NovelToon NovelToon
MISIDENTIFIED

MISIDENTIFIED

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Dark Romance / Action
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: aiyuki

Serra Lune, seorang pembunuh bayaran, menemukan targetnya di tempat yang salah. Ethan Hale, seorang pemuda baik pembuat herbal asal desa, diburu hanya karena wajahnya mirip dengan orang lain. Saat Serra memastikan kebenarannya, ia dihadapkan pada pilihan: menyelesaikan misi, atau melindungi orang yang seharusnya mati.

Keputusannya membuat mereka diburu. Dalam pelarian dan hidup sembunyi-sembunyi, dua orang dari dunia yang bertolak belakang belajar bertahan bersama. Bukan hanya karena takdir, melainkan memilih satu sama lain di dunia yang kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiyuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Efek samping

Ciuman pertama mereka pada malam itu tidak dramatis ataupun penuh dengan janji-janji akan cinta abadi. Namun tanpa disangka jika efek nya akan berlanjut secara perlahan dan konsisten.

Beberapa hari setelah kejadian malam itu, hidup mereka tetap berjalan seperti biasa. Serra tetap mengajar, Ethan tetap bekerja di toko tanaman dan keduanya saling bertemu saat latihan maupun di apartemen. Namun ada kebiasaan baru yang muncul secara diam-diam. Sentuhan kecil yang terlalu lama, Tatapan yang tertahan sepersekian detik lebih panjang, dan sebuah ciuman yang selalu membuat penasaran.

Awalnya hal itu terjadi setelah latihan, saat napas terasa makin berat, jarak terlalu dekat, dan tanpa alasan yang pasti.

"K-kau terlalu dekat," ujar Serra berusaha bangkit dari posisinya.

"Berhasil," balas Ethan tersenyum puas, sambil beranjak dari posisinya, setelah bersusah payah menumbangkan Serra yang kini tepat berada di bawahnya.

Melihat ekspresi Ethan yang seperti itu, membuat gadis berambut panjang tersebut terkesima.Tak sampai lima detik kemudian, justru ia yang kembali menarik Ethan.

Di dalam apartemen pun sama, ciuman itu kembali terjadi tanpa alasan yang pasti. Seperti ketika Ethan sedang berdiri di ambang pintu dapur, menatap Serra yang sedang menuang air.

Serra sudah merasakan tatapan itu tanpa perlu melihat. Keduanya yang sama-sama ingin, saling mendekat lalu memulainya dengan perlahan. Ethan mulai berani menyentuh tepat di area pinggang, dan Serra tidak menolak ataupun menahan. Gadis itu malah mengalungkan kedua tangannya di bahu Ethan. Ciuman itu sudah tidak lagi canggung seperti pertama kali. Rasa setelahnya pun berbeda, seolah dunia tidak lagi terlalu kejam.

Hingga pada suatu malam, setelah ciuman yang sedikit lebih lama dari biasanya, Serra bersandar di dada Ethan. Sebenarnya ia jarang begitu, namun sangat penasaran mengenai suara detak jantung Ethan, apakah sama riuhnya dengan yang selama ini ia rasakan. Ethan menahan napas, ia tidak ingin merusak momen itu dengan gerakan ceroboh.

Deg deg deg!

Suara detak jantung yang terdengar cepat dan stabil itu mulai Serra rasakan. Tak lama kemudian ia mengangkat wajah karena penasaran dengan ekspresi Ethan. Pemuda itu tampak lebih tegang dari biasanya, telinga dan rona wajahnya terlihat memerah. Serra tersenyum, melihat pemandangan langka tersebut.

"Tadi terlalu berlebihan, kita perlu kontrol" ucap Serra dengan nada suara lembut.

Ethan menyugar rambutnya pelan, "hhh.. benar."

Namun pada kenyataan yang sebenarnya, mereka tak mungkin bisa menolak pesona masing-masing. Walau kali ini keduanya masih bisa menahan, tapi entah cepat atau lambat pasti pertahanan itu akan runtuh juga.

...----------------...

Pagi hari, toko tanaman tempat Ethan bekerja tampak sedikit ramai. Mereka yang datang kali ini, bukan hanya untuk membeli tanaman ataupun meminta solusi. Banyak diantaranya yang penasaran dan ingin berbincang dengan Ethan. Pemuda berambut sebahu itu tidak menolak, ia tetap ramah sebagaimana mestinya.

Siang itu saat toko mulai sepi, Emma datang untuk kesekian kali. Namun raut wajahnya tidak terlihat santai seperti biasanya. "Bisa kita bicara?," ujarnya serius.

Ethan yang sedang meracik campuran pupuk organik hanya mengangguk. Setelah membereskan pekerjaannya, kini mereka berdiri sejajar di sisi rak berisi tanaman hias. Aroma khas tanah basah bercampur wangi bunga mengisi udara.

