NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Suamiku

Identitas Tersembunyi Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Komedi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:75
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Safa, wanita dari keluarga sederhana, memberikan makanan pada seorang pria yang dia anggap pengemis – ternyata adalah Riki, CEO perusahaan besar. Terharu dengan kebaikan Safa, Riki menyembunyikan statusnya, mereka jatuh cinta dan menikah.

Ketika Safa bekerja di kantor Riki, dia bertemu "Raka" – teknisi yang ternyata adalah Riki yang berpura-pura. Setelah menemukan kebenaran, Safa merasa kecewa, tapi Riki membuktikan cintanya tulus dengan memperkenalkannya pada keluarga aslinya. Mereka akhirnya memperpublikasikan pernikahan mereka dan hidup bahagia dengan cinta yang sejati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGAKUAN CINTA DI TEMPAT PERTEMUAN PERTAMA

Setelah Safa menyatakan bahwa dia sudah tahu dan merasakan cinta Riki, Riki merasa bahwa masih ada sesuatu yang kurang – dia ingin mengaku cinta secara resmi pada Safa di tempat yang memiliki makna khusus bagi mereka berdua: pinggir jalan tempat mereka pertama kali bertemu.

Pada hari Minggu malam, setelah Safa selesai bekerja di warung, Riki mengajaknya untuk berjalan-jalan santai.

Tanpa memberitahu tujuan mereka, Riki mengantar Safa dengan berjalan kaki menuju lokasi tersebut.

"Saya mau bawa kamu ke suatu tempat yang penting buat aku Saf," ucap Riki sambil memegang tangan Safa dengan erat. tangan Safa dengan erat.

Setelah berjalan sekitar sepuluh menit, mereka tiba di pinggir jalan yang sunyi dan tenang – tempat di mana Safa memberikan makanan pada Riki saat dia dianggap sebagai pengemis.

Riki mengajak Safa duduk di atas batu besar yang terletak di sisi jalan, tempat yang dulu Riki duduk saat mereka pertama bertemu.

"Saf, ingatkah kamu pada tempat ini?" tanya Riki dengan suara lembut.

Safa melihat sekeliling dengan ekspresi penuh kenangan. "Tentu ingat. Di sinilah kita pertama kali bertemu kan? Saat itu aku berpikir kamu sedang kesusahan dan memberimu makanan."

Riki mengangguk dan melihat Safa dengan mata yang penuh cinta. "Untuk aku, tempat ini adalah tempat paling berharga di dunia. Karena di sinilah aku bertemu dengan wanita yang mengubah hidupku menjadi lebih baik."

Dia kemudian mengambil sebuah kotak kecil dari dalam kantong celananya. Di dalam kotak tersebut ada sebuah kalung dengan liontin berbentuk hati kecil yang terbuat dari perak.

Riki mengambil kalung tersebut dan mulai berbicara dengan suara yang penuh emosi.

"Safa, sejak hari pertama aku bertemu denganmu, aku tahu bahwa kamu adalah orang yang spesial. Kamu telah menunjukkan padaku arti cinta yang tulus, kebaikan hati yang tanpa pamrih, dan arti kehidupan yang sebenarnya. Aku tidak bisa membayangkan hidupku tanpa kamu lagi."

Safa sudah mulai merasa mata nya berkaca-kaca karena emosi yang dia rasakan. Dia hanya bisa melihat Riki dengan penuh perhatian dan cinta.

"Safa, aku ingin bertanya padamu sesuatu yang sangat penting," lanjut Riki dengan suara yang sedikit gemetar karena kegembiraan. "Apakah kamu mau menjadi pacarku yang sah? Apakah kamu mau memberikan aku kesempatan untuk mencintaimu, melindungimu, dan membuatmu bahagia setiap hari dalam hidupmu?"

Safa tidak bisa menahan air mata bahagia yang mulai mengalir ke pipinya. Dia mengangguk dengan penuh kebahagiaan dan mengucapkan kata-kata yang sudah lama Riki tunggu-tunggu.

"Ya! Aku mau! Aku sudah lama menunggu kamu mengucapkannya!"

Riki merasa sangat bahagia dan langsung memasangkan kalung tersebut di leher Safa dengan hati-hati.

Setelah itu, dia menarik Safa ke pelukan dan memberikan ciuman lembut di bibirnya – ciuman pertama mereka yang penuh cinta dan makna.

Mereka tetap berpelukan di sana selama beberapa waktu, menikmati keheningan malam dan rasa bahagia yang meliputi hati mereka berdua.

Langit yang penuh dengan bintang-bintang seolah menjadi saksi dari momen kebahagiaan mereka tersebut.

"Aku akan selalu mencintaimu Saf, tidak peduli apa yang terjadi," ucap Riki dengan suara yang penuh komitmen.

"Aku juga akan selalu mencintaimu Riki," jawab Safa dengan suara yang lembut. "Kamu adalah orang yang paling berharga dalam hidupku."

Setelah itu, mereka berjalan pulang bersama-sama dengan tangan saling memegang erat.

Mereka berbicara tentang masa depan mereka – tentang impian yang ingin mereka capai bersama, tentang keluarga yang ingin mereka bangun, dan tentang rencana mereka untuk selalu saling mendukung satu sama lain.

Ketika mereka sampai di depan rumah Safa, Riki memberikan ciuman lembut di dahinya. "Aku akan datang menemani kamu besok ya. Kita bisa merencanakan apa yang ingin kita lakukan bersama ke depannya."

Safa mengangguk dengan senyum bahagia. "Tentu saja sayang. Aku tidak sabar untuk menghabiskan setiap hari bersama kamu."

Setelah Riki pergi, Safa memasuki rumah dengan hati yang penuh kebahagiaan. Dia melihat kalung yang baru saja dikenakannya di cermin dan tersenyum lebar.

Ayah dan Ibunya yang melihatnya langsung tahu bahwa ada sesuatu yang spesial yang terjadi.

"Apa yang terjadi anak? Kamu terlihat sangat bahagia ya," tanya Ibunya Safa dengan senyum ramah.

Safa langsung cerita tentang apa yang terjadi di pinggir jalan tempat dia pertama kali bertemu Riki.

Ayah dan Ibunya merasa sangat senang mendengarnya dan memberikan dukungan penuh untuk hubungan mereka berdua.

"Kita sangat senang melihat kamu bahagia Saf," ucap Ayahnya Safa dengan suara yang penuh cinta. "Riki adalah anak yang baik hati dan kita yakin dia akan bisa menjaga dan mencintaimu dengan sepenuh hati."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!