NovelToon NovelToon
Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:19.8k
Nilai: 5
Nama Author: bubun ntib

Su Ran terbangun ketika mendengar suara melengking keras dan tangan kasar yang mengguncangnya..

Heh~ Apakah ini layanan Apartemennya, kenapa begitu kasar pijatannya?
Lalu, kenapa kedap suaranya sangat jelek?

Begitu sadar, ia ternyata masuk kesebuah era dinasti Ping yang tidak tercatat dibuku sejarah manapun.

Hee.. ingin menantangku soal bertani? dan menjual barang?
Jangan panggil aku Su 'si marketer andalan' jika tidak bisa mendapat untung apapun!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Kejadian pada siang hari ini sama sekali tidak mengusik pikiran Su Ran sedikitpun. Ia juga tidak tahu jika ia sudah dilabeli oleh Ma Liu, entah untuk rencana apa.

Begitu pulang dan mengunci pagar, ia langsung menyelinap masuk ke ruang ajaibnya untuk mandi dan memasak sambal kemasan.

Ada blender dan chopper yang sedikit banyak membantu Su Ran menggiling Cabai dan bawang – bawang.

Su Ran memiliki berbagai sayuran yang menumpuk. Paling banyak adalah Cabai. Ini karena awal – awal memiliki ruang ajaib, Su Ran berpikir untuk segera mendapatkan uang dan langsung terpikir untuk membuat olahan cabai.

Biarkan ia matang begitu saja, dan cabai juga akan populer. Di era manapun, siapa yang akan menolak pesona benda merah menyala ini?

Belum lagi masa panen yang singkat, cabai biasanya matang di usia kurang lebih 3 bulan, tetapi di ruang ajaibnya hanya membutuhkan waktu beberapa hari! Ini sungguh sangat menguntungkannya.

Jika senggang atau kelelahan menanam dan menyiram, Su Ran juga tidak akan menganggur. Entah memasak sambal atau mengemasnya kedalam botol, ia sangat sibuk!

Belum lagi, ladangnya bertambah! Dari yang hanya 2 Mu berubah menjadi 4 Mu. Ini adalah kegembiraan tersendiri.

Su Ran baru tahu jika ternyata ruangannya telah diupgrade. Dia tahu ketika tiba – tiba didepan rumahnya muncul karakter tambahan.

“ MAGIC ROOM OF SU RAN,

LVL 1 (0/10.000.000)”

Su Ran memikirkannya dengan cermat lalu berhasil memecahkan misteri ruang ajaibnya. Indikator yang membuatnya naik level adalah hasil penjualannya!

Ia ingat jika ia hampir mendapatkan 100.000 dari hasil penjualan sambal dan cabai serta beberapa karung sayuran. Sepertinya karena hasil tersebut ia mendapatkan kenaikan level.

Selain Ladang yang bertambah, air terjun berisi air ajaibnya juga sedikit bertambah luas. Airnya semakin jernih dan semakin jelas terasa manisnya.

Su Ran saat ini menanam cabai di 2 Mu-nya. Lalu untuk 2 Mu lainnya ia menanam beberapa pohon buah yang memiliki pohon rimbun dan rendah. Stroberi, blueberry, beberapa varian jeruk baik untuk buah maupun sayur dan juga apel.

Su Ran juga menanam semangka dan melon. Akan sangat menyenangkan menikmati semangka di hari yang terik suatu saat nanti.

Lalu, ia juga bisa menjualnya! Memikirkan tentang angka yang harus ia hasilkan, kepalanya terasa penuh. Semangat dan tidak berdaya.

1 juta, jika hanya didunia modern, Su Ran pasti akan mendapatkannya hanya dalam hitungan menit.

Haaahh, memang harus bersabar dan telaten. Dengan kemampuan Marketingnya, ia tidak percaya jika tidak bisa mencapai 1 juta!

Su Ran segera mengemas hampir 100 botol. Lalu mulai mengemas cabai ke dalam karung sebanyak 250 kati, sama seperti kemarin. Sudah hampir 10 harian, Su Ran tidak percaya jika cabainya akan tersisa banyak di restoran.

Su Ran juga menyiapkan masing – masing 150 kati untuk timun, terong, kubis, dan juga lobak. Ia bahkan sudah menyiapkan sampel asinan lobak yang kemarin diberikan oleh bibi Chen, siap untuk mempromosikannya lagi.

Su Ran menyiapkan sekitar 500 kati padi, ia akan bertanya kepada paman Jiang apakah ia memiliki koneksi seorang grosir toko beras.

Su Ran bangun dan meregangkan pinggangnya. Ia melirik jam digital yang terpasang di atas kulkas dan mendapati jika ia sudah berada di ruangan seharian penuh.

Su Ran bergegas dan keluar dan ternyata memasuki waktu petang kisaran pukul 5-6 sore.

Ia bergegas menyiapkan semangkuk mie dan menyeruputnya dengan toping acar daun bawang dan sedikit sambal. Hmm, sayang sekali ia tidak sempat membuat sambal daging cincang.

Keesokan harinya, Su Ran berangkat pagi – pagi menggunakan keledai dan gerobaknya. Ia sama sekali tidak mengisi gerobak karena berpikir jika ia akan menemukan gang sempit untuk mengeluarkan barang dagangannya.

