NovelToon NovelToon
THE BEST COUPLE

THE BEST COUPLE

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:242k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Ini lanjutan dari novel PESONA SI GADIS CULUN dan SECOND LOVE.

Arka Krismawan seorang CEO muda yang kalem, ramah, baik hati harus dipertemukan dengan Gilsya seorang Mahasiswi yang mempunyai sifat petakilan, bar-bar, dan suka sekali mengganggu Arka.

Bagaimana kisah lucu Arka dan Gilsya dalam menjalani kisah cinta mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gombalan Garing Ala Gilsya Dan Fatur

Sore pun tiba....

Gilsya sudah siap-siap karena sore ini Gilsya ingin mentraktir Fatur sebagai tanda terima kasih karena sudah membantu Gilsya mengerjakan skripsinya.

"Papi, Mami, Gilsya keluar dulu ya."

"Kamu mau kemana sayang? ini sudah sore," seru Gibran.

"Mau ketemu sama teman, Pi. Sebentar kok ga bakalan lama Gilsya janji."

"Temannya laki-laki apa perempuan?" tanya Gibran.

"Laki-laki, Pi."

"Kalau gitu, kamu ga boleh pergi."

"Ya ampun Pi, Gilsya sudah janji sama dia sebentar kok Pi ga bakalan lama, setelah selesai Gilsya langsung pulang," rengek Gilsya.

"Tidak, sekali Papi bilang tidak ya tidak."

Gilsya menghampiri Maminya dan merengek kepada Maminya itu.

"Mami, please bilangin sama Papi Gilsya ga bakalan lama kok Gilsya janji, Gilsya hanya ingin mengucapkan terima kasih saja sama dia karena sudah membantu Gilsya dalam proses pembuatan skripsi kemarin. Ayolah Mi, Gilsya mohon," rengek Gilsya.

"Sayang, sudahlah aku yakin Gilsya ga bakalan berbuat macam-macam," seru Livia.

"Kamu selalu saja memanjakan Gilsya, ini sudah sore sayang dan dia akan bertemu dengan seorang laki-laki," sahut Gibran.

"Papi, Gilsya pergi sama Hawa kok dan Gilsya akan pergi ke restoran xxx jadi nanti Papi bisa di cek kesana."

"Sayang, Gilsya itu sudah dewasa masa kamu mau ngekang Gilsya terus sih. Aku yakin Gilsya bisa jaga dirinya baik-baik," bujuk Livia.

Gibran tampak terdiam untuk beberapa saat, hingga akhirnya Gibran pun menatap Gilsya dengan tatapan tajamnya.

"Oke, Papi izinkan kamu pergi tapi Papi minta sebelum maghrib kamu harus sudah pulang ke rumah, kalau tidak kamu akan tahu akibatnya!" tegas Gibran.

"Siap Bos, terima kasih ya Papiku yang tampan kalau begitu Gilsya pergi dulu."

Gilsya pun mencium pipi Gibran dan juga Livia, Gilsya segera masuk ke dalam mobilnya dan langsung melajukan mobilnya menuju rumah Hawa terlebih dahulu karena Gilsya mengajak Hawa untuk bertemu dengan Fatur.

Sesampainya di rumah Hawa, ternyata Hawa sudah menunggu di depan rumahnya. Setelah melihat kedatangan mobil Gilsya, Hawa pun langsung masuk.

"Kamu lama banget sih Sya, buruan jalan si Adam ribet banget banyak tanya dan dia memaksa ingin ikut," seru Hawa.

"Sama, Papi juga ribetnya minta ampun. Kenapa sih mereka begitu sangat rempong, padahal kita itu sudah dewasa sudah wisuda juga tapi mereka tetap saja melarang kita buat pacaran," sahut Gilsya.

"Hooh, memangnya mereka mau apa melihat kita jadi perawan tua, ih amit-amit," seru Hawa.

Gilsya pun mulai melajukan mobilnya menuju sebuah restoran karena Fatur sudah menunggunya disana. Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya mobil Gilsya pun sampau di restoran tempat dia janjian bersama Fatur.

Kedua gadis cantik itu pun masuk ke dalam restoran dan Fatur terlihat melambaikan tangannya, Gilsya dan Hawa pun segera menghampiri Fatur.

"Aduh Mas Fatur, maaf ya sudah menunggu lama," seru Gilsya.

"Ah tidak apa-apa santai saja sama aku mah," sahut Fatur.

Fatur tampak memperhatikan Hawa, sejak pertama bertemu Fatur memang sudah jatuh hati kepada gadis bule itu.

Tidak lama kemudian seorang pelayan pun datang dan kedua gadis cantik itu langsung memesan makanan.

"Mas Fatur, terima kasih ya sudah bantuin aku buat skripsi kemarin akhirnya aku jadi bisa wisuda juga," seru Gilsya.

"Sama-sama Nona Barbie, eh ngomong-ngomong kok Nona bule diam saja sih?" seru Fatur.

"Terus memangnya aku harus ngomong apa Mas?" sahut Hawa.

"Apa kek, bilang kangen gitu sama aku," seru Fatur dengan cengirannya.

"What, memang situ siapanya aku?"

"Calon masa depanmu."

"Idih, lucu juga nih orang mau belajar ngelawak," seru Hawa.

Gilsya hanya tertawa melihat Hawa dan Fatur, hingga tidak lama kemudian makanan pun datang dan kedua gadis itu langsung melahapnya tanpa malu-malu.

