NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

Luella sedang dalam perjalanan pulang, dia terjebak macet yang begitu parah. Matanya mulai melirik kearah kanan, dia melihat banyak pedagang pejalan kaki yang menawarkan minuman, dan beberapa penjual koran. Mereka semua sedang mengadu nasib di ibukota untuk menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya.

Senyum manis Luella terukir indah, dia mulai membuka kaca mobilnya. Wanita cantik itu mengambil selembar uang dan memberikan kepada penjual air mineral.

Luella merasa bersyukur, ditengah banyaknya gosip tentang dirinya, dia masih diberi kesempatan untuk memiliki pekerjaan yang cukup baik untuk menghidupi dirinya.

Tiba-tiba Luella teringat dengan uang pemberian Edric sebagai kompensasi. Luella membuka tasnya dan kemudian mengambil selembar cek berisi nominal yang sangat fantastis.

 

“Mungkin ini bisa aku gunakan untuk membantu mereka” gumam Luella.

 

Luella menjalankan mobilnya perlahan, karena dia masih terjebak macet di jam pulang kantor.

Setelah hampir 1 jam lamanya terjebak di kemacetan lampu merah, Luella sampai di rumahnya dengan selamat. Dia turun dari mobilnya kemudian membuka pagar dan memasukan mobil tersebut ke dalam garasi.

 

“Tuh lihat bu, 25 tahun jadi janda” ucap salah seorang tetangga Luella yang sedang berkumpul di dalam mobil.

“Iya, pasti perempuan gak bener” sahut yang lain.

 

Cibiran itu Luella terima selama satu tahun terakhir karena perceraiannya. Luella tidak tahu, dari mana mereka semua mengetahui tentang itu. Karena pernikahan tersebut di laksanakan di luar kota, yang bahkan jaraknya sangat jauh dari kota Luella berada.

Ting! Ponsel Luella berdering.

 

“Transfer uangnya, adikmu harus membayar uang semester” – Mama

 

Luella menatap nanar layar ponselnya, bibirnya tersenyum tipis kemudian jari lentiknya mulai menekan aplikasi dan mengirimkan uang tersebut kepada Ibunya.

 

“Mama apa kabar? Aku sudah transfer uang itu untuk Zoey” – Luella

 

Luella meletakkan ponsel tersebut, kemudain dia segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, lalu istirahat.

 

Ponselnya tidak berhenti berdering, banyak pesan masuk tidak hanya pekerjaan tapi juga para pria yang sedang berusaha mengejar Luella, namun Luella mengabaikannya.

Saat ini bukan cinta yang menjadi prioritas Luella, tapi karir. Karena Luella sadar yang bisa mneyelamatkan hidupnya sebagai perempuan adalah karirnya.

 

Ting! Ponsel Luella kembali berdering.

 

“Minggu depan, kamu temui laki-laki ini. Dan jangan menolak, mama capek mendengar gosip mura-han kamu. Kamu harus segera menikah lagi!” – Mama

 

Luella masih berada di kamar mandi, dia menikmati setiap hangatnya air yang menyentuh tubuhnya. Dan perlahan membuat tubuh Luella kembali rileks.

Setelah mandi, Luella segera keluar untuk mengambil ponselnya. Kemudian membaca pesan Ibunya.

Dahi Luella mengerut, dia menarik nafas panjang. Kemudian dia meletakkan kembali ponsel tersebut tanpa membalas pesan dari Ibunya.

Luella merasa sangat lelah dengan sikap Ibunya yang selalu seperti ini. Mencarikan pria tua untuknya agar dirinya segera menikah.

 

“Kenapa bukan Zoey yang di nikahkan sama bapak-bapak itu” dengus Luella.

 

Mendengar ponselnya berdering, Luella keluar kamar lalu mengambil ponselnya dan menjawab telepon dari teman kerjanya.

 

“Lagi dimana?” – Sarah

“Dirumah. Kenapa Sar?” – Luella

“Aku tidur di rumah kamu ya?” – Sarah

“Oke. Mau di jemput apa datang sendiri?” – Luella

“Datang tak dijemput, pulang tak diantar” – Sarah

 

Mendengar ucapan Sarah, Luella memutar bola matanya malas. Kemudian dia menghela nafas dengan kasar. Sementara Sarah terdengar tertawa dari balik ponsel tersebut.

 

“Ya sudah, cepat berangkat. Jangan terlalu malam” – Luella

“Oke, aku berangkat sekarang” – Sarah

 

Tut! Telepon di matikan.

 

Luella membawa ponselnya ke dalam kamar, kemudian ia segera mengganti pakaiannya dan bersiap untuk menunggu kedatangan Sarah.

Kedatangan Sarah bukan tanpa alasan, Luella sudah mengetahui kebiasaan tersebut sejak mereka masih berada di Universitas.

Dan sudah bisa di tebak, saat ini Sarah sedang bertengkar dengan pacarnya, yang bahkan Luella tidak ingat yang mana saja pacar Sarah saat ini.

 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!