NovelToon NovelToon
Penyelamatku Ternyata Seorang Mafia Kejam

Penyelamatku Ternyata Seorang Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mafia / Cintapertama
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: MY QUEEN ATRI

Pertemuan Elina dengan Alex seorang mafia kejam yang dikenal dengan julukan "Raja Iblis" memiliki kekuasaan diberbagai wilayah, Alex yang memiliki masa lalu kelam dan telah melakukan banyak kekejaman dalam mencapai kekuasaannya, tetapi ia memiliki prinsip untuk melindungi yang lemah dan tidak berdaya.

Ketika seorang wanita muda bernama Elina dikejar oleh geng rival, ia berlari menuju klub malam mewah yang terkenal dan ternyata merupakan milik Alex, untuk menghindari kejaran geng rival dan mencari perlindungan Elina pun memasuki klub malam tersebut.

Di dalam klub tersebut Elina tak sengaja bertabrakan dengan Alex, Alex yang terkejut mencoba untuk mencerna apa yang terjadi pada wanita yang menabraknya. Elina yang tak tau siapa itu Alex, langsung meminta pertolongan padanya. Pertemuan ini pun menjadi awal dari cerita yang akan penuh dengan aksi, romansa dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MY QUEEN ATRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tumbuhnya Perasaan

Cahaya pagi menyelinap masuk melalui celah tirai ruang ICU. Hangatnya cahaya pagi menyentuh wajah Elina yang masih pucat, namun kini napasnya sudah jauh lebih teratur. Mesin monitor di samping tempat tidurnya berbunyi stabil, irama yang terdengar seperti harapan bagi seseorang yang semalam hampir kehilangan segalanya.

Alex masih duduk di kursi yang ada didekat Elina sejak Elina membuka mata, ia tak lagi memedulikan waktu. Jas Alex tersimpan sembarangan di sofa, kemeja putihnya yang terkena noda darah belum sempat diganti, matanya merah bukan karena kurang tidur, melainkan karena ketakutan yang sempat menghancurkannya.

Elina membuka matanya perlahan, rasa nyeri masih terasa di bahunya, tapi tidak lagi terasa sakit seperti sebelumnya. Ia sedikit menggerakkan jari-jarinya dan mendapati tangan Alex masih menggenggamnya erat, seolah takut ia akan menghilang lagi.

"Kau belum pulang?" suara Elina serak.

Alex yang sempat terlelap dengan kepala tertunduk langsung terbangun ketika mendengar suara Elina, tatapannya yang biasanya tajam kini dipenuhi kelegaan saat melihat Elina sadar sepenuhnya.

"Aku tidak akan pergi, aku ingin berada didekat mu sampai kau pulih" jawab Alex.

Elina menatap wajah Alex lebih lama, rambut pria itu sedikit berantakan, wajahnya lelah. Namun Elina merasa dalam keadaan seperti itu, Alex terlihat lebih manusiawi daripada sebelumnya.

"Kau terlihat berantakan" bisik Elina lemah, mencoba tersenyum.

Salah satu sudut bibir Alex terangkat tipis "Aku bisa mengatakan hal yang sama padamu" ucap Alex tersenyum. Hening sejenak menyelimuti mereka. Namun kali ini, bukan keheningan yang menyesakkan. Ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang lembut dan hangat, perlahan tumbuh di antara keduanya.

Elina mengingat kembali momen sebelum peluru itu menembus bahunya. Ia hanya tahu satu hal saat itu, ia tidak ingin Alex mati. Tanpa berpikir panjang, tubuhnya bergerak lebih cepat dari logikanya dan mendorong jauh tubuh Alex saat itu.

"Kenapa kau melakukannya?" tanya Alex tiba-tiba, suaranya rendah, Elina terdiam.

"Aku sudah bertahun-tahun hidup di dunia seperti ini, orang-orang mati disekitarku itu sudah biasa. Tapi kamu tidak seharusnya ikut terseret" lanjut Alex.

Elina menatap langit-langit sejenak sebelum menjawab "Aku tidak berpikir"

"Itu jelas" potong Alex, nadanya terdengar kesal, namun bukan kemarahan yang dingin seperti biasanya. Lebih seperti seseorang yang takut.

Elina memalingkan wajahnya ke arah Alex lagi "Kalau aku berpikir… mungkin aku tetap akan melakukannya" ucap Elina.

