Sequel 'Daddy, I Love you!'
"Kalau hal yang paling Kak Juna suka apa?" Tanya Sahara
"Kamu"
"Ihh jangan itu jawabannya, tapi yang lain." Kata Sahara
Arjuna terlihat seperti sedang berfikir dan beberapa detiknya dia kembali menjawab.
"Senyum kamu"
Ya, bagi Arjuna segala hal tentang diri Sahara adalah hal yang paling dia sukai.
Sahara gadis kecilnya yang pada akhirnya berhasil dia miliki.
Sahara istri tercintanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wida Dwi Oktafiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20 : Akhir Pekan
Satu bulan sudah berjalan hubungan Sahara dan Arjuna juga semakin manis setiap harinya, tidak ada lagi pembicaraan masalah perjodohan meskipun Abian belum membatalkannya, tapi pria paruh baya itu tidak pernah lagi membahasnya. Sesekali Sahara juga pergi berbelanja bersama Clara atau Anjani menghabiskan waktu dengan anggota keluarga Arjuna dan masalah Kevin pria itu hanya datang sesekali ke butiknya.
Satu bulan memang waktu yang cukup singkat dalam sebuah hubungan, tapi baik Arjuna dan Sahara begitu menikmati waktu yang singkat itu. Mereka berdua saling mengerti satu sama lain dan seperti pasangan pada umumnya mereka juga sesekali bertengkar atau berdebat, ya meskipun beberapa jam kemudian berbaikan lagi.
Sekarang sudah masuk hari Minggu dan hari ini Arjuna sudah merencanakan kencan bersama dengan pujaan hatinya. Mungkin karena itu pada jam sembilan pagi dia sudah berhenti di rumah Sahara dan menyapa anggota keluarga kekasihnya dengan penuh kesopanan.
Tidak ada satupun anggota keluarga yang tidak menyukai Arjuna bahkan setiap kali pria itu datang mereka senang.
Seperti sekarang contohnya.
"Sini masuk dulu Kak biar Vina panggilkan Kak Ara." Kata Devina sambil mengajak kekasih Kakaknya itu untuk duduk di ruang tamu
Bergegas menuju kamar Kakaknya Devina meninggalkan Arjuna di ruang tamu dan ketika berpapasan dengan Fahisa dia langsung mengatakan bahwa Arjuna datang.
"Mommy di bawah ada Kak Juna." Kata Devina
"Arjuna? Benarkah? Ya ampun calon menantu Mommy." Kata Fahisa sambil tersenyum lebar
Setelah mengatakan hal itu Devina kembali melangkahkan kakinya lalu mengetuk pintu kamar Kakaknya dan masuk tanpa menunggu jawaban. Di depan cermin Sahara terlihat sedang bersiap dia sedang memakai lipstik di bibir mungilnya dan menoleh singkat ketika adiknya memanggil.
"Kak di bawah sudah ada Kak Juna." Kata Devina
Tersenyum kecil Sahara mengatakan bahwa dia akan segera turun.
"Iya Vina sebentar lagi selesai." Kata Sahara sambil merapihkan rambut hitamnya
Tidak butuh waktu lama Sahara yang sudah puas dengan penampilannya langsung mengambil tas dan ponselnya lalu turun ke bawah untuk menghampiri kekasihnya. Sebuah senyuman tidak bisa Sahara tahan ketika melihat Arjuna yang sedang mengobrol dengan Daffa dan Fahisa disana, dia sangat bahagia.
Biasanya Daffa jarang mengajak Arjuna bicara hanya sesekali saja malanya ketika melihat ini Sahara merasa begitu bahagia.
Sedikit berlari Sahara mendudukkan dirinya disebelah Daffa lalu memeluk pria paruh baya itu dari samping, Daddy kesayangannya.
"Daddy"
Melihat tingkah Sahara yang seperti itu membuat Arjuna tidak bisa menahan senyumnya.
"Hey apa ini? Tidak malu sama pacarnya hmm?" Tanya Daffa sambil mengusap pelan rambut anaknya yang kini sudah tumbuh dewasa
Melepaskan pelukannya Sahara menggelengkan kepalanya cepat lalu tersenyum sambil menatap Arjuna yang duduk dihadapannya.
"Mau pergi ya?" Tanya Daffa kepada keduanya
"Iya Om saya mau minta izin untuk ajak Sahara keluar." Kata Arjuna sopan
"Mau jalan-jalan Daddy." Kata Sahara dengan senyuman yang begitu lebar
Melihat kebahagiaan yabg terpancar dimata anaknya membuat Daffa merasa begitu lega, anaknya sudah menemukan seseorang yang bisa membuatnya tersenyum.
"Hmm asal jangan malam-malam pulangnya." Kata Daffa
Seperti biasa Sahara akan menjawab dengan perkataan yang membuat Daffa ingin mencubitnya karena kesal.
