NovelToon NovelToon
Wanita Nakal Istri Presedir Polos

Wanita Nakal Istri Presedir Polos

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: EbieMai

Area Dewasa

Sebagai putri kesayangan dari pengusaha kaya keluarga Alexander membuat hidup Sea Caroline Alexander menjadi begitu bebas dan liar. Tidak ada yang berani melarangnya untuk melakukan ini dan itu. Karena kebebasan itu membuat Sea menjadi wanita nakal dan mesum. Setiap hari pekerjaannya hanya ke kampus dan bersenang-senang bersama sahabat prianya, seperti balapan liar dan club malam.

Melihat kebebasan Sea, membuat Jhon berinisiatif untuk menikahkan putrinya dengan anak sahabat lamanya, Seorang presedir tampan namun sangat polos.

Sea menolak keras pernikahan itu. Dia tidak suka dengan pria polos. Walaupun begitu Jhon tetap melangsungkan pernikahan itu.

Bagaimana dengan nasib pernikahan Sea? Akankah Sea akan mencintai presedir polos itu? Atau maukah suaminya menerima keadaan Sea sebagai wanita nakal dan liar?
.
.
.
Akan banyak kata-kata vulgar serta beberapa adegan dewasa dalam cerita ini. Bijaklah dalam membaca!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EbieMai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Balapan Liar

Sea kembali memastikan bahwa suaminya benar-benar sudah terlelap. Satu tangannya ia lambai-lambaikan di depan wajah Gava, Hem seperti sudah tidur.

Sea turun dari ranjang dengan sangat pelan dan hati-hati, agar pria yang sedang tidur di sampingnya tidak terbangun. Berjalan ke arah Closet dan mengganti pakaiannya dengan jeans hitam dan tank top crop hitam, tidak lupa ia juga memakai jaket kulit hitam.

Setelah selesai, Sea mendekat ke arah Gava yang sedang terlelap," Tidur yang nyenyak polos. Jangan bangun sampai gua pulang, oke." Ucapnya pelan, kemudian memberi kecupan di kening Gava.

Sea melihat keadaan rumah yang sudah sunyi. Bola matanya menelisik di setiap sudut ruangan memastikan kembali bahwa semua orang sudah pada tidur. Mengendap-endap seperti maling, Sea keluar dari rumah itu melalui pintu belakang. Berjalan keperempatan jalan agar tidak ada yang mengetahui kepergiannya.

Sea mengotak-atik ponselnya mencari nama seseorang yang sedang ia tunggu, "Lu udah di mana sekarang?" Ucap Sea ketika panggilan telepon telah terhubung.

"Ahh...ahh...ahh faster baby. Oh shit, ahh...ahh... nikmat sekali." Umpat Luke di sela kegiatannya. Mengabaikan suara Sea. "Sorry Sea ahh...ahh... gue agak telat jemput lu. Ahh... Burung puyuh gue ahh... lagi bermain di lubang ahhhhh...." Desah panjang Luke ketika sudah mencapai puncaknya.

Sea mengertakan giginya marah, "Jangan lu angkat telpon gua jika sedang bercinta, sialan. Gue tunggu 10 menit, jika lu belum datang juga gue potong burung puyuh lu." Ancamnya lalu mematikan panggilan tersebut.

Tadi siang, Sea menugaskan Luke untuk menjemputnya bila malam sudah tiba. Tidak mungkin Sea membawa mobil ke area balap, bisa-bisa ia akan ketahuan. Lagipula mobil yang biasa Sea pakai untuk balapan berada di showroom mobil sport miliknya dan Rafael lah yang selalu menyiapkan mobil yang akan dipakai Sea disetiap ajang balapan liar. Namun lihatlah sekarang, sahabat iblisnya itu malah sedang asik bercinta hingga melupakan tugas yang telah ia beri.

Karena Luke, Sea jadi teringat dengan nasibnya yang malang, dimana hingga sampai saat ini masih pipitnya tersegel walaupun ia sudah menikah.

Percuma nikah kalau masih belum di kawinin juga. Waktu hamil gue, bunda ngidam apa sih sampai nasib perawan gue kaya gini? Akh Luke sialan, lu membuat bulu kuduk gue teransang. Huaah... Gue juga mau bercinta.

Sudah 15 menit Sea menunggu, namun yang di tunggu sama sekali belum juga menunjukkan tanda-tanda kedatangannya. Sea sudah bosan menunggu, ia kembali mengambil ponselnya berniat menghubungi Jonathan untuk menjemput dirinya. Sebelum Sea menekan tombol hubung, dari arah depan di lihatnya mobil yang sedang melaju dengan kencang. Sudah di pastikan kalau itu mobil milik sahabat iblisnya, Luke.

