NovelToon NovelToon
Rinkarnasi Seorang Gadis Ke Dunia Fantasi

Rinkarnasi Seorang Gadis Ke Dunia Fantasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan / Reinkarnasi
Popularitas:46
Nilai: 5
Nama Author: Tina Pramita

*Rinkarnasi Seorang Gadis ke Dunia Fantasi*

Elin, seorang gadis biasa dari dunia nyata, mengalami kecelakaan dan meninggal. Namun, dia tidak benar-benar mati. Dia dirinkarnasi ke dunia fantasi yang penuh dengan sihir dan keajaiban.

Di dunia baru ini, Elin bertemu dengan Lilian , seorang penyihir yang kuat, yang memberitahu bahwa dia memiliki kekuatan sihir yang tidak dia ketahui. Elin harus menggunakan kekuatan itu untuk menyelamatkan dunia dari kekuatan kegelapan yang mengancam.

Dengan bantuan Lilian, Elin memulai perjalanan sebagai seorang penyihir muda, menghadapi tantangan dan musuh yang kuat, dan menemukan kekuatan yang tidak dia ketahui. Akan kah Elin berhasil menyelamatkan dunia fantasi dan menemukan kebahagiaan di dunia baru ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tina Pramita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Aku mengambil Pedang Cahaya, dan aku bisa merasakan kekuatan yang besar di dalamnya. Aku tahu bahwa kami telah berhasil, dan kami bisa menghadapi Penghancur itu sekarang.

Leo memandang kami dengan senyum. "Kita telah berhasil mengambil Pedang Cahaya itu," katanya. "Sekarang, kita harus kembali ke Elysium dan menghadapi Penghancur itu."

Kami berempat, Aku, Andres, Nick, dan Leo, berangkat kembali ke Elysium. Kami berjalan melalui Gua Kegelapan, dan kami bisa merasakan bahwa Penghancur semakin dekat.

Ketika kami keluar dari gua, kami melihat bahwa Elysium telah berubah. Kota itu telah dihancurkan, dan Penghancur berdiri di tengah-tengah kota, dengan kekuatan yang besar.

"Akhirnya, kalian datang," kata Penghancur, dengan suara yang keras. "Aku telah menunggu kalian. Aku akan menghancurkan Elysium, dan kalian tidak bisa menghentikanku!"

Aku maju ke depan, dengan Pedang Cahaya di tangan. "Kamu salah," kataku. "Kami telah mengambil Pedang Cahaya, dan kami akan menghentikanmu!"

Penghancur tertawa, dan kami bersiap untuk bertarung. Pertarungan itu sangat sengit, dengan Pedang Cahaya yang bersinar terang dan kekuatan Penghancur yang besar.

Aku menggunakan Pedang Cahaya untuk menyerang Penghancur, tapi monster itu terlalu kuat. Aku terjatuh ke tanah, dan Penghancur bersiap untuk memberikan pukulan terakhir.

Tiba-tiba, Leo muncul di sampingku, dengan pedangnya yang siap. "Tidak!" katanya. "Kami tidak akan membiarkanmu menang!"

Leo menyerang Penghancur dengan kekuatan yang besar, dan aku mengambil kesempatan itu untuk menyerang balik dengan Pedang Cahaya. Kami berhasil mengenai Penghancur, dan monster itu jatuh ke tanah.

Elysium mulai kembali normal, dan warga kota mulai bangun dari tidur mereka. Kami telah menyelamatkan kota itu, dan kami menjadi pahlawan.

Penghancur jatuh ke tanah, dan Elysium mulai kembali normal. Warga kota mulai bangun dari tidur mereka, dan mereka melihat ke arah kami dengan rasa syukur.

Raja Elysium muncul di samping kami, dengan senyum yang lebar. "Kalian telah menyelamatkan Elysium," katanya. "Kami tidak akan pernah melupakan jasa kalian."

Aku, Andres, Nick, dan Leo menerima pujian dari warga kota, dan kami merasa bangga dengan apa yang telah kami lakukan.

Tiba-tiba, Raja Elysium memanggil kami ke istana. "Kalian harus datang ke istana," katanya. "Kami memiliki hadiah untuk kalian."

Kami berempat mengikuti Raja Elysium ke istana, dan kami disambut dengan meja yang penuh dengan makanan dan minuman.

"Kami ingin memberikan kalian hadiah," kata Raja Elysium. "Apa yang kalian inginkan?"

Aku memandang ke arah teman-temanku, dan kami semua memiliki ide yang sama. "Kami ingin menjadi penjaga Elysium," kataku.

Raja Elysium tersenyum. "Kalian telah membuktikan diri kalian sebagai pahlawan," katanya. "Kalian akan menjadi penjaga Elysium, dan kami akan memberikan kalian kekuatan yang besar untuk melindungi kota ini."

Dan dengan itu, kami menjadi penjaga Elysium, dan kami hidup bahagia selama-lamanya...

Penghancur jatuh ke tanah, dan Elysium mulai kembali normal. Warga kota mulai bangun dari tidur mereka, dan mereka melihat ke arah kami dengan rasa syukur.

Raja Elysium muncul di samping kami, dengan senyum yang lebar. "Kalian telah menyelamatkan Elysium," katanya. "Kami tidak akan pernah melupakan jasa kalian."

Aku, Andres, Nick, dan Leo menerima pujian dari warga kota, dan kami merasa bangga dengan apa yang telah kami lakukan.

..."Pov Andres "...

Tiba-tiba, aku merasa seseorang memegang tanganku. Aku menoleh dan melihat Elin, putri Raja Elysium, dengan senyum yang manis.

"Terima kasih, Andres," katanya. "Kamu telah menyelamatkan kota kami."

Aku merasa jantungku berdetak lebih cepat, dan aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari Elin. Aku yang berdiri di sebelahnya, tersenyum dan memandang Elin dengan mata yang penuh kasih.

Raja Elysium memanggil kami ke istana. "Kalian harus datang ke istana," katanya. "Kami memiliki hadiah untuk kalian."

Kami berempat mengikuti Raja Elysium ke istana, dan kami disambut dengan meja yang penuh dengan makanan dan minuman.

"Kami ingin memberikan kalian hadiah," kata Raja Elysium. "Apa yang kalian inginkan?"

Aku memandang ke arah Elin, dan aku tahu apa yang aku inginkan. "Kami ingin menjadi penjaga Elysium," kataku.

Raja Elysium tersenyum. "Kalian telah membuktikan diri kalian sebagai pahlawan," katanya. "Kalian akan menjadi penjaga Elysium, dan kami akan memberikan kalian kekuatan yang besar untuk melindungi kota ini."

Dan dengan itu, kami menjadi penjaga Elysium, dan kami hidup bahagia selama-lamanya...

Elin dan Andres semakin dekat, dan mereka mulai merasakan cinta yang kuat. Mereka menghabiskan waktu bersama, menjelajahi kota dan berbagi rahasia.

Suatu hari, Andres membawa Elin ke taman istana, dan dia menunjukkan dia sebuah bunga yang indah. "Aku ingin memberimu ini," katanya. "Kamu adalah bunga yang paling indah di Elysium."

Elin tersenyum, dan Andres mengambil tangannya. "Aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu," katanya.

Elin menatap Andres dengan mata yang penuh kasih. "Aku juga ingin itu," katanya.

Dan mereka berciuman, di bawah sinar matahari yang hangat...

TELAH TAMAT! 🎉👏😊

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!