~••\\Seorang pemuda tampan yatim piatu yang setiap harinya terpaksa memulung barang bekas hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari di tengah kota metropolitan yang keras akan kehidupan ini
Namun entah keberuntungan apa yang menimpanya itu sehingga dia mendapatkan sebuah sistem yang akan mengubah hidupnya 1000°
[Jadi sosok pemuda tampan sekali : [✓]
[Kekayaan Ribuan Triliun atau kuadriliun : [✓]
[MC Tidak Naif : [✓]
[Memiliki Banyak Hypercar kelas dunia : [✓]
[Jadi tokoh puncak pilar dunia : [✓]
[Buat Negara Sendiri : [✓]
POV END ↓↓
Sosok asli dibalik sistem adalah seorang bidadari? dan berasal dari alam keabadian?
lalu bagaimana bisa dia berhubungan dengan teknologi dan alam fana manusia?
Cuzz simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon “~Cold Boys*”, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4. Beli Maidroid & Human Guard Robot
#Note : Robot ini 99% mirip manusia pada umumnya dan memiliki perasaan. bisa makan dan buang air. Yang membedakan robot ini tidak bisa hamil dan membuahi}
“Astaga... Apa lagi lah ini ya ampun,”
“Bisa bisanya ada robot macam ini..... Apa jadinya jika aku menjual robot seperti itu.. Yang pasti para wibu semakin tidak terhindarkan alias wibu semakin di depan,”kata Keivano sambil memijat pelipisnya
“Oke aku beli 1 loli maidroid, 1 anime maidroid, 9 douyin maidroid dan 2 human guard robot,”
“Eits.. Jangan salah paham, aku cuma tidak ingin rumah mewahku sepi kek kuburan.. Siapa tau dengan adanya kedua robot ini rumah mewahku jadi terasa hidup,”ucap Keivano dengan wajah datarnya
[Ding! Membeli 1 Loli Maidroid + 1 Anime Girl Maidroid + 9 Douyin Maidroid + 2 Human Guard Robot. memotong saldo Rp27.000.000.000]
[Ding! Selamat berhasil Membeli 1 Loli Maidroid + 1 Anime Girl Maidroid + 9 Douyin Maidroid + 2 Human Guard Robot]
[Ding! Sisa saldo Rp7.972.139.805.000]
“Langsung letakkan di rumah mewahku sistem dan jalankan sesuai tugasnya”
[Ding! Baik host]
“X one cari kafe terdekat disekitar sini dan berhenti di sana,”
⟨⟨Siap laksanakan⟩⟩
*
*
"SSSSZZZZ...KREKKKK...TIIIIIIIT... ZZZZT... KREK KREK..."
"KKKKRRRZZ... SSSSZZZ... TIIIIITTT... ZZZT... KREKKK KREK..."
"ZZZZKKKK... SSSSRRR... TIIIIIIIT...KREKKK... ZZZT KREK..."
Bunyi decitan ban Hypercar bergesekan dengan aspal saat mengerem, Keivano dengan penampilannya yang serba hitam, kacamata bertengger di hidungnya, masker hitam dan outfit hitam, keluar dari Veneno nya memasuki sebuah kafetaria yang masih terlihat sepi pengunjung
Orang orang mulai banyak berdatangan mendekati ke 3 Hypercar itu yang terparkir mulus di pinggir jalan, ada yang memotretnya, melakukan live streaming dan mem video nya, bahkan beberapa pengendara rela memberhentikan kendaraannya untuk mengambil foto atau mem video ke 3 Hypercar tersebut
*
Keivano tidak mempedulikan apa yang terjadi di luar kafe, dia duduk dengan tenang menikmati sarapan ringannya di pagi hari yang cerah ini
“Sepertinya aku harus cepat cepat membangun perusahan dalam waktu dekat ini, soalnya akan sangat mencurigakan identitas ku bila tiba tiba mempunyai beberapa Hypercar dan rumah mewah tanpa adanya latar belakang keuangan yang kuat,” batin Keivano sambil menopang dagunya
“Coba aku cari dulu di internet, apakah ada yang menjual sebuah gedung perusahaan di daerah jakarta ini atau tidak,” menghidupkan handphone nya
*
“Emm.. gedung the tower yang di jual seharga 2 triliun 650 miliar?.. dilihat dari kondisi bangunannya masih ok banget sih,”
“Sistem bagaimana menurutmu dengan gedung the tower ini, apakah cocok untuk dijadikan kantor pusat perusahaan?,”
[Ding! Gedung The Tower sangat cocok untuk dijadikan kantor pusat perusahaan karena:
- **Lokasi strategis**: Terletak di jantung kota Jakarta. dekat dengan pusat bisnis dan pemerintahan.
