NovelToon NovelToon
Elora: My Little Princess

Elora: My Little Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai / Angst / Kutukan / Romansa Fantasi
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: bwutami | studibivalvia

AKU baru saja pulang dari medan perang dengan membawa kekalahan pihak musuh di genggaman tangan mendadak dikejutkan oleh kemunculan seorang anak perempuan kecil berumur lima tahun dari dalam karung goni milik salah satu perompak yang menghalangi jalan. Rasa terkejutku bukan karena sosoknya yang tiba-tiba muncul melainkan perkataan anak itu yang memanggilku Ayah padahal aku tidak pernah berhubungan dengan wanita manapun. Apakah ini salah satu trik konyol musuhku? Sebab anak itu sangat mirip denganku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bwutami | studibivalvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 19: find the right answer [1]

BAYARAN atas tindakan Marquess of Matheo karena telah membawa masuk Elora ke dalam istana adalah sebuah penghargaan berperilaku baik yang diberikan langsung oleh kaisar. Namun, seperti yang diduga, dia menolak dan malah mengajukan sebuah penawaran kepadaku. 

Marquess ingin membangun permandian air panas yang terbuka untuk masyarakat umum agar kaum biasa dari kalangan non bangsawan dapat menikmati permandian air panas yang esklusif dengan harga terjangkau. Apalagi di tengah cuaca yang mulai dingin seperti ini, permandian air panas dapat menjadi layanan publik yang menguntungkan masyarakat. Selain berfungsi merilekskan tubuh, tempat ini juga bisa berfungsi sebagai tempat bercengkrama dan berkumpul bersama.

Namun, pembangunan tersebut jelas membutuhkan biaya besar. Marquess mengatakan segala sesuatu yang dia bisa agar aku ikut andil dan istana ikut serta menjadi investor dari proyek ini. Jelas aku tidak terima terlebih lagi setelah mengetahui alasan mengapa dia akhir-akhir ini agresif mendekati Elora dengan memberikan sejumlah cemilan dan mainan kepada anak itu. Dia ingin memanfaatkan Elora hanya untuk keuntungannya sendiri.

Meski Marquess baru hanya mengatakan niatnya tanpa membahas lebih lanjut, aku sudah bisa menangkap tujuan sebenarnya yang ingin dia capai. Bisnis permandian air panas yang target pasarnya adalah kalangan non bangsawan pada akhirnya akan berubah sedikit demi sedikit dan mengarah pada gesekan yang memunculkan diskriminasi karena bangsawan tidak ingin pernah mau berkumpul bersama dengan rakyat biasa–dan itu akan membuat masalah baru antar rakyat biasa dan bangsawan. 

“Itu terdengar bagus.”

“Tentu saja, Yang Mulia.” Marquess terlihat senang dengan perkataanku yang belum selesai. “Saya sudah menduga bahwa Yang Mulia pasti akan setuju dengan ide cemerlang ini.”

Aku menyeruput sedikit teh darjeeling dan meletakkannya kembali ke tempat semula sebelum memandnag Marquess of Matheo yang sudah terlanjur senang dengan perkataanku barusan. “Sayangnya aku tidak tertarik,” ucapku datar dan berdiri setelah merapikan kerah baju.

Marquess yang tidak terima ikut berdiri dan berupaya mencegah kepergianku. “Coba Yang Mulia pikirkan pelan-pelan. Bisnis ini akan memberikan keuntungan yang besar bagi istana.”

Namun, aku tidak mendengarnya lagi dan segera berlalu. Teriakan Marquess menggema di seluruh ruang tamu, memanggilku dan memohon-mohon agar mau mendengar penjelasannya lebih lanjut. Bersama dengan langkah kakiku yang semakin menjauh, teriakan Marquess menghilang dari indra pendengaranku yang diikuti dengan kepergian secara paksa pria gendut itu.

