NovelToon NovelToon
Rajawali Sakti Dari Pesisir Selatan

Rajawali Sakti Dari Pesisir Selatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Perperangan / Dikelilingi wanita cantik / Identitas Tersembunyi / Action / Epik Petualangan
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ebez

Jenar Karana harus mengejar para pembunuh yang telah mencelakai guru nya, Resi Mpu Tagwas dan membawa lari Mustika Naga Api milik Padepokan Pesisir Selatan. Menurut Resi Mpu Tidu, di kotak kayu yang menjadi tempat Mustika Naga Api ini tersimpan mengenai rahasia tentang dirinya.



Berbekal sepasang pedang pemberian eyang gurunya Maharesi Siwanata yang disebut sebagai Pedang Taring Naga dan Pedang Awan Merah serta ilmu kanuragan yang tinggi, Jenar Karana memburu gerombolan pembunuh itu yang konon katanya berasal dari Kerajaan Pajajaran.



Berhasilkah Jenar Karana melakukan tugasnya untuk merebut kembali Mustika Naga Api yang juga menyimpan rahasia jati diri nya? Temukan jawabannya dalam kisah RAJAWALI SAKTI DARI PESISIR SELATAN, tetap di Noveltoon kesayangan kita semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ebez, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Dia?

Ledakan dahsyat menggelegar mengguncang seisi wilayah Wanua Seling. Menyebarkan gelombang kejut besar yang mengguncang ke segala penjuru. Hewan hewan ternak panik dan gelisah, sementara burung burung liat berhamburan dari sarangnya tanpa peduli kegelapan malam.

Tubuh Lembana mencelat jauh ke belakang dan baru berhenti setelah menghujam tanah dengan keras. Seteguk darah langsung muncrat dari mulutnya. Ini menandakan bahwa ia mengalami cedera dalam yang cukup parah setelah adu kesaktian dengan Jenar Karana.

Dua orang bawahannya, Warak dan Garung, buru-buru mendekati nya dan membantunya berdiri.

"Kau baik-baik saja, Lurah e?", tanya Garung dengan nada cemas. Bagaimanapun juga, baru kali ini ia melihat pimpinan nya mengalami hal sedemikian rupa.

" Uhuukkk uhuukkk...!!

Ah aku baik-baik saja, Garung. Huhh, bajingan ini hebat juga. Aku terlalu gegabah menghadapi nya", jawab Lembana sambil meringis mengurut dadanya yang sesak seperti habis ditimpa batu besar.

Mata Lembana tajam menatap ke arah Jenar Karana yang kini tegak berdiri sekitar 5 tombak dari tempatnya berada. Lawan nya itu terlihat baik-baik saja dan ini membuat nya geram setengah mati.

Usai benturan dengan Lembana, Jenar Karana memang juga ikut terpental tetapi dia dengan cerdik merubah gerakan tubuh dan mendarat dengan satu tangan ikut menyangga tubuh. Segera setelah nya, ia cepat bangkit dan ini yang terlihat oleh lawannya.

"Garung, Warak!!

Aku butuh bantuan kalian berdua. Buat sibuk si bajingan itu sampai aku berhasil mengumpulkan seluruh kekuatan Ajian Lebur Gunung. Kemenangan kita hari ini tergantung pada kalian berdua.. "

Warak dan Garung mengangguk paham mendengar perintah atasannya. Dua lelaki berbadan gempal itu langsung melesat ke arah Jenar Karana sambil mengayunkan senjata mereka. Garung menggunakan kapak besar sedangkan Warak memegang sepasang gada besi bergerigi tajam.

Whhuuuuuugggg whhuuuuuugggg!!!

Jenar Karana langsung melompat mundur menghindari serangan cepat dua anggota Gerombolan Bajing Ireng ini. Pertarungan antara mereka pun berlangsung sengit.

Pllaaaaaakkkkk Dhhaaass..

Oouuuuuuuuggghhhh!!!

Warak terhuyung-huyung mundur setelah satu tendangan kaki kiri Jenar Karana menghajar dada nya. Lelaki bertubuh gempal ini dengan cepat menggunakan gada bergerigi tajam nya untuk menyangga tubuh agar tidak jatuh.