Tatapan Alex berubah, jantungnya berdetak lebih cepat. "Kenapa?" tanya Alex pelan.

Pertanyaan itu membuat Elina terdiam sejenak, ia sendiri tidak sepenuhnya mengerti jawaban apa yang harus diberikan pada Alex. Awalnya ia membenci dunia Alex, membenci kekerasan, kekejaman, dan rahasia yang selalu menyelimutinya. 

Namun di balik semua itu ia juga melihat sisi lain pria ini, sisi yang jarang ditunjukkan pada siapa pun. Pria yang diam-diam memastikan ia makan tepat waktu, pria yang berdiri paling depan saat bahaya datang, pria yang selalu muncul tepat ketika ia merasa sendirian.

"Aku tidak tahu" jawab Elina yang akhirnya jujur. 

"Mungkin karena… aku tidak ingin kehilanganmu" ucap Elina. Kalimat itu nyaris tak terdengar, tapi cukup jelas bagi Alex.

Untuk sesaat dunia terasa berhenti. Alex yang dikenal sebagai raja iblis, pria yang tak pernah ragu menarik pelatuk, kini kehilangan kata-kata hanya karena satu pengakuan sederhana.

Ia bangkit perlahan dari kursinya dan mendekat, ia ragu sejenak sebelum akhirnya menyentuh pipi Elina dengan sangat hati-hati, seolah ia menyentuh sesuatu yang rapuh.

"Elina.... " bisik Alex.

Sentuhan tangan itu membuat jantung Elina berdebar, meski tubuhnya masih terasa lemah. Tatapan mereka bertemu terlalu dekat untuk diabaikan, ada perasaan yang tak lagi bisa disembunyikan. Namun sebelum momen itu berkembang lebih jauh, pintu kamar terbuka pelan, Andre masuk dengan langkah hati-hati.

"Maaf mengganggu" ucap Andre pelan meski jelas ia menyadari suasana yang berbeda di ruangan itu. 

Alex langsung menarik tangannya yang menggenggam tangan Elina dan kembali ke ekspresi dingin yang biasa ia pakai di depan anak buahnya.

"Ada apa?" tanya Alex dengan wajah datar.

Andre melirik Elina sekilas memastikan kondisinya stabil, lalu berkata "Pergerakan Marco semakin agresif..... dua gudang kita di pelabuhan timur dibakar tadi subuh"

Nama itu membuat ekspresi wajah Alex semakin dingin dan terlihat marah. Elina bisa merasakan perubahan pada Alex, bahunya menegang dan rahangnya mengeras.

"Aku akan menanganinya" ucap Alex singkat.

"Kau tidak akan ke mana-mana" ucap Elina yang tiba-tiba memotong perkataan Alex. Baik Alex maupun Andre menatapnya.

"Kau tidak tidur semalaman dan semua ini terjadi karena aku…" suara Elina melemah.

"Jangan pernah mengatakan itu lagi" ucap Alex tegas.

Ruangan kembali hening, Andre memilih mundur selangkah "Aku akan menunggu di luar" ucap Andre sebelum keluar meninggalkan mereka berdua lagi. Setelah pintu tertutup, Alex menatap Elina lebih lama.

"Dengarkan aku" ucap Alex pelan namun serius. 

"Semua ini bukan salahmu. Dunia ini memang sudah seperti ini sebelum kau datang" lanjutnya.

"Tapi aku ada di dalamnya sekarang" jawab Elina.

Dan itulah kenyataannya. Elina tak lagi berada di luar dunia Alex. Ia sudah menjadi bagian dari pusaran itu, suka atau tidak dia harus menghadapinya.

"Aku akan mengakhirinya" ucap Alex tiba-tiba.

Elina mengkerutkan alisnya "Mengakhiri apa?" tanya Elina.

"Semua ancaman yang mengarah padamu" ucap Alex.

Nada suaranya begitu dingin hingga membuat Elina merinding. Ia tahu apa arti kalimat itu, jika Alex bergerak maka darah akan kembali tumpah.

"Elina......" lanjut Alex lebih lembut.

"Aku tidak peduli apa yang terjadi padaku, tapi jika sesuatu terjadi padamu lagi…" ucap Alex. Ia tidak melanjutkan kalimatnya dan berhenti.

