NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami Kejam

Penyesalan Suami Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Ruby, gadis cantik berusia 27 tahun terpaksa harus menikah dengan seorang pria dingin dan kejam bernama Arkana Rafassya, pria yang memiliki paras yang sangat tampan dan idaman para kaum hawa. Arka, begitulah dia biasa dipanggil, sebenarnya sudah memiliki seorang kekasih yang juga sangat cantik jelita seperti namanya, yaitu Jelita. Arka sangat mencintai Jelita, tapi karena sebuah insiden di mana dia ditemukan sedang berduaan di sebuah kamar dengan Ruby, terpaksa dia harus menikah dengan gadis itu dan berpisah dengan Jelita. Arka menuduh insiden itu adalah rencana licik Ruby agar bisa menikah dengannya, karena dia yakin kalau Ruby itu wanita yang haus akan kekayaan dan ingin hidup mewah. Karena alasan itu, membuat Arka sangat membenci Ruby dan sama sekali tidak pernah menghargai wanita yang sudah menjadi istrinya itu. Pria itu bahkan masih berharap ingin kembali pada Jelita. Bagaimana kelanjutannya? apa benar Ruby seperti yang dipikirkan oleh Arka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan yang aneh

"Ruby, Kenapa dengan kamu? kenapa wajahmu terlihat sedih seperti itu?" tanya Tiara, sembari menghambur mendekati Ruby.

Ruby, tersenyum tipis dan mendaratkan tubuhnya duduk di atas sofa ruang kerja Tiara.

"Kali ini aku benar-benar sudah menyerah,Ra. Aku memutuskan untuk pergi dan tidak mau terlalu berharap lagi," sahut Ruby dengan lirih.

"Bagus deh kalau begitu. Sudah dari dulu kan aku, memintamu untuk meninggalkan neraka itu? tapi kamu selalu menolak," ucap Tiara dengan nada kesal.

Ruby tidak menanggapi ucapan Tiara. Wanita itu hanya bisa diam, dengan perasaan yang campur aduk.

"oh ya, kalau boleh tahu, apa alasanmu, sehingga kamu memutuskan untuk pergi dari rumah itu?" alis Tiara bertaut, tajam.

Ruby, menghela napasnya terlebih dulu, dengan helaan yang cukup berat. kemudian wanita itu pun mulai menceritakan kalau Jelita sudah kembali dan bagaimana wanita itu memanipulasi keadaan.

"Brengsek! dasar nenek lampir, wanita ular!" umpat Tiada dengan wajah yang memerah, marah.

"Sekarang aku tidak tahu mau pergi kemana, Ra, karena aku juga tidak mau pulang ke rumah papa. Aku juga bahkan tidak punya uang," wajah Ruby terlihat sangat sendu.

Tiara menatap iba Ruby, sahabat yang selalu ada untuknya selama ini, walaupun usia mereka berbeda. Tiara lebih mudah dua tahun dari Ruby.

Tiara menghela napasnya dengan sekali hentakan. " Emm, bagaimana kalau untuk sementara waktu aku kontrakkan rumah untukmu?"Tiara mulai memberikan saran.

"Tapi,kamu sudah terlalu banyak membantuku, Ra! uang kamu yang 40 juta itu saja belum aku kembalikan," raut wajah Ruby benar-benar terlihat tidak enak hati.

"Ah, kamu ini. Mengenai itu, jangan terlalu kamu pikirkan. Sekarang, kamu harus tenang dan pikirkan calon anak-anakmu," Tiara tersenyum dan mengelus-elus pundak Ruby.

Di saat bersamaan, tiba-tiba ponsel Ruby berbunyi. Ruby, mengeluarkan ponselnya dari dalam tas dan melihat siapa yang sedang menghubunginya. Di layar ponsel terlihat jelas kalau yang menghubunginya adalah sang papa.

"Papa menghubungiku. Aku yakin kalau dia pasti lagi butuh uang," ucap Ruby memutuskan untuk tidak menjawab panggilan papanya. Benar saja, sesuai dugaan Ruby, 5 menit kemudian, ia mendapat pesan dari papanya yang meminta sejumlah uang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sementara itu, di kediaman Arka terjadi ketegangan antara Arka dengan sang papa. Adijaya benar-benar keberatan dengan keputusan yang diambil oleh Arka. Pria setengah baya itu, meminta Arka untuk membawa Ruby kembali.

