NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Malamfeaver

___Folow Ig:gaabriiellaaa12

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 25

Sabtu siang itu, Mall Grand Indonesia cukup padat. Vanya tampil sangat chic dengan crop top putih dan celana high waist-jeans yang memperlihatkan lekuk pinggangnya yang kecil. Di sampingnya, Aiden tampil kasual namun tetap berkelas dengan kaos polo hitam dan kacamata yang bertengger di hidungnya.

Tangannya nggak lepas dari pinggang Vanya, seolah lagi masang plang

Milik Pribadi disekeliling istrinya.

​"Kak, aku mau beli lip tint yang baru kolaborasi sama sanrio itu lho, yuk ke sana!"

ajak Vanya sambil menarik lengan Aiden menuju sebuah gerai kosmetik ternama.

​Aiden cuma nurut, meski sebenarnya dia agak bosan liat deretan gincu yang warnanya menurut dia sama semua. Pas lagi asyik milih-milih, tiba-tiba ada suara cowok manggil dari arah belakang.

​"Vanya? Ini beneran Vanya Gabriella?"

​Vanya menoleh, dan matanya langsung membelalak.

 "Loh... Sifa?"

​Seorang cowok dengan gaya soft boy pake kemeja flanel terbuka dan kaos putih di dalamnya berjalan mendekat dengan senyum sumringah.

Sifa adalah cowok yang dulu pernah disukai Vanya pas zaman SMP, dan kabarnya Sifa juga masih ngebet banget pengen dapetin Vanya sampe sekarang.

​"Gila, makin cantik aja lo, Van! Apa kabar? Kok nggak pernah bales DM gue lagi sih?"

Sifa langsung berdiri di depan Vanya, mengabaikan sosok tinggi besar yang berdiri di samping gadis itu.

​Vanya tertawa canggung, dia melirik Aiden yang mukanya udah berubah jadi sedingin es di kutub utara.

 "Eh, kabar baik kok, Sifa. Maaf ya, gue... gue lagi sibuk sekolah banget."

​"Sibuk sekolah apa sibuk nyari pengganti gue?" Sifa terkekeh, lalu dia dengan berani mengulurkan tangan mau mengacak rambut Vanya.

        "Lo masih lucu aja kalau lagi kaget gini."

​SET!

​Sebelum tangan Sifa menyentuh rambut Vanya, Aiden sudah lebih dulu menangkap pergelangan tangan Sifa dengan gerakan yang sangat cepat dan kuat. Suasana mendadak tegang.

​"Siapa lo?"

tanya Sifa, mukanya langsung berubah nggak suka.

​Aiden melepaskan tangan Sifa dengan kasar, lalu menarik Vanya ke belakang punggungnya.

"Gue Aiden. Kakak kelasnya,"

ucap Aiden dengan penekanan di setiap kata. Dia sengaja nggak bilang Suami karena inget janji mereka buat rahasiain pernikahan di depan publik.

​Sifa menaikkan alisnya, matanya meremehkan Aiden.

 "Oh, kakak kelas? Kirain, soalnya posesif banget. Santai aja kali, gue temen lama Vanya. Iya kan, Van?"

​Sifa melongok ke arah Vanya yang bersembunyi di balik pundak Aiden.

"Van, ntar malem ada acara nggak? Makan yuk? Gue baru dapet rekomendasi tempat rooftop yang oke banget, cocok buat kita yang dulu sempet... tertunda."

​Vanya menelan ludah.

Dia ngerasa hawa di sekitar Aiden makin panas. "Duh, maaf ya Sif, aku nggak bisa. Aku... aku ada acara keluarga."

​"Acara keluarga terus. Kapan ada acara berdua sama guenya?"

Sifa maju selangkah, suaranya dipelankan seolah-olah lagi ngegoda.

 "Gue masih nungguin lo lho, Van. Lo tau kan kalau gue belum bisa move on dari lo?"

​Mata Aiden menggelap.

Cemburunya udah di ubun-ubun. Dia benci banget liat cara Sifa natap Vanya yang seolah-olah Vanya itu masih jomblo dan bisa ditarik kapan aja.

​Aiden tiba-tiba merangkul pundak Vanya dengan sangat erat, lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Vanya namun matanya tetap menatap tajam ke arah Sifa.

"Vanya, bukannya lo tadi bilang itunya penuh lagi ya? Kita harus balik ke apartemen sekarang buat... beresin itu."

​Vanya langsung melotot.

Aduhh, Kak Aiden kenapa ngomong gitu di depan Sifa batinnya teriak. Meski Sifa nggak bakal paham maksud itu apa, tapi nada bicara Aiden bener-bener kayak orang yang mau pamer kemesraan.

​"Maksud lo apa?"

Sifa bingung.

​"Maksud gue, waktu lo udah abis buat ganggu dia,"

Aiden menarik Vanya pergi tanpa nunggu jawaban dari Sifa.

"Ayo balik, Vanya. Mood gue udah rusak gara-gara denger suara dia."