Mobil Luke bermerk Ferrari Portofino berwarna silver berhenti tepat di depan Sea. "Lu mati hah?" Marah Sea ketika sudah duduk di samping Luke.

Luke menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Sorry Sea. Nih tadi si puyuh cari lubang dulu." Ucapnya cengengesan.

"Apa mau gue bakar hutan lindung burung puyuh lu hah?" Sea mengambil korek api yang berada di dashboard mobil lalu mengarahkannya pada benda pusaka milik Luke.

Dengan cepat Luke melindungi burung puyuh miliknya. "Kejam banget lu. Kalau hutan lindung si puyuh lu bakar, puyuh gue ikutan kebakar dong. Entar gak bisa masuk lubang lagi."

"Lu pikir gua peduli dengan nasib burung puyuh lu." Sea meletakkan kembali korek api di atas dashboard mobil. "Awas lu, biar gue yang nyetir." Sea bertukar posisi. Sea duduk di kursi kemudi sedangkan Luke duduk di samping Sea.

Sea melajukan mobil Luke dengan kecepatan di atas rata-rata. Menerobos lampu merah agar cepat sampai di titik lokasi tempat di adakan balapan liar. Untung saja jalan raya sudah keadaan sunyi sehingga dengan leluasa Sea membawa mobil Luke.

"Sea pelanin dikit dong. Gue masih ingin hidup lama lagi, dosa gue masih banyak." Luke menjerit histeris. Keringat sudah membanjir pelipisnya. Wajahnya telah memerah karena menahan muntahan yang ingin segera minta di keluarkan. Tubuh Luke sudah bergetar hebat karena takut. Terasa atau enggak yang jelas bagian bawah Luke telah basah.

Bagaimana Luke tidak takut, sahabat gilanya, Sea melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas 200 km per jam.

Tak butuh waktu lama hanya 10 menit, Sea dan Gava sudah berada di lokasi dimana tempat balapan liar terjadi. Lokasi tempat balapan liar memang selalu berpindah-pindah untuk menghindari razia polisi dan lokasi balapan liar kali ini lumayan jauh dari rumah suaminya.

Lokasi yang di pilih Rafael biasanya lokasi yang sepi pada tengah malam. Sehingga anak muda seperti Sea dengan leluasa mengadakan balapan liar dan taruhan.

Luke dengan cepat keluar dari mobil. Huek...huek...huek,...Luke memuntahkan semua cairan yang sedari tadi ia tahan.

"Bunting anak siapa lu? Siapa yang sudah ngehamilin lu? Biar gue tebas tuh orang." Jonathan yang tiba-tiba muncul di hadapan Luke. Tanpa sengaja pandangan Jonathan turun pada bagian bawah Luke yang basah, "Puyuh lu ngompol? Hahaha...."Jonathan tertawa terpingkal-pingkal, jarinya menunjuk tepat pada benda pusaka milik Luke.

Mata Luke terbelak melihat bagian selangkangannya yang telah basah. Dengan cepat ia menutup agar anak-anak lain tidak melihat.

Sea, Rafael dan Charles juga terbahak kencang dengan perut yang mendadak nyeri. Tertawa mengejek melihat keadaan Luke yang sangat memilukan. Luke Marasa kesal dan malu, dengan cepat menghilangkan dari hadapan para sahabatnya.

Sea, Rafael, Charles dan Jonathan memberhentikan tawanya. Mengusap air mata yang keluar karena terlalu asik tertawa.

"Rasain pembalasan gue." Ucap Sea.

"Dia membuat lu menunggu lagi?" Tanya Charles yang mendapat anggukan dari Sea.

"Sea kali ini lawan lu seorang penjabat. Kemahirannya dalam dunia balam sudah terbilang hebat. Namun bagi gue masih hebatan lu. Lu harus hati-hati, gue dengar-dengar dia juga cukup licik." Rafael menepuk pundak Sea.

Sea hanya mengangguk sebagai respon lalu masuk kedalam mobilnya yang telah di siapkan Rafael dan menjalankan kelintasan.

Sea memberhentikan mobilnya di depan garis start. Matanya menatap mobil lawan yang berada di samping kirinya. Sea dapat melihat kalau lawannya Seorang pria tampan, Sea hanya memberi senyuman lalu matanya fokus ke depan.

Pria yang menjadi lawan Sea itu tertegun sesaat ketik melihat senyum manis Sea berikan kepadanya. Cantik, batinnya.

Terdengar suara teriakan penonton memanggil-manggil nama Sea si Queen Rancing. Tengah malam yang sunyi berubah menjadi riuh dengan kegiatan anak muda yang masih labil.