"Nona bule, aku ada pertanyaan untukmu," seru Fatur.

"Apa?" sahut Hawa dengan mulut penuh makanan.

"Apa perbedaan antara Tanah Abang sama kamu?" tanya Fatur.

Hawa dan Gilsya saling pandang, hingga Gilsya hanya bisa mengangkat bahunya sembari melahap makanannya.

"Apa bedanya?" seru Hawa.

"Kalau Tanah Abang itu pusat perbelanjaan, kalau kamu pusat perhatianku," sahut Fatur dengan senyumannya.

"Uhuk..uhuk..uhuk..."

Hawa langsung tersedak sedangkan Gilsya sudah tertawa terbahak-bahak.

"Apaan sih garing banget," kesal Hawa.

Sementara itu, Arka yang baru saja pulang mengantarkan Sania tidak sengaja melihat mobil Kakeknya terparkir di depan restoran.

"Itu kan mobil Kakek yang tadi dipinjam Fatur, ah penasaran juga siapa yang ingin Fatur temui," gumam Arka.

Arka pun membelokan mobilnya dan berhenti di depan restoran itu, Arka keluar dari dalam mobil dan segera masuk ke dalam restoran itu.

Arka celingukan mencari keberadaan Fatur, hingga akhirnya ekor mata Arka melihat Fatur sedang tertawa bersama dua orang gadis yang sangat Arka kenal.

"Gilsya, lah ngapain dia sama Fatur? oh, tadi si Fatur izin mau bertemu seseorang jadi seseorang itu Gilsya rupanya," batin Arka.

Perlahan Arka pun duduk tidak jauh dari meja mereka, Arka merasa penasaran apa yang Fatur lakukan dengan dua gadis cantik itu.

"Mas Fatur aku bantuin ya gombalin Hawa," seru Gilsya.

"Boleh-boleh."

"Apaan sih Sya," kesal Hawa.

"Wa, kamu tahu ga ternyata Mas Fatur itu suka semua macam-macam buah berry, iya kan Mas Fatur?"

"Tidak juga sih, tapi kalau buat ngegombal aku paksain suka deh," sahut Fatur dengan polosnya.

"Ih, Mas Fatur mah ga bisa diajak kompromi," kesal Gilsya.

"Ah iya, maaf-maaf silakan lanjutkan," sahut Fatur.

Hawa akhirnya tertawa dengan kelakuan Gilsya dan Fatur.

"Hawa, Mas Fatur itu suka semua macam buaj berry, seperti strawberry, blueberry, dan rasberry, tapi kamu tahu ga Wa, berry apa yang menjadi favorit Mas Fatur?" tanya Gilsya.

Hawa tampak berpikir, hingga akhirnya Hawa pun menyerah dan menggelengkan kepalanya.

"Berry apa Sya?" tanya Hawa.

"Kauberry hatimu untuk Mas Fatur," sahut Gilsya.

"Ah...Nona Barbie memang the best," seru Fatur sembari bertos ria dengan Gilsya.

"Garing Sya, sumpah garing banget," seru Hawa.

"Namanya usaha, iya kan Nona Barbie?"

"Yoi, masalah diterima atau tidaknya itu mah urusan belakangan yang penting usaha dulu," sahut Gilsya.

Gilsya dan Fatur tampak tertawa, begitu pun dengan Hawa yang akhirnya ikut tertawa juga.

"Mereka lagi ngomongin apa sih? kenapa Fatur tidak mengajak aku? mana mereka kelihatan akrab kaya gitu lagi," batin Arka.

Lagi-lagi, hati Arka dibuat gelisah dengan kedekatan Gilsya dan Fatur yang tidak lain sahabat sekaligus asistennya itu.

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
Ririn Nursisminingsih
jadi rindu masa kuliah kkn semua asik2 aja
Lila Susanti
arka kalem kaya ky ayh rama
Patrick Khan
.amplop apa td wahhhh..😌
Patrick Khan
.cie ciee
Patrick Khan
.bunda kanaya sabar bgt😔
Patrick Khan
.suka sm pertemanan demir gilsya😊
Patrick Khan
.arka km pasti kuat pasti bisa sukses lg..pengen peluk km q arka..😫😫
Patrick Khan
.mewek q kak..fatur q padamu
Patrick Khan
.joya buang aja ke hutan..duh gedeg q liat nya😡😡
.kasiam arka😫😫
Patrick Khan
wowwwww
Patrick Khan
.joya masih aja sok2 an..hadehhhh
Nur Kotimah
kasian amat Fatur cuma jadi sopir , jadiin sekpri kek .
Nur Kotimah
gila , aku nggak nyangka kalo ceritanya bakal seseru ini .
Nur Kotimah
masih aja di piara itu goblok nya si arka 😡😡😡
Nur Kotimah
cie cie ... auto gak cuci muka tuuhh.
. 🤭🤭
Nur Kotimah
si Lisa ,joya berikutnya .
Nur Kotimah
semoga setelah ini kabar baik menanti GILAR , gilsya arka ya ... bukan LESLAR 🤣🤣
Nur Kotimah
woii , aku gak isoh mandek Moco .. Sampek kancilen moto ku .
Nur Kotimah
joya bener bener cari mati dah. ... hadeeeeh.
Nur Kotimah
kasian juga Sama arka .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!