NovelToon NovelToon
Cegil Berhenti Terobsesi

Cegil Berhenti Terobsesi

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Ketos / Balas Dendam
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

"Gue capek jadi badut. Mulai hari ini, lo bebas dari gue."

Selama tiga tahun di SMA Nusantara, semua orang tahu kalau Elsa Nur Cahyani adalah cegil (cewek gila) garis keras yang bucin mati-matian ke Muhammad Firdaus, Ketua OSIS sempurna yang sedingin es. Elsa rela dipermalukan, jadi seksi sibuk OSIS tanpa dibayar, sampai dihukum lari keliling lapangan demi cari perhatian Firdaus. Hasilnya? Nol besar. Firdaus tetap menganggap Elsa gangguan yang tidak punya harga diri.

Titik balik itu datang di hari ulang tahun Firdaus. Setelah kuenya dihancurkan dan cintanya ditolak mentah-mentah di depan satu sekolah, Elsa sadar: dia sudah selesai. Elsa memutuskan pensiun jadi budak cinta. Dia berubah total—menjadi cuek, fokus pada ujian, dan benar-benar menganggap Firdaus tidak ada.

Tapi anehnya, saat Elsa melangkah pergi, justru Firdaus yang mulai kehilangan arah. Cowok yang tadinya antipati itu mendadak sadar kalau dunia tanpa gangguan Elsa ternyata terasa sangat sepi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata Berkaca-Kaca Daus 19.

Untuk pertama kalinya, mata Firdaus berkaca-kaca merasa dadanya sesak luar biasa bukan karena lelah kerja OSIS.

Ada ruang kosong yang mendadak menganga di ulu hatinya, menyedot seluruh udara di sekitar hingga dia merasa tercekik.

Suara derit pintu perpustakaan yang tertutup di ujung lorong terdengar seperti dentang lonceng kematian bagi egonya.

Dia benar-benar ditinggalkan. Oleh Elsa. Cewek yang dulu rela kehujanan di gerbang sekolah hanya untuk memastikan Firdaus membawa payung. Cewek yang selalu tersenyum selebar bulan sabit, tidak peduli seberapa sering Firdaus memandang nya penuh jijik.

"Bodoh," bisik Firdaus pada bayangannya sendiri di kaca jendela yang buram oleh embun hujan.

Dia merosot duduk di kursi kayu yang tadi ditempati Elsa. Di atas meja, masih tertinggal aroma samar parfum stroberi murah milik Elsa.

Firdaus mengepalkan tinjunya di atas meja sampai buku-buku jarinya memutih.

Kata-kata Aris kembali terngiang, menjelma menjadi belati yang berputar di lukanya.

Jangan kayak bocah yang nangis pas mainannya diambil orang. Padahal lo sendiri yang buang mainan itu ke tempat sampah.

"Gue gak buang dia..." gumam Firdaus lirih, suaranya bergetar. "Gue cuma... cuma gak tahu cara ngadepin dia."

Namun, penyesalan selalu datang saat panggung sudah sepi. Firdaus tahu, benteng pertahanan yang dia bangun atas nama 'gengsi' dan 'wibawa' kini telah runtuh total.

Dan bagian paling tragisnya? Tidak ada satu orang pun yang peduli pada reruntuhannya.

Sementara itu, di bawah payung hitam yang sama, aroma tanah basah mengiringi langkah Elsa dan Aris menembus hujan yang kian deras di area parkir SMA Nusantara.

Jarak mereka begitu dekat.

Bahu kanan Aris sengaja dibiarkan basah kuyup demi memastikan Elsa sepenuhnya terlindungi di bawah naungan payung. Elsa menyadari hal itu. Dia melirik cowok di sampingnya dari sudut mata. Rambut hitam Aris yang biasanya acak-acakan kini tampak lepek, beberapa tetes air hujan jatuh dari ujung poni menyusuri rahang tegasnya yang kokoh.

"Ris, payungnya geser ke lo aja. Bahu lo basah semua itu," ucap Elsa membuka suara, memecah keheningan di antara deru hujan.

Aris tidak menoleh. Dia hanya memindahkan lolipop dari pipi kiri ke pipi kanannya dengan lidah, lalu mempererat rangkulannya pada gagang payung. "Kalau gue geser, lo yang basah. Gue gak mau dituduh nyokap lo balikin anaknya dalam kondisi masuk angin."