- **Fasilitas lengkap**:
- Ruang kantor yang luas dan modern
- Sistem keamanan yang canggih
- Lift cepat dan efisien
- Restoran dan kafetaria
- Pusat konvensi dan acara
- **Infrastruktur IT yang kuat**:
- Jaringan internet yang cepat dan stabil
- Sistem telekomunikasi yang modern
- **Pemandangan kota yang indah**:
- Lantai atas gedung menawarkan pemandangan kota Jakarta yang spektakuler
- **Biaya sewa yang kompetitif**:
- Biaya sewa ruang kantor di Gedung The Tower relatif kompetitif dibandingkan dengan gedung lain di Jakarta
Beberapa perusahaan yang sudah menggunakan Gedung The Tower sebagai kantor pusat adalah:
- Bank Mandiri
- Pertamina
- Telkom Indonesia
- Dan lain-lain]
*
“Halo apa benar ini dengan pak setiawan selaku penanggung jawab penjualan gedung the tower,” kata Keivano menelepon
“Ya benar dengan saya sendiri, dengan siapa ini ya,” jawab di seberang telepon
“Saya Keivano, ingin membicarakan tentang pembelian gedung the tower, apakah bisa?,”
“Ahah, halo pak keivano, ya tentu bisa, saya sedang sibuk, tapi bisa meluangkan waktu untuk membicarakan hal ini, apa yang ingin anda tanyakan?,”
“Saya ingin membeli gedung the tower, saya sudah melakukan penelitian dan sangat tertarik dengan lokasi dan fasilitasnya, apakah bisa kita bertemu untuk membicarakan detailnya,”
“Ya, tentu bisa. Saya sarankan kita bertemu di kafe Starbucks di jalan Sudirman, jam 2 siang ini. Apakah cocok untuk anda?,”
“Ya, sangat cocok. Saya akan datang tepat waktu. Terimakasih pak setiawan atas waktunya,”
“Sama-sama pak keivano, saya tunggu kedatangan anda,”
Tutt~
Suara bising bising terdengar dari luar kafe, Keivano mengalihkan pandangannya melihat kearah jendela, yang memperlihatkan sekumpulan kerumunan orang yang mengelilingi Hypercarnya
“Sepertinya aku membuat kehebohan deh,”bangkit dari duduknya menuju kasir
*
“Totalnya Rp65.000 kak,”ucap seorang gadis cantik penjaga kasir
Keivano menyodorkan kartu black cardnya
Ting~
“Terimakasih sudah mau berkunjung disini kak.. emm boleh gak kak kita foto bareng hehe.. Kalau kakaknya mau sih,”ucapnya tersenyum kikuk takut ditolak
“Em.. oke,” balas Keivano
*
*
“Permisi bisa tolong minggir sebentar, saya mau lewat,” kata Keivano kepada orang yang menghalangi jalannya
Namun mereka tidak mengindahkan perkataannya, malah asik mengambil gambar Hypercarnya
“Ck.. X one buka pintu Veneno dan nyalakan mesin ke 3 Hypercar tersebut,” perintah Keivano dari jarak jauh
Pintu Lamborghini Veneno roadster terbuka terangkat keatas seperti sayap yang mau di kepakkan dan ke 3 mesin Hypercar itu mulai mengeluarkan suara raungannya
Sontak saja kerumunan disekitarnya yang mengelilinginya sedikit menjauh
Keivano pun menerobos kerumunan dan masuk kedalam veneno nya
“Kembali kerumah,” titahnya pada Neuro Drive X1
⟨⟨Perintah diterima⟩⟩
VROOOMMM...
VVVVRRR...
RRRRZZZ...
*
*
Ke 3 Hypercar mulai memasuki gerbang rumah mewah yang dibukakan oleh 2 penjaga, yang terlihat asing sekali dimata Keivano
“Selamat datang tuan,” sambut kedua penjaga memberi hormat
Keivano tertegun sejenak melihat kedua penjaga itu, pasalnya bukan robot seperti yang dibayangkannya, tapi malah manusia tampan dengan wajah mirip kek aktor film Drakor, dari gerakan tubuh dan mimik wajahnya memang mirip manusia asli, apalagi postur tubuhnya gagah macho
“Sistem, apa benar mereka robot?, tapi kok..”
[Ding! Benar. Mereka memang robot yang mirip manusia pada umumnya. mulai dari gerakan tubuhnya dan cara bicaranya]
Wajar saja Keivano sedikit ragu, yang dia tau robot itu kaku sekali gerakannya, namun yang ini malah gerakannya lentur sekali mirip manusia
*
Keivano masuk kedalam rumah mewahnya, setelah ke 3 Hypercarnya di masukkan kedalam garasi bawah tanah oleh Neuro Drive X1
Namun langkahnya terhenti ketika di depannya ada beberapa gadis muda spek animasi donghua, berdiri berjejer seperti mau menyambut sesuatu
“Halo, selamat datang tuan,”ucapnya serempak dengan senyum manisnya
“Ara-ara tuan tampan sudah datang.. mau neko pijitkan?,” menghampiri Keivano dengan tingkah riangnya menggemaskan
“Jiejie jangan goda tuan!.. Cuma Ao Bao yang boleh menggodanya!,” ujar si gadis Loly menghampiri Keivano juga
“Eghh.. Apa yang sudah terjadi?...apa aku salah masuk rumah?...apa aku sedang bermimpi?...,” gumam Keivano sedikit linglung
“Tuan mau Ao Bao buatkan kopi?,” tanya si loly dengan mata sebelah yang di kedip kedipkan
“Emm tidak usah... Kalian berdua pergilah bermain aku mau keatas dulu,” melangkahkan kakinya menuju lift sedikit tergesa gesa
*
*