnya sendiri. Bahkan jam tangan dan jas yang sering Arga pakai pun adalah pemberian Laras. Namun, ego lelakinya tak membiarkan ia berkata jujur.

"Tentu... semuanya akan jadi milikmu. Dan nanti, aku akan membelikanmu yang jauh lebih baru dan lebih mahal." janji Arga dengan bibir manisnya.

Lautan dusta itu pun semakin dalam. Di atas ranjang king size yang seharusnya menjadi ruang privasi bagi suami istri yang sah, Arga dan Angel justru memadu kasih tanpa rasa bersalah. Di sana, di kamar yang dibangun dengan kasih sayang orang tua Laras, pengkhianatan itu terjadi dengan begitu gamblangnya.

Beberapa saat kemudian, setelah napas mereka kembali teratur, Angel menyandarkan kepalanya di dada Arga.

"Mas... aku sudah terlambat haid satu minggu." bisik Angel.

Arga tersentak. "Maksudmu?"

"Kemungkinan aku hamil, Mas."

Dunia seolah berhenti sejenak bagi Arga. Hamil? Selama ini ia selalu meminta Laras untuk menunda momongan dengan alasan karier, bahkan memaksa istrinya itu menggunakan kontrasepsi. Namun dengan Angel, ia sering kali ceroboh.

"Kalau Angel hamil, berarti aku punya alasan kuat untuk menceraikan Laras segera."pikir Arga licik. "Lagi pula, keluarga Angel jauh lebih kaya. Aku tidak perlu pusing soal nafkah."

"Kamu yakin?" tanya Arga memastikan.

"Besok kita ke dokter. Kalau memang benar, kamu harus segera menikahiku, Mas. Papa dan Mama bisa mengamuk kalau tahu aku hamil di luar nikah. Kita menikah siri dulu kalau perlu, baru setelah itu kamu urus perceraianmu dengan Laras." desak Angel.

Arga mengangguk mantap. Pikirannya sudah melayang jauh. Jika ia menikahi Angel, mungkin syarat "hidup mandiri satu tahun" yang diberikan orang tua Angel bisa dipercepat dan warisan kebun cengkeh dan kakao yang berhektar-hektar itu akan segera jatuh ke tangannya.

Ia tidak sadar bahwa ia sedang membangun istana di atas pasir yang sebentar lagi akan tersapu ombak kenyataan.

Hai Readers jangan lupa mampir ke novel aku yang lainnya yah.

1.     Sekretaris Incaran

2.      Cintaku yang Telah Pergi

Oh iya jangan lupa beri masukan dan kritikan yang membangun yah, biar makin semangat up novelnya

1
antha mom
happy ending 👍👍👍👍👍👍👍👍👍
antha mom
makasih ya thor ceritanya bagus banget,, sukses selalu author 👍👍👍👍
antha mom
bu ajeng,,,bu ajeng,,jadi orang tua kok selalu menyusahkan anak,,gara gara sifat jelek mu rumah tangga anak mu jadi berantakan,, anak mu yang laki jadi duda yang perempuan jadi janda hufff orang tua apalah kau ini yaudah tenggelam kan aja lah kau ya bu ajeng 🤭🤭😂
antha mom
keluarga bu Ajeng seperti benang kusut yg sulit untuk di urai
antha mom
keluarga yang rumit
antha mom
cerita tentang Laras hanya sedikit malah lebih dominan ke cerita tentang keluarga Arga
antha mom
karma instan 🤣
antha mom
keluarga toxic
Hubbyungu
keren nih ceritanya .. byk rahasia yg tersimpan
jadi semangat bacanya 👍🏻👍🏻
Hubbyungu
hhhhhhhh... mantul kan buuuu😄
Hubbyungu
terlalu lama dan bertele-tele
Hubbyungu
hadeeeeeeeh angel😁😁😁😁😁😁
11 12 sama keluarga parasit😁😁😁
Hubbyungu
diiiiiiih.. ada ya laki bgni
Hubbyungu
mayaaaaa😠😠😠.. bisa2nya ngomong kaya gitu
Hubbyungu
salam kenal author... baru baca ep 1 aja aku sdh jcandu nih😄
Cherrylle
yang kerja siapa yang ngatur gaji siapa awokaowk
Ninik Srikatmini
maya maya dah miskin sombong malas pula..
Ninik Srikatmini
laki laki yg nolongin tiara itu apa alex ya
Ninik Srikatmini
heheheeeey seru nih..
Ninik Srikatmini
wkwkwk bu ajeng nyesel yaa..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!