NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Dexter

Istri Kesayangan Tuan Dexter

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

"Ini cek satu miliar. Tapi serahkan putri mu." Dexter.

Dexter yang dikenal dingin terhadap perempuan. Tapi tertarik pada seorang gadis yang ditemuinya.

Dengan caranya sendiri, dia memaksa untuk menikahi gadis itu. Bahkan tidak segan-segan memberikan cek senilai satu miliar.

"Pa, aku tidak ingin menikah dengan pria tua dan cacat." Wilona.

Sementara gadis yang diincar Dexter adalah Kiandra. Seorang gadis yang memiliki identitas ganda.

Siapa gadis itu sebenarnya? Apa yang istimewa dari gadis itu sehingga membuat Dexter tertarik? Bahkan rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan gadis itu.

Kalau penasaran baca yuk.

Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Dexter tersenyum. Dalam hatinya merasa cukup senang. Sambil berlari kecil dia menuruni anak tangga.

Senyum merekah terlihat dari bibirnya. Sebagai tanda dia sedang bahagia. Dexter seperti anak SMA yang baru mulai jatuh cinta.

Para pelayan yang melihatnya pun ikut tersenyum. Mereka saling pandang ketika melihat majikannya tampak bahagia.

Dexter masih tersenyum saat di dalam mobil. Sampai mobil pun melaju di jalanan setelah keluar dari pintu gerbang.

Tiba di perusahaan, Dexter langsung keluar dari mobil setelah memarkirkan mobilnya. Langkahnya pasti tanpa menoleh ke kiri dan kanan.

"Selamat siang Tuan," sapa pegawai resepsionis.

"Hmm." Hanya itu yang keluar dari mulutnya.

Dexter menghentikan langkahnya ketika seseorang menghadangnya. Dexter melihat orang itu tanpa ekspresi.

"Tuan, apa Anda ada waktu?" tanya Sela.

"Apa kamu tidak punya kerjaan? Kamu dibayar bukan untuk menggoda atasan," kata Dexter dengan nada dingin.

Pegawai resepsionis dan karyawan/karyawati pun tertawa. Begitu juga petugas kebersihan. Mereka berbisik-bisik mengatakan bahwa Sela tidak tahu diri.

"Tapi Kiandra?"

"Dia istriku." Kemudian Dexter segera berlalu dari situ.

Sela berdiri terpaku ditempatnya. Sementara karyawan lain dan petugas kebersihan tercengang mendengarnya.

Walaupun mereka sudah menduga kalau Kiandra memiliki hubungan dengan tuan mereka, tapi pengakuan Dexter jelas membuat mereka cukup kaget.

"Sela, bangun woy. Siang bolong sudah bermimpi saja," kata salah satu petugas kebersihan.

Yang lain hanya tertawa mentertawakan Sela yang tidak tahu diri. Banyak karyawan dan karyawati mengejek Sela.

"Kalian." Sela menuding jari telunjuk kepada mereka yang mengejeknya.

Namun, mereka semua tidak takut sama sekali dengan Sela. Mereka malah semakin mentertawakan Sela.

Sela maju, kemudian hendak menampar salah satu dari mereka. Namun, belum sempat dia menampar karyawan itu, sebuah tangan dengan cepat menangkap tangan Sela.

"Lepaskan. Siapa ka ...." Sela tidak jadi melanjutkan ucapannya.

"Apa perlu aku yang turun tangan untuk menghajar mu?" tanya James. "Aku tidak perduli, sama ada kamu seorang perempuan atau laki-laki. Selama ini kami sudah memperhatikan setiap tingkah laku kamu," sambung James.

"Tuan asisten, aku ...."

"Kami tidak bisa mentoleransi lagi. Kemarin kamu tidak dipecat karena nyonya Kiandra masih bersikap baik kepadamu. Tapi, kamu tidak bersyukur, merasa paling berkuasa di sini," kata James dengan nada dingin.

