NovelToon NovelToon
Queen Mafia Jadi Istri Kedua

Queen Mafia Jadi Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Kriminal dan Bidadari / CEO / Romantis / Cintamanis / Mafia / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Vexana adalah seorang Queen Mafia, agar terbebas dari para musuh dan jeratan hukum Vexana selalu melakukan operasi wajah. Sampai akhirnya dia tiba di titik akhir, kali ini adalah kesempatan terakhirnya melakukan operasi wajah, jika Vexana melakukannya lagi maka struktur wajahnya akan rusak.

Keluar dari rumah sakit Vexana dikejutkan oleh beberapa orang.
"Ibu Anne mari pulang, Pak Arga sudah menunggu Anda."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 - Aku Sudah Menemukan Anne

Suasana hening sejenak, Arga menatap Anne dengan banyak pertanyaan di dalam kepala.

Sebenarnya Anne wanita yang seperti apa? Mungkinkah ini sisi lain dari diri Anne yang selama ini tersembunyi?

Atau memang gegar otak itu telah mengubahnya menjadi pribadi yang berbeda?

Perubahan demi perubahan yang terjadi terlalu banyak untuk diabaikan, hingga Arga tak bisa acuh.

"Baiklah," jawab Arga akhirnya, seraya berjalan semakin mendekati ranjang.

"Tapi aku ganti baju dulu, Aku tidak bisa tidur dengan pakaian seperti ini," ucap Vexana, lalu beranjak dari tempat tidur.

"Jangan pakai lingerie," balas Arga tanpa menatap, seolah bisa membaca dengan tepat isi kepala wanita itu. Bahwa Anne sedang berusaha untuk menggodanya lagi.

Vexana mencebik pelan, rencananya gagal total bahkan sebelum dilaksanakan. Tapi toh, ia tak bisa protes. Dengan sedikit mendesah, Vexana akhirnya mengambil gaun tidur berbahan satin lembut berwarna biru gelap. Bukan lingerie memang, tapi potongannya tetap menggoda. Mengikuti lekuk tubuhnya tanpa terlihat murahan.

Beberapa menit kemudian Vexana kembali ke tempat tidur. Tanpa kata, Vexana naik ke sisi ranjang dan menarik selimut hingga ke dada. Arga yang sejak tadi duduk bersandar di sandaran tempat tidur hanya menoleh sekilas, lalu kembali menatap ke depan.

"Tidurlah," ucapnya pelan.

"Bagaimana ini, aku ingin peluk."

"Kenapa kamu jadi banyak maunya."

"Namanya juga gegar otak."

"Anne."

"Iya, Mas," balas Vexana dengan nada manja. Padahal kini Arga sudah menatapnya serius, tapi bukannya merasa bersalah Vexana malah mengedipkan matanya seperti anak kucing yang polos dan ingin dielus.

"Jangan main-main dengan gegar otakmu. Aku sangat berharap kamu segera sembuh," ucap Arga.

Vexana mendesah pelan. “Jadi Mas lebih suka melihatku yang dulu? Daripada aku yang sekarang?” tanya Vexana, seperti gadis remaja yang sedang meminta pengakuan cinta. Seolah bertanya, Kamu suka aku atau dia?

Arga tak langsung menjawab, matanya menatap Anne lama mencoba membaca isi hati wanita tersebut, berpikir sejenak sebelum menjawab. “Yang dulu lebih mudah dikendalikan,” jawab Arga.

Vexana mengangguk perlahan, entah kenapa merasa sedikit kecewa dengan jawaban tersebut. Tapi faktanya dia di sini memang bukan sebagai Anne yang sesungguhnya, dia hanyalah pengganti tanpa rencana.

Jika sampai melibatkan perasaan, maka Vexana sendirilah yang akan rugi.

Arga mungkin memang pria baik, tapi dia bukan milik Vexana.

Kini Vexana jadi ragu juga, jika dia sampai hamil maka dirinya sendirilah yang akan rugi. Rugi badan, rugi anak, rugi perasaan.

'Anne harus segera ditemukan,' batin Vexana. Untuk pertama kalinya merasa bimbang harus bagaimana. Hati dan akal seolah menempuh jalur yang berbeda.

"Tidurlah," ucap Arga sekali lagi dan kini Vexana langsung memejamkan matanya patuh, tanpa ada sepatah katapun lagi keluar dari mulutnya.

Sesaat Vexana hanya pura-pura tidur, sedangkan pikirannya begitu riuh. Namun lambat laun dia benar-benar terlelap.

Sementara Arga terus menatap Anne dengan pikiran yang sama kacaunya, sebab semuanya terjadi diluar rencana.

Entah di menit keberapa, tanpa sadar kaki Vexana menyentuh kaki Arga di bawah selimut. Sentuhan kecil yang membuat Arga jadi semakin terjaga.

