NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8 Beban yang memang seharusnya

Netra Bryan menatap dalam ke pada sosok keriput namun masih nampak cantik di hadapannya itu kini.

Sosok itu adalah jiwanya, sosok itu adalah nafasnya....

Dan sosok itu adalah hidupnya....

Maka ketika ia mendengar tentang kematian dari bibir sosok itu...

Dada Bryan tiba tiba terasa sesak.

" nenek....jangan bicara seperti itu, kau tahu....

dadaku sesak sekali mendengarnya..." ucap Bryan dengan suara berat.

Tatapannya sendu kepada sang nenek.

Jika hal buruk sampai terjadi kepada sang nenek seperti yang telah menimpa kepada mendiang ibu dan kakeknya....

ia tak tahu apa yang akan terjadi kepadanya...

Nyonya Laura menatap wajah sang cucu sambil tersenyum.

Jemarinya menepuk nepuk punggung tangan Bryan yang sedang menggenggam jemarinya.

" segala sesuatu...

apakah itu hal baik ataukah hal buruk memanglah harus kita pikirkan sejak awal Bryan... "

ucap nyonya Laura menanggapi kekhawatiran di mata Bryan.

" kita hanya manusia biasa Bryan....cepat atau lambat kematian akan datang dengan pasti kepada setiap kita...

Saat ini...

nenek hanya mencoba menyiapkan apa yang bisa nenek siapkan.

Kau adalah satu satunya harapan nenek, di pundakmu nenek berharap bisa menitipkan pesan dan peninggalan kakekmu.

Asal kau tahu....nenek dan kakek benar benar mempertaruhkan nyawa kami demi keberlangsungan GRIS dulu " ucap nyonya Laura lagi.

" nenek plis...

tidak akan terjadi apa apa denganmu, aku akan mencarikan pengobatan terbaik untukmu...percayalah "

ucap Bryan terdengar sedikit panik.

Nyonya Laura tersenyum,

" dengarkan nenek...

bukan tentang pengobatan terbaik atau kesembuhan.

Tapi tentan kesiapan kita menghadapai masa depan.

Dan kamu.....Sama halnya seperti nenek yang membutuhkanmu sebagai penerus keluarga, maka kau pun sama.

Carilah wanita yang bisa menemanimu dalam kondisi apapun dan melahirkan anak anakmu.

Kau membutuhkan pewaris untuk keberlangsungan masa depan kita "

Bryan menghela nafas mendengar ucapan sang nenek itu.

" percayalah Bryan...tidak semua cinta itu seperti cinta mommy dan papimu.

Asalkan kau mendapatkan orang yang tepat, cinta akan membuatmu bahagia " lanjut nyonya Laura lagi.

Lagi lagi Bryan terlihat menarik nafas dalam dalam kemudian melempar pandangannya ke tempat lain.

Tepatnya ke arah awan hitam yang nampak berarak di ketinggian langit sana.

Angin berhembus cukup kencang hingga membuat awan hitam bergerak cepat.

Mendung....

Langit tengah mendung saat ini, dan tak lama rintik rintik hujan mulai turun.

Bersamaan dengan itu,

Xyra datang mendekat.

" nyonya...saya mohon pamit, sudah waktunya saya pulang.

Semua keperluan nyonya sudah saya siapkan di kamar nyonya " ucap Xyra sopan kepada nyonya Laura sambil menundukkan kepalanya.

Di sisi nyonya Laura, Bryan nampak tak berkedip menatap Xyra yang menunduk seolah menyembunyikan wajahnya darinya.

Darinya....?!

Menyembunyikan wajah darinya ?! Benarkah ?! Lalu kenapa ?!

Cicit Bryan di dalam hati dengan tatapan yang terus terarah kepada Xyra.

" ah benarkah ?! Cepat sekali waktu berlalu sejak ada kau menemaniku Xyxi...." jawab nyonya Laura seolah berat melepas Xyra untuk pulang.

Xyra tersenyum tipis dan samar.

" heiii....

tapi ini gerimis, sepertinya kau harus menunggu gerimis sedikit reda.

Apalagi mendungnya juga terlalu gelap...takutnya hujan akan turun dengan deras saat kau masih berada di tengah jalan nanti... " ucap nyonya Laura sambil memperhatikan langit yang kian menggelap.