***

Aku menarik semua tim yang sebelumnya tersebar mencari identitas Elora meski masih belum menemukan titik terang. Penemuan hari ini telah membuka jalan pada penyelesaian teka-teki yang tanpa sadar tercipta. Bahwa fokus utama pencarian bukan lagi di luar istana melainkan melibatkan anak itu secara langsung dan orang-orang yang sering berinteraksi dengannya. Hamon dan Leocadio adalah dua orang yang sering menemani anak itu bermain dan menghabiskan waktu saat dia masih baru di istana selain Ibu asuhnya yang bernama Penny dan pelayan pribadinya.

Jika dipikirkan kembali, pria yang tidak menyukai anak kecil sejak aku pertama kali mengenalnya tiba-tiba saja dalam waktu dekat terjadi perubahan yang terkesan terlalu luar biasa bagi orang seperti Leocadio. Hanya setelah mereka bertemu dengan berinteraksi satu sama lain, anak itu telah berhasil menarik minat Leocadio. Bukankah terdengar sedikit tidak masuk akal?

Orang-orang biasanya mengatakan bahwa anak kecil punya semacam sihir yang membuat mereka disukai. Namun, aku tidak menyangka bahwa itu akan terjadi pada Perdana Menteri Adenium yang terkenal sangat membenci makhluk kecil itu. Rasanya sangat sulit dipercaya perkataan remeh-temeh tersebut memberikan bukti nyata yang terjadi di kehidupanku. Maka dari itu, untuk mengeceknya, aku memanggil Leocadio ke ruang kerjaku untuk mencari jawaban.

“Anda memanggil saya, Yang Mulia?”

Suara Leocadio terdengar tidak lama setelah mengetuk pintu. Masih dengan seragam yang terdapat noda bekas darah yang telah mengering, aku mengizinkan dia msauk sembari mengelap pipi dan dahi yang terkena cairan kental tersebut. Meletakkan saputangan kotor di meja, aku menatap Leocadio dan bertanya,

“Menurutmu Elora seperti apa?”

“Manis, imut, dan lucu?” Dia memiringkan kepala sambil tersenyum lebar. “Sangat menggemaskan sampai saya ingin menyimpannya di dalam saku. Beliau tidak banyak meminta ini dan itu dan sangat tenang saat diberi mainan apapun. Pokoknya berbeda dari anak kecil yang sering saya temui.”

“Bukan itu yang kutanyakan.” 

Dia mengerutkan dahi, terdiam, sedangkan aku melanjutkan, “Tidakkah kau penasaran tentangnya? Maksudku dia datanag entah dari mana, identitas dan asal-usul yang tidak jelas, penampilan fisik yang mirip denganku, bahkan dia bisa menyingkirkan sakit kepala sialan ini meski hanya sebentar.”

“Jika Yang Mulia sepenasaran itu, saya pun demikian. Namun, saya memilih menerima dan membiarkan ini berjalan seperti sekarang.” Leocadio terdiam agak lama sebelum kembali melanjutkan, “Jika Anda ingat, saya pernah mengatakan bahwa kehadiran Putri membawa pengaruh di sekitar Anda, kan?”

“Karena alasan itu kau membiarkannya?” Aku mendecak. “Seseorang sepertimu?”

Leocadio tidak mengiyakan maupun membantah. Dia hanya menatap lurus ke depan dan menutup mulut yang membuatku mengacak rambut frustasi. “Kau lupa bahwa dia yang menyebabkan sakit kepala sialan ini?” Aku bertanya sembari menahan marah yang seolah ingin meledak sekarang juga. “Dia–” Memberi jeda kemudian melanjutkan dengan nada pelan, “Dia juga yang menjadi penyebab sakit kepala sialan ini hilang, meski untuk sejenak ….”

“Semua tes telah kulakukan. Namun, hingga saat ini aku masih belum mengetahui jawaban dari pertanyaanku dan apa tujuan kedatangannya dengan wajah yang begitu mirip denganku … apa yang dia lakukan hingga sakit kepala sialan ini datang dan pergi. Lalu perubahan perilaku orang-orang di istana–” Aku memberi jeda. “Semuanya … aku benar-benar tidak tahu dan tidak mengerti.”

