NovelToon NovelToon
Tenda Biru

Tenda Biru

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:184.9k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Aku usaha, kamu juga usaha. Kita sama-sama berusaha demi mewujudkan wedding dream kita."

Demi janji itu, Rhea rela menjadi TKI dan mengubur mimpinya untuk bekerja di perusahaan yang sangat ia inginkan.

Saat pulang, tenda biru justru berdiri di depan rumah Oza. Pria yang sangat ia cintai itu menikahi Trisna, sahabat yang paling ia percaya.

Rhea berlari dengan air mata berurai, ketika ia memutuskan mengakhiri hidupnya, seseorang menahan tubuhnya dan menariknya.

"Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa."

Sejak hari itu, takdirnya berubah. Akankah pengkhianatan itu menjadi akhir hidupnya, atau awal dari kebahagiaan yang tak pernah ia bayangkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenda Biru 19

"Terimakasih, Mas," senyum Trisna begitu lebar saat Oza membukakan pintu mobil. Oza juga tersenyum dengan lembut ke arahnya. Keduanya nampak sangat bahagia dalam pernikahan mereka. Namun tidak ada yang tahu bahwa senyum keduanya itu sirna ketika mereka sudah sepenuhnya duduk di dalam.

Tak hanya sekedar hilang, tapi senyuman itu pun berubah menjadi datar dan dingin. Mereka nyaris tak berekspresi satu sama lain. Sangat berbeda saat masih di depan banyak orang.

Klak

Bruuum

Mobil melaju, meninggalkan pekarangan perusahaan LT. Sepasang suami istri yang tadi menebar senyuman kini saling diam. Si suami fokus mengemudikan mobil, lalu si istri sibuk memainkan ponsel.

Suasana hening itu bertahan untuk sementara waktu, sekitar setengah perjalanan menuju ke rumah mereka.

"Mau makan apa?"

Akhirnya Oza membuka mulutnya, tapi dia sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari arah jalan.oza sama sekali tidak melirik ke arah Trisna.

Mendengar pertanyaan Oza, sejenak dia mengalihkan pandangannya dari ponsel ke wajah suaminya. Nafas pendek ditariknya dalam-dalam dan dihembuskan perlahan. Dadanya yang sesak itu, tetap masih terasa sesak meski berkali-kali ia mencoba mengatur nafas.

"Terserah," akhirnya hanya kata itulah yang meluncur dari bibir wanita tersebut. Perutnya tidak merasa lapar meskipun kosong seharian. Dan sekarang, ia tidak ingin memakan apapun. Ia hanya ingin segera sampai di rumah.

"Jangan terserah, kamu maunya apa?" Sahut Oza. Kali ini dia melihat ke arah Trisna meski hanya sesaat.

"Aku nggak laper, kamu aja yang makan," jawab Trisna, giliran dia yang tidak mengalihkan pandangannya kepada sang suami.

Hubungan yang sangat jauh dari kata romantis seperti perkataan orang-orang.

Mobil mereka melaju terus, tanpa mampir ke tempat penjual makanan. Alhasil mereka sampai di rumah tanpa membawa makanan apapun.

Saat sampai di depan rumah, Trisna keluar mobil lebih dulu. Ia lalu melenggang cepat masuk ke rumah. Trisna juga segera menuju ke kamar.

Huuft

Hembusan nafas kasar meluncur dari bibir Trisna saat ia memindai seluruh isi kamar. Matanya terpejam sejenak, lalu ia melepaskan seluruh pakaiannya.

Dalam kondisi tak ada benang sedikit pun yang menempel pada tubuhnya, Trisna berjalan menuju cermin. Ia melihat pantulan tubuh polosnya di sana.

"Apa yang kurang dari ku?" ucapnya lirih. Dia mengamati satu per satu miliknya. Dari dada hingga ke bagian terdalam.

Matanya basah, air matanya mengucur deras. Pertanyaan yang sebenarnya ia tahu betul harus ditujukan kepada siapa, namun ia tanyakan pada dirinya sendiri. Trisna lalu memeluk tubuhnya, dan mengusap matanya yang terlanjur berair.

Ceklek

Trisna bersikap tenang saat pintu kamar di buka. Dia melenggang masuk ke kamar mandi tanpa memedulikan tatapan tajam Oza.

"Sial!" umpat Oza lirih. "Dia selalu kayak gitu," imbuhnya sambil mengusap wajahnya kasar.

Pandangannya turun ke bawah, merasakan benda yang terletak di kedua pahanya itu sedikit mengeras. ia pikir tak akan bereaksi, tapi ternyata naluri kelelakiannya tetap memberontak saat melihat tubuh polos Trisna.

Oza memilih pergi dari kamar, menuju ke kamar mandi yang terletak di luar. Tubuhnya yang sempat panas itu, kini menjadi dingin kembali setelah diguyur dengan air dingin.

Setelah satu jam berlalu, Trisna keluar dari kamar dengan gaun malam sepanjang paha dengan tali spaghetti. Meski tak dijelaskan tapi Oza melihat dengan jelas bahwa istrinya itu tak mengenakan pakaian dalamm di bagian dadanya.

Gluph!

Oza sedikit kesulitan menelan ludah nya. Baju tidur berbahan satin tersebut sangat pas di tubuh Trisna sehingga menunjukkan lekuk tubuhnya.

