Angelica, seorang gadis yang cantik.dijodohkan oleh ayahnya dengan seorang direktur perusahaan di perusahaan ayahnya yang belum pernah ia temui.ia pun pergi menuju ke Singapura untuk memenuhi janji ayahnya meskipun hatinya tidak rela.
di perjalanan, tuan muda max berpapasan dengan pesawat yang ditumpangi Angelica, langsung terpukau dengan kecantikan Angelica dan memutuskan untuk menahannya untuk melayaninya.meskipun semua itu max lakukan dengan penuh kelembutan.tetap saja perlakuan itu membuat Angelica sangat membenci max
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
"nenek Angelica tidak mengerti apakah Angelica harus senang atau sedih memikirkan ini semua.... seperti yang nenek kasih tahu pada Angelica bahwa max berjanji untuk tidak akan pernah menemui dan menyentuh Angelica, Angelica seharusnya senang kan....tapi Angelica sama sekali tidak terbiasa dengan itu semua.karena Angelica sudah terbiasa dengan kehadiran max dan ancaman yang ia berikan.tapi pada saat kami berpapasan tadi,max sama sekali tidak menyapaku.max cuek pada Angelica nenek.sikap max itu sangat membuat Angelica sedih nenek....." ucap Angelica
"sayang..... apakah kamu suka sama max????" tanya neneknya
"tidak mungkin nenek.... Angelica tidak mungkin suka sama pria yang sudah merenggut kesucian Angelica." jawab Angelica
"tapi menurut dari perkataanmu tadi....nenek rasa kamu sudah mulai menyukai max...." ucap neneknya
"nenek..... sudahlah.... Angelica hanya ingin bisa hidup seperti dulu tanpa kehadiran dari max." ucap Angelica
"kalau begitu waktunya memang tepat sekali.nak tadi max memanggil nenekmu ini ke kamarnya.ia memanggil ku untuk memberiku dan kamu Tiket pesawat dan beberapa cek uang untuk pergi dari sini....." ucap neneknya
mendengar hal itu membuat Angelica sangat terkejut.
"nenek apa maksudmu????" tanya Angelica
"max memberi kita tiket pesawat itu artinya ia sudah membebaskanmu nak.sekarang kamu tidak perlu lagi tinggal disini lagi....." ucap neneknya
"apa nenek yakin kalau max sudah benar benar membebaskan kita????" tanya Angelica tak percaya
"iya nak.... apakah kamu masih belum percaya dengan apa yang nenekmu katakan ini???? kalau kamu tidak percaya,kamu bisa menanyakan langsung kepada max nak...." ucap neneknya
tanpa menjawab pertanyaan dari neneknya, Angelica pun langsung berlari menuju ke kamar max.sesampainya Angelica di kamar max dan membuka pintu kamarnya, alangkah terkejutnya Angelica saat melihat max dan seorang perempuan sedang saling berciuman dengan mesra di ranjang max.
hati Angelica semakin berkecamuk saat melihat adegan max mencium rakus bibir perempuan itu.
saat max dan perempuan itu tengah asyik berciuman,tiba tiba max tersadar bahwa Angelica berada di dalam kamarnya dan melihatnya sedang berciuman.segera saja max menghentikan tindakannya itu dan menanyakan keperluan Angelica yang datang ke kamarnya.
"Angelica.....ada perlu apa kau kemari????" tanya max
"siapa perempuan itu max????" tanya Angelica
"siapa perempuan itu tidak ada urusannya denganmu.... cepat katakan padaku untuk apa kau menemuimu dan menggangu kesenangan kami berdua....????" tanya max
"kau belum menjawab pertanyaan dariku max.....aku ingin tahu siapa perempuan itu max????" tanya Angelica
"kamu ingin tahu....oke perempuan itu adalah Natalie.....dia sahabat karibku....kau puas.... sekarang cepat katakan padaku untuk apa kau menemuiku....????" tanya Angelica
"honey....apa ada masalah????" tanya Natalie
"its okey baby......" jawab max
"kamu bilang sahabat karib???? aku tidak percaya dengan apa yang kamu katakan itu...." ucap Angelica cemburu
"hei kau....siapa kau sampai mencampuri urusanku dan max???? asal kau tahu aku adalah pengganti dari dirimu itu.aku adalah sahabat nya yang sejak kecil suka sama max.dan aku tidak masalah jika harus memuaskan kesenangan max...." ucap Natalie
"cepat katakan padaku untuk apa kau menemuiku Angelica ????" tanya max sekali lagi
"apa benar kau memberiku dan nenekku tiket pesawat untuk aku pergi dari sini??? apakah kamu memang sudah rela kalau aku pergi dari sini????" tanya Angelica
"iya benar.....aku sudah membebaskanmu Angelica....kau sudah boleh pergi dari sini." jawab max singkat yang langsung membuat hati Angelica semakin berkecamuk dalam
banyak sekali novel yang sudah kau tulis.../Ok/
hormat untuk suhu/Determined/