NovelToon NovelToon
Penyesalanmu Mas

Penyesalanmu Mas

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak / Berbaikan
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Risnawati

"Apakah kamu kira tempurung pantas merangkai permata? Mana mungkin anakku pantas bersanding dengan gadis miskin tak berpunya seperti dirimu!"

Runi ternhenyak menahan segala rasa akit di hatinya atas hinaan yang di lontarkan oleh nenek dari bayi yang di kandungnya.

"Mas, kamu akan bertanggung jawab 'kan?" tanya runi pada lelaki yang telah menodai dirinya. meskipun ia sangat mencintai lelaki itu, tetapi tak pernah ada niat sedikitpun untuk melakukan perbuatan dosa. semua yang terjadi karena paksaan oleh lelaki itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Risnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiba-tiba mual

"Ah, nama saya Seruni. Panggil saja Runi," sahut Runi seraya menerima uluran tangan lelaki itu.

"Namanya bagus sekali. Sama seperti orangnya cantik!" Puji lelaki itu dengan senyum manis.

"Runi! Ayo pulang!" Seru Yandra menyorot tajam.

"Kalau begitu saya pamit pulang ya, Mas," ucap Runi bergegas.

"Runi tunggu!" Panggil lelaki itu membuat langkah Runi kembali terhenti.

Runi membalikkan badannya menghadap pada lelaki yang bernama Kiram itu. "Ya, ada apa Mas?"

"Aku belum tahu nomor ponselmu. Boleh aku save?"

"Maaf banget, Mas. Ponsel saya ketinggalan di rumah. Jika boleh biar saya saja yang menyimpan nomor Mas Kiram."

"Ah sebentar." Lelaki itu merogoh kantong celananya, lalu mengeluarkan sebuah kartu nama dari dompetnya.

"Ini kartu namaku. Jangan lupa nanti di ping ya."

Runi mengangguk dengan senyuman. "Baik, Mas. Kalau begitu aku pergi dulu ya Mas. Semoga di mudahkan segala urusan Mas Kiram," ucap gadis itu mendoakan yang terbaik.

"Aamiin... Terimakasih ya. See you!" Lelaki itu melambaikan tangannya seraya berlalu.

Runi masih tersenyum memegang kartu nama yang di berikan oleh pilot tampan itu. Ah berasa mimpi bisa mendapatkan nomornya.

TIN! TIIIN!

"Astaghfirullah! Nggak sabaran banget nih orang!" Runi terjingkat saat suara klakson Yandra sangat memekakkan telinga.

Gadis itu berlari kecil untuk menuju mobil Yandra. Ia segera membuka pintu bagian samping kemudi.

"Kamu kira aku ini supir kamu? Udah merasa jadi Nyonya sekarang ya?" Bentak Yandra menatap kesal.

Runi hanya acuh mendengar ucapan Yandra yang nyelekit. Saat ini ia sudah tidak ingin ambil hati dengan sikap Yandra. Terserah dia mau bicara apapun.

Yandra menjalankan kendaraannya dengan rasa kesalnya. Sebenarnya ia juga tidak tahu apa penyebab kekesalan itu mencuat. Apakah ia cemburu melihat Runi dekat dengan lelaki lain? Ah itu tidak mungkin.

Sesampainya di persimpangan, Runi segera turun. Bahkan ia enggan untuk mengucapkan terima kasih pada lelaki itu. Hatinya sudah terlanjur sakit dengan sikap dan perilaku Yandra. Di tambah ucapannya tadi yang mengatakan dirinya seperti nyonya.

"Nggak ada sopan-sopannya nih perempuan ya. Udah di anterin kepasar," gerutu Yandra seraya menjalankan kendaraannya.

Sepulangnya dari pasar, Runi menghampiri Bik Sumi. Gadis itu selalu mengukir senyum bahagia.

"Tumben senang banget hari kamu, Run?" Tanya Bik Sumi menatap heran.

"Tentu saja aku bahagia, Bik. Karena aku sedang mendapatkan durian runtuh," jawabnya masih dengan senyuman.

"Iyakah? Kamu lagi dapat rejeki? Atau lagi dapat bonus dari Tuan Saga?" Bik Sumi semakin penasaran saja.

"Bukan, Bik. Tetapi ada seorang opa korea yang ingin berkenalan dengan aku," ucap Runi kesenangan.

"Apa sih maksud kamu, Runi? Kamu se senang ini hanya karena ada opa-opa ingin berkenalan? Selera kamu kakek-kakek?" Ujar bik Sumi membuat Runi ingin ngakak.

"Ya Allah, Bibik kudet banget. Makanya nonton Drakor Bik. Oppa itu panggilan untuk cowok tampan bahasa Koreanya," jelas Runi.

