Selamat datang di novelku kak, jangan lupa klik♥️+ komen+vote ya🙏🏻
Kira- kira bagaimana rasanya kehilangan orang yang paling berharga dalam hidup kita. ?
mala maharani putri. seorang gadis berusia 23 tahun harus menelan pil pahit tepat di hari ulang tahunnya yang ke 23, gadis itu kehilangan kedua orang tuanya dan semua hal yang dia miliki. bagaikan jatuh di timpa tangga.
Hingga pada suatu hari mala terpaksa menerima tawaran seorang ceo untuk menjadi istri kontraknya dalam jangka 1 tahun.
Bagaimana jika cinta itu tumbuh di antara mereka?
Ikuti kelanjutan ceritanya di " Istri kontrak sang ceo"
Happy reding,♥️
Baca sampai akhir ya. Mohon maaf jika masih banyak Typo dan bab yang kurang masuk akal😂. Ini karya pertama saya , 🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menolong Adelia
Setelah sampai di dalam mobil Devan pun menanyakan apa yang telah terjadi, kenapa istrinya berkata seperti itu terhadap Laras..
" sayang, kenapa tadi kamu ngomong seperti itu???"
" Aku itu kesel banget mas, masa dia bilang kamu nikahin aku terpaksa, ya emang awalnya bener sih, tapi tetep aja aku gak terima dengan apa yang di katakan padaku.."
" Ya sudah lah sayang, gak perlu kamu ambil hati, dia orangnya memang seperti itu"
tak menjawab wanita cantik itu hanya menghembuskan nafas kesal...
" Mas kita mau meeting di mana"lirih Mala pelan...
" di coffeshop pujaan hati sayang"
sahut Devan pelan seraya melihat ke arah Mala dengan sedikit tersenyum.. setelah sampai di coffeshop tempat dilaksanakan meeting akhirnya pasangan suami istri ini menemui klien yang sudah menunggu sejak tadi,
" Selamat siang pak, maaf saya telat. apa pak David sudah lama menunggu???"
" tidak apa-apa pak, saya juga baru saja sampai,, silahkan duduk"
sahut pak david pelan dan mempersilahkan Mala juga Devan untuk segera duduk...
" Iya pak David terimakasih,, meeting nya kita mulai sekarang ya,! silahkan sayang kamu mulai persentasi nya"
lirih Devan pelan dengan sedikit memamerkan senyuman di wajah tampannya...
" Iya mas aku mulai sekarang ya,"
wanita cantik itu pun sudah memulai persentasi, seperti biasa Mala selalu bisa membuat para klien puas dengan apa yang dia bawakan, begitu juga dengan Devan.. pria tampan itu melihat istrinya dengan takjub...
" gak salah aku sudah memilih Mala untuk menjadi istriku, bukan hanya cantik tapi dia juga wanita baik dan pintar"
ucap Devan dalam batin.. pria tampan itu benar-benar jatuh hati pada wanita yang sudah sah menjadi istrinya ini.. setelah Mala selesai persentasi akhirnya Klien bertepuk tangan karena merasa sangat puas dengan persentasi Mala.
" Wah selamat ya pak, saya sangat setuju untuk bekerja sama dengan perusahaan anda, ternyata anda punya aset yang sangat istimewa,, anda sangat beruntung punya istri cantik dan pintar"
ucap pak David pelan serta tersenyum ke arah Devan juga Mala...
" serius pak David bersedia untuk bekerja sama dengan perusahaan kami, terimakasih pak, iya pak saya juga merasa sangat beruntung punya istri cantik dan juga pintar,"
ucapan Devan membuat Mala tersipu malu. wajahnya mulai memerah tak terkendali...
" Ah pak David juga mas Devan tidak perlu berlebihan, saya hanya mencoba memberikan yang terbaik buat perusahaan sebisa saya, Alhamdulillah jika pak David puas dengan persentasi saya"
lirih Mala pelan dan sopan... semenjak mama papanya meninggal sifat Mala memang berubah 180°. Mala yang sekarang tidak seperti Mala yang dulu lagi, wanita cantik itu sudah berjanji pada almarhum orang tua angkatnya akan menjadi wanita yang jauh lebih baik lagi, bahkan dia juga sudah benar-benar meninggalkan dunia malam kebiasaannya dulu... Mala pun juga sudah berniat akan menjadi istri yang baik buat Devan, biarpun pernikahan ini di awali dengan kebohongan,namun keduanya juga sudah sama-sama berjanji akan melupakan semua yang pernah di sepakati sejak awal..