Sekarang Anne sudah tidur, harusnya bisa saja Arga pergi keluar. Tapi hal itu tidak dia lakukan. Dengan sadar Arga justru ikut membaringkan tubuhnya di ranjang.

"Mas, apa boleh peluk?" tanya Vexana tiba-tiba, dia terbangun karena getaran di ranjang.

Arga tak menjawab dan Vexana langsung bergerak pindah posisi, tidur di lengan Arga dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami. Sampai aroma maskulin Arga mampu dia hirup. Secara naluriah, tangannya mulai bergerak, hampir menyelinap masuk ke balik baju Arga.

“Hentikan tanganmu,” ucap Arga pelan.

“Iya, iya,” balas Vexana pasrah.

Malam berlalu dengan cepat, keesokan harinya Vexana mulai dilanda kecemasan menunggu kabar dari Monica. Baginya waktu cepat sekali berputar, sementara waktu yang dia miliki hanya sedikit.

Anne harus segera ditemukan dan hal ini sangat menganggu Vexana, membuat pikirannya terbagi-bagi.

Saking tak sabarnya menungggu kabar, Vexana jadi lebih pendiam, tak banyak menganggu Arga.

Dan lagi-lagi sikapnya yang seperti itu membuat Arga bingung. Gegar otak yang dialami oleh Anne seolah sangat banyak sekali memberi pengaruh.

Dari yang awalnya penakut, tiba-tiba berubah jadi penggoda dan kini tiba-tiba Anne jadi pendiam.

"Anne, kamu sudah minum obat?" tanya Arga, sudah 4 hari berlalu dan dia terus mengingatkan tentang hal ini.

Vexana menatap ponselnya dulu sebelum membalas tatapan sang suami. "Iya Mas, sudah," jawabnya singkat seolah acuh. Padahal tidak seperti itu, Vexana hanya sedang menunggu kabar dari Monica.

2 hari lagi sebelum hari tes MRI di lakukan, membuat Vexana merasa sesak.

Arga menghela nafas pelan, "Ku perhatikan akhir-akhir ini kamu selalu memegang ponselmu, ada apa?"

"Aku sedang menunggu kabar seseorang."

"Seseorang? Siapa? Ada yang kamu ingat?"

"Hah? Bagaimana? Tidak, maksudku bukan seseorang. Aku hanya melihat jam."

Saat itu pesan yang Vexana tunggu-tunggu akhirnya tiba, ponselnya bergetar dan satu pesan masuk dari Monica. Vexana buru-buru membukanya.

'An, aku sudah menemukan Anne."

"Berikan ponselmu padaku," pinta Arga.

1
MiMi Chan
nice
Bunda'Nya Reihan Kusnadi
berapa tuh,
Bunda'Nya Reihan Kusnadi
Thor ijin tanya deh, ini tuh Anne yg sama gak sih sama yg Anne nya Jakson, di sini Anne kabur setelah menikah, di sana jga Anne ny nikah Ama Jakson ktnya sdah pernah nikah seblm ny. Bru bca lagi Thor ada dua judul berbeda 🤭 tp ada Anne ny jg dan beda laki.. 😁
Ig:@authorlunoxs: iya kak Anne ini, tapi ini kan anna yang pura-pura jadi Anne 🤣🤣
total 1 replies
olra
semangat thor
Saya Sayekti
mantap thooor
Hasna Nursyafah
awal yg menarik..
Zakia Ulfa
wkwkwk mantaaappppp
its mira_ Yazid
bagus
Naz08
Anne yang asli dimana thor
Lhina Bright
wakwakwak... ada2 aj deh author nya ini, 🤣🤣🤣
ayu cantik
suka
Sity Herfa
Mampir ya
keren Lo baru bab awal dh semangat bacanya 💃💃
Tari Tari
untung cuma miring .. gk doyong ya vex😄🤣
zaskia nurcahayati
ada yang ketagihan digoda🤣
Nuraishah❤💚
👍🏻
Wis Nurina
makasih udah menghibur 😍😍😍
zaskia nurcahayati
sampai sejauh ini aku gak tahan pengen ngakak🤣🤣 padahal tadinya mau baca diem2 aja cuma ngasih like doang😄
Afriyeni
kamu pintar sekali vexana, bekerja di luar berarti adalah kebebasan. Kamu bisa bertindak dan berbuat tanpa terikat dan lepas dari pantauan si Arga dan Donna yang menyebalkan. semoga dapat izin ya 🤭
Afriyeni
Anne, kamu berhasil menguasai sepasang suami istri itu dengan baik,, terus tekan mental mereka sampai ngedrop 🤩
Afriyeni
kata mandul untuk dona,, skak mat langsung,, jeddarrrr,, Donna bungkam ataukah bakal mengamuk 🤭🥴
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!