NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti CEO Arogan

Pengantin Pengganti CEO Arogan

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:29.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Asri Faris

Kusuma Pawening, gadis remaja yang masih duduk di bangku SMA itu tiba-tiba harus menjadi seorang istri pria dewasa yang dingin dan arogan. Seno Ardiguna.

Semua itu terjadi lantaran harus menggantikan kakanya yang gagal menikah akibat sudah berbadan dua.

"Om, yakin tidak tertarik padaku?"

"Jangan coba-coba menggodaku, dasar bocah!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asri Faris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Bukan Wening namanya kalau menjadi penurut, gadis itu nampak tenang merebah di ranjang yang terasa nyaman sembari meluruskan punggungnya yang terasa pegal.

Netranya mulai terpejam diiringi doa tidur yang selalu ia baca sebagai kegiata rutin dari semenjak kecil. Gadis itu baru merasa setengah mimpi ketika suara lantang itu mampir ke telinganya.

Siapa lagi pelakunya, sudah pasti tersangka utama suaminya, Seno Ardiguna.

"Bangun ....!" teriak pria itu menggeram kesal setelah keluar dari ruang ganti mendapati istri barunya menempati ranjangnya yang bahkan sudah diultimatum.

Duk!

"Aww ....!"

Bunyi dentumam kedua pelipis itu membuat Wening mengaduh kesakitan. Jidatnya berdenyut ngilu dan pening setelah tak sengaja menabrak kening suaminya yang sempat menjerit di telingannya.

Wening yang kaget refleks terjaga dan langsung bangkit, hasilnya terjadilah pertumpahan antara kedua wajah atas mereka dan menyebabkan pertemuan tubuh mereka yang pertama setelah dinobatkan pasangan halal.

"Om, berisik banget sih, sakit nih ....!" keluh Wening sembari mengusap keningnya dengan wajah cemberut.

"Suruh siapa tidur di sini, bangun! Bangun!" usir Seno dengan kasar menarik tangannya.

"Nggak mau!" Wening mengibaskan tangannya dengan kasar.

"Ribet banget sih jadi cowok, orang longgar gitu juga masalah! Aku cuma pakai bagian sini, Om sana, luas gini juga," gerutunya santai.

"Heh bocah, masalahnya aku tidak tertarik tidur denganmu, jadi aku minta sekarang bangun, atau aku dorong tubuh kamu! Tempatmu di sofa, jangan mimpi bisa seranjang denganku."

"Berisik! Bisa nggak Om ngomel-ngomelnya dipending besok aja. Wening ngantuk, capek, kalau Om tidak tertarik seranjang dengan aku, kenapa nggak Om saja yang tidur di sofa, mudah saja kan," ucap gadis itu tak peduli. Kembali merebah tanpa minat meladeni suaminya yang terlihat kesal. Wening malah membungkus tubuhnya rapat dengan selimut yang tersedia.

"Astaga, dasar anak setan!" gumamnya menggeram marah mendelik kesal.

"Kalau kamu tidak mau bangun, dengan terpaksa aku angkat tubuh kamu terus aku lempar ke lantai," ancamnya dengan gemas. Istirahatnya yang paripurna nampaknya tidak akan didapat. Padahal tubuhnya begitu lelah setelah seharian perjalanan panjang.

Tidak ada respon, malah dengkuran halus yang terdengar membuat aksi marah-marah Seno sia-sia belaka. Tentu saja pria itu tidak tinggal diam, ia tidak terima ranjang kebesaranya dihuni istri kecilnya yang begitu ia benci.

"Ini anak ngeselin banget sih, nggak ngerti atau emang tidak punya malu. Emang nggak takut kalau aku terkam apa? Gini-gini normal juga," gumam Seno resah sendiri.

Seharusnya ia tengah menikmati masa-masa pengantin baru yang indah dengan segala aktivitas romantis di dalamnya. Namun, pada kenyataannya ia malah terjebak pernikahan dengan gadis kecil yang cukup membuatnya jengkel sejak pertama kali menjadi istri.

Seno yang tidak ada pilihan terpaksa dengan repot memindah tubuh istrinya ke sofa. Namun, kenyataannya tak semulus angannya. Wening terjaga dan menjerit merasakan tubuhnya dalam gendongan.

"Eh, Om ngapain? Mau ambil kesempatan dalam kesempitan ya?" tuduh Wening langsung meronta turun.

"Sembarangan! Kesempatan apa? Sana tidur di luar, tempatmu di sofa bukan di sini. Ini terlalu nyaman, nggak pantes buat kamu. Hush hush jauhan!" usirnya merasa jijik.

Wening tidak begitu menghubris perkataan Seno. Gadis itu tidak juga menempati sofa, melainkan memboyong bantal memilih tidur di luar. Biarin aja, biar semua orang tahu kelakuan suaminya kejam.