"Owalah... Abisnya Bibik tidak tahu. Kan Bibik tidak suka dengan Drakor. Bibik sukanya film laga, seperti tutur tinular."

"Hahaha.... Itu filem jaman batu, Bik." Runi tertawa lucu.

Runi lanjut bercerita bagaimana ia bisa berkenalan dengan seorang pilot pesawat saat tadi di bandara.

Bik Sumi menjadi pendengar setia untuk Runi. Selama bekerja di rumah Tuan Saga, Runi paling dekat dengan Bik Sumi. Wanita baya itu sudah ia anggap seperti ibu sendiri.

***

Waktu terus bergulir. Kini sudah tiga bulan berlalu sejak kejadian kelam di malam itu. Dimana Runi kehilangan mahkota berharganya di ambil paksa oleh anak majikannya.

Yandra yang sudah berjanji akan bertanggung jawab, tetapi sikapnya semakin hari semakin acuh. Hal itu membuat Runi sudah tak lagi berharap. Di tambah Runi sudah memiliki teman dekat, yaitu Kiram Lesmana. Kehadiran kiram membuat Runi mampu mengikis perasaannya pada Yandra. Ya meskipun Runi tidak tahu seperti apa nantinya hubungannya dan Kiram ke depannya. Runi tidak yakin bila Kiram bisa menerima dirinya yang sudah tidak p3r4wan lagi. Setidaknya saat ini mereka masih menjalani komunikasi dengan baik. Ia juga belum kepikiran untuk menjalani hubungan hingga ke jenjang pernikahan. Karena masih ada cita-cita yang harus ia gapai.

Runi mendapatkan pesan dari Kiram. Hari ini ada rute penerbangannya ke kota bertuah. Kiram ingin bertemu meskipun hanya sebentar saja.

[Apakah kamu memiliki waktu untuk ketemuan?] Tanya Kiram.

[Tentu saja. Kita bertemu di mana?] Jawab Runi.

[Seperti biasanya ya. Kantin bandara saja.]

[Oke, nanti kalau sudah stay berkabar ya, Mas]  dengan emot senyum.

[Sip! Sampai jumpa nanti] Kiram membalas dengan emot kecupan.

Runi tersenyum membaca kalimat yang di bumbui dengan emot cium. Ia gegas untuk membereskan pekerjaan rumah. Nanti tinggal izin sebentar sama Bu Emeli.

Saat Runi keluar kamar, ia berpapasan dengan Yandra. Lelaki itu menatap datar.

"Kenapa kamu senyum-senyum tidak jelas begitu?" Tegur lelaki itu.

"Yang jelas bukan senyum untuk Mas Yandra," jawab Runi seraya berlalu.

"Aneh banget tuh orang. Apa karena pilot itu lagi?" Yandra mengikuti langkah Runi menuju dapur.

"Buatkan aku kopi," titahnya pada Runi.

"Baiklah," jawab Runi patuh.

Terdengar suara dering ponsel Yandra. Lelaki segera mengangkat telpon yang ternyata dari Gracia.

"Ya, Cia?" Jawabnya.

"Mas, nanti jam sepuluh aku sudah take off. Kamu tunggu aku di bandara ya?" Ujar wanita itu.

"Apa? Kamu berangkat kesini?" Yandra tampak terkejut.

"Iya Mas. Kamu senang, kan?" Sahut Gracia tersenyum bahagia.

"Ya tentu saja. Yasudah, nanti aku jemput kamu di bandara."

"Yeeyy... Terimakasih Mas. Aku sudah tidak sabar ingin bertemu denganmu."

Yandra mengakhiri sambungan teleponnya. Runi mendengar jelas percakapan Yandra. Entah kenapa hatinya masih saja terasa sesak saat Yandra akan bertemu dengan Gracia.

"Tidak, aku tidak boleh lagi berharap dan menyimpan rasa cemburu. Aku harus membuang segala harapan itu," batin Runi sembari mengaduk minuman yang sedang ia seduh.

Siang ini Runi sudah menyelesaikan pekerjaannya. Ia izin pada Bu Emeli untuk keluar sebentar.

"Kamu mau kemana, Runi?" Tanya Bu Emeli.

"Cuma mau ke pasar Bu, ada yang ingin saya beli," jawab Runi beralasan. Ia terpaksa tidak berkata jujur, karena takut Bu Emeli akan berpikir macam-macam.

"Yasudah pergilah."

Runi mengangguk dan tersenyum senang. Gadis itu gegas bersiap dengan dandanannya yang sederhana.

Sementara itu Yandra juga berpamitan pada sang Mama untuk ke bandara menjemput Gracia. Yandra mendapati Runi tengah menunggu taksi di pinggir jalan.

Tin! Tin!

Klakson mobil Yandra mengagetkan Runi. Lelaki itu membuka kaca mobilnya.