Tidak berapa lama Naomi pun datang. James langsung meminta Naomi untuk mengurusnya.

"Urus dia, sayang," ucap James pelan. Naomi pun mengangguk sambil tersenyum.

"Ke ruangan ku sekarang," kata Naomi.

Sela sambil tertunduk mengikuti Naomi yang berjalan duluan. Tidak ada kata-kata terucap dari keduanya ketika berada di dalam lift.

Hingga mereka tiba di ruangan Naomi. Naomi pun mempersilakannya masuk. Tanpa berucap, Sela pun menurutinya.

"Aku sudah peringatkan sebelumnya, tapi sepertinya kamu sudah tidak bisa dipertahankan lagi," kata Naomi.

Sela terdiam. Bukan dia lupa dengan peringatan itu. Tapi dia mengabaikan peringatan itu. Dia merasa pernah dimaafkan, jadi dia pikir kali ini juga akan seperti itu.

"Aku dulu sudah mendapat perintah dari tuan Dexter untuk memecat mu, tapi berkat kebaikan hati nyonya muda, kamu diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Tapi nyatanya, kamu tidak berubah sama sekali," kata Naomi.

"Bu, tolong beri aku kesempatan sekali lagi, aku janji akan memperbaiki diri dan tidak akan mengulanginya lagi," ucap Sela.

"Maaf, tidak bisa. Sikapmu yang semena-mena tidak bisa ditoleransi lagi."

Naomi menyerahkan amplop yang sudah dia sediakan sebelumnya. Kemudian menyerahkannya kepada Sela.

"Ini gaji terakhirmu untuk satu bulan. Walaupun kamu bekerja di bulan ini tidak sampai satu bulan. Tapi tuan Dexter masih berbaik hati memberikan gaji penuh. Dan ini kompensasi yang diberikan oleh tuan Dexter. Seharusnya kamu bersyukur, jika bekerja di tempat lain, kamu tidak akan mendapatkan apa-apa," kata Naomi menjelaskan.

Sela hanya tertunduk. Sekarang penyesalan pun datang kepada-nya. Benar yang dikatakan oleh Naomi, jika di tempat lain, selain keluarga Henderson, mungkin tidak akan mendapatkan gaji besar dan kompensasi.

Naomi pun meminta Sela untuk segera keluar. Karena urusannya sudah selesai. Sela dengan langkah lesu keluar dari ruangan itu.

Saat dia mengemasi barang-barangnya, tidak ada seorangpun yang mendekat untuk membantunya. Bahkan ketika dia ingin pamit, mereka malah tidak perduli sama sekali.

Sela akhirnya sadar, jika perbuatan selama ini sudah membuat mereka membenci dirinya. Sekarang Sela akan kesulitan untuk mencari pekerjaan.

Karena, jika sudah terlepas dari sini. Seluruh perusahaan milik keluarga Henderson tidak akan menerimanya.

Kecuali jika Sela bekerja di luar dari lingkungan perusahaan keluarga Henderson. Tapi, Sela tidak mungkin akan mendapatkan gaji dan bonus seperti di perusahaan milik keluarga Henderson.

"Rasain. Belagu sih," ucap salah satu rekan kerjanya.

Tapi Sela sudah berlalu, jadi tidak mendengar ucapan itu. Tidak ada yang iba kepada dirinya. Karena sifat sombongnya pada rekan-rekannya.

Sementara Dexter yang mengawasi lewat ponselnya hanya tersenyum tipis. Kemudian dia mengambil ponselnya yang lain, lalu menghubungi Kiandra.

"Halo sayang," sapa Dexter ketika panggilan telepon terhubung dan diangkat oleh Kiandra.

"Halo, ada apa suamiku?"

Dexter mengganti panggilan telepon menjadi panggilan video. Sehingga mereka bisa bertatap muka.

"Kangen sayang."

"Gombal banget. Baru juga ketemu sudah bilang kangen."

"Cuma mau bilang, Sela sudah dipecat karena kembali berulah."