"Iya Daddy nanti pulangnya pagi." Kata Sahara membuat Arjuna melotot ketika mendengarnya
"Sahara kamu ini bicaranya." Tegur Fahisa yang ditanggapi dengan cengiran oleh anak perempuannya
"Berani kamu melakukannya Daddy akan usir kamu." Kata Daffa membuat Sahara tertawa kecil mendengarnya
"Bercanda Daddy." Kata Sahara
"Arjuna jaga anak saya dan pulangkan dengan utuh tanpa kurang satu apapun." Kata Daffa
Mengangguk pasti Arjuna mencium punggung tangan kedua orang tua Sahara sebelum akhirnya mengajak sang kekasih untuk keluar dan pergi. Senyuman manis Sahara terbentuk ketika Arjuna menggenggam tangannya dan sebelum benar-benar keluar Sahara menoleh lalu mengatakan sesuatu yang membuat kedua orang tuanya geleng kepala.
"Dadah Ara mau pacaran duluuu"
Ikut tertawa Arjuna benar-benar tidak faham dengan Sahara yang bisa begitu menggemaskan hanya dengan melakukan hal yang begitu sederhana.
Arjuna sudah benar-benar jatuh cinta.
"Kak kita mau kemana?" Tanya Sahara dengan semangat
"Nonton lalu jalan-jalan." Kata Arjuna sambil membukakan pintu mobilnya untuk Sahara
Setelah keduanya berada di dalam Arjuna menghidupkan mobilnya dan melaju meninggalkan rumah besar keluarga Wijaya.
"Kamu ingin ke ke tempat lain? Katakan saja waktu kita ada banyak." Kata Arjuna yang dijawab dengan gelengan kepala oleh kekasihnya
"Tidak aku akan ikut Kak Juna saja." Kata Sahara
"Kata Anjani kamu suka baca novel, mau pergi ke toko buku?" Tawar Arjuna membuat Sahara menoleh dan menatapnya dengan antusias
"Mauuu"
"Baiklah setelah menonton kita akan ke toko buku." Kata Arjuna
Setelah menempuh perjalanan sekitar dua puluh lima menit akhirnya keduanya sampai dan sekali lagi Arjuna membukakan pintu untuk Sahara lalu membawa tangan mungil kekasihnya kedalam genggaman. Hari ini Arjuna akan menghabiskan waktunya bersama dengan Sahara sampai sore.
"Kak sekarang Anjani lagi sibuk ya? Beberapa kali aku ajak dia untuk keluar, tapi dia selalu tidak bisa padahal aku kangen." Kata Sahara dengan sedikit kekesala
"Emm dia lagi cukup banyak kerjaan kayaknya beberapa hari ini dia sampai tidur larut malam." Kata Arjuna jujur
"Pantas saja"
"Kamu mau ketemu Anjani? Ke rumah saja Ra atau habis ini mau ke rumah?" Kata Arjuna menawarkan
Menggelengkan kepalanya cepat Sahara menolak tawaran itu karena dia takut kalau harus bertemu Papi nya Arjuna.
"Tidak usah lain kali saja aku juga tidak mau ganggu Anjani." Kata Sahara sambil tersenyum
"Ra"
"Kenapa?" Tanya Sahara sambil mendongak dan menatap Arjuna yang memang lebih tinggi darinya
"Aku baru sadar"
"Sadar apa?" Tanya Sahara penasaran
"Kalau kamu sangat cantik." Kata Arjuna membuat Sahara mengerucutkan bibirnya kesal dengan wajah merona
"Apasih?!"
"Apalagi kalau lagi ngambek kayak gitu cantiknya jadi nambah." Kata Arjuna lagi
"Kakakkk"
"Kalau lagi gitu juga nambah cantik dan lucu." Kata Arjuna tanpa perduli wajah kekasihnya yang semakin memerah
"Sayanggg"
Oke, kali ini Arjuna yang salah dia langsung diam ketika kata itu keluar karena sekarang jantungnya berdetak dengan tidak karuan.
"Ihh malu ya?" Kata Sahara sambil tertawa kecil
Sial, nanti Arjuna akan balas dendam.
¤¤¤¤
Selesai dari menonton film seperti yang sudah dijanjikan Arjuna mengajak Sahara untuk pergi ke toko buku, tapi kekasihnya itu mengatakan bahwa dia ingin membeli sesuatu dulu jadi Arjuna hanya menurut dan mengikuti kemana Sahara membawanya. Selama menonton tadi tangannya tidak pernah lepas untuk menggenggam tangan Sahara dan dia sangat bahagia, tangan mungil itu terasa begitu pas dalam genggamannya.
Saat ini Sahara ingin membeli beberapa barang couple untuk dia dan Arjuna itu adalah keinginan terbesarnya jika kelak dia memiliki seorang pacar dan sekarang akan segera terwujud. Pertama Sahara mengajak kekasihnya ke toko aksesoris ponsel dia ingin membeli casephone yang sama dengan Arjuna.
"Mau beli apa Ra?" Tanya Arjuna ketika kekasihnya masuk kedalam
"Mau beli casephone yang kembaran." Kata Sahara sambil tersenyum manis
Saat masuk kedalam Sahara langsung membeli casephone yang begitu lucu dan Arjuna yang melihat senyuman Sahara ikut menyunggingkan senyumannya.