"Ethan, jadilah kekasihku."

Kalimat itu terlontar begitu saja tanpa aba-aba. Emma memang sudah menyiapkannya secara matang-matang, sampai ia tak bisa tidur semalaman. Ethan terdiam sejenak, ia tidak terkejut ataupun bingung. Yang pemuda itu pikirkan hanya jawaban halus yang tidak melukai perasaan orang lain.

"Terimakasih", Ethan tersenyum kecil, "tapi maaf, aku tidak bisa membalas perasaanmu," ucapnya lembut.

Emma terkesiap sekaligus merasa malu, karena baru pertama kalinya ia ditolak oleh seseorang.

"A-apa sudah ada?" tanya Emma ragu.

"Ya, dia isteri ku."

Emma kembali terkejut, ia tak menyangka jika pemuda yang disukainya sudah menikah. "Kau serius?! apa ayahku tahu?," Emma tak sabar ingin mendengar jawaban sebenarnya.

Ethan mengangguk pelan, "tuan Robert sudah tahu dari awal, saat memintaku bekerja disini."

Emma menunduk dengan kedua tangan yang mengepal. Ketimbang rasa kecewa karena ditolak, ia lebih merasa malu pada Ethan. Ini semua karena pria tua menyebalkan itu, batinnya kesal.

"Ah, maaf aku sangat malu sudah mengatakannya," canggung Emma, "tapi, dia beruntung bisa bersama denganmu," lanjutnya.

Ethan menggeleng, "aku yang beruntung."

Dan saat mengatakan itu, Ethan baru menyadari bahwa ia tidak sekedar tertarik saja pada Serra, tapi benar-benar sudah memilihnya.

Perbincangan itu pun terhenti, Emma pergi dengan tergesa. Ingin segera meminta penjelasan pada sang ayah. Memang tuan Robert tipikal ayah yang suka meledek puteri nya, namun kali ini sudah keterlaluan. Namun tanpa Emma ketahui, ada alasan tersendiri mengapa sang ayah sampai melakukan hal seperti itu.

...----------------...

Sore harinya, Ethan pulang lebih cepat. Pemuda itu tidak langsung ke dojang, karena hari ini Serra libur mengajar. Di apartemen kecil itu, Serra terlihat sedang duduk di sofa ruang tamu, mengamati deretan tanaman yang mulai berbunga di bingkai jendela. Rambutnya tergerai panjang, terkena bias cahaya lampu dari luar.

"Mereka mulai tumbuh," Serra mulai membuka obrolan, ketika mendapati Ethan sudah duduk di sampingnya sembari menyandarkan kepala. Tanpa banyak berbicara, ia menyambutnya dengan tatapan lembut.

"Ada yang menyatakan perasaannya padaku hari ini," ujar Ethan melirik wajah cantik di sebelahnya.

Tatapan lembut itu seketika berubah menjadi tajam.

"Tapi aku menolaknya, karena sudah punya isteri. Benar kan nona Jane?," Ethan menggulung ujung rambut Serra dengan jari telunjuk, sambil tersenyum menatap wajah cantik yang mulai memerah itu.

"Berhenti menggodaku," Serra mendorong pelan, namun Ethan berhasil menariknya. Kini jarak mereka semakin dekat.

Tatapan mereka saling bertemu, Serra yang tidak ingin kalah mulai menarik kerah kaos Ethan pelan.

"Jika kau pakai status itu, kau juga harus bertanggung jawab tuan Lucas," bisik Serra.

Ethan tidak lagi ragu, ia mulai meraih wajah Serra.

Ciuman kali ini terasa lebih dalam dan panas. Terlihat jelas dari napas keduanya yang kacau, ketika berhenti sejenak. Walaupun begitu, mereka tetap melanjutkannya. Namun, dikala keduanya mulai ke tahap yang lebih intens, tiba-tiba..

Tok tok tok!.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
semoga itu Adrian Vale bukan Ethan berharap salah aja pokoke dah🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
apakah kira kira Ethan ini adalah Adrian Vale atau hanya mirip 🤔
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Serra Lune padahal kau mengkhawatirkan Ethan makanya balik lagi kerumahnya iya kan wkwkwkkw🤭
Aiyuki: 🤭🤭 sepertinya bgcu
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
sepertinya Ethan senang hati karena peralatan yang dia buat dipakai latihan sama Serra 🤭
Aiyuki: 🤭 sepertinya bgcu
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
masih meraba raba Serra Lune kenapa bisa terluka parah karena apa dan siapa yang melukainya hingga hampir game over 🤔
Aiyuki: siapa hayoo🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
singgah dimari kiteee 🤭🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Aiyuki: mari2 silahkan, enjoy ya✌
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
weihhh... akhirnya dirimu aktif kembali setelah sekian purnama menyembunyikan diri. selamat atas rilis karya baru nya. semoga sukses💪💪💪
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: sama2. 💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!