kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
salah paham lagi
"dingin....,,
"hei....runa...!!
Runa berdiri didepan bar setelah jam kerjanya selesai,biasanya runa naik kereta waktu pulang bekerja namun karena cuaca terasa dingin dia memesan taxi online dan sedang menunggu.
"apa..??
"apa bibimu tidak mengatakan sesuatu kalau kau pulang larut seperti ini..?
"bukan urusanmu...!!!
"eh...apa kau marah padaku ? Kenapa..?apa aku mengatakan hal yang menyinggungmu tadi..??
"kenapa kau sok akrab denganku...??
"hah...wanita memang sulit dimengerti,baiklah...,,ini...
Naoya memberikan sesuatu pada runa dalam genggaman tangannya.
runa melihat dengan seksama namun tidak terlihat apapun.
"apa...??
"buka saja....,,
Runa meraih kepalan tangan naoya dan membukanya secara perlahan.
"gantungan kunci..?untuk apa..??
"itu bukan sembarang gantungan kunci,lihat dibelakangnya...,,
runa membalik gantungan tersebut dan sangat terkejut sampai melompat-lompat kegirangan.
"huaaa.....ya ampun....senangnya....,,mmuuaacchh...muaacchh....bagaimana kau mendapatkanya..?
Runa menciumi gantungan kunci yang terdapat tanda tangan penyanyi terkenal idolanya itu.
"waktu kami di ginza tidak sengaja melihatnya sedang meninjau pameran jadi kami meminta tanda tangannya...,,
"aaah....senangnya...ayo minta tanda tangannya mas naoya...,,
"siapa dia ? Untuk apa..?
"kau tidak tau apapun,dia idolaku,aku akan memamerkannya pada runa nanti...huhu dia pasti akan menangis...!!!
"siapa lagi itu runa...??
"ah dia temanku...,,ayo cepat...??
"ah...benar saat itu aku jadi kepikiran tentang perkataanku padanya,sepertinya dia sakit hati dengan kata-kataku, jadi aku membeli gantungan kunci saat di pameran dan berniat memberikannya,tidak disangka sebahagia itu,haha...."gumam naoya.
"terimakasih banyak...!!! Terimakasih banyak...!!
Runa membungkukan badannya sambil mengucapkan terimakasih dengan full senyum.
"ya ampun tidak perlu berlebihan,kau membuatku malu saja...!!!
"ingat...ya jangan sampai aoi tau kau memiliki itu,,dia akan memamerkan tanda tangan itu padamu,kau menangislah sekeras mungkin seperti bayi...agar dia senang..!!
"baiklah...!!
"cih...tiba-tiba sekali dia jadi penurut..!!gumam naoya...,,
Taxi online sudah datang dan runa melangkah memasuki taxi tersebut.
"aku pergi dulu..,,terimakasih banyak..,,
Naoya melangkah masuk kembali ke dalam bar.
"hemm...jadi begitu cara membujuk wanita ya,, hah...sangat mudah ternyata..,,
"kenapa kau tersenyum sendiri.?apa kau mulai gila sungguhan..?"ejek tsuki,
"hei tsuki...,apa kau pernah berciuman..?
"kenapa lagi.?apa kau memintaku berciuman denganmu..?
"hoekk...jijiknya..,,
"sial...kau mengejeku..?
"jangan katakan hal aneh aneh tsuki,nanti ada yang salah paham diantara kita...!!!
"hah...orang bodoh mana yang berpikiran seperti itu..??
"dia sudah pulang...,,!
"apa..!!!sungguh dia berpikir seperti itu..??
"iya...,,dia yang katakan sendiri padaku..!!
"sial...!!! "tsuki menjambak rambutnya.
"ha...kenapa kau menyesal sekali,aku yang lebih malu dari pada dirimu bodoh..!!
"lebih baik kau menjauh dariku brengsek..!!
"apa..? Untuk apa..??lagipula itu hanya kesalah pahaman dan sudah lurus kembali,,dan..sepertinya kau sudah banyak bicara dari sebelumnya,,
Naoya sedikit lega dan tersenyum tipis melihat tsuki yang sangat berbeda.
"diamlah...!!!
"baiklah...baiklah....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"runa....
"kau dimana....
"runa.....,,
"oh...dia tidak dikelas...,,
"dia tidak di taman...,,
"runa....,,
"dia tidak di toilet juga....,
"dimana dia ?aku sudah mencari keseluruh tempat tidak ketemu,
"hei...,,
"apa kau baru datang ??kau meninggalkan satu kelas..??
"ahh...aku terlambat bangun...
"sangat tidak teladan ..!!!kemari sini..aku akan memperlihatkan sesuatu...,,
Aoi menarik tangan runa ke sudut ruangan yang terdapat kursi panjang dan duduk disana.
"apa yang ingin kau...-
"caaa.....lihat...lihat...,,
"apa..??kenapa kau bisa memilikinya..?aku mau...,,
"haaa...apa kau mau.?pergilah sendiri...hahaha,
"kejamnya...,,
"eh...dimana..?aku ingin melihatnya secara langsung, aoi...apa kita bisa pergi bersama..?
"pameran,dia akan perform saat sabtu sore..,,sepertinya tidak bisa,aku akan pergi ke tempat nenek akhir pekan ini..,,
"hah...sayang sekali.."
Wajah runa terlihat sedih sesuai instruksi dari naoya saat aoi memamerkan tanda tangan idolanya.
"ayo...seperti biasa...."
Aoi mengajak runa untuk berlatih di ruang musik didalam kampus.