"Masuklah!" Titah Yandra.

"Tidak usah, Mas. Aku naik taksi saja," tolak Runi tersenyum tipis.

"Aku bilang naik, Runi! Aku yang akan mengantarmu!" Titahnya lagi tak bisa di bantah.

Dengan terpaksa Runi masuk kedalam mobil yang dikendarai oleh Yandra. Sebenarnya malas sekali untuk satu mobil dengan lelaki ini. Tetapi ia sedang tidak ingin mencari masalah.

"Mau kemana?" Tanya Yandra datar.

"Ke bandara," jawab Runi singkat.

"Apa? Ke bandara?" Yandra tampak terkejut.

"Ya, kenapa? Mas Yandra juga mau ke bandara 'kan?" Jawabnya acuh.

Yandra terdiam sejenak. "Apakah kamu masih berhubungan dengan pilot itu?"

"Tentu saja."

"Kamu yakin dia serius denganmu?" Yandra tersenyum seperti sedang mengejek. Mana mungkin ada lelaki yang berprofesi sebagai pilot, tetapi mau menjalin hubungan serius dengan gadis se sederhana Runi.

"Aku juga tidak yakin akan hal itu. Setidaknya hingga saat ini dia masih menjadi lelaki yang berkomitmen dengan ucapannya. Dia selalu menanyakan kabarku, dan selalu ada meskipun hanya sekedar melalui pesan ataupun telpon."

Yandra kembali menyeringai. Ia tahu ucapan Runi sedang menyindir dirinya.

"Hueek! Hueek!" Tiba-tiba Runi merasa sangat mual mencium aroma di dalam mobil tersebut.

"Kamu kenapa sih, Run? Jorok tahu nggak!" Kesal Yandra tidak suka.

"Kepalaku pusing, Mas. Mual banget," ucapnya sembari menutup mulutnya.

"Mas, berhenti dulu!" Pinta Runi sudah tak tahan ingin mengeluarkan muntahnya.

Yandra terpaksa menghentikan kendaraannya. Runi segera turun dari mobil dan mengeluarkan muntahnya yang sudah mengendap di kerongkongan.

Bersambung....

1
❀∂я🌹WIDYA⒋ⷨ͢⚤
aduh no komen dulu lihat tokoh utamanya sakit apalagi kalau Sampai meninggal 😭😭😭
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
hihihi kacian
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
gracia ini lama lama kek ulet bulu ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
siapa suhunya? mama mertua nya😭🤧
🍁Ƭɧเɛɛ❣️❀∂я 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
wkwkkk tuan Saga jadi tameng buat Rumi agar nene sihir gak berani macam2
🍁Ƭɧเɛɛ❣️❀∂я 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Dari cara Yandra memperlakukan Rumi sepertinya dia sudah mulai cinta cuma belom nyadar aja 🤭🤣
Dew666
💜💜💜
Naufal Affiq
semoga yandra benar-benar bisa mencintai runi seutuhnya,
🎀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я
syukurlah ada perubahan sikap positif Yandra pada Runi. Semoga Yandra setia terus kepada Runi...🥰
dewi
smg yandra benar2 bisa mencintai runi dgn sepenuh hati ....bisa ngak kira2 wkt yadra ke medan runi tinggal d rmh org tua dokter vano saja biar dia tdk seters ngadepin mama nya si yandra
dewi: heeee iya kk smg selalu d berikan kesehatan d tetap semagat dlm berkarya
total 2 replies
❀∂я🌹WIDYA⒋ⷨ͢⚤
apa pengangkatan rahim bisa dilakukan setelah bayinya lahir ya pasti ada resikonya karena otomatis setelahnya tidak bisa punya anak lagi , tapi nunggu lahiran juga beresiko karena sudah kanker stadium lanjut 😭
❀∂я🌹WIDYA⒋ⷨ͢⚤
kasihan nasib mu Runi 🥲
❀∂я🌹WIDYA⒋ⷨ͢⚤
ternyata Runi agresif juga 🤣🤣🤣
🍁Ƭɧเɛɛ❣️❀∂я 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Vano pasti dilema harus jujur atau menutupi soal penyakitnya sesuai permintaan Runi
🍁Ƭɧเɛɛ❣️❀∂я 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kasiann Runi... habis enak enak malah berakhir bencana 😔😥
🍁Ƭɧเɛɛ❣️❀∂я 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Runi mulai berani juga menggoda duluan😲 🙈🙈
Jengendah Aja Dech
❤️
Naufal Affiq
jujur aja dr vano sama yandra,biar dia tau,bagai mana kondisi istrinya,dan yandra bisa mengambil tindakan untuk kesembuhan runi dsn anak nya,jangan diam aja
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
mamanya lama lama kena stroke ini😭🤣
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
duh rumi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!