" ahh...tidak apa apa nyonya, ini hanya gerimis...saya sudah terbiasa dengan gerimis " jawab Xyra lagi.

" ah tidak Xyxi.....gerimisnya semakin deras ku rasa,

atau biarkan aku minta cucuku mengantarmu pulan "

ucap nyonya Laura lagi dan sukses membuat Xyra langsung mendongak dan menggeleng cepat.

" tidak nyonya...tidak perlu, sungguh saya....tidak apa apa " jawabnya kemudian dengan cepat,

Saat itu, tanpa sengaja netranya bertemu dengan netra Bryan yang menatapnya tajam.

Degh.....

jantung Xyra serasa meloncat keluar, secepat kilat ia segera kembali menundukkan kepalanya.

Bagi Xyra...

Tatapan Bryan begitu mengerikan, tatapan laki laki itu membuatnya takut.

Dan tatapannya seolah siap menelannya hidup hidup.

" baiklah baiklah....tapi bawa salah satu payungku " perintah nyonya Laura kemudian.

" tapi nyonya...."

" bawa satu payungku atau aku tidak akan memperbolehkanmu pulang sekarang " potong nyonya Laura dan Xyxi tak lagi bisa menolak.

" Tata...." teriak nyonya Laura

" nyonya saya akan ambil sendiri " Xyxi berkata cepat,

Ia tahu kenapa majikannya itu berteriak memanggil salah satu pelayan rumah ini. Pasti akan di mintanya mengambil payung untuknya.

Dan ia tentu tak enak karena itu.

" ya nyonya..." seroang gadis muda berseragam pelayan datang dengan tergopoh gopoh mendekat.

" antarkan Xyxi mengambil payung " perintah nyonya Laura.

" baik nyonya....ayo mbak Xyxi " ajak Tata dan akhirnya Xyra menurut.

Setelah kembali pamit untuk yang terakhir kali, ia mengikuti langkah kaki Tata meninggalkan tempat itu.

Tanpa ia tahu....

Kepergiannya dan setiap langkah kakinya di iringi dengan tatapan mata seorang Bryan.

" entah kenapa....semendung ini, suaminya tidak menjemputnya " cicit nyonya Laura sambil menyesap tehnya.

Kening Bryan berkerut mendengar kata suami dari bibir sang nenek.

Ia tak menyangka jika perawat sang nenek itu sudan bersuami...

Menurutnya...

Wanita itu masih sangat muda....

" Dia seperti terabaikan....apakah nyonya juga merasa demikian ?! " madam Liana menimpali.

" saya dengar..dia adalah menantu salah satu keluarga terpandang di desa sebelah.

Tapi kenapa mereka membiarkan menantu mereka bekerja keras di luar rumah " imbuh madam Liana lagi.

" dia seorang yatim piatu Liana....mungkin keluarga sang suami tak begitu menyukainya karena latar belakangnya itu " jawab nyonya Laura.

" benarkah nyonya ?! " cicit madam Liana terperangah.

" hemmmm....dia juga tinggal dan besar di panti asuhan sebelum suaminya menikahinya " imbuh nyonya Laura lagi.

Nyonya Laura dan madam Liana masih sibuk membicarakan sosok Xyra ketika netra Bryan juga menatap sosok itu sedang berjalan ke arah pintu gerbang sambil membawa payung.

Lagi lagi netra laki laki itu terus memperhatikan sosok itu tanpa bisa berkedip apalagi beralih.

Kening Bryan berkerut dan kedua alisnya menukik tajam ketika ia melihat dua orang satpam penjaga pintu gerbang nampak menyapa wanita itu.

Mereka nampak berbincang sebentar kemudian tertawa bersama sebelum akhirnya Xyra melanjutkan langkahnya meninggalkan pintu gerbang itu.

