NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Pengertian

...Renzo terkekeh tanpa humor, lalu Renzo bertanya dengan kebingungan....

..."Jes? kamu cinta aku? aku ini... pria yang... entahlah, aku bahkan bingung pada diri ku sendiri, aku... aku gak bisa menjadi pria yang jaga pasangan nya", Jessy berdiri tegap lagi, menjawab dengan tegas....

..."Tuan Renzo salah! Tuan Renzo pria yang kuat, cerdas, peduli, dan baik, kamu pria ideal para karyawati di perusahaan pusat mau pun perusahaan cabang, Tuan Renzo gak tau aja, aku... aku mulai cinta kamu waktu aku pertama kali jadi assisten kamu Tuan, di saat aku jadi assisten kamu aku bahagia banget", Renzo menghela nafas, tersenyum kecil mendengar perkataan Jessy yang membela nya, Jessy berbicara lagi....

"Bukan salah kamu Tuan Renzo, salah Nyonya Nias yang gak bersyukur udah milliki kamu, kamu gak tau kalau para karyawati sangat kecewa karena mereka gagal buat kamu tertarik", Renzo berpikir sejenak, berbicara dengan seolah-olah ada hal yang terungkap.

"Jadi... itu kenapa para karyawati yang biasa nya berpakaian pakai gaun menjadi memakai jas hitam?", Jessy mengangguk, menjawab dengan lega.

"Ooh Tuan Renzo juga sadar? mereka tau kalau Tuan Renzo suka wanita yang pakai gaun", Renzo menghela nafas, menatap kembali ke pintu lift, Jessy berbicara lagi dengan lebih lembut.

"Tuan Renzo gak perlu balas perasaan aku, aku cuman kasih tau aja biar aku sendiri yang lega karena udah gak kurung perasaan aku sendiri, lagi pula... Tuan Renzo kan udah punya istri sama anak, jadi aku gak berhak berharap Tuan Renzo kasih balasan perasaan aku yang positif, aku gak keberatan kalau Tuan Renzo balas perasaan aku sama yang negatif", Renzo tersenyum kecil, mendengar jawaban Jessy yang dewasa dan profesional, lalu Renzo menjawab dengan santai.

"Aku menghargai nya Je-Jes, makasih udah mau suka pria kayak aku, itu buat aku bahagia", Jessy merona, memalingkan pandangan nya, menjawab dengan malu-malu kucing.

"Tuan.. jangan buat aku salah tingkah deh, nanti aku jadi berpikir kalau Tuan Renzo cinta aku", Renzo tersenyum jahil, menjawab dengan santai.

"Ya, aku jawab kayak gitu, biar kamu gak terlalu kepikiran kalau aku gak suka kamu kasih tau aku tentang perasaan kamu, tapi aku sama sekali gak keberatan, malahan aku yang berharap kamu bakal tetap nyaman di sekitar aku", Jessy tersenyum, mengangguk, lalu berbicara dalam hati dengan hati yang berbunga-bunga.

...* Aku tau Tuan Renzo cuman mau aku bahagia sama nyaman dengan jawaban Tuan Renzo yang mungkin saja pura-pura, tapi aku senang gimana cara Tuan Renzo kasih jawaban yang buat aku nyaman dan gak bikin aku galau, aku tau Tuan Renzo tolak perasaan cinta aku, tapi cara nya terlalu halus dan lembut, itu buat aku gak galau *...

...Pintu lift terbuka....

...Ting~...

...Renzo dan Jessy melangkah secara bersamaan, lalu Jessy berbicara lagi....

..."Tuan, sebenar nya itu bukan yang mau aku tanyain atau bicarakan", Renzo melangkah ke sofa, duduk dengan santai dan bersandar, menjawab tanpa menatap ke Jessy yang berada di belakang sofa....

..."Ya Je-Jes? bilang aja", Jessy menghela nafas dengan gugup, lalu bertanya dengan ragu-ragu....

..."Kenapa Tuan Renzo bilang kalau bayi kandungan Nias bukan bayi kamu Tuan?", Renzo terdiam sejenak, lalu kembali ke tubuh yang santai, menjawab dengan tidak keberatan sama sekali....

..."Karena aku emang tau itu bukan bayi ku", Jessy melangkah lebih dekat ke samping sofa, sembari menaruh tablet yang berada di genggaman nya ke meja, lalu bertanya lagi....

..."Bisa tolong lebih spesifik, Tuan Renzo? aku mohon", Renzo mengangguk, lalu menjawab....

..."Beberapa bulan sebelum mengandung, aku gak sentuh dia sama sekali, terus dia tiba-tiba bilang dia hamil, aku langsung tau kalau Nias mengandung bayi orang lain", Jessy mengangguk paham, berdiri tegap dengan profesional, menjawab dengan serius....

..."Begitu ya Tuan? jangan khawatir Tuan, aku janji gak ceritakan ini ke siapa pun", Renzo mengangguk, berbicara lagi....

..."Jadwal meeting ada hari ini?", Jessy segera mengingat-ingat jadwal, Renzo melirik ke arah Jessy, berbicara dalam hati dengan serius....

...* Jessy punya ingatan yang kuat, bisa mengingat semua jadwal kerja yang sangat padat dan berbeda-beda setiap hari nya, tanpa perlu menatap laptop, tidak seperti mantan asisten ku, dia pelupa dan selalu butuh melihat dari laptop *...

... Jessy menjawab dengan tegas....

..."Untuk jam pagi gak ada Tuan, tapi sore hari di jam dua ke menit sepuluh ada meeting, dan informasi tambahan, hari ini semua pekerjaan selesai, hanya perlu menyusun pembahasan meeting mengenai produk baru kita", Renzo mengangguk puas dengan jawaban Jessy yang tanpa ragu, Renzo mengalihkan pandangan nya ke jendela yang menunjukan pemandangan kota padat dan beberapa gedung pencakar langit, berbicara dalam hati dengan lebih rileks....

...* Ya, aku pulang lebih awal, dan... bulan depan Nias akan melahirkan bayi itu *...

...-Bersambung-...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!