setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang memubuat ku bekerja keras, saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ngin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cap 17. balas dendam
Siang hari telah tiba, matahari bersinar terang tanpa awan yang menghalangi, langin berwarna biru, hari ini adalah hari yang cerah namun, secerah apapun langit, cahaya matahari tetap sulit untuk menembus ke tanah karena dedaunan hutan yang lebat.
Di bawah naungan pepohonan, suasana di bawah sedikit suram dengan cahaya yang sedikit redup, terlebih lagi adapula wajah ary yang semakin menggeledah dan mengerikan, suasana hatinya suram dan sangat frustrasi.
Iya telah di kejar oleh seekor banteng sejak pagi hari dan berlindung di atas pohon, iya memang aman namun masalahnya banteng itu terus menunggunya di bawah pohon dan tak pergi, hal ini membuat ary tak bisa kemanapun.
Banteng itu hanya berbaring di bawah pohon, sesekali, iya bangun dan memakan rumput di dekat tempat itu namun tak pergi jauh.
Ary telah mencoba menyebrang ke pohon lain namun banteng sialan itu tetap mengikutinya.
Hal ini membuat ary merasa sangat kesal dan frustrasi, iya terpaksa menunggu dengan tenang di atas sebuah pohon besar.
Siang hari telah tiba dimana matahari mencapai titik tertingginya namun banteng itu belum pergi, hal ini membuat ary sangat kesal, jika saja iya lebih kuat dari banteng itu, iya pasti sudah memanggang nya.
"Arrrkkh sialan banteng aku akan mengingat ini, dan bersama dengan Keluarga Mu kalau bukan para brengsek itu, aku pasti tak perlu ke tempat ini dan mengalami hal buruk ini, aku pasti akan membalas ini" Ucap ary dengan sangat kesal
Iya kemudian berpikir keras bagaimana cara membalas dendam
Beberapa saat kemudian, ary mendapat sebuah ide.
Iya mengeluarkan pena tinta dan kertas kemudian mulai menulis.
Setelah menulis, ary kemudian iya menempelkan kertas pada anak panah kemudian menembakan nya ke kejauhan.
Jarak tembak efektif ary untuk membunuh musuh hanya 50 meter namun, jika hanya menembak ke kejauhan, anak panah itu tentu bisa terbang hingga 400 atau 500 meter tanpa masalah.
Ary menembakan panah berisi surat itu ke segala arah berharap beberapa orang melihatnya.
Isi surat itu adalah.
" Keluarga Mu menemukan petunjuk tentang herbal yang dapat membantu seseorang menembus ranah Laut Roh, aku tak sengaja mengetahui hal ini saat sedang berburu di hutan, keluarga Mu telah mengerahkan semua pasukan nya untuk mengepung daerah sekitar hang di perkirakan merupakan daerah tempat herbal berada, aku sudah ketahuan oleh keluarga mu, mereka mengejar dan mengepung ku, aku mungkin tak akan selamat, jika ada yang menemukan surat ini, berikan pada kekuatan yang kuat dan basmi keluarga Mu.
Keluarga mu membunuh semua pemburu yang memasuki daerah tempat perkiraan ramuan itu, semua anggota keluarga mu kaya karena merampok dan membunuh orang-orang, kekuatan mana pun yang membasmi mereka akan melenyapkan kejahatan dan mendapat imbalan herbal sekaligus harta berlimpah"
Ary menembakan sekitar 13 anak panah sebelum berhenti.
Iya juga tak berharap banyak bahwa ada orang yang menemukan surat nya apalagi menemukan kekuatan kuat untuk melenyapkan keluarga mu.
Iya hanya frustrasi dan harus melakukan sesuatu untuk membuat hatinya yang kesal sedikit tenang, jika ada orang bodoh yang kemudian menyusahkan keluarga Mu, itu akan lebih baik.
Setelah menembakan semua anak panah berisi surat itu, ary kembali merasa bosan karena menunggu.
Iya kemudian teringat buah racun darah yang iya dapat jadi iya segera mengeluarkan nya.
Ary mengeluarkan 1 buah racun darah dan segera menelan nya untuk mencobanya.
Saat buah racun darah memasuki perutnya, energi spiritual yang terdapat dalam buah itu otomatis mulai di serap oleh tubuh ary.
Energi spiritual yang sangat banyak secara bertahap muncul di dalam tubuh ary.
Setengah jam kemudian, energi spiritual yang berada di dalam tubuh ary hampir cukup untuk melakukan putaran pemurnian qi sekali lagi.
" Hahaha lumayan lumayan, seperti inilah seharusnya berkultivasi, mudah dan cepat, hanya menelan satu buah sudah menghasilkan cukup banjak peningkatan hahahha" Ary yang merasakan peningkatan qi nya merasa sangat senang, iya merasa jika seperti inilah seharunya kultivasi, mudah dan cepat.
Daripada kultivasi membosankan setiap hari yang hanya menghasilkan sedikit peningkatan, menelan sumber daya adalah cara yang paling tepat.