Setelah itu ia menggeram sambil kembali menerjang ke arah Jenar Karana yang sedang menghadapi ilmu silat Garung. Pertarungan satu lawan dua ini begitu menegangkan. Meskipun di dalam kegelapan malam tetapi gerakan mereka masih bisa dilihat oleh orang yang memiliki tenaga dalam.

Limbu Jati hendak ikut serta dalam pertarungan itu tetapi Rakryan Pu Tungu yang disamping Dyah Rangga langsung mencegah.

"J-j-jaga sa-saja Gus Gusti P-p-eh Pangeran, L-l-limbu...!

Si Je-jenar m-masih bisa menghadapi me-mereka.."

Limbu Jati hendak membantah perintah dari pimpinan pengawal pribadi pangeran dari Bhagawanta itu, tetapi melihat gelengan kepala Wanapati yang menjadi isyarat bagi nya agar mematuhi aturan Rakryan Pu Tungu, Limbu Jati terpaksa mengurungkan niatnya.

Shhrraaaaakkkk...

Aaaauuuuuuggghhhh!!!

Garung meraung keras setelah cakar tangan kiri Jenar Karana merobek kulit dada nya. Darah segar mengucur deras dari luka itu dan Garung cepat cepat mundur akibat rasa sakit yang ia rasakan.

Melihat dua bawahannya tak mampu berbuat banyak menghadapi Jenar Karana, di tambah Ajian Lebur Gunung yang sudah mencapai titik tertinggi membuat Lembana menginjak tanah dengan keras sebagai persiapan serangan pamungkas.

Tubuh Lembana melesat cepat bagaikan anak panah lepas dari busurnya menuju ke arah sang pendekar muda dari Padepokan Pesisir Selatan.

Whhuuuuuuuusssssss!!!

"Mati kau, keparat!!!

Chhhiiiyyyyyyaaaaaaaattttttt...!!! "

Melihat lawan utama nya melesat cepat dengan tapak tangan berselimut cahaya biru kekuningan, Jenar Karana segera hentakan kaki nya ke tanah. Tubuh nya melenting tinggi ke udara tepat sesaat sebelum Ajian Lebur Gunung menghantam.

BLLAAAAAAAAMMMMM!!!

Arca dwarapala di depan pintu masuk rumah Mpu Linggih yang ada di belakang Jenar Karana, meledak dan hancur berkeping-keping terkena ajian andalan sang pimpinan Gerombolan Bajing Ireng. Menyebarkan abu dan asap yang dengan cepat menghalangi pandangan semua orang.

Lembana langsung mendongak ke atas dan melihat Jenar Karana sudah meluncur turun dengan tapak tangan kanan bercahaya merah kekuningan sebagai bentuk perapalan Ajian Tapak Dewa Api andalannya.

Tanpa pikir panjang, Lembana mengerahkan seluruh tenaga dalam nya untuk bertahan. Dan..

DHHUUUUUUAAAAAARRRR!!!

Kuatnya benturan dua ilmu kesaktian mereka menimbulkan bunyi ledakan dahsyat. Kaki Lembana amblas masuk ke dalam tanah. Saat itu dia bertahan mati-matian agar tidak semakin terbenam ke dalam tanah.

Melihat ini, Jenar Karana tidak tinggal diam. Dengan tapak tangan kiri di tempelkan pada punggung tapak tangan kanan nya, kekuatan serangan Ajian Tapak Dewa Api menjadi berlipat ganda dan semakin membuat tubuh Lembana masuk lebih dalam ke tanah hingga sepinggang.

Aaaaaaaaarrrrrrrgggggghhhhh!!!

"Bajingan kau setan alas...!!!! ", maki Lembana yang sudah mencapai batasnya.

Dan...

Pllaaaaaakkkkk...

BLLAAAAAAAAMMMMM!!!!

Tapak tangan kanan Jenar Karana akhirnya menghantam ubun-ubun Lembana yang menyebabkan tubuh nya langsung meledak dan terbakar hebat. Sang pimpinan Gerombolan Bajing Ireng yang terkenal sakti mandraguna ini mengakhiri petualangan nya di tangan Jenar Karana, seorang pengawal pribadi Dyah Rangga. Dia tewas dengan tubuh hangus terbakar api.