1
Aysah Meta
Gas Bryan..buat Xyra berpisah dari suaminya.
baru ini q mendukung yg namanya Pelakor
khitara: pebinor kakak😅😅
total 1 replies
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘱 𝘯𝘺𝘰𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘶𝘳𝘢👍
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘮 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘵𝘶𝘢 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘣𝘶 𝘴𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘯𝘪𝘩
Widia Aldiev
makin mantab nyonya Laura mendukung Bryan asal main bersih 😍😘😘 makasih nenek Laura sayang semoga dengan restumu Bryan dapat segera mendapatkan Xyra..Bryan semangat tuk mendapatkan hati Xyxi 🥳🥳🥰
shinta
gas Bry.... sudah dapet restu nenek, yang bersih mainnya yah!!😍😍
Siti Nurhasanah
siap, Thor, aku cuma bisa kasih kopi ☕
Titin Rosediana
aaa..... Bryan ❤️❤️❤️
shinta
duhhhh, ini saatnya kamu bertindak Bry...... gemesh aku sama mertuanya dan bahkan Yari!!!
ayo kak up lagi, esmosi jiwa ini aku🤣🤣🙏🙏
Tuti Tyastuti: 𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳😍
total 3 replies
Aysah Meta
Betul Bryan q mendukung mu..sekalipun itu dosa dan km masuk ke neraka.

Manusia seperti Yati akan sadar,ketika dia sudah di tinggalkan.
dia akan tahu kekurangannya sebagai laki laki normal.
Bener² suami yg cocok jadi hujatan netizen.
Widia Aldiev
makin kesini kamu makin nekat Bryan tp entah kenapa q suka kata" mu saat menginginkan Xyra menjadi milikmu q yakin kamu bisa merebut dan membahagiakan Xyra hingga ia lupa bahwa Yari pernah menjadi suaminya 🔥🔥 semangat Bryan buktikan pada dunia bahwa kamu layak merebut dan membahagiakan Xyra di sampingmu
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯🤭
Tuti Tyastuti
𝘨𝘦𝘥𝘦𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘺𝘢𝘳𝘪
Tuti Tyastuti
𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘳𝘶" 𝘣𝘳𝘺
shinta
aku ga bisa ngungkapin perasaan aku saat ini, ikutan campur aduk soalnya, jadi bingung mau bagaimana, tapi tetap saja Xyxi butuh kebahagian juga, Yari, sadar diri dan lepasin Xyra! Bry ... lebih smooth lagi deketin xyranya jangan grasa grusu.... (ehhhh🤭) inget Bry bikin mereka pisah dl, buat keluarga Yari menyesal, dan gas nikahin Xyra!!
Makasih Kak Thara, hari ini udah up 3 kali. aku kasih kopi deh yah biar lancar ide dongeng dan up lagi wkwkwkw
khitara: makasih...
jadi terharu🙏🙏😘🥺
total 2 replies
Widia Aldiev
kamu terlalu kasar Bryan...q kira kamu akan main halus dan aman g taunya kamu barbar,siap siap aja Xyra makin ilfeel sama kamu 😘😘😘 seorang pangeran tahu gmana cara mendapatkan hati tuan putri..sedang kamu kayak preman pasar 🤣🤣🤣
Widia Aldiev: iya tp kenapa q malah suka 😅🤣 anehkan
total 2 replies
Aysah Meta
idihh..dasar laki² tak tahu di untung,sudah km yg bermasalah..tapi istrimu km jadikan tumbal.

bikin ilfil tahu kelakuan mu yariii!!!
cobalah jadi laki laki gentleman gitu nah..akui kalau km yg gak bisa menghamili istrimu.
jangan diem ajj nyari aman.
shinta
amit-amit deh lihat tingkah mereka terutama Yaris, nyebelin pisan. Gedeg aku..... duh Bry gimana iniiiiii? kasian Xyxi, ayok kamu harus segera mengambil langkah untuk nyelametin xyra/Sob//Sob/
Aysah Meta
part kedua..udh bikin jedug²
kenapa setiap part "Julid" di buku kak Tara ini bikin hati dongkol..mbayangin yg ngomong persis mulutnya ibu² komplek yg suka ghibah.
rasa pengen ku remes mulut mertuanya xhyra
emosi akuhh🤭🙏🙏
Aysah Meta: salah tulis nama lagi Xyra
total 1 replies
novi💜💜
bry kok kasar😌
yg ada malah bikin Xyxi jengkel.
shinta
tuhhh kan Bry..... jangan buru-buru kayak gt, Xyxi jadinya jengan. pelan-pelan... urus dulu rumah tangga Xyxi dan Yari biar pisah dan cerai, baru kamu dekati lagi dia dengan gencar... huhuhu gereget aku.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!