"Maaf, Pa. Aku tidak bisa. Mungkin dari dulu, aku selalu mematuhi apapun yang Papa katakan. Tapi, kali ini aku tidak akan mematuhi papa lagi. Karena ini tentang hidup Arka sendiri," pungkas Arka sembari berlalu pergi meninggalkan Papanya. Pria itu benar-benar tidak menggubris papanya yang masih memanggil namanya.

Arka membuka pintu kamarnya dan tiba-tiba dia merasa sunyi. Kalau biasanya dia melihat pemandangan di mana Ruby sedang duduk di sofa sembari menonton drama di Handphonenya, sekarang pemandangan itu tidak ada lagi.

"Akhirnya tidak ada lagi, suara tangis-tangisan dari drama yang ditonton wanita itu. Hidupku pasti akan merasa nyaman tanpa wanita itu ada di kamar ini," batin Arka sembari menghempaskan tubuhnya di atas kasur.

Ark mencoba untuk menutup matanya. Namun dia buka kembali karena tiba-tiba raut wajah sedih Ruby, berkelebat di pikirannya.

"Kenapa wajah wanita sialan itu, muncul di kepalaku? benar-benar menyebalkan!" umpat Arka sembari duduk kembali.

Tanpa sadar mata pria itu melihat sebuah benda yang merupakan kartu kredit yang diberikannya pada Ruby, tergeletak di atas Nakas.

"Ternyata dia meninggalkan kartu ini. Kalau dia meninggalkan kartu ini, berarti dia tidak punya uang dong sekarang?"perasaan pria itu tiba-tiba merasa tidak tenang.

"Arghh! buat apa aku masih memikirkannya? mau dia tidak punya uang ke, itu tidak urusanku," Arka kembali merebahkan tubuhnya, terlentang, dengan tatapan yang menerawang ke arah langit-langit kamarnya.

Pria itu kemudian dikagetkan dengan sebuah panggilan yang masuk ke dalam handphonenya. Ia merogoh sakunya dan melihat papanya Ruby sedang menghubunginya.

"Untuk apa orang ini menghubungiku? pasti dia hanya ingin protes, karena tidak terima kalau aku menceraikan anaknya yang tidak tahu diri itu," Arka menggerutu, memutuskan untuk tidak menjawab panggilan Rajasa.

Lima menit kemudian, sebuah pesan kembali masuk ke dalam handphonenya. Arka melihat kalau si pengirim pesan adalah orang yang sama dengan si penelepon tadi.

"Nak Arka,apa Ruby ada di sampingmu? bisa minta dia menghubungiku? soalnya dari tadi aku telepon dia, tapi tidak dia jawab. Aku kirim pesan,dia baca tapi tidak dibalas," begitulah isi pesan Rajasa pada Arka. Isi pesan yang membuat Arka langsung terduduk kembali.

"Kalau dia tidak pulang ke rumah orang tuanya,jadi pergi kemana dia? kondisi tubuhnya belakangan ini kan lemah? dia gampang sakit, " wajah Arka tiba-tiba panik.

Pria itu seketika meraih jacketnya, dan keluar dari kamar dengan sedikit berlari. Namun, begitu sampai di luar, pria itu tiba-tiba menyurutkan langkahnya.

"Kenapa aku harus sepanik ini? dia kan sudah besar dan tentu saja dia tahu buat jaga diri," bisik pria itu pada dirinya sendiri, seraya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.

Pria itu, akhirnya memutuskan untuk masuk kembali ke dalam rumah dan melangkah menuju kamarnya.

Arka menghempaskan tubuhnya di atas ranjang, menatap langit-langit kamar dengan pikiran yang berkelana entah kemana dan yang anehnya tidak ada wajah Jelita sama sekali yang muncul di kepalanya. Cukup lama Arka, larut dalam lamunannya, sampai akhirnya dia merasa mengantuk.

"Ruby, matikan lampunya, aku mau tidur!" ucap pria itu tanpa sadar. Hening tidak ada jawaban.