Sampai dikota Tong Fen, Su Ran segera mencari gang kecil dan mengeluarkan 100 kati timun, kubis, lobak, dan terong ungu. Ia melenggang dengan gerobak dorongnya menuju lapak yang dulu ia buka setelah menyamarkan penampilannya.

“ Hai, bukankah ini gadis kecil tempo hari? Kemana saja kau Nak?”

Belum sempat ia memarkir dengan benar, sudah ada nenek tua yang mendekatinya dengan binaran mata yang terlihat jelas. Su Ran sedikit merasa takut!

“ Maaf, maaf, nek. Aku membantu keluarga untuk panen,” jawab Su Ran sekenanya.

“ Benar – Benar anak yang baik. Cepat, berikan aku masing – masing 3 kati untuk sayuran yang kau bawa. Kau tahu? Cucu kecilku meraung sampai berguling – guling ketika tidak mendapati kubismu terakhir kali,”

Su Ran tersenyum, dan dengan sabar meminta sang nenek untuk sedikit menyingkir. Ia dengan gesit dan rapi segera menggelar barang dagangannya dan melayani pembelian pertama dari sang nenek.

“ Senang sekali jika cucumu menyukainya, saya menambahkan setengah kati terong untukmu,” ucap Su Ran sambil menyerahkan sayur dan menerima bayaran.

“ Baik, baik. Kamu memang penjual yang jujur,” Nenek menerima dengan senang hati dan melambaikan tangannya pergi.

“ Hei, Nak. Sepertinya kau tidak berniat untuk berjualan, bukan?”

“ Cepat – cepat bi. Jangan menunda yang lain. Aku ingin membelinya,”

“ Juga aku. Sisakan untukku,”

“ Aku hampir mengira jika penjual kecil ini lupa jalan kelapaknya. Oh Tuhan, aku akan membelinya sedikit lebih banyak,”

“ Nak, bungkuskan aku 5 kati timun dan kubis,”

“ Hei, kali ini kau bahkan memiliki terong? Lihat, betapa besar dan berairnya. Berikan aku 5 kati terong ungumu,”

“ Aku mau 6 kati timun,”

“ Berikan aku 7 kati lobak,”

“ ....”

“ ...”

Hampir 2 jam Su ran berkutat dengan para pelanggannya. Ia bahkan tidak memiliki waktu untuk mengusap peluh di dahinya.

Lapaknya sudah sepi, hanya tersisa beberapa buah lobak dan timun. Su Ran segera mengemasnya, menjejalkan uang hasil penjualannya kedalam tas kain ( yang sebenarnya kembali ia lemparkan ke dalam ruang ajaib secara acak).

Su Ran pergi dan kembali masuk ke dalam gang. Kali ini ia mengeluarkan 250 kati cabai dan sambal kemasannya lalu berjalan menuju restoran sedap makan.

Begitu melihat ujung gang dimana dua restoran bersaing secara terang – terangan, Su Ran dihadapkan dengan kondisi yang sangat kontras.

Ini.. Ini adalah kebalikan dari situasi saat pertama kali ia berkunjung ke restoran sedap makan. Dimana antrian membludak di depan restoran sedap makan, berbanding terbalik dengan situasi sepi di restoran saingannya.

Su Ran mengangkat alisnya perlahan, ia sedikit terkejut dengan hasil ini. ia segera mempercepat jalannya, menepikan gerobaknya didepan pintu belakang restoran sedap makan dan masuk dengan santai.

Su Ran mendapati paman Feng yang sedang sibuk bahkan terlihat kewalahan. Su Ran sedikit terkekeh tetapi segera sigap maju untuk membantu.

“ Paman, apa yang ingin kamu lakukan? Katakan saja aku akan bantu,” ucap Su Ran. Feng Yu menoleh dan tertegun sejenak sebelum merasa kegirangan.

“ Akhirnya kau muncul, Nak,”

“ Cepat – cepat bantu paman menumis bumbu balado ini. pesanan Ayam balado pedas ini benar – benar membuatku kewalahan...”

.

.

.

.

.

.

Please jangan lupa like komen vote nya yaaaa..

1
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪dlm upnya
vivi oh vivi
lanjut😆
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
🌸nofa🌸🍉🍉
wah ayam balado pasti enak 😄
Ayu Aulia
Thor ini crita tentang kerajaan china? kenpa ada SD, SMP, SMA, bukan ya zaman kerajaan belum ada yaa?
bubun ntib: ehm.. gmna yaaaa..
mau bikin cerita yg campuran sihh.. kalau yg era tiongkok pure pasti pkai uang tael trs juga adatnya buntib gk berani ngeraba2.. tkut bnyak salah..🙏🙏
jdi buntib ambil versi zaman indonesia dlu..
namanya juga ngarang🤭🤭🙏🙏
total 1 replies
Shai'er
calon paksu
Shai'er
sudah dapat kandidat, tinggal persentase💪💪💪
Shai'er
🤤🤤🤤🤤🤤
Shai'er
hadeuh🙄🙄🙄
Shai'er
bubur sumsum penghilang capek 🥰🥰🥰
Shai'er
🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Shai'er
cuan 🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
vivi oh vivi
loh yaampun dikit nya, 😳 lanjut🤭
Murni Dewita
💪💪💪💪
vivi oh vivi
lanjut
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
tetap semangat
Murni Dewita
💪💪💪💪
Murni Dewita
👣👣👣👣👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!