​"Kak! Kak Aiden pelan-pelan jalannya!"

 rengek Vanya sambil berusaha nyamain langkah kaki Aiden yang panjang-panjang.

​Aiden nggak berhenti sampe mereka sampai di parkiran mobil. Begitu pintu mobil ditutup, Aiden langsung mengunci pintu dan berbalik menatap Vanya dengan tatapan yang sangat mengintimidasi.

​"Jadi itu cowok yang dulu lo sukai?"

tanya Aiden, suaranya rendah dan berbahaya.

​"I-itu dulu, Kak! Waktu masih bocah! Sekarang mah udah nggak!"

bela Vanya sambil nyiut di kursinya.

​"Dia masih berani godain lo di depan gue, Vanya. Dia pikir dia siapa?!"

Aiden memukul setir mobil dengan kesal.

 "Mulai sekarang, jangan pernah bales sapaan dia lagi. Paham?"

​Vanya cemberut, sifat manjanya keluar.

"Ih, Kak Aiden cemburu ya? Lucu banget sih kalau lagi cemburu gini!"

​"Gue nggak lucu, Vanya. Gue serius,"

Aiden menarik kerah baju Vanya pelan agar mendekat ke arahnya.

"Gue pengen banget tadi bilang ke dia kalau lo itu istri gue. Gue pengen dia tau kalau setiap malem lo tidur di pelukan gue."

​Aiden tiba-tiba mencium bibir Vanya dengan kasar dan menuntut, seolah lagi nandain wilayahnya lagi.

Vanya cuma bisa pasrah, dia tau kalau macan di sampingnya ini lagi butuh ditenangin.

​"Balik sekarang. Gue mau nen. Mood gue bener-bener butuh disembuhin sama lo,"

bisik Aiden tepat di depan bibir Vanya.

1
Bunda Silvia
sukurin impas itu cuman 1 laki2 lah lo 2 cewek sekaligus nempel2 di biarin aja
Bunda Silvia
bego giliran ketahuan sama istri baru marah meluap2 tadi ngapain aja diem di pepet 2 perempuan emang ngga peka lo jadi laki2 aiden
Bunda Silvia
bidoh aiden emang keterlaluan egois kemauan dia maunya di turutin tapi dia ngga peka anter jemput istri sekolah selagi libur apa salahnya
Haryati Atik Atik
masa anak sma gak bisa bedain gula manja boleh bodoh jgn
Haryati Atik Atik
benci dgn sifat nya Aiden yg gak jujur kan biar sekli masuk penjara
Bunda Silvia
bukanya else dateng ke pernikahan vanya ko dia ngga tau kan ijut sama bagas juga
Qaisaa Nazarudin
Makanya tau masih kecil udah main JANJI2 aja sampe2 sengaja beliin CINCIN BERLIAN pula,bukan EMAS biasa yah..
Qaisaa Nazarudin
Waahh baru SMP aja udah di kasih CINCIN BERLIAN,bukan kaleng2 gaya pacaran nya anak SULTAN,aku dulu main kawin kawinan di kasih CINCIN dari daun singkong yg disimpul gitu lho, Apa kabar ya SUAMI masa KECIL ku sekarang yah?? 🤔🤔🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Udah kayak Baby aja ya punya insting saat ibunya ada..😄
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener situasi seperti ini selalu berhasil meluluhkan si wanitanya..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya situasi kek gini yang dijadiin Alesan biar si Wanitanya LULUH, biasanya kan gitu..
Qaisaa Nazarudin
Salah kalian para ORTU juga sih,Tau Anak2 masih pada Labil malah di Nikahkan hanya dengan ALASAN karena Anak kalian Butuh ASI demi MENYAMBUNG hidupnya ckk Egois banget.
Qaisaa Nazarudin
Tujuan awal NIKAH aja udah SALAH,Hanya untuk kesehatan dirinya demi asupan untuk menyambung hidupnya doang..
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Seolah Aiden Nikahin Vanya hanya untuk manpaatin Vanya demi kesejatannya doang..
Qaisaa Nazarudin
Waah LICIK Aiden dia tau Vanya Marah ke dia,Dan pasti gak mau ketemu sama dia,Makanya dia bawak adeknya biar Vanya busa luluh..
Qaisaa Nazarudin
Kan bukan salah kamu,Munta aja utk diliat CCTV nya..kamu kan cuman membela diri..Aiden juga maunya kamu bersikap TEGAS dan jangan Manja..
Qaisaa Nazarudin
Karena Aiden pengen luat sampai dimana Vanya mau ditindas..
Qaisaa Nazarudin
Woowww niat banget Aiden mau nina ninu ,udah persiapan aja,emangnya Vanya mau? 🤣🤣🤭🤭
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir Aiden itu tulus, ternyata ada udang di balik bakwan,Makanya aku sempat heran,Baru aja ketemu tapi sikapnya udah kayak orang udah pacaran lama aja kan..😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!