"Ruby, kamu mendengarkanku tidak?" bentak Arka sembari duduk dan menatap ke arah sofa tempat di mana Ruby biasa tertidur. Kosong tidak terlihat siapapun di sana.

"Haish, ada apa sih denganku? kenapa aku bisa lupa kalau dia sudah pergi?" Arka meletakkan kedua tangannya dia atas kepala, kemudian menggusak rambutnya sendiri dengan kasar.

Arka menatap cukup lama ke arah sofa. Entah dari mana datangnya niat itu, hingga membuat pria itu berjalan perlahan menuju sofa.

Untuk pertama kalinya selama empat tahun ini, Arka mendaratkan tubuhnya duduk di atas sofa. Masih terasa aroma tubuh Ruby pada sebuah selimut yang terlipat rapi di dekat dia duduk. Tanpa sadar juga, Arka merebahkan tubuhnya di sofa itu, mencium aroma sampo Ruby, yang masih melekat di bantal yang biasa digunakan istrinya itu. Entah kenapa, Arka tiba-tiba merasa nyaman mencium aroma itu, hingga akhirnya tanpa sadar pria itu pun jatuh tertidur.

Tbc

1
Ratna Ningsih
hahahaha ada kuntilanak Bima malah naik keatas pohon. wkwkwkwk 😀😀😀😀🙈🙈🙈
Ratna Ningsih
otw Hamidun Adel 🤭🤭🤭
Ratna Ningsih
untuk menghadiri acara pertunangan sang mantan kek nya salah gaun deh🙏. lebih anggun gaun Adelia 🤭🤭
Ratna Ningsih
jangan emisi dlu Bima, luruskan permasalahan paham pandu dg mu biar semuanya clear.
Ratna Ningsih
hahahaha 😀😀😀🙈🙈
Ratna Ningsih
itu lah perempuan bodoh, lebih percaya dg org yg baru dikenal dripada org yg udah kita ketahui karakter nya 🙈🙈
Ratna Ningsih
seorang penulis sebelum menuangkan halu nya terlebih dlu akan melakukan riset, lokasi dan sejarah atau ilmiah yg akan dituangkan dalam ceritanya 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
readers hanya menikmati apa yg disuguhkan penulis dan readers ga bisa jdi sutradara 🤭🤭🤭🤞🤞
Ratna Ningsih
arka hilang ingatan alias amnesia 🤔🤔🤔🙈
Ratna Ningsih
makanya bucin boleh tpi logika tetap berjalan, punya kekuasaan dan uang seharusnya di selidiki dlu jngan langsung ambil keputusan. nyesek kan tih🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
Lom jadi mertua udah mo ikut campur urusan anaknya 🤔🤔 gimna klo udah jdi mantu, bisa" perusahaan arka dia yg kuasain🙈🙈🙈🤭🤭
Ratna Ningsih
menyesal dibelakang ya vid, klo didepan tuh pendaftaran namanya 🤔🤔 pendaftaran penyesalan wkwkwkwk 🤭🤭😘😘😘
Ratna Ningsih
tugas pintu, apa itu maksudnya 🤔🤔
Ratna Ningsih
anak bodoh, orang tua ga tau diri anak dijadiin mesin pencetak uang. Ruby bodoh banget udah hidup dikhianati bapak sma kakak nya diperas lgi jdi mesin pencetak duit🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
ada ya lelaki mulut ember kek gitu🤔🤔 emang cocok sih klo Risa berpasangan dg David mulut ember dan sama" penghianat 🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
curiga, sepertinya papa nya ga setuju arka dg jelita makanya dibuatlah scenario untuk memisahkan arka jelita 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
barang jijik tpi dimauin dan dinikmati selama 4 th. ngadepin suami kek gitu Selma itu coz bisa ya🤔🤔🤔
ahyuun.e
siapa lagi itu tasya dan kama thor? perasaan yg lgi di bhas tiara dan panduan suara 🤒🤣
Vita Vita: 🤣😂🤣😂🤣😂🤣🤣🤣👍
total 1 replies
Misaza Sumiati
rajasa mungkin dibunuh mona
Novita Eka Wati
sedih 😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!