Biasanya Oza tak memerhatikan, namun karena tadi hasratnya sempat naik, kini sisa hasrat itu sedikit menggelitik.

"Kenapa tampilanmu begini?" tanya Oza sambil mengerutkan alisnya, dia menatap tajam.

"Suka-suka aku, ini rumah bukan tempat umum. Bahkan jika aku telanjangg pun nggak jadi permasalahan kan? Kenapa?" jawab Trisna ketus. Selama ini ia hanya diam. Udara kamar yang tak pernah hangat sejak pernikahan dilakukan, usaha yang tak pernah berhasil, membuat wanita itu jengah. Sehingga ia berani 'menantang' Oza.

Trisna biasanya tidak melakukan apapun. Dia diam tanpa melakukan apa-apa dengan penolakan Oza. Akan tetapi sekarang tidak.

Wanita itu berjalan mendekat ke arah dimana Oza berdiri, menempelkan tubuhnya pada dada suaminya dan melayangkan tatapan tajam ke bagian mata.

"Kenapa, kenapa kamu begini ke aku?" pertanyaan yang entah sudah keberapa kali dia lontarkan kepada suaminya. Tapi tak pernah ada jawaban.

Oza langsung memalingkan wajahnya, ia juga mendorong tubuh Trisna agar dada mereka tak saling menempel.

"Apa salahku, Mas?"

Trisna kembali bertanya, dia memegang tangan Oza, dan meminta pria itu untuk kembali melihat ke arahnya. Trisna tak suka dirinya selalu diabaikan seperti ini.

"Nggak ada, kamu nggak ada salah," jawab Oza setelah diam untuk beberapa menit. Oza juga pada akhirnya menatap wajah Trisna yang sendu. Mata wanita itu sudah berkaca-kaca siap untuk mengeluarkan air matanya.

"Aku nggak salah. Lantas, kenapa kamu menjauh? Kenapa kamu menghindari ku. Sudah dua bulan lebih kita menikah tapi kamu~"

"Trisna!"

Oza memotong perkataan Trisna yang belum selesai. Rahang pria itu sedikit mengeras. Tangannya juga mengepal erat.

"Apa karena Rhea? Apa karena kamu masih memikirkannya?" ujar Trisna. Matanya memicing.

"Aku capek."

Hanya itu yang Oza katakan, tak ada penjelasan apapun darinya.

Oza melenggang pergi, masuk ke kamar lain di rumah itu. Dia meninggalkan Trisna dengan tatapan mata yang nanar.

Bruk!

Trisna jatuh terduduk di lantai. Ia lalu memeluk lututnya sendiri dan air matanya kini luruh juga.

Tangisnya pecah, dadanya yang terasa sesak membuatnya terisak.

Udara malam yang sebenarnya tak dingin itu terasa menusuk bagi Trisna. Seolah ada es yang memenuhi ruangan.

Trisna mengangkat wajahnya, melihat ke arah pintu kamar yang tertutup rapat, dimana pria yang berstatus suaminya itu ada di dalam karena menghindarinya.

"Kenapa, kenapa kamu memperlakukan aku kayak gini? Kenapa kamu setega ini sama aku, Oza Mediawan.

TBC

1
ElHi
untung pas LG bnyk orang
ElHi
🤣🤣🤣🤣🤣tooob...toon🤣
Dew666
Lagi seru loh ini malah digantung hmmm
Sri Supriatin
Telaat Romi🤭😄Selamat Tono n Laila 🙏🙏😍😍😍
Cicih Sophiana
beruntung Laila sudah di duluin di lamar Tono... klo ngga parah tuh si Romi datang melamar...
Cicih Sophiana
cie cie cie Tono langsung melamar takur di duluin siapa tuh nama nya? Romi yah 😂😂😂
Cicih Sophiana
ayo terima Laila dari pada cowok yg gak jelas mending Tono... yg lumayan punya kerjaan bagus dan gaji👍
Cicih Sophiana
Laela apa punya masalah..
D_wiwied
tenang aja La, serahkan semua ke bang Tono.. untung aja kamu satset ya Ton lgs melamar Laila jadi ga keduluan ama si Romi
dewi rofiqoh
🤣 🤣 🤣 🤣 🤣 Bos dan asisten sama-sama sat set war wer gaspool

Eh romi datang..... Maaf ya rom! Kamu telat.. 🤭🤭🤭
爾妮
wahhhh seruuuu,,,untung ajj tono gerak cepat❤️
reiny marlina
wah seru nih hhmm jangan2 keluarga romi kenal keluar nataya kicep langsung deh romi hahahaha
Lela Angraini
yeeehhh kalah cepat kamu romi. daahhh nggk ada harapan buat kamu,,sana pergi timbang nanti di usir sama tono n the gank 😁😁
GiZaNyA
wahhh sebulan lagi sahhhh... aseekkkk... si Romi suruh nikah sama pintu aja.. biar bisa jepit2 nikmat 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Les Tary
ha ha ha syukuri Udh keduluan Tono moga Romi terima
GiZaNyA
weiiii bau2 bakal ada pernikahan nih seminggu lagi.. 🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hahaha si kulkas bisa kikuk juga
dewi rofiqoh
Kamu mau dilamar laila🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sederhana tapi mpe di angkut 1 mobil khusus barang
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
dari bapakmu lah dokter dika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!