NovelToon NovelToon
Gadis Milik CEO Posesif

Gadis Milik CEO Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / CEO / Anak Genius / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Akibat fitnah kakak sepupunya, Sierra Moore dibuang keluarganya keluar kota Cragstone yang sangat jauh dan terpencil tanpa dibekali uang sepeserpun di usia 15 tahun. Tiga tahun kemudian, Tobias Moore, kakek Sierra yang baru mengetahui kalau Sierra telah didepak dari keluarga Moore sangat marah dan meminta anak dan menantunya untuk membawa Sierra kembali atau dia akan melongsorkan anaknya itu dari posisi CEO Moore Company. Sepupu Sierra, Nora Moore tentunya tidak senang dengan hal ini dan mengupayakan segala cara untuk bisa menyingkirkan Sierra dari keluarga Moore.
Apa yang membuat Nora tidak menyukai Sierra?
Hanya dengan dukungan kakeknya, akankah Sierra bisa bertahan dan mengambil kembali posisinya di keluarga Moore?
Akankah Sierra balas dendam pada orang-orang yang sudah menyakitinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Minta Maaf Serempak

Satu per satu guru maju. Guru Matematika memberikan soal kalkulus tingkat lanjut. Sierra maju ke papan tulis. Tanpa coretan di kertas, tanpa kalkulator, ia langsung menuliskan jawabannya. Kemudian guru Fisika dan Kimia memberikan soal-soal rumit yang membutuhkan rumus berlapis. Lagi-lagi, Sierra menjawabnya layaknya mesin komputer.

Seorang orang tua siswa yang juga merupakan dosen universitas ikut memberikan soal pada Sierra.

Sierra baru hendak menjawabnya saat tiba-tiba terdengar suara celetukan.

"Tunggu!" seorang orang tua yang masih skeptis maju. "Ini adalah soal ujian masuk universitas dari seorang profesor kenalanku. Materi ini bahkan belum pernah diajarkan di sekolah."

Para guru hendak protes karena itu tidak adil, namun Sierra hanya melirik soal itu sekilas dan langsung menuliskan jawabannya di papan tulis. Semua orang ternganga.

Seorang guru bertanya, "Apa jawaban Sierra benar?"

"Jawaban itu benar", jawab si pemberi soal. Dia memberikan salah satu soal ujian masuk Ivy league dua tahun lalu. Dia tidak menyangka Sierra bisa menjawabnya.

"Sierra, bisa jelaskan bagaimana kau mendapatkan jawabannya?" tanya guru matematika yang takjub.

Sierra sambil menulis menggunakan spidol dan layaknya seorang guru profesional, ia menjabarkan rumus-rumus tersebut dengan bahasa yang jauh lebih sederhana dan mudah dimengerti. Penjelasannya begitu jernih hingga murid-murid lain yang tadinya membencinya kini malah terhipnotis.

"Oh... jadi begitu cara pakai rumusnya," bisik seorang murid.

Satu per satu murid mulai memberanikan diri. "Sierra, soal ini aku dapat dari tempat bimbingan belajar, apa kau bisa menjelaskan cara penyelesaiannya?" tanya mereka sambil menyodorkan buku.

Kelas itu berubah menjadi sesi les tambahan gratis. Murid dari kelas lain bahkan mulai berkumpul di jendela, menyimak penjelasan Sierra.

Adrian berdiri di sudut ruangan tepatnya di tempat duduk Sierra dengan tangan bersedekap, senyum bangga tersungging di bibirnya. Sementara itu, Anastasia dan Eugene hanya bisa terbengong melihat kejeniusan Sierra yang di luar nalar. James Harrington sendiri merasa otaknya mulai berasap mengikuti rumus-rumus di papan tulis, ia heran bagaimana Sierra bisa berpikir secepat itu.

Eugene bahkan mengeluarkan bukunya dan mulai mencatat poin-poin penting yang disampaikan Sierra.

Beberapa siswa merekam video dengan ponsel mereka. Awalnya mereka ingin merekam kegagalan Sierra, tapi kini rekaman itu menjadi harta karun untuk mereka pelajari di rumah.

Mr. Jonas akhirnya menghentikan sesi itu karena dirasa pembuktian sudah lebih dari cukup. "Saya rasa tidak ada lagi keraguan atas hasil ujian kali ini. Sierra Moore terbukti sebagai murid yang cerdas. Saya harap tidak ada yang menyebarkan berita hoax bahwa ada kecurangan di ujian ini. Saya harap kalian semua memegang kata-kata kalian sebelumnya untuk minta maaf pada Sierra."

Satu per satu orang tua dan murid meminta maaf. Ada yang ikhlas karena benar-benar kagum, ada pula yang terpaksa karena takut pada ancaman tuntutan Adrian.

Kabar ini menyebar cepat melalui grup chat sekolah. Teman-teman dekat Nora terus mengirimkan pesan padanya.

“Nora, kau tidak akan percaya! Sierra baru saja membantai semua soal dari guru di depan kelas!”

“Dia benar-benar jenius, Nora. Kami semua harus minta maaf padanya.”

Membaca pesan-pesan itu di kamarnya, Nora melempar ponselnya ke dinding dengan geram. Ia sangat kesal. Rencananya untuk menjatuhkan Sierra justru menjadi panggung bagi Sierra untuk mendapatkan pengakuan sebagai jenius.

"Setiap ada dia, aku selalu tidak terlihat, aku selalu jadi bayangan!" teriak Nora frustrasi. "Selama Sierra ada, aku tidak akan pernah bisa menjadi tokoh utama!"

Nora merasa dunia pun mulai berpaling pada Sierra.

1
Tiara Pratiwi
Diusahakan update tiap hari tapi mungkin cuma 3 episode per hari. pengalaman ynag udah-udah sekalinya ngebut lebih dari 10 episode, tangan jadi agak tremor trs jd butuh istirahat lama /Sweat/ sudah tidak muda lagi akika
Narti Narti
aku hadir kak selamat untuk karya baru ya👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!