NovelToon NovelToon
Sandiwara Di Ujung Dendam

Sandiwara Di Ujung Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Kehidupan yang di jalani Hana sangat bahagia, apalagi saat kekasihnya menikahinya. Namun kehidupan bahagia itu hanya sebentar saja berpihak padanya. Kehidupannya yang dulu bahagia kini perlahan hilang saat sang suami berselingkuh dengan seorang wanita yang sangat dia percaya. Bahkan mereka pun mencoba untuk membunuhnya. Lalu apa yang akan di lakukan oleh Hana setelah menyadari semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mempermalukan Mayang

Sementara di rumah kediaman Mayang, seorang tamu ingin menemuinya. dia pun segera ke depan untuk menemui tamu tersebut. Mayang sangat terkejut melihat kedatangan Fira yang sudah duduk di sofa

" Kamu? untuk apa lagi kamu kemari?" tanya nya dengan nada tak suka

" Begitukah caramu menyambut tamu?" ucap Fira

" Kau bukan tamuku. pergi kau...!!!" ucapnya teriak

" Tenang Mayang. aku hanya ingin mendengar kebenaran tentang kabar yang baru aku dengar" ucap Fira terdengar santai

" Katakan saja apa yang kau mau"

" Apa benar Hana sudah tiada?" Ucap Fira

" Ya... dia sudah tiada. sudah tiga tahun lamanya di mati" jawabnya

" Kau tau dari mana kabar itu?"

" Aku tadi ke perusahaan Hana. dan di sana aku mendengar kabar itu. Aku bahkan mendengar juga bahwa kau dan Rangga tinggal bersama? apa kalian sudah menikah?"

" Ya, kami sudah menikah. kenapa memangnya?" jawabna jujur

" Tapi aku dengar Rangga mendapat undangan dari wanita kaya. dan undangan itu hanya untuk para pengusaha muda yang masih sendiri, atau sudah duda"

" Apa maksud kamu? kamu pikir aku akan percaya?"

" Itu terserah kamu. tapi kalo tidak salah wanita itu memintanya datang ke pameran seni dua hari lagi. coba saja kamu lihat sendiri"  ucapnya bangkit dan melangkah memasuki ruang utama

" Jangan bohong. aku tau kau hanya ingin merusak hubungan ku dengan mas Rangga, kan?" Ucap Mayang mengikuti langkah fira

" Aduhh... kenapa suasana rumah ini menjadi gelap dan angker seperti ini, ya? beda sekali saat Hana dan ayahnya masih ada" sindir fira

" Apa mungkin karena rumah ini hasil rampasan dari pemilik aslinya, ya?" ucap Fira kembali menyindir mayang

" Kau-"

" Kenapa aku tiba-tiba merinding ya" ucap Fira tak menghiraukan Mayang dan segera keluar dari rumah itu

   Baru saja Fira keluar pagar, dia pun berpapasan dengan mbok Dijah yang baru keluar dari angkot

" Mbok, mbok dari mana?" tanya Fira

" Nona siapa?" tanya mbok

" Ini saya fira, mbok. mbok sudah lupa sama saya?" ucap Fira

" Nona Fira sahabatnya nona Hana?" ucap mbok Dijah

" Iya mbok, benar sekali" jawabnya tersenyum

" Ya Allah Gusti, nona Fira kemana saja. mbok sudah lama mencari dan menunggu non Fira" ucap mbok Dijah

" Kenapa mbok menunggu saya?" Tanya Fira sedikit heran

"Mbok mau memberikan sesuatu pada non Fira. tunggu di sini ya, non" ucap mbok Dijah bergegas masuk ke dalam rumah

   Fira penasaran apa yang di berikan oleh wanita paruh baya yang sudah lama ikut di keluarga Hana? tak lama, mbok Dijah pun kembali. tapi Fira sedikit bingung lantaran gelagat mbok Dijah seperti seorang pencuri yang takut ketahuan

" Non, di dalam kain ini ada ponsel milik nona Hana dan juga kamera. mbok gak tau dimana nona Hana sekarang" ucap mbok Dijah terlihat sedih

" Bukannya Mayang dan rangga mengatakan bahwa Hana sudah meninggal, mbok?

" Mereka memang berkata seperti itu, non. Tapi mbok tidak percaya, karena selama tiga tahun ini mbok gak pernah mengetahui makam nona Hana" jawabnya

" Lalu, kenapa mbok memberikan ponsel ini padaku? kan ada Mayang yang harusnya mbok berikan. karena dia itu kan adiknya Hana"

" Nona akan tau kenapa mbok memberikan ponsel ini pada nona. karena mbok gak suka sama nona Mayang" jawabnya

" Baiklah mbok, terima kasih. ini nomor ponselku, hubungi saja aku jika mbok butuh bantuan" ucap Fira memberikan kartu namanya pada mbok Dijah sebelum masuk kembali ke dalam mobilnya

*******

   Dua hari pun berlalu. angel dan ke empat pria lainnya sudah berada di pameran seni. tak lama, Rangga pun datang. wajah tampan milik Rangga hampir saja meluluhkannya, sesaat dia lupa bawa pria itu bukan lagi suaminya

" Tenangkan dirimu angel" bathin angel

" Kau sedikit terlambat tuan" bisik angel sengaja menggunakan nada sedikit menggoda

" Maafkan aku nona. aku baru saja selesai meeting" jawabnya tersenyum nakal

   Pameran dan lelang pun di mulai. ada sebuah lukisan yang sangat menarik bagi angel