"Mau yang ini atau yang ini? Yang ini lucu, tapi yang ini juga lucu." Kata Sahara sambil menunjukkan kedua pasang casephone yang sudah dia pilih
"Terserah kamu Ra aku akan ikut mau kamu." Kata Arjuna
"Ihh jangan terserah harus pilih." Kata Sahara dengan penuh kekesalan
Tersenyum kecil akhirnya Arjuna menunjuk casephone dengan gambar animasi berwarna hitam dan pink.
"Kalau gitu yang ini saja." Kata Arjuna membuat Sahara tersenyum senang
"Yasudah yang ini saja." Kata Sahara
Saat membayar pegawai disana diam-diam tersenyum ketika melihat interaksi manis pasangan kekasih ini apalagi sedari tadi Arjuna terus menatap ke arah Sahara, seolah tidak ingin kekasihnya menghilang dari pandangan matanya.
"Mau beli yang lain?" Tanya Arjuna setelah mereka selesai membayar
"Ayo beli sepatu sneakers." Ajak Sahara
"Hmm"
Tersenyum senang Sahara sangat menikmati kencan ini dan ketika sampai Sahara langsung memilih sepatu sneakers dengan dua ukuran serta warna yang sama. Rasanya menyenangkan mencari barang yang sama dengan kekasihnya.
"Kakak sukanya warna apa? Hitam? Putih? Abu-abu?" Tanya Sahara
"Aku biasa pakai warna hitam atau putih." Kata Arjuna
"Hitam saja ya? Iya hitam saja." Kata Sahara membuat Arjuna menggelengkan kepala ketika melihatnya
"Hmm"
Meminta kepada salah satu pegawai dua ukuran sepatu sekarang Sahara sedang mencoba sepatu yang dia inginkan dan Arjuna juga melakukan hal yang sama. Setelah selesai Arjuna langsung pergi ke kasir untuk membayar padahal tadinya Sahara mengatakan bahwa dia akan membayar, tapi Arjuna melarang.
"Ada lagi sayang?" Tanya Arjuna setelah mereka keluar
"Sudah tidak ada ini saja dulu." Kata Sahara sambil tersenyum senang
Sebenarnya dia masih ingin membeli yang lainnya, tapi tidak jadi karena dia sangat yakin Arjuna akan membayar lagi nanti dan Sahara merasa tidak enak.
"Sekarang mau ke toko buku?" Tanya Arjuna
"Mau makan." Kata Sahara membuat Arjuma tertawa kecil dan baru sadar kalau ini sudah siang
"Mau makan apa?" Tanya Arjuna
"Mau makan spaghetti." Kata Sahara
Mengangguk faham Arjuna mengajak Sahara ke tempat dia bisa mendapatkan keinginannya dan setelah mendapatkan tempat yang kosong sambil menunggu pesanan datang mereka kembali berbincang.
Casephone yang tadi mereka beli sudah dipasang dan Sahara begitu senang melihatnya.
"Lucu ya Kak?" Kata Sahara yang hanya ditanggapi dengan gumaman oleh kekasihnya
"Ra"
"Iya?"
"Aku mau tanya sesuatu boleh?" Tanya Arjuna ragu
Menganggukkan kepalanya Sahara mengatakan bahwa Arjuna boleh bertanya apapun kepadanya.
"Kevin, apa dia masih sering menghubungi kamu?" Tanya Arjuna membuat Sahara diam sambil menatap kekasihnya
Menyerahkan ponselnya kehadapan pria itu Sahara ingin Arjuna melihatnya sendiri.
"Masih suka chat Kakak lihat sendiri aja chatnya tidak ada yang Ara hapus." Kata Sahara sambil tersenyum
"Tidak usah Ra aku percaya sama kamu Kok." Kata Arjuna
"Ihh lihat saja biar Kakak tidak penasaran lagi." Kata Sahara membuat Arjuna menatapnya lalu tanpa ragu memgambil ponsel milik Sahara
Tidak ada password disana dan ketika membuka roomchat gadis itu dengan Kevin dia tau bahwa Sahara sudah tidak terlalu perduli. Kekasihnya itu membalas pesan cukup lama dan ada banyak panggilan yang tidak Sahara jawab juga.
"Kalau misal Kakak ingin tanya atau ingin lihat ponsel Ara bilang saja karena itu akan lebih baik dari pada Kakak memikirkan yang tidak-tidak,"
Sahara tersenyum sambil menatap kekasihnya yang juga sedang menatapnya.
"Ara tidak akan marah itu hal yang wajar kok Kak." Kata Sahara sambil tersenyum
Arjuna memang harus percaya dengan Sahara.
Wanita itu adalah pasangan terbaik untuknya.
¤¤¤¤
Nanti malam update lagi yaaaa😂
Maaf ya kemarin malam gak jadi update soalnya aku lagi asik nonton film India di tv😂
Tapi, nanti malam update beneran kokkk😄
Thank youu and love youuu😙
Suka bnget pokoknya Thorr😇
Semangat terus 💪