NovelToon NovelToon
Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Status: sedang berlangsung
Genre:LOL / Keluarga
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira ohyver

"Bagi orang lain, pernikahan adalah ibadah. Bagi Dira dan Bagas, pernikahan adalah kompetisi bertahan hidup dari kebodohan masing-masing."

Dira tidak pernah menyangka jodohnya adalah laki-laki yang dia temui di IGD dalam kondisi kepala kejepit pagar rumah tetangga. Di sisi lain, Bagas jatuh cinta pada Dira hanya karena Dira adalah satu-satunya orang yang tidak menertawakannya saat melihatnya(padahal Dira cuma lagi sibuk nyelametin nyawa karena keselek biji kedondong).

​Kini, mereka resmi menikah. Jangan harap romansa ala drakor. Panggilan sayang mereka adalah "NDORO" dan "TAPIR" .

Ikuti keseharian pasangan paling absurd abad ini yang mencoba terlihat normal di depan tetangga, meski sebenarnya otak mereka sudah pindah ke dengkul.

"Karena menikah itu berat, biar kami aja yang gila."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira ohyver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Drama Changi dan Teater "Bagas sang Penjinak Kucing"

Pesawat yang membawa rombongan "Gara-Gara Biji Kedondong" akhirnya mendarat di Bandara Changi. Sepanjang perjalanan, pramugari sudah tiga kali menegur Jaka karena dia terus-menerus mencoba membagikan kartu nama International Advisor-nya ke penumpang kelas bisnis, sementara Manda sibuk menaruh botol ramuannya di bawah kursi karena takut ada "turbulensi aura".

​Tapi tantangan sesungguhnya adalah saat mereka harus melewati gerbang imigrasi dan bea cukai.

​"Pir, inget ya, aktingnya harus natural. Kalau lo gagal, Supra bakal dikirim balik ke Jakarta pake kargo ayam!" bisik Dira sambil mendorong troli koper yang beratnya nggak masuk akal gara-gara cobek Mama Ratna.

​Bagas menarik napas panjang. Bagas memakai daster luaran milik Dira (lagi-lagi dengan alasan fashion statement seniman kontemporer) dan kacamata hitam yang dipasang terbalik. Di dalam dekapannya, Supra terbungkus kain bedong bayi berwarna pink, lengkap dengan empeng dot yang ditempel pake selotip di mulutnya agar tidak mengeong.

​"Siap, Ndoro. Ini adalah panggung terbesar gue setelah panggung IGD satu tahun lalu," jawab Bagas dengan suara yang digetar-getarkan.

​Saat tiba di depan petugas imigrasi yang wajahnya sangat formal, Bagas mulai melakukan gerakannya. Bagas mulai menggumamkan lagu Nina Bobo dengan bahasa yang tidak dikenal, sesekali matanya berkedip-kedip cepat ke arah plafon.

​"Selamat siang, Sir," sapa petugas imigrasi Singapura dengan bahasa Inggris yang kaku. "Ini apa yang Anda bawa di dekapan Anda?"

​Bagas berhenti bernyanyi, menatap petugas itu dengan tatapan kosong yang sangat meyakinkan.

"Ini... ini adalah 'Obat Ketenangan Jiwa' saya, Sir. Namanya Little Supra. Tanpa Little Supra, saraf-saraf kreatif di otak saya akan mengalami korsleting massal yang bisa memicu ledakan ide berbahaya."

Mama Ratna langsung maju, memasang wajah sedih yang sangat dramatis. "Yes, Sir! My son is a genius artist, but his brain is... sedikit miring (slightly tilted). He needs this... bayi kucing... eh, I mean, this Emotional Support Human-Cat to stay sane!"

​Petugas itu mengernyitkan dahi, menatap Supra yang dibedong pink. Supra, yang dasarnya memang kucing cuek, hanya menatap petugas itu dengan tatapan malas dari balik dotnya.

​Jaka tidak mau ketinggalan. Jaka maju sambil membetulkan jasnya. "Sir, sebagai konsultan manajemen risiko beliau, saya menjamin bahwa makhluk ini sudah divaksinasi secara metafisika oleh rekan saya, Manda."

