NovelToon NovelToon
Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Roha

Zahra Aulia, putri Lili Kirana, tumbuh dengan dendam setelah ibunya meninggalkannya di hari ulang tahunnya yang ke-5. Lili dipaksa menikah dengan Bara Hendra, tapi akhirnya ditinggalkan. Zahra diusir keluarga Hendra dan berjanji membalas dendam. Dia mendekati tuan muda Henderson, orang terkaya dan kejam, untuk perlindungan dan balas dendam. Tapi, apakah dia bisa menaklukkan hati Henderson dan mencapai tujuannya?"

mendekati tuan muda Henderson bukan lah sesuatu yang gampang, selain kejam dia juga tidak suka wanita yang sengaja datang karena tujuan tertentu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pil pencegah hamil

" non, ini ada paket untuk non.." ujar pak satpam sambil memberikan sebuah paket kecil yang sudah terbungkus dengan plastik hitam.

" makasih ya pak. " ujar lili sambil tersenyum dan mengambil paket itu segera, sebelum ibu mertua nya dan wanita pelakor yang ada di rumah nya melihat nya.

Pak satpam mengendap-endap kembali di pos nya.

" untung saja mereka tidak melihat saya, bisa mampus gue kalau ketahuan. " ujar lili, menarik napas panjang merasa lega.

Dia tidak tau kalau dari tadi ada orang yang memperhatikan gerak gerik nya.

Lili melihat sekeliling nya, di dapur tempat dia berada tidak ada satu orang pun. Ibu mertua, bapak mertua dan wanita pelakor sedang bersantai di tepi kolam renang yang ada disamping rumah.

Kepala pelayan yang selalu menindas nya juga tidak ada karena melayani mereka.

Lili membuka paket kecil itu dan sangat senang setelah mendapati barang nya original dan bagus sesuai pesanan nya.

Paket kecil itu ternyata adalah pil pencegah kehamilan dalam bentuk tablet.

lili membaca cara penggunaan nya dan segera melarutkan pil itu ke dalam air.

" semoga saja pil ini bagus, mana mau gue punya anak sama si bara Hendra brengsek itu..! " ujar lili sambil memegangi perutnya.

" apa kamu bilang..? Gak mau punya anak dengan saya..? " tiba tiba ada suara dari belakang nya.

Lili menoleh dan melihat bara sedang berdiri dibelakang nya sambil menatap tajam ke arah nya.

" eh mas bara..." ujar lili membelakangi paket dan pil yang masih tersisa dan terbungkus dalam plastik. Lili sengaja membelakangi agar tidak terlihat oleh bara.

Bara malah makin mendekatinya , wajahnya datar tanpa senyuman.

" apa maksudnya tidak mau punya anak dengan saya..? " tanya bara, yang sudah dekat sekali dengan lili.

" apa sih mas, gak ada kok. Saya belum bilang begitu. Mas bara mungkin salah denger "

" salah denger..? Dari tadi saya sudah memerhatikan gerak gerik mu. Kamu sudah keluar tadi kan..? "

" gak kok, mas bara mungkin salah liat. " ujar lili.

" salah liat ,atau kamu berbohong..? Saya bisa saja memanggil pak satpam yang ada di Depan itu. Tapi jika sampai hal itu terjadi, maka saya akan berikan pelajaran sama pak satpam karena berani membantu kamu.."

" pak satpam apa..? Aku gak ngerti loh mas ..? Saya dari tadi disini saja." ujar lili berbohong.

" baiklah, jika kamu tidak mengaku,maka jangan salahkan saya jika pak satpam itu akan saya kasi pulang.."

" di pulangkan..? Berarti di pecat dong. Gak , gak boleh hal itu terjadi. Pak satpam butuh pekerjaan ini, dia masih banyak tanggungan di rumah. Tapi bagaimana ini..? Apa aku harus mengaku padanya..? " gumam lili dalam hati , dia bingung harus bilang apa kepada bara yang ternyata sudah tau semuanya.

" kenapa diam..? Mengaku atau pak satpam itu saya panggil..?"

" jangan..! , okey saya mengaku , sudah keluar sebentar tadi. " ujar lili

" untuk apa..? Dan apa paket yang barusan kamu terima itu..? "

" mas , gak mungkin semua yang saya ambil, saya pesan, dan saya inginkan itu Harus kamu tau..! Lagipula kenapa sekarang kamu malah mau tau tentang aku..?! aneh..! " ujar lili.

" wanita ini bukan malah bersyukur karena saya sekarang memperhatikan nya , dia malah membuat saya kesal..! " ujar bara dalam hati.