"Eh, mau ke mana, tidur di tempatmu, sudah malam, jangan bikin huru-hara!" Seno yang nampaknya merasa terancam jika orang tuanya tahu dirinya mengusir istrinya menarik kembali tangan itu. Namun, lagi-lagi Wening menghempaskan dengan kasar.

"Apaan sih! Nggak usah tarik-tarik, sakit tahu, jadi cowok kasar banget pantas aja gagal nikah!" celetuk Wening kesal.

"Eh, ngatain, ini tuh sudah malam, tidur di kamar, bukan di ruang keluarga, bisa denger nggak sih."

"Ya ampun ... perkara tempat tidur aja ribet bener, aku udah bilang nggak mau tidur di sofa, sofa kamar tuh sempit kurang panjang. Tubuhku tidak leluasa miring kanan, telentang, jadi lebih baik aku tidur di depan ruang TV ada kasurnya noh!" tunjuk Wening serasa menemukan tempat nyaman baru.

"Kamu sengaja ya mau bikin huru hara malam-malam. Masuk!" Seno kembali menarik tangan istrinya lalu menghempaskan tubuh gadis itu ke sofa dengan kasar.

"Aduh ... kok kasar sih, aku ini istrimu, tidak seharusnya kamu perlakuan aku kaya gini. Gila ya, sakit tahu!" balas Wening menentang marah. Gadis itu menyorotnya kesal.

"Owh ... mau dianggap istri, oke," ucapnya dingin sembari menatapnya tajam dengan gerakan cepat mengungkungnya.

Seno menatap remeh sembari melepas kausnya.

"Waduh ... gawat, om-om beneran berhasrat ini. Ya kali mau ditrabas, aku kan lagi banjir, aku kerjain kali ya," batin Wening mengubah strategi.

1
Mazree Gati
masih sekolah di nikahkan,,,end, ga lanjut baca
Hediana Br Hutagalung
jgn terlalu dikekang Seno,nanti ngamuk LG istrimu
Hediana Br Hutagalung
jgn LG km macam2 ya Seno,Wening udah banyak berkorban buat km
Hediana Br Hutagalung
memang susah buat keputusan Wening tp kt perempuan yg harus mengalah,q pernah diposisi ini demi suami tinggalkan pekerjaan
Hediana Br Hutagalung
mantap Wening,udah berkorban banyak malah ngak dihargai Seno,LBH baik menjauh
Hediana Br Hutagalung
rata2 laki2 memang gitu,klu dah pergi baru kaya orang sakit jiwa nyarinya
Hediana Br Hutagalung
jgn gampang luluh Wening,kerjain dl baru kasih kesempatan
Hediana Br Hutagalung
kasihan Wening,giliran dekat dgn laki2 lain dilarang tp Seno bisa suka2nya
Hediana Br Hutagalung
senonya LBH dewasa dr PD istrinya,tp kok harus istrinya yg harus mengerti buat hubungan mereka,itu namanya egois Seno,klu memang masih ragu lepaskan aja Wening itu,karena dr awal dia udah minta cerai
Hediana Br Hutagalung
kopi hitam aja bikin jgn pake gula biar makin hitam asap yg keluar dr mulut seno🤣
mom syam
kakak atay mba manggilnya nih🤭
Herlina Anggana
kepikiran orang kalo udah skit kritis gitu drop naik turun kalo keluarganya religius dan penyayang pas waktu sholat pasti di tuntun sholat kan ya... Rara sudah menebus kesalahannya dengan sakit berbulan2 pasca melahirkan smoga gak lagi menjalani siksaan di alam kubur... aku kok baper mikirnya jauh bgt
Herlina Anggana
Halah ngomong apaan sih gak jelas... panjang lebar asli gak jlas laki2 labil emang gak tegas
Herlina Anggana
dah males denger gombalan kuno.. prettt
Herlina Anggana
terlalu rindu gimana waktu di rumah senggang ja di cuwekin malah mikirin omongan Afnan emang knapa KLO Rara masih cinta sama kamu sen,... yg jadi istri kamu kan Wening bukan Rara
Herlina Anggana
gamon ya sen
Herlina Anggana
interaksi mereka tu lucu
Herlina Anggana
dapet daun muda bucin akut
Heryta Herman
klo sdh di tinggal begini baru terasa kau seno..makanya jadi laki" jngn suka seenaknya..semua hal yg kamu buat harus memaksa..klo masih terpaku pada masa lalu,jngn coba"untuk memulai hubungan yg baru...kasihan wening..
Anonymous
Ceritanya muter2 di tempat, rara hamil gk mau jasih tau siapa, seni sama istrinya gk bs akur capek bacanya, maaf ya thour gk di lanjuti bacanya🙏🏼
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!