Elina perlahan mengangkat tangannya dan memegang tangan Alex "Aku tidak selemah itu" ucap Elina pelan.

"Dan kau juga tidak sendirian" lanjutnya.

Kata-kata itu sederhana, tapi bagi Alex itu lebih berarti dari apa pun. Selama bertahun-tahun ia hidup sendirian, kepercayaan baginya adalah kelemahan. Perasaan adalah celah yang bisa dimanfaatkan musuh. Namun sekarang, ada seseorang yang berdiri di sampingnya bukan karena takut, melainkan karena memilih untuk tetap tinggal.

Perasaan itu menakutkan tapi juga… menghangatkan. Alex menunduk dan tanpa banyak kata, mengecup punggung tangan Elina sekali lagi, kali ini bukan karena takut kehilangannya, melainkan sebagai janji diam-diam.

Di luar ruangan ICU, langkah kaki terdengar tergesa-gesa Andre kembali muncul, kali ini dengan wajah lebih serius.

"Bos" ucap Andre cepat. 

"Ada informasi baru. Marco tidak bergerak sendiri" Alis Alex berkerut "Maksudmu?" tanya Alex.

"Ada organisasi lain yang mendukungnya. Nama mereka mulai muncul di jaringan organisasi..... Rehan" nama itu asing, tapi cara Andre mengucapkannya membuat situasi terasa lebih berbahaya.

"Siapa mereka?" tanya Alex dingin.

"Belum banyak informasi. Tapi mereka bukan kelompok kecil dan target mereka bukan hanya bisnis kita…" ucap Andre yang kemudian berhenti sejenak.

"Lalu apa?" tanya Alex.

Andre menatap ke arah Elina sebelum menjawab "Mereka menyebut nama Elina" ucap Andre.

Darah Alex terasa membeku, Elina menatap Alex menyadari bahwa badai belum benar-benar berlalu. Namun kali ini, ada sesuatu yang berbeda di antara mereka, jika sebelumnya hubungan mereka dipenuhi keraguan dan tembok yang tinggi, kini perlahan tembok itu retak.

Perasaan yang dulu hanya berupa perjanjian, kini mulai tumbuh perasaan yang lebih dalam di tengah ancaman, di tengah darah dan bahaya. Elina menggenggam tangan Alex lebih erat.

"Apa pun yang terjadi, kita hadapi bersama" bisik Elina pelan.

Alex menatap Elina cukup lama, untuk pertama kalinya ia tidak merasa sendirian menghadapi dunia yang keras ini. Namun di sudut kota yang sama, Marco tersenyum tipis saat menerima laporan terbaru.

"Jadi mereka mulai saling peduli" gumam Marco pelan. Ia berdiri dan menatap langit dengan mata penuh ambisi.

"Semakin dalam perasaannya… semakin mudah menghancurkannya" ucap Marco sambil tertawa.

Permainan memang baru dimulai dan kali ini yang dipertaruhkan bukan hanya kekuasaan, melainkan seseorang yang berusaha Alex lindungi.

1
MY QUEEN ATRI
🤭
Dame Manalu
Marco punya mata2 didekat Alex,apakah Alex blm menyadarinya..
Dame Manalu
ceritanya bbangus cm nanayanya msh suka salah Thor.....
MY QUEEN ATRI: Terimakasih sudah diingatkan 🤗
total 1 replies
Nur Linda
🤭
Liliy08 09
kak lanjut lagi dong 🔥
MY QUEEN ATRI: ditunggu yah🤗
total 1 replies
Nur Linda
Cerita bagus, Aku suka banget. Alurnya jelas, visual tokohnya keren, terus kapan nih thorrr eps selanjutnya, gak sabar nih
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Virgo♍
ditunggu kelanjutannya
Virgo♍
lanjutkan🔥🔥🔥
Hasmi Ami
cerita bagus, menurutku rekomend deh 🥰
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Hasmi Ami
iii cerita seruuuu, lanjutkan thor🔥🔥🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Virgo♍
keren bangett kakak, lanjut dong🔥🔥🔥
Virgo♍
wahh ceritanya keren banget, ditunggu kelanjutannya🔥🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Liliy08 09
sangat menarik🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Liliy08 09
cerita nya keren
kak lanjut epsd 3 dong 🔥🔥
Liliy08 09
🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!