" saya cuman gak mau kamu menyembunyikan sesuatu pada saya. Mana tau kan kamu punya niat jahat, atau merencanakan sesuatu ..? Paket yang datang itu tadi apa isinya..? "

" itu cuman barang barang wanita..gak ada sesuatu yang aneh. Mana berani punya niat jahat ke kalian. lebih baik pergi daripada melakukan kejahatan, karena itu adalah dosa.."

" malah ceramahi saya. Apa yang kamu sembunyikan dibelakang mu itu..? " bara mendekat.

" gak ada.."

" kalau gak ada kenapa kamu bersikap seperti itu." bara menarik tangan lili , tarikan itu bahkan tidak bisa dilawan oleh lili.

Bara mengerut kan keningnya melihat plastik hitam kecil yang ada diatas meja. dia Membaca plastik itu dan membuka isinya.

" pil pencegah kehamilan..? " bara menatap lili tajam saat melihat pil pencegah kehamilan itu.

" apa ini..?! , kamu yang pesan ini..?!" tanya bara dengan emosi.

" ini bukan sama saya. Ini sama istri pak satpam. Dia nitipin ke gue.." ujar lili

" nitip..? "

" iya , pak satpam nitipin ke gue.."

" untuk apa di titip sama kamu..? Dan kenapa dia belikan pil pencegah kehamilan..? "

" ya, mungkin saja mereka sudah punya banyak anak, tapi tetap menjalankan tugas. Makanya dipesan pil pencegah kehamilan " ujar lili asal asalan.

" banyak anak..? Pak satpam itu sudah lama kerja di keluarga Hendra. Jadi saya tau keluarga nya. Dia tidak punya anak, dan sudah belasan tahun menikah. Kamu masih ngarang cerita..? Kamu kira saya bisa dibohongi..?! " nada bara semakin meninggi membuat lili ketakutan.

" apa ini..? Ini gelas masih ada sisa pil didalamnya. Kamu kan yang pesan pil ini..?! , kamu juga yang sudah meminum nya..! mau berkata apa lagi..? Hah..! " ujar bara, melempar pil itu ke tempat sampah dengan marahnya.

lili terdiam.

" kenapa diam..?! "

" iya ..! Saya yang pesan . Kamu mau tau alasan nya..? Karena saya tidak mau punya anak sama laki laki brengsek kayak kamu..! Jadi Kenapa kalau saya yang minum..? Ada masalah..? Aku kan cuman pembantu. Masa mau punya anak sama pembantu..? Itu tuh wanita yang dibawa ibumu itu, udah cantik , seksi anak orang terpandang juga. Kenapa gak kamu tiduri saja. Ibu mu juga pasti senang kok jika punya cucu dari wanita itu daripada punya saya. kenapa malah nyari nyari saya...? " ujar lili .

bara mencekik leher lili , dan menatap nya dengan tatapan tajam penuh emosi.

" kamu ini wanita punya hati atau tidak..? "

" kamu tuh yang gak punya hati. Kenapa malah ngatain saya..?! "

" dengar ya, aku sudah membayar hargamu. Jadi jika saya mau punya anak kamu harus kasi. Jangan membantah..! "

" hahaha. Anak apa yang kamu maksud..? Jangan bicara ngawur..! anak mu itu di perut wanita bernama Lea itu. Aku juga pikir kalau perut ku gak bakalan mau punya anak sama laki laki brengsek kayak kamu. Saya jadi pengen muntah dengan sikap mu yang berubah-ubah ini. Dasar gila..! "

" kamu..!! " bara melepaskan tangan nya dari leher lili.

" kenapa dilepas..? Cekik saja. Bagus saja jika mati. Gua gak akan merasakan sakit lagi. "

" jangan pancing emosi saya. "

" kenapa..? dengar ya, daripada capek ngurusin saya. Mending kita cerai saja. ibumu dan ayah mu gak mau sama aku. Dan aku juga gitu. Saya gak mau keluarga kaya Raya mu. Mending hidup miskin daripada hidup bersama dengan kalian orang orang munafik..! "

" tunggu saja ,kamu bakalan ku kasi hukuman..! " ujar bara lalu pergi.

" bodoh amat..! Saya gak takut..! Kulitku sudah kebal dengan kalian....! "

1
DISTYA ANGGRA MELANI
Owalh ini awal kehidupan penderitaan lili sampe dengn Zahra nnti lahir bru dibuat meninggal tho... Smngt deh kak author..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!