"aoi mau berteman denganku karena dia bisa memanfaatkanku seperti ini,,dia memiliki banyak teman wanita yang jauh diatas diriku, cantik dan kaya,aku sempat berpikir mengapa dia mau bicara padaku..,,hah...terkadang aku sangat minder,tapi bukan hanya dia saja yang senang, aku juga sangat senang,aku bisa menjadi diriku saat bermain musik..,,semua ini berkat kenshi-san, bahkan aku memiliki tanda tangannya...,,ya ampun aku sebahagia ini hanya karena mengidolakannya..,,
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"hei..tsuki...beri tahu aku...,,
"kau menggangguku saja pergilah..!!
"aku tidak akan pergi sebelum kau memberitahu aku...,,!!!
Naoya terus menarik-narik baju tsuki dan merengek sepanjang lorong bar.
"kau sungguh membuatku sangat kesal..!!!
Tsuki berhenti melangkah dan berdiri didepan naoya dengan mata melotot pada naoya.
"haaaahhh......,,
Tsuki menghela nafas panjang dan menarik naoya ke lorong sisi lain dekat dengan gudang penyimpanan.
"apa kau berencana mencium pacarmu..?apa kau tidak memeiliki keberanian sama sekali..?
"aku berani...,,hanya saja aku tidak pernah melakukannya sebelumnya..!! Hahaha...
"sungguh..??dasar bodoh..!!!
"berapa usiamu ?apa kau tidak pernah berkencan..?
"25 tahun...,,belum,hidupku hanya dipenuhi dengan mencari nafkah,itu saja...,,
"gawat..,,dia lebih tua dariku ternyata,,hah masa bodoh, dia memang benar-benar bodoh..!!"gumam tsuki.
"hahaha....memalukan sekali,,berarti kau masih perjaka diusiamu ini..??
Tatapan tsuki yang sedang mengejek naoya sangat membuatnya kesal dan memukul perutnya.
"bukk...!!kau mengejeku sekarang..??
"si..-
"ah...lagipula dia lebih tua dariku,aku akan sedikit menghormatinya,"gumam tsuki.
"haa...kenapa kau tidak mengataiku lagi..?
"bukan apa-apa...,,kau mau aku ajari atau tidak..?berdirilah didekatku..!!!
Naoya mendekatkan dirinya didepan tsukisima dengan wajah serius.
"ah sial...kau membuatku gugup,,jangan lihat aku seperti itu..!!!
"lalu aku harus bagaimana..??
"tutup saja matamu..!!!
"bagaimana aku bisa belajar kalau aku menutup mataku tsuki bodoh...!!!
"haah...begini,pada intinya ciuman itu adalah respon tubuh,kalau hatimu merasa berdebar-debar sekali itu akan merespon ke anggota tubuh lainnya,misalnya tangan...,,kau akan menatap wajahnya..,,bibirnya...,tangan akan mengikuti kemana otakmu bekerja,contohnya seperti ini....,,
Tsukisima meletakan kedua tangannya pada pipi naoya dan saling bertatapan.
"kenapa mas tsuki lama sekali..,,wine disini juga sudah habis,aku ambil saja...,,
"dudu..dudu...dududu....ya ampun hatiku senang sekali,,aku sudah memiliki tanda tangannya,aku tidak akan melewatkan bertemu dengannya....,,ya tuhan...terimakasih atas berkatmu ini.....,,
Runa dengan bahagianya bersenandung dan berjalan melompat lompat kecil sampai akhirnya terjatuh karena melihat sesuatu.
"gedubrug....!!!
Seketika tsuki dan naoya menengok ke arah runa yang sedang berdiri dan berlari ke arah lain.
"aarrghhh...sial..kau membutku dalam masalah terus bodoh...!!!
tsuki mendorong kepala naoya saat memegangi pipinya dan melupakan sopan santunnya kepada orang yang lebih tua darinya dan berlari mengejar runa.
"oi....tsuki...,,kurang ajar kau ya...!! Biarkan gadis itu...,,kenapa kau mengejarnya...,,haah.....merepotkan saja...runa itu...!!!
Runa kembali ke stay didepan dengan menundukan kepalanya dan berwajah merah dan tatapan yang ambigu.
"runa...,,
"a..apa..??
"maafkan aku,kau pasti merasa bingung aku bisa jelaskan...,,"
"apa yang kau katakan mas tsuki...,,untuk apa kau menjelaskan padaku...,,"
"tidak...,itu bukan seperti yang kau lihat,aku tidak ingin kau berpikiran aku adalah orang aneh atau apapun itu....,,"
runa mencoba melihat wajah tsuki yang terlihat gugup saat bicara dengannya.
"sebenarnya dia ingin mencium pacarnya karena dia tidak berpengalaman,jadi aku sedikit memberitahunya....,,"
"oohh....apa mas tsuki sudah berpengalaman..??
Dengan wajah lugunya runa mempertanyakan hal yang asing baginya.
"haha...mungkin begitu..,,setidaknya aku dulu pernah berkencan jadi sedikit tau...,,hehe..."
"sial...aku jadi terlihat konyol"gumam tsuki.
"hah....benarkah begitu..,,tapi yang aku lihat tatapan mereka sangat serius,apa mereka mendalami perannya ??atau memikirkan hal lain..??tidak...tidak...pikiran seperti itu yang membuatku jadi pusing,,mereka menghilangkan kebahagianku sesaat...,,"gumam runa sambil tersenyum.
"ke...kenapa kau tersenyum seperti itu runa..??
"aahh....maaf...tidak apa-apa..."
"menyeramkan..."gumam tsuki sambil menatap runa yang senyum senyum terus.