cerita ini, hanya fiksi belaka.
maaf jika terdapat kesamaan nama, itu hanya kebetulan semata.
terima kasih.
Rama Alexander 28 tahun, CEO tampan yang membuat para wanita bertekuk lutut karena pesona nya. namun Jesika young, sang tunangan dengan teganya pergi keluar negeri dan memutuskan pertunangan mereka. Jesika tidak mau terikat pernikahan sebelum mencapai mimpinya untuk menjadi pelukis terkenal.
kedua orang tuanya. terus mendesak Rama segera menikah dan memberikan mereka cucu. rencana pun diatur, Rama dipertemukan dengan anyelir, untuk dijadikan istri bayaran. untuk mengandung dan melahirkan anak untuk rama.
Sikap anyelir yang polos dan lugu, bahkan sedikit kampungngan. membuat Rama geram dan naik darah. seiring berjalannya waktu mereka saling jatuh cinta, namun begitu banyak penghalang cinta mereka, akankah mereka bisa bersatu selamanya ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kemarahan Rama
"Cantik aku akan bersabar menunggu jawaban mu" teriak Rangga.
Anyelir membalikan tubuhnya.
"Kamu akan menyesal dan mundur dengan sendiri nya setelah mengetahui siapa aku sebenarnya Rangga."
Jawab Anyelir sambil berlari ke arah mobil yang telah menanti nya. air mata lolos dengan sempurna di pipi mulusnya. tangis Anyelir terhenti ketika mendengar panggilan masuk ada nama " kak Rama " tertera di layar ponselnya.
" Hallo kak Rama ada apa?" jawab Anyelir gugup.
"Cepat datang kekantor ku sekarang."
Nada suara Rama meninggi ada nada kemarahan disana. Kemudian Rama membanting kasar Hp itu Kedinding, dan menginjak benda pipih itu. tangan Rama mengepal dan meninju keras meja yang ada dihadapannya, semua file dan berkas yang ada di atas meja itu berserakan jatuh kebawah.
Zein berlari masuk keruangan Rama begitu mendengar kegaduhan di dalamnya. dia terkejut begitu melihat ruangan itu berserakan. dia memunguti satu persatu file dan berkas itu. kemudian menyusunnya kembali. Zein mencoba mendekati Rama
"Boss..., tolong tenangkan dirimu. " sambil menyerahkan sebotol minuman mineral.
Rama menyambar minuman itu dan meneguknya hingga habis.
Zein mencoba mencari tahu dengan mengaktifkan Hp Rama yang setengah hancur. dan dia terkejut begitu mengetahui pesan video dari pak Agus sopir Anyelir.
Sementara itu, didalam mobil Anyelir tidak bisa menyembunyikan kegelisahan nya. sesekali melihat Keluar jendela mobil. memperhatikan jalanan yang basah karena habis turun hujan. mengusap layar Hp dan kadang meremas jemari tangan nya.
Mobil pun melesat kencang memasuki area parkir MNCR Groups dan pak bagus turun membuka kan pintu. Anyelir takjub dengan kantor suaminya yang tinggi menjulang, ini hari pertama nya menginjakan kaki disini
"Wwaw... bagus nya seperti di TV."
Anyelir ragu untuk melangkah kan kakinya memasuki gedung itu sehingga menarik perhatian security yang bertugas.
"Cari siapa ya neng ..?"
Bukannya menjawab Anyelir malah lari memasuki lobby yang besar dan mewah itu. sampai didalam dia celingak-celinguk tidak tahu mau menuju kemana.
"Aduh ruangannya kak Rama sebelah mana ya..?" dia berjalan menuju meja Resepsionis. namun tiba-tiba langkah nya langsung terhenti ketika security memegang tangan nya.
"Nona anda tidak boleh memasuki kantor ini." ucapnya sangar
"Tapi aku harus keruangan kak Rama. dia sedang menunggu ku. " ucap Anyelir berusaha melepaskan tangannya.
"Ada apa ini ribut-ribut ?" Nara tiba-tiba muncul dia merupakan Sekretaris Rama.
"Wanita ini tiba-tiba menerobos masuk" jawab security
Nara memperhatikan penampilan Anyelir dari atas hingga ujung kaki kemudian tersenyum sinis.
"Penampilan sich okey..,, yang melekat di tubuhnya juga Branded semua. mungkin wanita ini simpanan om berduitndan sekarang dia juga mengincar presiden Direktur Perusahaan ini. tidak akan aku biarkan itu terjadi, enak saja dia mau mengincar Rama. sia sia aja dong perjuangan ku kalau keduluan dia"
"Zein cepat kamu jemput wanita sialan itu kebawah kenapa dari tadi dia belum sampai juga."
"Baik boss " Zein berjalan cepat menuju lift khusus Presdir.
"Hey wanita ja****** cepat pergi dari sini ." Nara mendorong tubuh Anyelir keras.
Anyelir menutup kedua matanya saat merasa kan tubuhnnya akan jatuh...,, namun terhenti saat dia merasakan sebuah tangan menahan tubuhnya.
"Nara apa yang kamu lakukan. " dengan suara keras Zein menghardik Nara
"Kamu akan menyesal setelah mengetahui siapa dia."
Nara hanya tertunduk lesu " Tuan Zein maaf kan saya tadi saya cuma....,"
"Sudah diam"
Zein menuntun Anyelir berlalu ke lantai atas.
Sementara Nara ketakutan dia sudah membayangkan nasib kariernya setelah kejadian ini.
dan
buat reader2 yang mengutuk cantika (karma), kalian adalah wanita tidak punya hati sama sekali, saat seorang wanita dilecehkan dengan kejam, dan kalian dengan kejam nya bilang itu karma dan bahagia di atas penderitaan wanita lain, miris wanita kayak gini, saat kehormatan wanita dilecehkan mereka malah bahagia
kalau wanita mencintai suami orang, langsung diserang, murahan, jalang, pelakor, pokoknya dimaki habis habisan
tapi oh tapi
ketika lelaki lain mencintai istri orang, langsung dipuja2, lelaki sejati, cintanya tulus, pahlawanku, pokok dipuji2 terus
kalian wanita waras????
cantika mencintai Rama kalian kalian laknat
tapi
rangga mencintai anyelir kalian puja2
kalian waras
muak
🤣🤣🤣🤣🤣🤣