Seorang wanita seksi maju kedepan garis start dengan membawa bendera. Dalam hitungan ketiga bendara telah di jatuhkan pertanda pertandingan telah di mulai. Secepat kilat mobil Sea dan pria itu menghilang dari pandangan penonton.

Sea melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi sehingga pria itu tertinggal di belakang mobil Sea.

"Boleh juga nih cewek." Gumam pria itu. Langsung menancap gasnya dengan kecepatan lebih tinggi sehingga kini mobilnya sejajar dengan Sea.

Sea sempat melirik pria itu dan tersenyum sambil mengedipkan matanya. Pria itu kehilangan keseimbangannya, kembali terpana dengan senyum Sea.

"Gadis nakal. Sempat-sempatnya menggoda ku."

Sea melihat mobil lawannya dari spion sudah mulai menyusul kembali. Sea mengikuti setiap arah gerakan mobil lawan. Sehingga pria itu tidak di beri celah untuk menyelib.

Berusahalah sebab yang lu lawan Queen Rancing.

Pria itu terus berusaha untuk menyelib, tapi tidak sedikitpun di beri celah oleh Sea. Hingga mobil Sea sampai duluan di garis finish, di ikuti pria itu dengan selisih 10 detik.

Sea turun dari mobil dan naik ke atap mobil. Jaketnya ia lepaskan lalu memutar-mutarkan di udara, "Yuhu... gue Menag lagi." Soraknya.

Luke juga ikutan naik ke atap mobil Sea. Mereka berjoged dan meliuk-liukan badannya dengan ekspresi kemenangan. Walaupun Sea sudah biasa menang di setiap pertandingan, namun Sea akan selalu senang karena bagi Sea menang diajang balapan liar adalah suatu kebanggaan tersendiri.

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
ceritanya seru 🙂
tapi endingnya sad😭
Qaisaa Nazarudin
Gava akan bangun dr koma kalo anaknya yg membangun kan nya,,👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻😬
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga pasti dokternya juga gak bener..
Qaisaa Nazarudin
lho kok Mario,, Nikah baru berapa bulan yg lalu, tapi Marcell umur 5 tahun?? Tetus itu anak siapa?? Wahh Thor mmg penuh kejutan nih 😅😅😅
Qaisaa Nazarudin
Woooww Juejen udah nikah ternyata, dengan Yuda kah??🤫🤫😀😀
Qaisaa Nazarudin
Kenapa harus merekanyg rawat anak Sea?? Kenapa bukan keluarga Sea dan keluarga Gava sendiri??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Walaupun itu permintaan dr Sea sendiri gak seharusnya kalian ikutin,gak mikir nih dokter,Sea juga kan lagi panik aja,malanya ngambil keputusan gak benar..😫😫
Qaisaa Nazarudin
keluarga nyuruh nyelamat kan lain tapi lain yg mereka selamat kan hadeeuuh..Bisa di ambil tindakan nih rumah sakit dgn dokter2 nya sekalian, ceroboh dlm bertindak, anak bisa bikin lagi anggap aja bukan rezeki,tapi mamanya mau cari dimana kalo udah meninggal, apa Gava bisa nerima kalo istrinya meninggal??GILA dokternya 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😡😡
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti ibunya Thina kan?? ku bilang juga apa harusnya Jeuje hancurkan keluarganya terlebih dahulu sebelum anaknya menerima nasibnya,nah gini kan jd nya..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Siapa lg wanita ini?? mau nerima nasib kayak Bella dan Thina kah??
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai Gava Amnesia iya thor,Semoga Gava dan Sea baik2 saja juga anak mereka,kok Endingnya bikin nyesek gini thor..🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Aku juga ikit pusing nih dgn tingkah Gava 😂😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Gak papa Jo, suruh aja Sea Transfer lg uangnya,nanti bli lagi iya vup cup cup jangan nangis Jo 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Beruntung banget siapa yg menjadi istrinya Jo,Jo pinter masak apapun..🤦🏻‍♀️👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Bahaya juga kalo temen tau pin apartemen ya,, bisa masuk sesuka hati, liat yg kayak hituan lg,untung liatnya org lagi tidur, coba kalo liat yg lagi iya iya,kan hisa barabe 😂😂😂🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
OMG seminggu yg lalu 🤣🤣🤮🤮
Wegi Saputra
akhirnya👍
Qaisaa Nazarudin
Ingat Grace kamu itu lagi hamil, jangan melakukan kekerasan sembarangan,,
Qaisaa Nazarudin
Ciihh waktu berbuat jahat aja gak ingat umur 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pembalasan ini mahnhak seberapa, Jarusnya sebelum mereka mati biarkan mereka melihat kehancuran keluarga mereka masing2 terlebih dahulu, Baru mereka tau arti dari penyesalan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!