Kiandra hanya tersenyum. Dia juga tidak keberatan jika Sela dipecat oleh suaminya. Lagi pula waktu itu dia mempertahankan Sela hanya untuk bermain-main. Tapi keadaannya tidak memungkinkan.

Karena banyak hal yang perlu dia urus. Walaupun suaminya selalu siap untuk membantu, tapi Kiandra ingin menyelesaikannya sendiri.

"Ya, dia memang pantas dipecat," kata Kiandra akhirnya.

Dexter tersenyum. "Kamu tidak apa-apa sayang? Kamu belum sempat bermain-main dengannya."

Kiandra menggeleng. Kemudian Kiandra pun menyudahi teleponnya. Dan meminta Dexter untuk fokus bekerja.

"Ehh, sayang," kata Dexter karena panggilan video sudah ditutup oleh Kiandra. Dexter masih ingin mengobrol dengan Kiandra.

Pintu ruangan Dexter diketuk. James pun masuk tanpa diminta. Dexter pun menoleh ke arah pintu yang terbuka.

"Ada apa?" tanya Dexter dengan nada dingin.

"Naomi sudah menjalankan sesuai perintah Anda, Tuan," jawab James.

"Bagus. Aku beri kalian cuti tiga hari. Manfaatkan waktu untuk kalian berdua," kata Dexter.

"Terima kasih Tuan." James tersenyum senang, kemudian pamit keluar dari ruangan itu.

Dexter kembali memanggil James. James yang baru saja menutup pintu pun kembali masuk.

"Tuan."

"Umumkan kepada semua karyawan, aku beri mereka libur tiga hari."

"Baik Tuan."

James kembali keluar dari ruangan itu. Walaupun dia tidak tahu, ada apa dengan tuannya hingga memberikan libur kepada seluruh karyawan dan karyawati untuk libur selama tiga hari.

Tapi yang pasti, mereka akan senang mendengarnya. Tadinya James berpikir, jika dirinya dan Naomi saja yang diberikan cuti. Tapi ternyata Dexter berubah pikiran dengan memberikan cuti kepada seluruh pekerjanya.

1
Lucy
THOR GAK UPDATE KAMI MENUNGGU NIH LANJUTAN DEXTER -KIANDRA🤭dah 9hari Scroll tapi blom ada update lanjutan 😃
💟노르 아스마💟
Semoga diri mu sehat dan baik² aja ya bro...🤲🤲🤲
Yani Sugondo
slow update thooor,ditunggu lnjut nya😍😍
vania larasati
lanjut kak
Yani Sugondo
keluarga Henderson selalu punya cerita yg unik,menarik,full action,sukaaaa
Lucy
Thor ini Dexter liburan 3hari ya🤭😃😃😃krna perusahaan dan karyawan nya di liburkan 3hari kan
Osie
libur donk kantor krn semua karyawan cuti
Sani Srimulyani
Dexter mh cerdas kalo James sama Naomi doang yang libur dia bakalan keteteran, makanya mending semuanya aja yang libur biar dia bisa menikmati waktu berdua dengan Kiandra.
StAr 1086
Mau ngadain resepsi x ya...
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
Lucy
lanjut double up thor👍🤭
Astuti tutik2022
karena kmren g up jdi voteny hari ini. 💪💪 thor buat up
Astuti tutik2022
Ibarat kata cinta itu gila, makany Dexter jdi senyum" sendiri😄😄
Nice1808
lanjut double up thor🤭jgn lama2 donk kami selalu menunggu kisah dexter🤣Dexter boss baik semua diliburkan 3 hari krna dia mau bermanja2 dgn kiandra🤭🤣🤣
kaylla salsabella
Dexter mau bikin resepsi
dik sugiyantoro
up datenga terlalu lama thor.
Karo Karo
jangan lama up-nya thor
Karo Karo
suka thor
Roma Pasaribu
Rasakan pembalasan Kiandra 😏😏😏
Roma Pasaribu
😄😄😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!