" Aku mau lukisan itu. siapa saja yang berhasil mendapatkannya untukku, maka dia akan mendapat kesempatan makan malam denganku. dan yang tidak bisa mendapatkannya akan segera di eliminasi" ucap sekretaris angel

" Sekarang kita mulai. lukisan ini di buka dengan harga dua ratus lima puluh juta" ucap seorang pria yang berdiri di depan mereka

" Tiga ratus" ucap pria lain

" Empat ratus" ucap yang lain

" Satu miliar" ucap pria yang lain yaitu Krisna. dia juga ikut andil di dalamnya. tapi tentu saja itu untuk sebuah permainan yang telah di atur

" Dua miliar" ucap Rangga tak mau kalah

" Dua setengah miliar" ucap Krisna lagi

" Tiga miliar" ucap Rangga mantap

   Semua yang ada di sana sangat terkejut dan mengatakan jika pemimpin perusahaan Santoso memang sangat kaya dan royal

" Tiga miliar seratus ribu" ucap Krisna

" Hahahaha.. apa kau bercanda?" ucap Rangga tertawa

" Maaf pak, tapi kali ini kita membukanya dengan kelipatan seratus juta" ucap pria itu

" Baiklah, jika tak ada lagi yang ingin menawarkan, maka lukisan ini akan jatuh ke tangan pak Rangga" ucapnya lagi

" Yes...!! akhirnya aku yang akan mendapat kesempatan" ucap Rangga sementara Krisna dan angel hanya tersenyum karena kebodohan Rangga

" Aku mau ke toilet, apa kau mau ikut?" angel kembali berbisik di telinga Rangga.  dia sengaja menempelkan bibirnya tepat di daun telinga Rangga

   Mau tidak mau, Rangga pun segera mengikuti langkah angel ke toilet. begitu sampai di toilet, Rangga menarik tangan angel hingga mereka saling berhadapan

" Kau sengaja memancingku, cantik?" ucapnya mencium tangan angel

" Aku sudah katakan, bahwa aku sudah lama mengincarmu" jawabnya tersenyum nakal

" Kau semakin menggoda ku, sayang" ucapnya mencium leher angel. angel menutup mata dan menahan rasa muaknya pada pria itu. dia harus melakukan hal itu untuk melancarkan rencananya

   Tangan Rangga sudah merambat kemana-mana. dia sepertinya sudah tak tahan, apalagi mencium wangi tubuh angel

Tok... tok.. tok...

" Nona, Tamu yang lain sudah datang " ucap sekretarisnya dari depan

    Angel memang sengaja memintanya untuk datang setelah lima menit dia di dalam. agar Rangga pun semakin penasaran dengannya

" Iya, aku akan segera ke sana" ucap angel melepaskan pelukan Rangga

" Aku tidak bisa melakukannya di sini" ucap angel segera keluar

   Namun begitu keluar, seorang wanita menarik rambutnya hingga dia sedikit merintih

" Auuuw..." ucapnya sengaja membesarkan suaranya. karena dia tau jika wanita itu adalah Mayang

" Dasar wanita murahan..!!! apa tak ada pria lain yang bisa kau goda selain suamiku?" ucapnya

" Siapa kamu...!!!" ucap angel dengan suara keras

  Mendengar suara angel, Rangga segera keluar untuk memastikan. namun dia sangat terkejut melihat keberadaan Mayang di sana

" Angel, apa kau baik-baik saja?" ucapnya menghampiri angel

" Mas...!!! jadi ini kelakuanmu selama ini? kau selingkuh dengan wanita murahan ini?" ucapnya

Plak....

   Angel melayangkan tamparan di wajah Mayang. jelas saja Mayang dan Rangga sangat terkejut

" Pak Rangga, siapa wanita ini? dia sudah mempermalukanku...!!" ucapnya terlihat marah

" Maaf nona, dia-" ucap Rangga

" Kesempatan kita batal jika anda begini" ucap angel kemudian melangkah pergi

" Dasar bodoh...!!!! apa yang kau lakukan di sini...?!!!!!" ucap Rangga pada Mayang

" Aku yang harusnya bertanya.. apa yang kau lakukan di sini? dan siapa wanita itu?" tanyanya dengan nada marah

" Dengar... dia adalah wanita yang sangat kaya. harta pribadinya saja mencapai delapan puluh triliun. aku sengaja mendekatinya untuk menjadikannya istriku. bayangkan jika aku berhasil membuatnya seperti Hana, maka harta kita makin banyak dan kita akan kaya tujuh turunan" bisiknya agar tak ada orang yang mendengar rencananya

" Apa? delapan puluh triliun?"

" Iya. jika rencanaku berhasil, maka uang itu akan jadi milikmu" ucapnya

" Benarkah?"

" Iya. makanya sekarang kau ikut aku dan minta maaf padanya. katakan kau sangat menyesal. dan ikuti saja apapun yang dia mau. ingat semua demi delapan puluh triliun" ucapnya membujuk Mayang

" Baiklah, tapi kau harus janji untuk memberikan separuh uang itu padaku?"

" Apa aku pernah membohongimu, sayang?" ucapnya dengan sedikit merayu

" Baiklah, aku akan meminta maaf padanya" ucap Mayang ikut melangkah di belakang Rangga

   

1
Mega Arum
buat Mayang gila Thoor... ,
Mega Arum
semoga angel bs segera merebut perusahaanya kembali...
Mega Arum
Lanjuut thoor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!