​Manda mengangguk cepat sambil mengayunkan kristalnya di depan loket imigrasi. "I'm clearing the negative energy from this counter, Sir. Very dirty energy here!"

​Petugas imigrasi itu tampak bingung. Dia sepertinya lebih takut menghadapi sekelompok orang aneh ini daripada berurusan dengan prosedur hukum. "Oke, oke... Just go through. Tapi jangan sampai 'bayi' itu lepas di dalam bandara!"

​"YES! SUCCESS!" teriak Bagas dalam hati.

​Tapi, bencana baru dimulai saat mereka melewati pemeriksaan sinar-X di bea cukai. Petugas di sana menahan koper Mama Ratna.

​"Madam, apa ini benda bulat, keras, dan sangat berat di dalam tas Anda? Senjata tumpul?" tanya petugas bea cukai sambil menunjuk layar monitor yang memperlihatkan bayangan gelap berbentuk piringan.

​Mama Ratna berkacak pinggang. "Itu bukan senjata! Itu adalah The Foundation of Indonesian Taste! Itu cobek batu, Sir! Saya mau bikin sambal terasi buat anak saya biar dia nggak pingsan makan makanan Singapura yang kurang bumbu!"

​"Madam, benda ini dilarang karena beratnya melebihi regulasi keamanan bagasi jinjing!"

​"Loh! Ini batu suci! Jaka, jelasin pake bahasa Inggris kamu yang sok keren itu!" perintah Mama Ratna.

​Jaka maju, mencoba berdiplomasi. "Sir, Listen to me. This is not just a stone. This is a Traditional Mortar and Pestle. It’s a cultural artifact. If you take this, you take the soul of Indonesian gastronomi!"

​Dira hanya bisa menutup wajahnya dengan kedua tangan. "Pir, gue bener-bener mau pura-pura nggak kenal sama mereka. Ini lebih memalukan daripada pas lo kejepit pagar."

​"Tenang, Ndoro. Biar gue yang urus," Bagas mendekati petugas bea cukai. Bagas mengambil cobek itu, kemudian meletakkannya di atas kepalanya. "Sir, benda ini sebenarnya adalah topi tradisional seniman kontemporer Indonesia. Saya sedang melakukan long-term performance art dengan menyeimbangkan beban hidup di atas kepala."

Petugas itu menatap Bagas yang memakai daster, kacamata terbalik, menggendong kucing bedong pink, dan sekarang menaruh cobek batu di atas kepala. Petugas itu menghela napas panjang, kemudian melambaikan tangan menyuruh mereka pergi secepat mungkin sebelum dia sendiri yang jadi gila.

​Setelah perjuangan melelahkan, mereka akhirnya keluar dari bandara dan menuju taksi. Mereka harus naik dua taksi karena rombongannya terlalu "berbobot".

​"Mama nggak nyangka ya, orang Singapura ternyata takut sama cobek," ujar Mama Ratna bangga saat mereka sudah di dalam taksi menuju hotel.

​"Bukan takut, Ma. Mereka kasihan liat kita," sahut Dira datar.

​Di taksi sebelah, Jaka dan Manda sedang berdebat.

"Gue bilang juga apa, Man. Strategi 'Wibawa Alpha' gue tadi hampir berhasil kalau lo nggak mulai ngayun-ngayun batu di depan hidung petugas itu," keluh Jaka.

​"Heh! Tanpa kristal gue, cobek Tante Ratna pasti udah disita! Energinya tadi bener-bener hitam pekat, Jak!" balas Manda.

​Sesampainya di hotel di kawasan Orchard, kehebohan belum berakhir. Bagas yang masih menggendong Supra (yang sekarang sudah mulai marah karena dotnya lepas), tidak sengaja berpapasan dengan rombongan kurator dari Paris di lobi hotel.

​Kurator Paris itu, seorang pria bernama Monsieur Pierre, adalah orang yang sangat rapi dan mencintai kesempurnaan. Dia melihat Bagas dengan daster dan cobek batu yang masih dijinjing di tangan kiri.