“Mengenai sakit kepala Yang Mulia–” Aku mengangkat wajah dan Leocadio melanjutkan setelah menarik napas dalam. “Ini hanya prasangka saya, tetapi mungkin saja penyebab sakit kepala Yang Mulia adalah karena adanya perbedaan energi yang saling bertentangan.”

“Perbedaan energi katamu?”

“Sihir Yang Mulia adalah kegelapan dan tentu saja energi Anda berwarna hitam. Sesuatu yang bertentangan dengan sihir dan energi Yang Mulia hanyalah–”

“Kekuatan suci.”

Leocadio membenarkan. “Sekali lagi, ini hanya hipotesis saya yang belum tentu benar. Diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan kebenarannya, Yang Mulia. Namun, untuk sementara, kita bisa berpikir demikian untuk kepentingan penyelidikan jika Anda masih meragukan Putri.”

Aku terdiam mencerna semua perkataan Leocadio. Kekuatan hitam memang tidak bisa merasakan kekuatan suci sehingga cukup masuk akal bila aku tak menyadarinya dari awal. Sebaliknya, kekuatan suci bisa mendeteksi kekuatan hitam meski disembunyikan serapat mungkin. Namun, setelah semua kejadian yang terjadi di sekitarku, mengapa aku tidak memikirkan kemungkinan ini?[]

1
Sinchan Gabut
Yang Mulai udah g sakit kepala?🤔
Sinchan Gabut
Pria bercahaya, apa kasta tertinggi Dewa? 🤔
Panda
leocadio the avocado

Pace nya di sini agak lambat buat ku karena mungkin terlalu banyak percakapan dengan pergerakan statis 🤔

tapi kacian Eloraaaa pengen karungin bawa dari situ
Panda
typo kecil tapi bisa ganggu persepsi kak 😆

itu harusnya MULUS kan ya
Sinchan Gabut
Elora, itu sisa tebasan kegelapan dr Yang Mulia kah yg bs buat dia tiba2 drop?
studibivalvia: bener akak, pengaruh kekuatan yg saling bertabrakan tapi dipaksa melintasi waktu
total 1 replies
Sinchan Gabut
Elora, Putri Puding Coklat, baik banget sayang 😘🤗🍮
aska
cerita di awal udah menarik banget
aska
baru baca udah rebutan warisan aja 🤭🤣
Alessandro
bdn lg lemah mlh latihan ditambah 5x lipat... 😌
Alessandro
elora sukanya puding coklat
Laila Sarifah
Masa anaknya deket sm ajudan sendiri cemburu🤭
Laila Sarifah
Ayo El kamu pasti bisa merubah sifat tirani ayahmu😌
Sinchan Gabut
Masih bingung, tiba2 bgt Elora ud pernah hidup sblmnya 2x lagi. hmmm dan d bab2 awal Yang Mulia kyk baru bgt ketemu. kalau pemgulangan dan Elora utusan suci paling g kan ad yg terus d perbaiki, g tiba2 berulang meninggoy hmmm🤔📖
Sinchan Gabut
Ha? Gimana gimana? huaaa mendadak bingung 😭
Aruna02
betul kata Hamon yang mulia
Aruna02
🙄🙄kok putri di racun
Pengabdi Uji
Curiga elora itu gk mati krn dy utusan dewa dan transmigrasi 🤣 tp gpp biar bokapnya panik dikit
Pengabdi Uji
Pantes kok aga aneh ni anak trnyata punya kekuatan krn renkarnasi kah? Ah bapaknya sok jual mahal pdhl sayang jg tu hm😌
Alessandro
anaknya langsung trauma, jd gemuk spt babi dan berakhir di piring 😮‍💨
Alessandro
astga pak, anak kecil minum susu msh mau tambah anggur..
aga lain emg ya, anda 🤺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!