" Iya mbak Mala saya begitu puas dengan cara anda persentasi, semoga kerjasama kita berjalan dengan baik ya"
ucap pak David dengan sedikit tersenyum...
" Amin pak, semoga ini menjadi awal yang baik ya pak"
" tentu mbk Mala, kalo begitu saya pamit dulu ya mbak Mala, pak Devan"
setelah pak David berpamitan. Devan yang kesenangan akhirnya memeluk Mala saat itu juga, karena perlakuan Devan seketika kedua bola mata Mala membuat sempurna..
" terimakasih sayang, lagi lagi kamu berhasil mendapatkan klien terbaik seperti pak David"
lirih Devan dengan penuh kesenangan dan melingkarkan tangannya di perut istrinya...
" mas gak perlu berlebihan seperti itu, ini juga berkat kerja keras semua karyawan, aku hanya menjadi lantaran saja"
sahut mala pelan sambil membalas pelukan suaminya.. setelah selesai meeting akhirnya pasangan suami istri ini memutuskan untuk segera kembali ke kantornya.. namun di tengah perjalanan tiba-tiba mereka melihat seorang wanita yang sedang dianiaya oleh laki-laki..
" Adelia!!"
seketika devan menghentikan mobilnya tepat di depan Adelia mantan pacar nya dulu..
" hah!!! Adelia, siapa Adelia mas???"lirih Mala dengan nada penasaran...
" Aku jelasinnya nanti saja ya sayang, yang penting aku harus tolong dia dulu sebelum dia di bikin habis oleh suaminya sendiri"
" Hah suami, maksudnya laki-laki itu lagi kdrt mas, awas kamu hati-hati mas, jangan sampai kamu malah yang kenapa-kenapa"
Devan yang terlihat begitu panik membuat Mala semakin penasaran, siapa sebenarnya Adelia, kenapa suaminya terlihat begitu menghawatirkan wanita itu..
" loh bukannya itu dokter yang pernah menangani aku waktu itu" lirih Mala dalam batin, karena memang sebelumnya Adelia pernah merawat Mala waktu pingsan setelah acara resepsi pernikahan..
" Hentikan Rendi!!! dasar pria brengsek!!"
dengan cepat kilat pria tampan itu mendarat pukulan di pipi Rendi suami dari Adelia..
" heh Lo gak usah ikut campur Devan, ini urusan gue dengan istri gue, memangnya Lo siapa??? hah, berani-beraninya ikut campur urusan orang" sahut Rendi yang langsung membalas pukulan dari Devan..
" gue memang bukan siapa-siapa Adelia lagi, tapi gue tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya, termasuk suaminya sendiri, karena gue masih sangat sayang pada Adelia"
mendengar ucapan Devan, bola mata Adelia membulat dengan kening yang sedikit berkerut. sedikit tak percaya jika Devan juga masih memendam perasaan yang sama, sedangkan Mala Tanpa di sadari dadanya mulai terasa sesak, pelupuk matanya semakin di penuhi dengan derasnya air mata, tubuhnya pun seakan meluruh tak berdaya, entah kenapa wanita cantik itu merasa begitu lemah saat mendengar suaminya masih menyimpan perasaan untuk mantan pacarnya..
" Mas Devan! aku masih gak percaya jika diam-diam kamu masih menyimpan rasa untuk dia, bukankah kamu pernah bilang jika aku satu-satunya wanita yang ada di hatimu saat ini"
wanita itu memilih untuk pergi meninggalkan Devan yang masih sibuk dengan urusan mantan kekasihnya. tanpa dia sadari jika perkataannya membuat Mala terluka. karena terlalu fokus akan Adelia pria ini sampai lupa akan keberadaan istrinya, Devan secepat mungkin membawa Adelia kerumah sakit, padahal tidak ada luka yang serius. namun karena kecemasannya Devan memutuskan untuk membawa mantan kekasihnya ke rumah sakit terdekat..
" Devan aku masih tidak percaya ternyata kamu juga masih menyimpan perasaan yang sama denganku"
mendengar perkataan Adelia membuat Devan menghentikan mobilnya..
" maksud kamu apa adelia??"
semangat thor
saya undur diri
apalagi Devan tidak salah cuman di jebak sama pelakor
lanjuut thoorr.. jngan lama2 up nya