Garung yang sudah terluka parah akibat cakaran Jenar Karana, langsung berbalik arah mencoba untuk melarikan diri.

Limbu Jati yang sudah gatal ingin bertarung langsung melesat cepat sembari mengayunkan cakar tangan kanannya ke leher sang wakil pimpinan Gerombolan Bajing Ireng ini.

Shhrraaaaakkkk Oouuuuuuuuggghhhh!!!

Kuatnya cakaran Limbu Jati merobek leher Garung hingga menciptakan luka menganga. Darah segar muncrat keluar dari luka itu dan di detik waktu berikutnya Garung roboh bersimbah darah.

Beberapa anggota Gerombolan Bajing Ireng yang menyaksikan pimpinan mereka terbunuh oleh para pengawal pribadi Dyah Rangga, sontak berbalik arah dan lari tunggang langgang menyelamatkan diri. Tetapi mereka tidak tahu bahwa ada maut lain yang sedang mengintai nyawa mereka.

Sorak sorai penduduk Wanua Seling langsung terdengar kala gerombolan perusuh ini berhasil dikalahkan. Mereka sontak mengerubungi para pengawal pribadi Dyah Rangga sambil terus mengelu-elukan mereka.

"Sudah cukup pujiannya..

Sekarang tolong bantu bersihkan mayat-mayat ini agar para pahlawan ini bisa beristirahat kembali. Ayo jangan ada yang malas", perintah Rama Mpu Linggih.

Para warga Wanua Seling pun segera bekerja sama membersihkan mayat mayat para anggota Gerombolan Bajing Ireng yang bergelimpangan di mana-mana. Meskipun belum sempat membersihkan puing-puing rumah mereka yang hancur karena ulah para perusuh itu karena hari masih gelap, setidaknya mayat-mayat yang ada di sekitar rumah Rama Mpu Linggih telah rampung dibersihkan.

Sementara itu, jauh dari Wanua Seling, Dewi Amba sang ratu ilmu hitam Gunung Serayu menggerutukkan gigi nya menyaksikan peristiwa ini.

"Dasar bodoh! Membereskan para cecunguk seperti mereka saja kenapa tidak mampu?!!!

Benar benar memalukan! Tidak! Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja! Aku sendiri yang akan menghancurkan rombongan itu!!! ", teriak Dewi Amba penuh murka.

Ya, Gerombolan Bajing Ireng menyerbu ke Wanua Seling memang atas perintah Dewi Amba. Sebagai salah orang yang mendapatkan banyak benda pusaka dari Dewi Amba, Lembana memang sudah lama bekerjasama dengan Dewi Amba. Dia menyetorkan gadis-gadis perawan sebagai tumbal ilmu Hitam Dewi Amba dengan imbalan senjata pusaka maupun barang berharga lainnya untuk alat melancarkan aksi-aksi nya.

Pagi menjelang tiba-tiba di Wanua Seling..

Seorang lelaki muda bernama Blondo berlari tergopoh gopoh mendekati pendapa kediaman Mpu Linggih. Saat itu Mpu Linggih sedang bersantap bersama para tamu kehormatan nya termasuk Jenar Karana, Limbu Jati dan Wanapati yang ia anggap sebagai pahlawan penyelamat.

"Ada apa Blondo? Kenapa kau pagi-pagi begini sudah berlari seperti orang gila heh? ", tanya Mpu Linggih sambil bangkit dari tempat duduknya.

" Itu itu Rama..

Ada beberapa mayat ditemukan di luar batas wilayah wanua kita. Dan itu eh itu mayat-mayat anggota Gerombolan Bajing Ireng yang kabur tadi malam ", lapor Blondo yang membuat semua orang terkejut mendengar nya kecuali satu orang yang segera tahu siapa pelaku pembantaian sisa-sisa gerombolan perusuh ini,

Jenar Karana.

1
Hendra Yana
lanjut
Batsa Pamungkas Surya
mksh atas sajian ceritanya kang Ebez
👍
mf lom bs ksih kopi🙏
Idrus Salam
Apapun yang terjadi... akan lebih baik jika disegerakan up kembali 😄
Hendra Yana
lanjut
Tamburelo
Di daerah kita mah gak ada serigala kang. Yg ada asu....asu ajag.🤣🙏
Mujib
/Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!