​"Excuse me," panggil Monsieur Pierre dengan aksen Perancis yang kental. "Are you the... Indonesian artist, Monsieur Bagas?"

​Bagas berhenti. kemudian menoleh, mencoba tetap terlihat "nyeni". "Yes, I am. And this is my team. We are bringing the... vibe of Indonesia to your city."

Monsieur Pierre memperhatikan Supra yang mencuat kepalanya dari bedongan pink. "And this... is your baby?"

​"This is my inspiration," jawab Bagas mantap.

"His name is Supra. He is a tiger trapped in a cat's body. He is the spirit of the 'Pincang' movement."

​Monsieur Pierre terdiam, lalu mulai mencatat sesuatu di buku kecilnya. "Very... avant-garde. Very... raw. I think the Singapore exhibition will be... incroyable (incredible)."

​Bagas nyengir lebar. "Tentu saja, Sir! Jangan lupa datang ya. Kami akan menyajikan seni... dan mungkin sambal terasi kalau Mama saya nggak malas ngulek."

​Dira yang berdiri di belakang Bagas hanya bisa berdoa semoga pameran besok tidak berakhir dengan penggerebekan oleh dinas kesehatan atau dinas kejiwaan setempat.

Hari pertama di Singapura ditutup dengan keberhasilan menyelundupkan Supra dan cobek batu melewati perbatasan internasional. Tapi, tantangan sesungguhnya adalah pameran besok pagi.

Apakah patung Jago akan mendapatkan sambutan yang hangat? Dan yang paling penting, apakah Supra bisa menahan diri untuk tidak mengejar laron-laron Singapura di tengah acara pembukaan yang formal?

1
Alissia
/Joyful//Joyful/
Alissia: jangan pangil aku tante dek,kyak berasa tua banget dan umur aja baru 20 tahun😭😭
total 2 replies
𑇛ʜᴇ ʏᴜ
ceritanya bagus, menarik dan lucu"
apalagi bagas ada aja ide kreatif nya, dan bisa merubah segala macam situasi 😃
🖤ᴡᴀɴɢ ɴᴀɴ
bagus kak,
dsini dira yang masih waras meski idenya bikin geleng kepala pas suruh lawan pelakor 🤣
🧡⃟ɱᷫυᷤɱυ ιɱυҽƚ
luar biasa bagus ceritanya, lucu dan pasti ga bosen bacanya
up terus kaka semangat 🤗🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι²
bagus cerita nya dan menghibur
semangat up kaka🤗
🧡⃟мσᷫмᷤσ
bagus ceritanya, udah gtu banyak banget ide ide yang menarik
dan suka karakter bagas yang ga menye menye😃
🧡⃟мυᷫмᷤυ αη∂нιкα
sungguh karya yang bagus
idenya kreatif kak, bisa bikin cerita lucu dngan berbagai ide yang unik 🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁴
ceritanya bagus kak, penulisan juga rapih dan enak dibaca
suka karakter manda yang super mistis, 🤣🤣🤣
🧡⃟ɢᴏᷫɴᷤтєɴɢ ƈιʅιƙ¹ᴸ
ceritanya bagus , humoris, lucu
yang pasti bnyak ketawa nya
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁵ᴸ
ceritanya bagus kak
menarik banget
🧡⃟ɢᴏͨɴͥᴛᷝᴇͥɴᷜɢ²ᵇ
ceritanya bagus alur juga keren pokoknya novelnya bagus ceritanya
ketawa terus pas setiap baca perbab
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁶ᵇ
ceritanya bagus kaka
semangat up iya kaka🤗
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
goood banget ceritanya kak bagus aku suka
semoga makin asyik kedepannya 👍
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren mama mu bagas dia jadi maskot 🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha karena extra pedas ini🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren sih usaha mereka 🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha pelajaran baru dari bagas itu😅
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
ga mau kalah ini emak satu wkwkwkwk
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
kdng emang ga bisa dipredikdi justru yang aneh itu yang menarik perhatian banyak orang
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha kapok makanya jangan maen" smaa bagas😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!