Elsa mendengus, tapi ada kehangatan yang perlahan menjalar di dadanya. Kontras sekali dengan rasa dingin yang baru saja dia rasakan di dalam perpustakaan saat berhadapan dengan Firdaus.

"Soal yang di perpus tadi..." Elsa menggantung kalimatnya, mendadak merasa agak tidak enak. "Sorry ya, lo jadi kebawa-bawa urusan masa lalu gue."

Langkah Aris mendadak berhenti tepat di samping motor ninja hitamnya. Dia memutar tubuh, menghadap Elsa sepenuhnya.

Payung hitam itu kini menaungi mereka berdua dalam jarak yang teramat intim. Mata cokelat gelap Aris mengunci pandangan Elsa dengan intensitas yang sanggup membuat jantung cewek mana pun maraton.

"Masa lalu?" Aris mengulang kata itu dengan nada rendah, ada seringai tipis di sudut bibirnya. "Gue gak peduli sama masa lalu lo, Sa. Mau lo pernah jadi budak cintanya si Ketua OSIS jenius itu, atau lo pernah nangis darah buat dia, itu bukan urusan gue."

Aris memajukan wajahnya sedikit, membuat Elsa refleks menahan napas.

"Tapi buat masa sekarang dan ke depan," lanjut Aris, suaranya terdengar begitu protektif dan mutlak, "lo urusan gue. Jadi, kalau dia atau cowok lain coba-coba bikin lo ragu lagi sama harga diri lo... mereka harus lewat gue dulu. Paham?"

Elsa terpaku. Jantungnya berdegup dua kali lebih cepat, dan kali ini bukan karena Firdaus. Ada ketegasan yang tulus dari mata Aris—sesuatu yang tidak pernah Elsa dapatkan dari Firdaus selama tiga tahun mengejar cowok itu.

Firdaus selalu membuat Elsa merasa kecil dan tidak berharga, sedangkan Aris? Berandal sekolah sekaligus ketua geng motor yang ditakuti guru-guru ini justru memperlakukannya seolah dia adalah hal paling berharga di dunia.

"Lo... lo kenapa sih baik banget sama gue?" tanya Elsa polos, suaranya hampir tenggelam oleh suara hujan. "Gue cuma cewek aneh yang baru patah hati, Ris."

Aris terkekeh pelan. Dia mengulurkan tangan kirinya yang bebas, lalu dengan gemas mengacak rambut depan Elsa yang sedikit basah. "Karena gue suka cewek aneh. Udah, buruan naik. Keburu banjir."

Elsa tersenyum kecil, lalu naik ke boncengan motor besar Aris. Saat motor itu mulai melaju membelah jalanan yang basah, Elsa tanpa sadar mencengkeram ujung jaket levis Aris.

Dinginnya angin sore itu mendadak luruh, tergantikan oleh rasa aman yang asing, namun sangat dia nikmati.

......................

...****************...

Tbc,

1
falea sezi
🤣🤣 lagii kurang q kirim sebanyak-banyaknya bunga🤭 buat Elsa gk menye
falea sezi
kurang kejam thor buat donk cegil di sukai cogan lain🤣
Queen Aisyah
/Drool//Drool/
falea sezi
🤣🤣 kasian di cuekin
Rofiwan: cegil ini lebih kejam dari pada Livy
total 1 replies
falea sezi
lanjut q krim hadiah
falea sezi
lanjut q kirim hadiah
falea sezi
btw author nya cwek apa cowok🤭
falea sezi
🤣 suka deh jangan jd cegil ngenes ya move on🤣
falea sezi
jangan ngemis ke cowok ya girl jd cwek mahal👍
Luna
US,,,US sadar woy , jangan dipaksa nanti malah kabur 🤣🤣🤣🤣🤣
Luna
jujur penasaran dengan author nya umur berapa yh? tema cerita novel nya semua kebanyakan sekolah,,,GK apa apa sih malah lebih enak gitu GK terlalu berbobot lebih ceritanya ( mafia, pelakor,drama warisan,) ,jadi bisa mengenang masa putih abu-abu dulu,🤭🤭🤭🤭
Luna: jujur yh semua novel mu yg aku baca keren keren,GK terlalu ribet dan drama anak sekolah itu keren,,,sudah sering baca novel sejenis ini tapi yg bener bener sesuai dengan kehidupan anak sekolah yh novel mu ini,,, semangat Thor ,,,saya tunggu kelanjutannya💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!